Kategori: Soal Bahasa Indonesia

  • Soal Bahasa Indonesia SMK Kelas X

    Soal Bahasa Indonesia SMK Kelas X

    ULANGAN AKHIR SEMESTER GENAP SMK KELAS X

    1. Berilah tanda silang pada salah satu huruf a, b, c, d atau e pada jawaban yang paling tepat.

     
    1.     Biografi yang dituliskan sesuai dengan gaya penulisan ilmiah merupakan pengelompokan biografi berdasarkan …
    a.    Politik                                                            d. ekonomi
    b.    Budaya                                                         e. jurnalistik atau sastra
    c.    Intelektual
    2.     Hal penting yang harus ada dalam teks biografi adalah unsur kebahasaan, yang meliputi … kecuali.
    a.    Konjungsi                                                     d. konotasi
    b.    Rujukan kata                                               e. waktu
    c.    Kata kerja
    3.     Berikut ini adalah konjungsi intra kalimat, kecuali …
    a.    Dan                                                               d. tetapi
    b.    Lalu                                                               e. oleh karena itu
    c.    Kemudian
    4.     Penyusunan bunyi dari kata-kata larik dan bait sebuah puisi disebut …
    a.    Nada                                                                         d. irama
    b.    Rima                                                              e. intonasi
    c.    Diksi
    5.     Gambaran yang ditimbulkan ketika membaca puisi melalui indra pendengaran, penglihatan, perabaan dan sebagainya merupakan …
    a.    Tema                                                             d. symbol
    b.    Suasana                                                       e. musikalitas puisi
    c.    imaji
    6.     Berikut ini yang bukan termasuk unsur ekstrinsik puisi adalah …
    a.    Keadaan sosial penyair                             d. pengalaman penyair
    b.    Profesi penyair                                            d. pesan yang ingin disampaikan penyair
    c.    Lingkungan penyair
    7.     “Hidup dari hidupku”
    Kalimat diatas menggunakan majas  …
    a.    Repetisi                                                        d. anatonomasia
    b.    Metafora                                                       e. personifikasi
    c.    Hiperbola
    8.     Berikut ini yang yang bukan termasuk struktur bathin puisi adalah
    a.    Tema                                                             d. amanat
    b.    Nada                                                                         e. perasaan
    c.    Citraan
    9.     Bagai disambar petir. Bagai teriris sembilu. Kalimat tersebut menggunakan majas …
    a.    Asosiasi                                                        d. personifikasi
    b.    Hiperbola                                                      e. litotes
    c.    Ironi
    10.  Hei, jangan kau patahkan kuntum bunga itu.
    Kalimat diatas menggunakan majas …
    a.    Anaphora                                                     d. metonimia
    b.    Hiperbola                                                      e. litotes
    c.    Metafora
    11.  Kita mesti berpisah, sebab sudah terlampau lama bercinta.
    Kalimat diatas menggunakan majas …
    a.    Oksimoron                                                    d. anatonomasia
    b.    Eufemisme                                                   e. paradoks
    c.    Sarkasme
    12.  Berikut ini contoh buku nonfiksi … kecuali.
    a.    Antologi puisi angkatan pujangga baru
    b.    Memanfaatkan lahan sempit untuk hidroponik
    c.    Kerasi kain perca yang mendunia
    d.    Mengolah sampah organic menjadi biogas
    e.    Mengembangkan jiwa interpreneur sejati
    13.  Kegiatan mengulas atau menilai sebuah hasil karya, baik itu berupa buku ilmiah, novel, maupun filem dangan cara memaparkan data-data, synopsis dan kritikan adalah …
    a.    Biografi                                                         d. karya ilmiah
    b.    Resensi                                                        e. esay
    c.    Synopsis
    14.  Vocal merupakan hal pertama yang harus diperhatikan dalam mendemonstrasikan puisi. Vocal l-hal mencakup hal-hal berikut ini … kecuali.
    a.    Artikulasi                                                      d. diksi
    b.    Tempo                                                           e. dinamika
    c.    Nada
    15.  Penampilan merupakan factor lain untuk keberhasilan seseorang dalam membaca puisi. Hal yang perlu diperhatikan berkaitan dengan penampilan saat mendemonstrasikan puisi, antara lain sebagai berikut … kecuali.
    a.    Gerak                                                            d. komunikasi
    b.    Intonasi                                                         e. konsentrasi
    c.    Ekspresi
    16.  Berdasarkan isinya, teks negosiasi memiliki beberapa ciri, antara lain sebagai berikut … kecuali.
    a.    Negosiasi menghasilkan kesepakatan, baik kedua belah pihak saling sepakat ataupun kedua belah pihak sepakat untuk tidak sepakat.
    b.    Tiap-tiap pihak yang bernegosiasi memperjangkan kepentingan masing-masing.
    c.    Negosiasi merupakan sarana untuk mencapai penyelesaian.
