Siapa yang tak kenal Bill Gates? Dia adalah seorang tokoh bisnis asal Amerika Serikat yang selama bertahun-tahun bertengger di urutan pertama dalam daftar orang terkaya di dunia. Ya, dia adalah bos sekaligus pendiri Microsoft, perusahaan perangkat lunak terbesar di dunia.

Dia memiliki nama William Henry Gates III, yang lahir pada 28 Oktober 1955, di Seattle, Washington. Ayahnya, William Henry Gates adalah seorang pengacara perusahaan. Sedangkan ibunya, Mary Maxwell seorang pegawai First Interstate Bank, Pacific Northwest Bell dan anggota Tingkat Nasional United Way.

Saat ini dunia mengenalnya sebagai pebisnis dan investor ulung. Banyak pebisnis muda yang menjadikan Bill Gates sebagai kiblat dalam mengembangkan sebuah usaha.

Namun, di balik nama besarnya itu, tidak banyak yang tahu jika ternyata Bill Gates juga seorang penulis. Dia sudah menulis sejak tahun 90-an dan banyak karya yang dihasilkan, meliputi buku-buku tentang bisnis dan buku motivasi. Bahkan sampai sekarang dia masih suka menulis di blog pribadinya yang bernama GatesNotes.

perpustakaan bill gates
photo: laughingcolours.com

Dari profesinya sebagai penulis, membuat Bill Gates menggemari dunia literasi dan sastra. Dia memiliki banyak koleksi buku di rumahnya sehingga banyak yang menyebutnya sebagai kutu buku sejati.

Dari sekian banyak buku yang dibaca, ada satu yang dinilai sangat tinggi nilainya untuk membangun motivasi diri dan menambah pengetahuan, khususnya bagi yang sedang menjalankan bisnis. Apa judul buku tersebut?

The Ride of a Lifetime

buku The Ride of a Lifetime
photo: chipandco.com

Buku itu berjudul The Ride of a Lifetime yang ditulis oleh mantan CEO Disney, Robert Iger. Buku ini menceritakan kisah Bob Iger dengan pekerjaan hebat, yaitu memimpin Disney dari tahun 2005 hingga 2020.

Dalam jangka waktu 15 tahun, ada berbagai macam problem yang dialaminya. Tapi dengan berbekal pengalaman serta wawasan, Bob Iger berhasil mencari solusi atas masalah-masalah yang dialami Disney semenjak ia menjabat.

“Dia dapat membawa Anda masuk ke dalam kerja sebuah perusahaan media besar dan menunjukkan bagaimana dia berpikir tentang membangun kekuatan dan menopang kelemahannya,” ujar Gates.

Menurut Gates, ini adalah salah satu buku bisnis terbaik yang pernah dia baca karena bisa membawa pembacanya merasakan sendiri bagaimana rasanya menjadi CEO. Bahkan, menurut Gates, seseorang yang tak tertarik pada dunia bisnis pun akan menyukai buku ini.

“Saya pikir siapa pun akan menikmati buku ini, apakah mereka mencari wawasan bisnis atau hanya ingin dibaca oleh seorang pria yang rendah hati yang naik tangga perusahaan untuk berhasil menjalankan salah satu perusahaan terbesar di dunia,” imbuhnya.