Apakah kalian percaya dengan ungkapan cinta pertama? Perlu diketahui bahwa cinta pada pandangan pertama memang benar adanya dan sudah banyak fakta yang membenarkan hal tersebut. Tapi, jatuh cinta pada pandangan pertama pun tidak serta merta hadir tanpa sebuah alasan yang tepat sesuai dengan prinsip dasar “sebab-akibat”.

Lantas, yang perlu kita ketahui dan cari tahu, apakah sebab yang menjadikan cinta tersebut muncul pada pandangan pertama? Hal ini penting, sebab cinta pada pandangan pertama tidak hanya ditujukan kepada lawan jenis, melainkan bisa juga ditujukan kepada relasi atau partner berbisnis.

Nah, untuk lebih jelasanya, simak tips berikut agar kalian mampu memikat orang yang dituju pada saat pandangan pertama.

1. Penampilan

Pada dasarnya hampir setiap orang akan terlihat lebih elegan dan berwibawa jika mengenakan pakaian yang rapi. Sebab, dari cara berpakaian akan terlihat bagaimana karakter dan kepribadian orang tersebut. Dengan berpenampilan rapi, secara tidak langsung kita sudah menghipnotis orang lain untuk lebih memerhatikan kita. Semakin sering seseorang memerhatikan kita, sudah berarti semakin dia tertarik kepada kita. Logika sederhananya seperti itu. Jadi, usahakanlah kenakan pakaian yang rapi saat pertemuan pertama dengan seseorang.

2. Cara Bicara

Seperti ungkapan yang mengatakan “Diam adalah Emas”. Jangan terlalu banyak bicara jika dirasa tidak perlu atau tidak penting. Usahakan berbicaralah mengenai topik yang sedang dibincangkan dan jangan lari ke topik lain. Lantas, jangan terlalu diam. Sebab, dengan terlalu diam menunjukkan bahwa kita orang yang mudah dituntun dan tidak memiliki pola berpikir sendiri. Penting juga, jangan pernah memotong pembicaraan orang lain, sebab bagaimanapun etika harus tetap kita perhatikan.

3. Perilaku

Dalam hal apapun, kesopanan adalah hal yang tidak bisa ditawar walau sedikitpun. Tunjukkan bahwa kita adalah orang yang memiliki tingkat kesopanan tinggi. Dengan begitu, orang lain akan menganggap kita sebagai orang yang sangat berkualitas. Cara duduk, cara mendengarkan orang berbicara, cara menyampaikan argumen, dan berbagai macam hal lain. Termasuk cara kita tersenyum dan tertawa. Semua harus dalam ruang lingkup kesopanan dan tidak menganggu orang lain. Membuat orang lain nyaman dengan kita akan memicu lahirnya cinta yang akan menimbulkan efek baik.

4. Pola Pikir

Ini sering terjadi, di mana seseorang merasa enggan dengan tema pembahasan yang sedang dibicarakan lantas ia melakukan hal-hal yang tidak semestinya dilakukan. Misal saat kita sedang disuguhkan dengan topik perbincangan yang sama sekali tidak penting, alangkah baiknya kita tetap menghargainya. Jangan pernah melakukan sesuatu yang bermaksud untuk menghentikan topik pembicaraan tersebut, seperti memainkan handphone atau bahkan pura-pura mengantuk. Karena tidak semua orang yang kita anggap bodoh adalah benar-benar bodoh. Kadang mereka sengaja seolah-olah bodoh untuk mengetahui reaksi kita.

Comments

comments