Tantangan nomor satu setiap orang tua adalah membesarkan sang buah hati dengan cara mendidik anak yang baik dan benar. Hal ini diperlukan, sebab pendidikan utama seorang anak adalah dari lingkungan keluarga.

Jika lingkungan keluarganya sudah baik, maka anak pun akan memiliki etika dan budi luhur dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Cara Mendidik Anak Yang Baik dan Benar

Setiap orang tua tentu mempunyai cara mendidik yang berbeda terhadap anaknya. Menurut pakar keluarga, ada 3 pola asuh yang sangat ngetren dan digunakan oleh kebanyakan orang tua. Berikut diantaranya:

Otoriter

Gaya mendidik ini adalah yang paling ketat. Di mana orang tua akan menetapkan aturan-aturan dengan harapan anaknya dapat mengikuti serta mentaati aturan tersebut. Jika tidak mengikuti aturan, anak akan mendapatkan hukuman.

Orang tua yang mengikuti gaya ini umumnya tidak memberi kesempatan berdebat atau berpendapat kepada anak. Sebab, aturan yang diciptakan sudah ditentukan sehingga tidak boleh dilanggar.

Namun sebaiknya tetaplah memberi anak kesempatan untuk berpendapat, jangan kekang gagasan serta opininya. Biarkan dia menjadi orang yang merdeka dengan berani mengemukakan pendapatnya.

Baca juga: Manfaat Dongeng untuk Anak Kecil

Demokratis

Gaya mendidik seperti ini adalah gaya mendidik yang sedang hits belakangan ini. Di mana orang tua memberi kebebasan berpendapat kepada anaknya.

Orang tua jauh lebih terbuka untuk mendengarkan setiap ucapar dari sang anak untuk memahami apa saja keluhan serta kebutuhan mereka.

Kalaupun anak melakukan kesalahan, orang tua tidak akan menerapkan hukuman yang sifatnya kasar. Tapi lebih kepada penuturan serta nasihat agar tidak mengulanginya lagi.

Kebanyakan orang tua yang menerapkan pola asuh demokrasi lebih dekat dengan anaknya. Bahkan, menganggap anak sebagai teman sendiri agar menciptakan sebuah keharmonisan.

Selalu Membolehkan/Bebas

Dan yang selanjutnya adalah pola asuh yang serba membolehkan alias bebas. Di mana orang tua  selalu memberikan izin kepada apapun yang dilakukan anaknya.

Alhasil, anak-anak yang dibesarkan dengan pola asuh ini memiliki kecenderungan manja hingga dewasa. Selain itu, anak juga akan menjadi seorang penuntut. Apapun keinginannya harus segera dipenuhi, jika tidak dia akan murka.