    d.    Negosiasi bertujuan praktis, yaitu mencapai kesepakatan yang dapat diterima oleh kedua belah pihak.
    e.    Negosiasi sebagai sarana untuk berargument dan melakukan perdebatan yang baik dan menguntungkan bagi kedua belah pihak.
    17.  Bagian yang berisi pengenalan diri serta salam dan sapa yang bertujuan sebagai pengiring topik adalah bagian dari struktur teks negosiasi, yaitu …
    a.    Pembukaan                                                             d. pengenalan
    b.    Sapaan                                                         e. abstraksi
    c.    penawaran
    18.  Dibawah ini yang tidak termasuk pada kaidah teks negosiasi yang baik dan benar adalah …
    a.    Tidak menyajikan lebih dari tiga argument dalam satu waktu.
    b.    Mulai dengan argument yang paling kuat dan didukung dengan fakta.
    c.    Bangun argumen secara logis, rapat, mengikat dan hati-hati.
    d.    Jelaskan pandanganmu, buat kesimpulan dari pandangan tersebut, lalu kamu dapat mengatakan jika kamu tidak setuju dengan mitra kerja.
    e.    Sampaikan alasan dengan jelas dan tegas agar pihak mitra negosiasi mengikuti keinginanmu meskipun harus sedikit memaksa.
    19.  Ada beberapa langkah yang harus diperhatikan dalam mengonstruksi teks negosiasi, antara lain sebagai berikut … kecuali.
    a.    Menentukan tujuan
    b.    Menetukan pihak-pihak yang berkaitan
    c.    Menetukan konflik
    d.    Menentukan solusi dalam penawaran
    e.    Menentukan kesepakatan sepihak
    20.  Debat persoalan sesuatu yang ujung-ujungnya menyerang pribadi dan individu sehingga menimbulkan permusuhan disebut …
    a.    Debat silang pendapat                              d. debat rival
    b.    Debat kusir                                                   e. debat logika
    c.    Debat permusuhan
    21.  Dalam debat, sisi yang menyetujui topik disebut …
    a.    Positif                                                            d. afirmatif
    b.    Konserfatif                                                   e. negative
    c.    Aktif
    22.  Kejuaraan debat se-Indonesia yang pertama adalah …
    a.    Asian parlementary                                    d. Australian parlementary
    b.    British palementary                                    e. Indonesian parlementary
    c.    Indonesian Varsity English Debate
    23.  Perdebatan yang dibentuk untuk memungkinkan satu tim menyajikan  argumen mereka, kemudian tim lain memeriksa silang argumen tersebut, begitu sebaliknya. Akhirnya masing-masing tim diberi kesempatan untuk saling memberikan sanggahan terakhir, merupakan bentuk debat ..
    a.    Logika                                                           d. Antartim
    b.    Dialektika                                                     e Lincoln-Douglas
    c.    Parlementary
    24.  Berikut ini yang bukan cara untuk menangkap dan menafsirkan topik adalah ..
    a.    Carilah topik yang paling disukai untuk diperdebatkan
    b.    Kuasailah topik yang akan diperdebatkan
    c.    Carlah sumber-sumber yang akurat untuk mempermudah perdebatan
    d.    Kupaslah topik tersebut secara mendalam
    e.    Tangkaplah penafsiran topik pembicaraan debat dengan cara memahami konsep inti yang akan dibicarakan
    25.  Pada dasarnya, menulis kerangka sebuah debat tidak jauh berbeda dengan kerangka dasar jurnal atau pidato. Namun, dalam membuat kerangka debat harus … dengan baik.
    a.    Terkonsep                                                    d. tertulis
    b.    Terjaga                                                          e. tersusun
    c.    Terstruktur
    26.  Hal yang tidak boleh dilakukan dalam membuat kesimpulan hasil debat adalah …
    a.    Kumpulkan semua hasil debat
    b.    Simpulkan dengan singkat, padat dan jelas
    c.    Kesimpulan harus mewakili seluruh rangkaian debat
    d.    Gunakan bahasa yang baik dan benar
    e.    Buatlah kalimat-kalimat yang bersifat provokatif.
    27.     Untuk mengajukan sanggahan dalam sebuah forum debat, ada hal-hal yang harus diperhatikan, antara lain sebagai berikut … kecuali.
    a.  Sampaikan sanggahan ketika tidak sependapat dengan materi yang diajukan
    b.  Sanggahlah dengan bahasa yang baik dan benar supaya tidak menyingggung orang lain.
    c.   Sampaikan sanggahan dengan menunjukan kesalahan dari pihak yang disanggah sehingga orang lain meyakini kebenaran dan kemampuan debat yang kamu miliki.
    d.  Gunakan suara, intonasi dan lafal yang jelas.
    e.  Berikan alas an yang kuat untuk mempertanggungjawabkan sangahanmu.
    28.     Biografi berasal dari bahasa …, bios berarti hidup dan graphien berarti tulis.
    a.    Inggris                                             d. itali
    b.    Yunani                                             e. latin
    c.    Mandarin
    29.     Bahan pendukung dalam pembuatan bigrafi adalah …
    a.    Kliping Koran                                    d. buku referensi
    b.    Buku harian                                      e. surat-surat
    c.    Majalah
    30.     Berikut ini yang termasuk dalam setruktur dalam pembuatan teks biografi adalah:
    a.    Kontribusi                                         d. orientasi
    b.    Deorientasi                                       e. nilai teladan
    c.    Data pribadi tokoh        
                             
