Banyak pertikaian pendapat tentang kesuksesan seseorang dengan latar pendidikannya. Ada yang mengatakan jika semakin tinggi pendidikan seseorang, maka akan semakin sejahtera pula kehidupannya di masa depan.

Namun, tidak sedikit pula yang mengatakan bahwa pendidikan tinggi tidak menjamin kesuksesan seseorang. Dari kedua pendapat tersebut, manakah yang paling benar?

Sebelum masuk ke pembahasan, alangkah baiknya kita mengetahui terlebih dahulu bahwa rezeki setiap manusia sudah diatur oleh-Nya. Rezeki, jodoh, dan mati tidak ada yang mengetahui. Manusia hanya mampu berupaya, urusan akhir adalah otoritas pemilik langit dan bumi.

Baca juga: 10 Situs Lowongan Kerja Terpercaya di Indonesia

Jadi sangat tidak bijaksana ketika kita berani menentukan sukses dan tidaknya seseorang. Sebab, nilai atau takaran kesuksesan dari setiap orang berbeda-beda. Ada yang merasa sukses ketika tubuh senantiasa sehat, ada pula yang merasa dirinya sukses walau hanya makan dengan tempe dan tahu setiap hari.

Namun, dari sekian banyak parameter kesuksesan, yang paling dominan adalah harta atau kekayaan. Banyak sekali yang mengatakan jika sukses adalah memiliki harta yang lebih dari cukup.

Nah, kembali ke pembahasan awal mengenai korelasi antara pendidikan dan kesuksesan. Tentu saja kedua hal ini memiliki keterikatan, namun bukan jaminan, apalagi penentu.

Pendidikan tinggi bukanlah kunci dari kesuksesan, namun tak lebih dari jembatan yang bisa membawa kita menjemput kesuksesan. Maka dari itu, kuliah bukanlah sebuah jaminan yang akan membuat seseorang hidup sejahtera, namun bukan berarti kuliah itu tidak penting.

Jembatan menuju sukses tidak hanya pendidikan saja, masih ada jembatan-jembatan lain yang harus dilewati oleh setiap orang yang ingin mendapat kesuksesan. Adapun jembatan-jembatan itu seperti kerja keras, kegigihan, kejujuran, ketekunan, disiplin, keikhlasan, dan masih banyak lagi.

Baca juga: Memahami Makna Sukses dan Cara Menggapainya

Ibaratnya, posisi kita dan kesuksesan berada pada tebing yang berbeda sehingga butuh jembatan untuk menuju ke sana. Jadi, bagaimana seseorang bisa sukses jika tidak melewati jembatan tersebut?

Setinggi apapun pendidikan seseorang, jika ia tidak melewati jembatan, maka ia tidak akan bisa menggapai kunci kesuksesan. Justru, kebanyakan orang pintar (berpendidikan tinggi) terlalu banyak pertimbangan sehingga ia kalah start dengan orang yang tidak banyak pertimbangan.

Jadi, jangan menganggap diri kita akan menjadi lebih sukses daripada orang lain ketika mendapat kesempatan untuk kuliah. Sebab, tidak sedikit pengusaha yang pendidikannya rendah, bahkan mempekerjakan sarjana sebagai karyawannya.

Tapi bagaimanapun juga ilmu dan pendidikan itu penting. Jika kita tidak bisa mendapatkannya lewat bangku perkuliahan, kita masih bisa mendapatkannya di tempat lain. Sebab, ilmu tidak hanya datang dari sekolah atau kampus saja.

Apalagi saat ini kita hidup di era digital yang mana setiap informasi sangat mudah kita temukan di internet. Kita bisa belajar melalui internet atau membaca buku secara online. Perbanyaklah ilmu, sebab dengan ilmu bisa membuat hidup kita menjadi lebih berkualitas.

Dan yang terakhir, ingatlah bahwa penentu dari segala keputusan adalah Tuhan yang Maha Bijaksana. Jadi, jangan pernah lupa untuk berdoa dan memohon. Seperti halnya pepatah lama yang mengatakan bahwaberusaha tanpa doa sama saja seperti berjalan dengan satu kaki’, alias tidak sempurna.

Meminta dan memohon kepada Tuhan itu gratis dan tanpa batas. Sangat sayang sekali jika kita tidak memanfaatkan momen gratis ini untuk kebaikan kita.

Nah, itulah penjelasan singkat tentang hubungan kesuksesan seseorang dengan tingkat pendidikannya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua yang sedang berjuang menuju kesuksesan.

Author : Maulana Affandi