Dalam melamar pekerjaan, ada begitu banyak hal yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah amplop. Ya, amplop lamaran kerja merupakan hal pertama yang akan dilihat oleh HRD atau tim penguji pada sebuah perusahaan.

Oleh karenanya, kita harus mempersiapkan amplop lamaran dengan baik dan benar. Sebab kalau amplop lamaran kerja tersebut tidak ditata dengan baik, maka kesan pertama dari HRD pun akan buruk.

Nah, supaya tidak salah dalam mempersiapkannya, berikut adalah beberapa cara menulis amplop lamaran kerja yang baik dan benar agar HRD tertarik dengan kita.

Baca juga: 6 Tips Menghilangkan Grogi Saat Wawancara Kerja

1. Pilih Jenis Amplop yang Tepat

amplop lamaran
Photo: ipangbrow.com

Hal pertama yang harus kita perhatikan adalah jenis amplop yang dipilih harus benar. Amplop lamaran kerja yang benar adalah amplop yang warnanya coklat dengan ukuran persegi panjang. Amplop ini berguna untuk menyimpan dokumen. Jangan pernah menggunakan amplop berwarna putih, apalagi ukurannya tidak sesuai dengan berkas-berkas lamaran kita.

2. Pastikan Bahwa Amplop Layak Pakai

amplop lamaran kerja
Photo: importer.co.id

Setelah mendapatkan amplop yang benar, maka kamu harus memastikan bahwa amplop tersebut masih layak pakai. Maksudnya adalah amplop tersebut bersih dan tidak lecek. Sebab, HRD sangat risih ketika melihat amplop lamaran yang kotor dan tidak rapi. Oleh sebab itu, gunakanlah amplop yang layak pakai.

Baca juga: 10 Situs Lowongan Kerja Terpercaya di Indonesia untuk Jobseeker

3. Tulis Identitas dengan Lengkap

amplop surat lamaran
Photo: pexels.com

Selanjutnya, kita harus menulis identitas selengkap mungkin agar memudahkan HRD untuk menghubungi kita jika ternyata kita diterima. Jangan lupa mencantumkan nomor telpon dan alamat email pada halaman depan amplop. Tidak lupa juga tulis menggunakan tangan supaya HRD bisa membaca karakter kita dari hasil tulisan tangan.

4. Cantumkan Kode Lamaran Pada Pojok Kanan

kode lamaran kerja
Photo: Punyaloker

Biasanya sebuah perusahaan mengeluarkan lebih dari satu lowongan. Nah, supaya HRD tidak bingung dengan posisi lamaran kita, ada baiknya untuk mencantumkan kode lamaran pada sisi pojok kanan. Kode lamaran tergantung dari kebijakan perusahaan itu sendiri. Kalaupun tidak ada kode lamaran, maka kita bisa mencantumkan kode lamaran yang umum. Misalnya profesi customer service, bisa kita tulis dengan kode CS.

Baca juga: Contoh Surat Lamaran Kerja yang Benar Agar Dilirik HRD

5. Tulis Tujuan Surat Lamaran

amplop surat lamaran kerja
Photo: as1air.com

Tak lupa juga sebaiknya kita menulis tujuan dari surat tersebut. Kita harus tahu kepada siapa surat lamaran ditujukan. Hal tersebut untuk menunjukkan profesionalitas. Tentunya dalam amplop surat lamaran, orang yang kita tuju adalah HRD dari perusahaan yang sedang membuka lowongan kerja.

Nah, itulah beberapa cara menulis amplop lamaran kerja yang baik dan benar. Selamat mencoba dan semoga sukses, ya!