    2.     Jawablah pertanyaan berikut ini dengan benar!
     
    1.     Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis drama berdasarkan kisah lakonnya!
    2.     Buatkan sebuah puisi dengan tema Ibu?
    3.     Analisalah puisi yang telah kamu buat dengan unsur-unsur instrinsik dan ekstrinsik?
    4.     Buatlah sepenggal cerita singkat dengan tema pendidikan.
    5.     Analisalah cerita singkat tersebut dengan unsur instrinsik dan ekstrinsiknya!
  • Teks Cerita Sejarah: Pengertian, Struktur, Ciri-Ciri dan Contohnya

    Pengertian Teks Cerita Sejarah

    Teks cerita sejarah adalah teks yang berisi tentang kejadian pada masa lampau yang disusun berdasarkan dari data peninggalan-peninggalan berbagai peristiwa.

    Definisi lain menjelaskan arti teks cerita sejarah adalah teks yang di dalamnya menjelaskan atau menceritakan tentang fakta atau kejadian masa lalu yang menjadi asal muasal sesuatu yang memiliki nilai sejarah.

    Struktur Teks Cerita Sejarah

    Adapun beberapa struktur dalam teks cerita sejarah adalah sebagai berikut.

    • Orientasi, bagian pengenalan atau pembuka dari teks cerita sejarah.
    • Urutan Peristiwa, rekaman peristiwa sejarah yang terjadi dan biasanya disampaikan dalam urutan kronologis.
    • Rising action (menuju konflik), menunjukan konflik atau masalah yang mulai semakin rumit.
    • Komplikasi, konflik yang muncul sudah mulai memuncak atau di tahap klimaks.
    • Resolusi, bagian ini menceritakan akhir dari suatu masalah atau tahap penyelesaian.
    • Reorientasi, komentar pribadi penulis terhadap cerita yang ditulisnya. Bersifat optional (boleh ditulis atau tidak).

    Ciri – Ciri Teks Cerita Sejarah

    Teks Cerita Sejarah memiliki ciri dan karakteristik yang unik diantaranya:

    • Teks Cerita Sejarah diceritakan berdasarkan urutan waktu atau secara kronologis.
    • Teks Cerita Sejarah berbentuk recount (menceritakan ulang suatu kejadian)
    • Struktur teks dari Teks Cerita Sejarah: orientasi, urutan peristiwa, reorientasi.
    • Teks Cerita Sejarah biasanya menggunakan konjungsi temporal.
    • Isi dari Teks Cerita Sejarah berupa fakta.

    Jenis Teks Cerita Sejarah

    • Teks Cerita Sejarah Fiksi meliputi Novel, Cerpen, Legenda, Roman dan lain-lain.
    • Teks Cerita Sejarah Non Fiksi meliputi Autobiografi, Biografi, Cerita Perjalanan, dan Catatan Sejarah.

    Contoh Teks Cerita Sejarah

    Kemerdekaan Indonesia

    Orientasi

    Berawal dari pecahnya “Perang Asia Timur Raya ” , & Amerika menyebutkan perang terhadap Jepang sebab serbuan tentara Jepang di Pusat Pertahanan Amerika Serikat “Pearl Harbour” pada tgl 8 Desember 1941.

    Tentara Jepang dengan Angkatan Laut & Angkatan Udaranya terus agresif beraksi mendarat di wilayah Indocina ,Filipina , Malaya & Indonesia.

    Pemerintah Hindia Belanda ikut ikutan Sekutu menyebutkan perang dengan Jepang.

    Jepang mendarat ke Indonesia dengan tujuan membekuk pasukan Belanda.

    Pendaratan pertama tentara Jepang di Tarakan lalu merambah ke daerah Balikpapan, Manado, Ambon, Makasar, Pontianak & Palembang.

    Daerah daerah di Jawa juga dikuasainya ,pada tgl 1 Maret 1942 ,Jepang mendarat di Banten, Indramayu & Rembang.

    Wilayahnya terus meluas dengan dikuasainya Batavia tgl 5 Maret 1942 , & terus merajalela ke wilayah Surakarta, Cikampek, Semarang & Surabaya.

    Belanda terus terdesak dengan agresi Jepang & Ooh akhirnya Pemeritah Hindia Belanda menyebutkan “menyerah tanpa syarat”.

    Urutan Peristiwa

    Masyarakat Indonesia pada awalnya menyambut dengan ramah kedatangan militer Jepang , bisa dilihat dari sikap kooperatif tokoh tokoh Nasional anda Ir. Soekarno & Moh Hatta.

    Pemerintahan Jepang mulai aktif merangkul rakyat dengan pembentukan organiasasi masyarakat, yang sebetulnya “ada udang di balik batu” sebetulnya dibalik tersebut untuk kepentingan Jepang di Perang Dunia II.

    Organisasi tersebut antara lain :Gerakan Tiga A, Pusat Tenaga Rakyat (PUTERA), Jawa Hokokai, Seinendan, Keibodan, Fujinkai, Heiho, MIAI, Pembentukan BPUPKI.

    BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Usaha Persiapan Kemerdekaan RI) dibentuk pada tahun 1943 dibawah pemerintah Perdana Menteri Tojo, bertugas untuk mendalami & menyelidiki hal hal yang penting & butuh bagi pembentukan pemerintah Indonesia.

