Kuliah di Universitas favorit adalah sebuah kebanggaan tersendiri bagi kebanyakan orang sehingga banyak cara dilakukan agar bisa memakai almamaternya. Memang benar, kuliah di Universitas ternama memang menjadi sebuah kebanggaan, tapi bukan berarti Universitas non-favorit tidak layak untuk dijadikan sarana belajar.

Banyak terjadi, ketika gagal masuk Universitas favorit, akhirnya jadi enggan untuk kuliah di kampus lainnya. Banyak alasan, salah satunya adalah rasa malu atau minder. Padahal, tindakan tersebut tidak seharusnya dilakukan karena setiap Universitas pasti punya kelebihannya masing-masing, termasuk Universitas Non-Favorit sekalipun.

Kecewa itu wajar, asal jangan mematahkan semangat dan niat untuk menimba ilmu. Buat kamu yang sedang galau karena gagal seleksi di Universitas favorit, tidak ada salahnya kamu kuliah di Universitas lainnya. Untuk menambah semangatmu, simak beberapa pertimbangan berikut ini.

Baca juga: 7 Kampus dengan Perpustakaan Paling Bagus di Dunia

1. Nama Besar Kampus Tidak Menjamin Kesuksesanmu

wisuda
photo: pexels

Ingatlah, kesuksesan itu bersumber dari perjuangan masing-masing orang, bukan karena almamater kampusnya. Banyak pengusaha sukses yang tidak kuliah di Universitas Favorit. Begitu juga sebaliknya, tidak sedikit lulusan Universitas Favorit yang kariernya biasa-biasa saja, bahkan masih sulit mendapatkan kerja.

Baca juga: 11 Situs Jurnal Internasional Gratis untuk Mahasiswa

2. Belajar Bisa di Mana Saja, Bukan di Satu Tempat

mahasiswa
photo: pixabay

Belajar itu tidak harus di Universitas favorit. Di Universitas lain pun bisa kamu gunakan untuk menimba ilmu. Materi dan ilmu yang disampaikan jelas sama. Yang membedakan hanyalah nama saja. Jadi, sebenarnya tidak ada perbedaan yang signifikan antara Universitas favorit dan non-favorit dalam urusan pembelajaran.

Baca juga: 4 Tipe Mahasiswa di Kampus, Kamu Tipe yang Mana?

3. Kamu Masih Bisa Dapat Relasi, Meski di Universitas Non-Favorit

teman kuliah
photo: pexels

Selain mencari ilmu, kuliah juga berguna untuk mencari relasi. Jadi, jangan anggap kuliah di Universitas non-favorit tidak baik. Kamu masih bisa mendapat relasi meski kuliah di Universitas manapun. Perluas relasi dan bangun jaringan untuk meningkatkan kariermu dikemudian hari.

4. Persaingan Dunia Kerja Tidak Ditentukan Universitas

lamaran kerja
photo: lamaran kerja

Persaingan dunia kerja tidak ditentukan dari latar belakang Universitas, tapi dari skil serta pengalaman pribadi. Jadi, jangan berkecil hati jika kamu tidak masuk Universitas unggulan karena pada dasarnya, skil dan pengalaman yang akan membuatmu menang dalam ketatnya persaingan dunia kerja.

Baca juga: Cara Mengetahui Tugas Kuliah Hasil Copas

5. Ingatlah Perjuangan Orang Tua Sebagai Motivasi

wisudawati
photo: pexels

Dan yang tak kalah penting juga kamu harus selalu mengingat perjuangan orang tua dalam menafkahi dan membiayai kuliah. Jangan karena tidak masuk di Universitas unggulan, semangat belajar jadi berkurang. Kamu adalah harapan mereka sehingga tidak ada alasan untuk bermalas-malasan menimba ilmu, meski di Universitas non-favorit sekalipun.