Lifestyle

7 Cara Menemukan Ide Cerita Fantasi Bagi Penulis Pemula

Cerita fantasi adalah jenis cerita yang mengambil latar belakang dunia atau tempat yang tidak nyata dan penuh dengan unsur-unsur magis atau keajaiban.

Cerita fantasi seringkali melibatkan karakter-karakter imajinatif seperti penyihir, peri, elf, atau makhluk-makhluk fantasi lainnya.

Selain itu, cerita fantasi juga seringkali mengandung konflik antara kebaikan dan kejahatan, dengan adanya pahlawan atau protagonis yang harus melawan musuh atau antagonis yang kuat.

Baca juga: 10 Cara Mengatasi Writer’s Block, Penulis Wajib Baca

Sejak beberapa waktu terakhir, cerita fantasi telah menjadi genre yang sangat populer di kalangan pembaca, penulis, maupun produsen film.

Seiring dengan meningkatnya minat cerita fantasi, banyak penulis yang ingin menulis cerita fantasi, tak terkecuali bagi penulis pemula.

Namun, salah satu kendala yang kerap dialami oleh penulis adalah kesulitan mencari ide cerita fantasi. Apakah kamu mengalami hal yang sama?

Jika benar demikian, jangan khawatir karena Sastrawacana.id akan membagikan tips dan cara menemukan ide cerita fantasi yang mudah untuk diterapkan.

Baca juga: 5 Aplikasi Menulis Novel Dibayar Untuk Menghasilkan Uang

Cara Menemukan Ide Cerita Fantasi

Ide cerita fantasi dapat diperoleh dari berbagai sumber, baik dari pengalaman pribadi, mitos dan legenda, atau bahkan dari lingkungan sekitar.

1. Ide dari cerita rakyat dan legenda

Salah satu sumber ide cerita fantasi yang umum adalah mitos dan legenda. Cerita rakyat dan legenda dari berbagai budaya dan bangsa seringkali menjadi sumber inspirasi bagi penulis cerita fantasi.

Contohnya, kisah Arthurian atau cerita Norse yang berisi tentang dewa-dewi, monster, dan makhluk fantastis yang membuat cerita menjadi menarik.

Penulis dapat mengambil elemen dari mitos dan legenda yang sudah ada dan mengembangkannya menjadi cerita mereka sendiri.

2. Ide dari pengalaman pribadi

Sumber ide cerita fantasi juga bisa didapatkan dari pengalaman pribadi penulis, seperti mimpi, perjalanan, atau pengalaman hidup yang unik.

Semuanya dapat memberikan inspirasi bagi penulis untuk menciptakan cerita fantasi yang baru dan berbeda dari cerita lainnya.

Misalnya, seorang penulis yang mengalami mimpi tentang dunia paralel atau perjalanan ke tempat yang belum pernah dikunjungi, maka penulis dapat mengembangkan ide tersebut menjadi cerita fantasi yang menarik.

3. Ide dari lingkungan sekitar

Lingkungan sekitar juga dapat menjadi sumber ide cerita fantasi. Penulis dapat mengambil inspirasi dari alam, bangunan, atau kota tempat mereka tinggal.

Contohnya, kota tua yang angker dengan bangunan-bangunan tua dapat menjadi inspirasi untuk menciptakan dunia fantasi yang gelap dan misterius.

Sementara itu, keindahan alam seperti hutan, pegunungan, dan pantai dapat menjadi sumber ide untuk menciptakan dunia fantasi yang indah dan menawan.

4. Ide dari menggabungkan berbagai genre

Ide cerita fantasi juga dapat diperoleh dari penggabungan elemen dari berbagai genre.

Sebagai contoh, penulis dapat mengambil elemen dari cerita detektif dan menggabungkannya dengan elemen fantasi untuk menciptakan cerita fantasi yang seru dan unik.

Begitu pula dengan penggabungan antara sci-fi dan fantasi, dapat menciptakan cerita tentang dunia futuristik dengan makhluk-makhluk fantastis yang hidup di dalamnya.

5. Ide dari kepercayaan dan tradisi setempat

Penulis juga dapat mendapatkan ide cerita fantasi dengan menyelami kepercayaan serta tradisi setempat.