    Dalam perkembangannya selanjutnya BPUPKI dibubarkan & diganti nama oleh tokoh pejuang dari BPUPKI menjadi PPPKI atau dikenal dengan Docoritsu Junbi Inkai.

    Dengan pergantian nama ini terkesan bahwa organisasi PPPKI bukan bentukan Jepang tetapi hasil kesepakatan & perjuangan para tokoh kemerdekaan Indonesia.

    Peristiwa penting yaitu pertemuan Soekarno ,M Hata & Rajiman Wedyodiningrat dengan Jenderal Terauchi di Dalat memberi tau bahwa pemerintah Jepang telah memutuskan bakal memberikan kemerdekaan terhadap Indonesia yang wilayahnya meliputi bekas wilayah Hindia-Belanda.

    Pasukan Jepang mulai melemah, kekalahan & kekalahan diperolehnya & Amerika terus kuat, apalagi sesudah hebat pasukannya yang ada di Eropa.

    Serangan Jepang bisa dihentikan oleh tentara Amerika antara lain di bulan Mei 1942 di pertempuran Laut Koral & Juni 1942 di Pertempuran Midway.

    Jepang terus klepek klepek sebab Amerika mengamuk jadi pada tgl 6 Agustus 1945 AS menjatuhkan Bom Atom pertamanya di Hiroshima.

    Amerika belum puas juga & tiga hari lalu tanggal 9 Agustus Bom Atom kedua mendarat kembali di kota Nagasaki, dua pusat kota pemerintahan Jepang menjadi hancur rata dengan tanah. Akhirnya Ohhhh Jepang menyerah tanpa syarat terhadap Sekutu pada tgl 14 Agustus 1945.

    Penyerahan kalah tersebut diperbuat di kapal Missouri pada tanggal 2 September 1945 oleh Kaisar Hirohito(Jepang) & Jendral Douglas Mc Arthur (Sekutu).

    Reorientasi

    Kabar kekalahan Jepang terhadap Sekutu tidak bisa disembunyikan, dengan perjanjian Post Dam Jepang menyerahkan kekuasaannya terhadap Sekutu & otomatis di Indonesia terjadi kekosongan kekuasaan. Peluang ini dimanfaatkan oleh bangsa Indonesia dengan memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

  • Perbedaan Denotasi dan Konotasi

    Perbedaan Denotasi dan Konotasi

    Makna denotasi dan konotasi

    Denotasi adalah makna kata yang sebenarnya, sedangkan konotasi adalah makna kata kias atau kata yang tidak sebenarnya.

    Makna kata konotasi memiliki arti yang tersirat, sehingga harus mengerti lebih dalam tentang kata kiasan.

    1. Makna Denotasi

    Contohnya :

    – Kambing Pak Hadi yang akan disembelih adalah kambing hitam yang mempunyai kualitas yang baik.
    – Tadi siang, aku memakan hati ayam di rumah makan itu.
    – Kemarin, aku melihatnya memakai kemeja tangan panjang.
    – Saat bermain bulu tangkis, tangan kanan Andri tiba-tiba terkilir.
    – Peternakan itu merupakan peternakan sapi perah yang pernah ada.
    – Bau kencur dari masakan itu begitu pekat tercium hidung.
    – Cuci tanganlah dahulu sebelum menyantap makanan.
    – Ibu membeli benang merah dari toko itu.
    – Setelah selesai bersantap siang bersama di pinggir danau, kami pun lantas menggulung tikar yang kami bawa itu.
    – Ibu guru berujar bahwa kami harus mengangkat tangan kami jika ada hal yang hendak ditanyakan soal mata pelajaran tersebut.
    – Entah sejak kapan tulang punggungku terasa begitu sakit.
    – Wahana paralayang itu sungguh menakjubkan saat diterbangkan ke angkasa, sehingga aku pun menjadi lupa daratan karenanya.
    – Meja hijau itu merupakan meja belajar Faris yang diberi cat berwarna hijau.
    – Gadis itu datang dengaan wajah pucat dan tangan dingin.

    2. Makna Konotasi

    Contohnya :

    – Pria itu dituduh sebagai kambing hitam pada kasus tersebut. (kambing hitam: orang yang dianggap bersalah)
    – Sikapnya kepadaku membuat aku makan hati karenanya. (makan hati: dongkol, kecewa)
    – Si tangan panjang itu berhasil ditangkap dan dibawa langsung ke kantor polisi. (tangan panjang: pencuri)
    – Pria itu merupakan tangan kanan dari pak direktur. (tangan kanan: orang kepercayaan)
    – Para buruh merasa bahwa perusahaan tempat mereka bekerja hanya menjadikan mereka sebagai ssapi perah belaka. (sapi perah: orang yang dimanfaatkan oleh orang lain demi sebuah keuntungan)
    – Di perusahaan itu, aku hanyalah anak bau kencur belaka. (anak bau kencur: anak baru, orang yang belum berpengalaman)
    – Terkait masalah tersebut, pihak perusahaan justru malah bersikap cuci tangan. (cuci tangan: tidak mau peduli dan bertanggung jawab atas suatu permasalahan)
    – Film itu terasa kurang menarik karena benang merah antara satu adegan ke lain adegannya sangatlah tidak padu. (benang merah: hubungan)
    – Karena masalah ekonomi, perusahaan itu pun harus rela gulung tikar. (gulung tikar: bangkrut)
    – Aku tidak akan angkat tangan sebelum cita-citaku itu menjadi kenyataan. (cuci tangan: menyerah)
    – Sejak suaminya meningal, Bu Ningsih otomatis menjadi tulang punggung bagi ketiga anaknya. (tulang punggung: tumpuan bagi orang lain)
    – Kesuksesan instan yang dia peroleh membuat dirinya menjadi lupa daratan. (lupa daratan: sombong; lupa diri)
    – Kasus sengketa tanah itu telah dibawa ke meja hijau. (meja hijau: pengadilan)
    – Penata ras itu menghasilkan karya sepaktakuler dengan tangan dingin.

