Batik yang motifnya dibuat dengan hanya menggunakan tangan disebut batik tulis.
Batik tulis adalah salah satu jenis batik yang dibuat dengan cara menuliskan atau menorehkan motif pada kain dengan tangan, menggunakan malam sebagai bahan dasar.
Batik tulis merupakan bentuk seni tradisional yang telah diwarisi dari generasi ke generasi di Indonesia.
Proses pembuatan batik tulis memerlukan ketelitian dan keterampilan yang tinggi.
Hal tersebut dikarenakan dalam pembuatan batik ini diperlukan keahlian, pengalaman, ketelitian, kesabaran, dan juga waktu yang lama untuk menyelesaikannya.
Sesuai dengan namanya, teknik perintang warna yang digunakan saat proses pembuatan batik tulis ini adalah dengan cara dibubuhkan di atas kain batik (seperti orang menulis) menggunakan alat yang bernama canting.
Canting adalah alat yang terbuat dari pipa kecil yang ujungnya dilengkapi dengan jarum kecil untuk menorehkan malam pada kain.
Proses pembuatan batik jenis ini memerlukan waktu berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan sehingga hasilnya harganya relatif mahal karena hasilnya pun memuaskan.
Tak hanya menjadi produk budaya, batik tulis juga mencerminkan nilai-nilai filosofis, simbolik, dan spiritual yang terkandung dalam setiap motifnya.
Setiap goresan malam yang ditorehkan bukan sekadar hiasan, melainkan bentuk ekspresi jati diri, harapan, dan cerita dari si pembatik.
Karena itulah, batik tulis memiliki nilai seni yang tinggi dan sering kali digunakan dalam acara-acara adat, kenegaraan, maupun sebagai simbol kebanggaan identitas nasional Indonesia.