Misalnya, penulis berada di lingkungan yang memercayai adanya entitas atau kekuatan lain yang menyelimuti kehidupan, maka itu bisa menjadi ide cerita.

Caranya penulis harus mencari tahu bagaimana entitas itu dari berbagai sumber, baik dari buku maupun orang-orang yang terbilat dalam kepercayaan tersebut.

Setelahnya, penulis dapat mengembangkannya menjadi sebuah cerita yang menarik dengan memasukkan unsur-unsur fantasi dalam cerita yang diangkat.

6. Ide dari kejadian nyata

Ide cerita fantasi juga bisa ditemukan dari kejadian di kehidupan nyata.

Misalnya penulis pernah mengalami kejadian yang dianggap irasional seperti keajaiban atau hal-hal aneh lainnya, maka itu bisa diangkat menjadi sebuah ide cerita fantasi.

Ada banyak kejadian yang pernah kita alami dalam hidup ini, mulai dari yang masuk akal hingga tak masuk akal. Kita bisa mengingat-ingat dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai ide cerita fantasi.

7. Ide dari mengembangkan cerita yang ada

Kemudian, penulis juga dapat mengembangkan cerita fantasi yang ada. Agar lebih mudah, penulis dapat mengembangkan cerita yang ada dengan menggabungkan berbagai cerita menjadi satu.

Tak kalah penting pula, penulis harus membuat ide cerita yang baru, bukan menduplikat dari cerita yang sudah ada.

Maka, diperlukan keluasan pengetahuan dengan membaca banyak cerita fantasi yang telah beredar agar cerita yang ditulis tidak terkesan meniru atau sama dengan cerita lainnya.

Itulah beberapa cara menemukan ide cerita fantasi yang dapat dicoba untuk penulis pemula. Penulis harus memperluas imajinasi dan kreativitas mereka untuk menciptakan cerita fantasi yang unik dan menarik.

Baca juga: 5 Rekomendasi Novel Romantis Wattpad yang Ceritanya Bikin Baper

Unsur Penting dalam Membuat Cerita Fantasi

Ide cerita fantasi bukanlah segalanya. Penulis juga harus dapat mengembangkan ide tersebut menjadi sebuah cerita yang menarik dan memiliki daya tarik bagi pembaca.

Hal ini dapat dilakukan dengan memerhatikan unsur-unsur penting seperti karakter, plot, dan setting.

1. Membuat karakter fantasi yang baik

Karakter adalah unsur yang sangat penting dalam cerita fantasi. Karakter yang baik dan kompleks dapat membuat pembaca merasa terhubung dengan cerita dan membangun empati terhadap karakter tersebut.

Karakter juga harus memiliki kemampuan atau sifat yang unik dan berbeda dengan karakter pada cerita fantasi lainnya, seperti kekuatan super atau kemampuan magis yang unik.

2. Menentukan plot atau alur cerita

Kemudian plot atau alur cerita juga harus menjadi perhatian penting dalam menulis cerita fantasi. Plot harus menarik dan memiliki konflik yang kuat.

Hal ini dapat dicapai dengan menciptakan musuh yang kuat, kejadian-kejadian yang tidak terduga, atau rintangan yang harus diatasi oleh karakter.

Selain itu, penulis juga dapat memperkaya plot dengan twist dan rahasia yang menarik.

Baca juga: Buku Rekomendasi Bill Gates Agar Jadi Miliarder Sukses

3. Menentukan setting atau latar tempat

Setting atau latar tempat juga harus diperhatikan. Setting yang unik dan menarik dapat membuat pembaca terpesona dan merasa seolah-olah mereka berada di dalam dunia fantasi tersebut.

Penulis dapat menciptakan dunia dengan detail dan kreativitas, seperti menciptakan tempat-tempat yang belum pernah ada, bahkan menciptakan planet-planet yang baru.

4. Memerhatikan gaya bahasa dalam cerita

Dalam menulis cerita fantasi, penulis juga harus memerhatikan gaya bahasa yang digunakan.

Bahasa yang tepat dan deskripsi yang mendetail dapat membuat cerita menjadi hidup dan membawa pembaca ke dalam dunia fantasi tersebut.

x

Adblock Detected

Harap Matikan Ad Blocker