  • Pengertian Kalimat Gramatikal dan Contohnya

    Pengertian Kalimat Gramatikal dan Contohnya

    Kalimat Gramatikal

    Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI, 2008: 461), gramatikal diartikan sesuai dengan tata bahasa.

    Dimana makna katanya mengalami proses afiksasi, reduplikasi, komposisi, atau kalimatisasi.

    Makna dari gramatikal sendiri adalah kata yang berubah-ubah sesuai dengan konteks (berkenaan dengan situasinya, yakni tempat, waktu, dan lingkungan penggunaan bahasa) pemakainya.

    Kalimat gramatikal adalah kalimat yang makna katanya berubah-ubah karena mengalami proses pengimbuhan, pengulangan ataupun pemajemukan yang disesuaikan menurut tata bahasa serta terikat dengan konteks pemakainya.

    Contoh Kalimat Gramatikal

    1. Minuman, minum-minum, peminum (makna gramatikal)

    Contoh :

    • Polisi menyita beberapa peti minuman keras dari dalam toko itu.
    • Pagi, siang, malam, kerjanya hanya duduk dan minum-minum saja.
    • Seluruh orang di kampung ini tahu, kalau ia seorang peminum.

    2. Rumah dinas, rumah duka, merumahkan, perumahan (makna gramatikal)

    Contoh :

    • Sejak terpilih menjadi bupati di kota lain, kini ia tinggal di rumah dinas.
    • Setiap hari rumah duka itu tidak pernah sepi pengunjung.
    • Beberapa bulan terakhir ini perusahaan telah merumahkan puluhan karyawannya.
    • Pemerintah tengah gencar membangun perumahan untuk kalangan menengah ke bawah.

    3. Ibu guru, keibuan, ibu-ibu (makna gramatikal).

    Contoh :

    • Wanita yang berpapasan denganku di gerbang sekolah tadi pagi ternyata ibu guru baru kami.
    • Walaupun sudah melahirkan dua anak, sikap keibuannya sedikitpun tak tampak.
    • Hari ini di puskesmas terlihat ramai dengan kehadiran ibu-ibu PKK.

    4. Makan-makan, makanan, makan siang (makna gramatikal).

    Contoh :

    • Gaji pertamanya habis untuk makan-makan bersama teman-teman sekantornya.
    • Jangan membuang-buang makanan, banyak saudara kita yang kelaparan di luar sana.
    • Setiap jam istirahat, warteg menjadi pilihan tempat makan siangnya.

    5. Mobil-mobilan, mobil ambulance, permobilan (makna gramtikal).

    Contoh :

    • Adik menabung uang jajannya untuk membelimobil-mobilan kesukaannya.
    • Korban kecelakaan lalu lintas sore tadi sudah di bawa mobil ambulance ke rumah sakit terdekat.
    • Kakakku bercita-cita ingin membuka permobilan sendiri saat lulus kuliah nanti.
  • Sebutkan Unsur Unsur Fungsional dalam Sebuah Kalimat?

    Unsur Unsur Fungsional Kalimat

    Dalam sebuah kalimat, terdapat beberapa unsur utama yang membentuk makna utuh. Unsur-unsur tersebut meliputi Subjek, Predikat, Objek, Pelengkap, dan Keterangan.

    1. Subjek

    Subjek adalah unsur kalimat utama yang menunjukan pelaku/tokoh atau menunjukan pokok pembicaaan.

    Ciri Ciri Subjek

    Adapun ciri-ciri subjek adalah sebagai berikut:

    A. Jawaban atas pertanyaan apa dan siapa

    Untuk menentukan subjek dalam suatu kalimat, dapat dilakukan dengan cara mencari jawaban atas pertanyaan apa dan siapa.

    Contoh subjek:

    Sinta menerima kado lucu.

    Penjelasan:

    Siapa yang menerima? Jawaban: Sinta (maka Sinta adalah subjek)

    B. Disertai Kata Ini atau Itu

    Subjek dalam bahasa Indonesia cenderung bersifat takrif (definite). Maka, untuk menyatakan takrif digunakan kata itu.

    Contohnya:

    Anak itu meminjam pulpenku

    C. Berupa Frasa Atau Kata Benda

    Subjek juga biasanya menggunakan frasa atau kata benda.

    Contohnya: 

    Rumah ini milik kakekku.

    D. Tidak Didahului Kata Depan Atau Preposisi

    Subjek tidak didahului oleh kata depan atau preposisi, seperti di, ke, dalam, pada, bagi, dan sebagainya. Apabila suatu kalimat didahului preposisi maka kalimat itu tidak bersubjek.

    E. Mempunyai Keterangan Pewatas

    Kata ‘yang’ digunakan sebagai penghubung keterangan dari subjek. Keterangan ini dinamakan pewatas.

    2. Predikat

    Predikat adalah bagian dari kalimat yang menunjukan perbuatan apa yang dilakukan subjek. Predikat juga menyatakan sifat atau keadaan subjek.

    Ciri Ciri Predikat

    Adapun ciri-ciri predikat adalah sebagai berikut:

    A. Kata adalah dan ialah

    Predikat kalimat dapat berupa kata adalah atau ialah. Kalimat dengan predikat yang demikian digunakan pada kalimat majemuk bertingkat anak kalimat pengganti predikat.

    B. Dapat Disertai Kata-kata Aspek atau Modalitas

    Kata-kata aspek seperti telah, sudah, sedang, belum, dan akan dapat disertai ke dalam Predikat kalimat yang berupa verba atau adjektiva. Kata-kata itu diletakkan didepan verba atau adjektiva.

    C. Unsur pengisi predikat

    Predikat suatu kalimat dapat berupa:

    1. Kata, misalnya verba, adjektiva, atau nomina.
    2. Frasa, misalnya frasa verbal, frasa adjektival, frasa nominal, frasa numeralia (bilangan).

    3. Objek

    Objek diperlukan dalam susunan kalimat aktif transitif yang kebanyakan berawalan me-, sedangkan dalam verba intransitif yang kebanyakan berawalan ber- dan ter-, objek tidak diperlukan.

    Ciri Ciri Objek

    Adapun ciri-ciri objek adalah sebagai berikut:

    A. Terletak di belakang kalimat

    Objek selalu terletak di belakang kalimat, tidak pernah mendahului predikat.

    B. Dapat menjadi subjek pada kalimat pasif

    Objek yang berada pada kalimat aktif dapat menjadi subjek di kalimat pasif dengan cara mengubah bentuk verba predikatnya.

    C. Didahului kata bahwa

    Anak kalimat dapat menjadi unsur objek dalam kalimat transitif apabila Anak kalimat pengganti nomina ditandai oleh kata bahwa.

    4. Pelengkap

    Pelengkap kalimat adalah bagian yang melengkapi predikat. Pelengkap dan objek memiliki persamaan dan perbedaan. Persamaannya yaitu, sama-sama terletak dibelakang predikat. Perbedaanya yaitu, pada kalimat pasif, pelengkap tidak bias menjadi subjek.

    Ciri Ciri Pelengkap

    Adapun ciri-ciri pelengkap adalah sebagai berikut:

    A. Di Belakang Predikat

    Pelengkap terletak di belakang predikat. Ciri ini sama dengan objek. Perbedaannya, objek langsung di belakang predikat, sedangkan pelengkap masih bias disisipi unsure lainnya.

    B. Tidak Didahului Preposisi

    Pelengkap tidak didahului oleh kata depan atau preposisi.

    5. Keterangan

    Keterangan adalah bagian kalimat yang menerangkan predikat dalam sebuah kalimat. Posisi keterangan boleh diawal, tengah dan akhir kalimat.

    Pengisi keterangan adalah adverbia, frasa nominal, frasa preposisional, atau klausa. Keterangan dibagi sebab tujuan, aposisi, tambahan, dan pewatas.

  • Jenis-Jenis Paragraf Lengkap dengan Contohnya

    Jenis-Jenis Paragraf Lengkap dengan Contohnya

    Jenis Jenis Paragraf

    Pengertian Paragraf adalah seperangkat atau sekelompok kalimat yang tersusun dari satu kalimat pokok dan beberapa kalimat penjelas.

    Ditinjau dari jenisnya, paragraf dibedakan menjadi 5 jenis, diantaranya:

    Paragraf Narasi
    Paragraf Eksposisi
    Paragraf Persuasi
    Paragraf Argumentasi
    Paragraf Deskripsi

    Agar lebih jelas, berikut adalah penjelasan dan contohnya.

    1. Paragraf Narasi

    Paragraf narasi adalah paragraf yang menceritakan atau mengisahkan suatu kejadian serta peristiwa sehingga seolah-olah pembaca mengalami sendiri peristiwa itu.

    Contoh paragraf narasi:

    Setelah ujian akhir, sekolahku libur selama seminggu. Aku pun tidak menyia-nyiakan waktu ini sehingga aku dan keluarga memilih untuk berlibur ke kampung halaman. Sekitar pukul 05.00 dini hari selepas subuh, kami berangkat menggunakan mobil. Melewati jalan yang sepi, banyak pohon dan sangat asri. Hatiku sungguh senang, apalagi udaranya sangat sejuk. Menempuh perjalanan sekitar 4 jam, akhirnya kami sampai di kampung halaman. Sesampainya di rumah, nenek menyambut kami dengan penuh suka cita.

    2. Paragraf Eksposisi

    Paragraf Eksposisi adalah paragraf yang isinya terkandung sejumlah pengetahuan serta informasi yang disajikan secara singkat, padat, akurat, dan tentunya mudah untuk dipahami.

    Contoh paragraf eksposisi:

    Berdasarkan penelitian para ahli tersebut, bisa disimpulkan bahwa tanaman obat mahkota dewa tidak hanya bisa menyembuhkan penyakit dalam saja, tapi juga penyakit luar. Tidak ada efek samping serius yang ditimbulkan oleh tanaman ini karena sifatnya alami.

    3. Paragraf Persuasi

    Paragraf persuasi adalah paragraf yang bertujuan untuk meyakinkan dan membujuk seseorang agar melakukan sesuatu yang dikehendaki penulis.

    Contoh paragraf persuasi:

    Pantai Parangtritis memang memiki keindahan yang eksotis dan bisa memanjakan mata. Dipenuhi bentangan biru yang indah, pantai ini bisa membuat siapapun yang datang menjadi betah. Pantai Parangtritis juga banyak terdapat palung (pusaran air) yang tempatnya selalu berpindah-pindah sehingga menjadi pantai yang tiada duanya. Jadi, wajar saja jika setiap hari pantai ini diserbu pengunjung, apalagi hari libu.

    4. Paragraf Argumentasi

    Paragraf argumentasi adalah paragraf yang mengungkapkan ide, gagasan, atau pendapat penulis dengan disertai bukti dan fakta yang dikemas dengan cara menarik.

    Contoh paragraf argumentasi:

    Pantai Blimbingsari, Banyuwangi adalah pantai yang sangat indah. Dipenuhi dengan kedai lesehan ikan bakar, menjadikan tempat wisata ini sangat nyaman. Setiap pengunjung yang datang selalu betah berlama-lama karena juga banyak wahana permainan. Namun, alangkah baiknya jika pantai ini ditata kembali, khusunya pada lahan parkir karena begitu banyak motor dan mobil yang parkirnya sembarangan sehingga menghabiskan lahan begitu banyak bagi pengguna kendaraan lainnya.

    5. Paragraf Deskripsi

    Paragraf deskripsi adalah paragraf yang menggambarkan sesuatu (objek) secara terperinci atau mendetil sehingga tampak seolah-olah pembaca melihat, mendengar, dan merasakannya sendiri.

    Contoh paragraf deskripsi:

    Dota adalah salah satu game online yang terbaik menurutku. Game ini tergolong sebagai game real time strategy. Jadi, diperlukan strategi dan skil khusus untuk dapat menaklukkan musuh ketika bermain Dota. Diperlukan kerja sama tim yang solid, sebab kalau sampai individual, maka tim akan kalah. Jadi, ada role tersendiri yang bebas dipilih, mulai dari carry hingga support yang memiliki peranan masing-masing.

  • Contoh Teks Eksplanasi Bencana Alam

    Contoh Teks Eksplanasi Bencana Alam

    Teks Eksplanasi

    Sebelum masuk ke contoh teks eksplanasi, alangkah lebih baiknya jika kita memahami dulu apa itu teks eksplanasi.

    Jadi, teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan tentang proses terjadinya sebuah peristiwa. Yang dicakup dari teks ini adalah penjelasannya, bukan peristiwa itu sendiri.

    Struktur Teks Eksplanasi

    Adapun struktur teks eksplanasi adalah sebagai berikut.

    1. Pernyataan Umum

    Berisi pernyataan umum mengenai topik yang akan dijelaskan proses terjadinya/proses keberadaan.

    2. Urutan Sebab Akibat

    Berisi mengenai detail penjelasan proses terjadinya yang disajikan secara urut atau bertahap dari yang paling awal hingga yang paling akhir.

    3. Kesimpulan/Penutup (Interpretasi)

    Berisi tentang kesimpulan mengenai topik/tema yang telah dijelaskan.

    Contoh Teks Eksplanasi

    Gempa bumi merupakan getaran atau goncangan yang terjadi karena pergeseran atau pergerakan lapisan batu bumi yang berasal dari dasar permukaan bumi.

    Peristiwa alam ini sering terjadi di daerah yang berada dekat gunung berapi atau gunung yang masih aktif dan daerah yang dikelilingi lautan yang sangat luas.

    Gempa bumi terjadi karena pergeseran atau gerakan lapisan dasar bumi dan letusan gunung berapi yang sangat dahsyat.

    Selain itu, gempa bumi terjadi begitu cepat dengan dampak yang sangat besar bagi lingkungan sekitarnya.

    Getaran gempa bumi yang sangat besar dan merambat ke segala arah sehingga dapat meratakan bangunan dan menimbulkan korban jiwa.

    Berdasarkan penyebab terjadinya, gempa bumi dapat digolongkan menjadi dua jenis, yaitu gempa vulkanik dan tektonik.

    Gempa tektonik terjadi karena lapisan kerak bumi menjadi lunak sehingga mengalami pergeseran atau pergerakan.

    Teori “Tektonik Plate” menjelaskan bahwa bumi kita ini terdiri dari beberapa lapisan buatan.

    Sebagian besar daerah lapisan kerak ini akan hanyut dan mengapung dilapisan, seperti halnya salju.

    Lapisan ini bergerak sangat lambat sehingga terpecah-pecah dan bertabrakan satu sama lain.

    Itulah yang menyebabkan mengapa gempa bumi dapat terjadi. Sementara itu, gempa bumi vulkanik terjadi dikarenakan adanya letusan gunung berapi yang sangat besar.

    Gempa vulkanik ini lebih jarang terjadi dibandingkan dengan gempa tektonik.

    Gempa dapat terjadi kapan saja tanpa mengenal musim. Meskipun demikian, konsentrasi gempa cenderung terjadi di tempat-tempat tertentu saja, seperti pada perbatasan plat Pacifik.

    Tempat ini dikenal dengan lingkaran api karena banyak terdapat gunung berapi.

  • Cara Menjawab Soal Bahasa Inggris dengan Benar

    Cara Menjawab Soal Bahasa Inggris dengan Benar

    Bahasa Inggris adalah salah satu mata pelajaran wajib yang pasti diajarkan di setiap sekolah. Hal tersebut dikarenakan Bahasa Inggris sangat penting untuk dikuasai oleh generasi penerus bangsa.

    Sebab dengan bahasa Inggris yang baik, seseorang akan bisa berdiplomasi secara Internasional dengan lancar.

    Begitupula dengan urusan karir, bahasa Inggris merupakan modal awal yang bisa menunjang karir kita dalam dunia kerja nanti.

    Nah, oleh sebab itu kita harus menyadari bahwa bahasa Inggris sangat penting sehingga kita harus memupuk semangat untuk belajar bahasa Inggris.

    Nah, yang paling sering dialami oleh siswa di sekolah adalah menemui pertanyaan-pertanyaan bahasa Inggris yang cukup rumit.

    Cara Menjawab Soal Bahasa Inggris

    Maka dari itu, pada kesempatan kali ini Sastrawacana akan berbagi informasi dan tips atau cara menjawab soal bahasa Inggris dengan baik dan benar. Mari disimak!

    1. Menentukan Gambaran Umum Teks

    Pertanyaan:

    1. What is the text talk about?
    2. What is the suitable title for the text above?
    3. The text above tell us about…
    4. What does the story tell about?

    Jawabannya:

    Jika ada judul maka jawabannya adalah judul
    Jika tidak ada judul jawabannya kata yang paling banyak muncul di dalam teks

    2. Menentukan Tujuan Teks

    Pertanyaan: What is the purpose of the text ?

    Jawabannya:

    1. Teks Deskripsi

    Isinya menggambarkan manusia, tokoh, hewan, benda, dan suatu tempat. Maka jawabannya adalah to describe… (judul teks)/(sesuatu yang digambarkan dalam teks).

    2. Teks Recount

    Isinya menceritakan pengalaman di masa lalu secara berurutan sesuai waktu kejadian, menggunakan jenis kalimat past tense. Maka jawabannya adalah to retell the past event/ to tell the past event.

    3. Teks Narative

    Isinya menceritakan sebuah dongeng, teks dimulai dengan kata “Once upon a time, One day, Once, a long time ago, menggunakan kalimat Past tense. Maka jawabannya adalah to entertain the readers or to amuse the readers.

    4. Teks  Procedure

    Isinya menjelaskan bagaimana cara/metode membuat sesuatu, misalkan sebuah resep membuat makanan. Maka jawabannya adalah to show how to make… (judul teks).

    5. Teks Report

    Isinya menggambarkan manusia, hewan, benda dengan lebih detail melalui proses penelitian. Maka jawabannya adalah to describe… (judul teks).

    6. Teks Invitation/Undangan

    Jawabannya adalah to invite…

    7. Teks Announcement/Pengumuman

    Jawabannya adalah to announce…

    8. Teks Advertisiment/Iklan

    Jawabannya adalah to promote/to advertise…

    9. Teks Letter/Surat

    Jawabannya adalah to tell/to inform…

    10. Teks Label

    Jawabannya adalah to give detail information…

    3. Menentukan Ide Utama Paragrap Tertentu

    Pertanyaan: What is the main idea of paragraph…?

    Jawabannya: Kalimat pertama yang berada di awal paragraf.

    4. Menentukan Informasi Terinci

    Pertanyaan: How, where, when, which, how many, what does ,Who, Why, whom, how long, etc

    Jawabannya: Carilah kata/kalimat dalam pertanyaan pada teks, jawabannya terdapat di bagian sebelum atau sesudah kalimat pertanyaan.

    5. Menentukan Informasi Tersurat

    Pertanyaan: What we can learn from the story above?

    Jawabannya:

    1. Ada di akhir paragraph
    2. Menyimpulkan setelah membaca seluruh teks

    6. Menentukan Makna atau Persamaan Kata

    Pertanyaan: What is the similar/the same meaning/sinonim/meaning of … (kata)?
    Jawabannya: Untuk soal seperti ini diperlukan penguasaan kosakata.

    7. Menentukan Referensi Kata

    Pertanyaan: The underlined word, refers to…
    Jawabannya: Subject atau Object pada kalimat sebelumnya