Kategori: Teknologi

  • 5 Aplikasi Chat Online Legendaris yang Sempat Hits Pada Jamannya

    5 Aplikasi Chat Online Legendaris yang Sempat Hits Pada Jamannya

    Kemajuan teknologi saat ini sudah tidak bisa dibendung lagi. Hal tersebut dibuktikan dengan munculnya berbagai macam rekayasa teknologi yang dipadukan dengan internet, seperti platform chat online.

    Seperti yang kamu ketahui, saat ini ada begitu banyak jenis platform chat atau yang biasa disebut dengan perpesanan instan.

    Misalnya WA, Line, Wechat, Viber, Tinder, bahkan sekelas Google pun mengeluarkan platform chattingnya sendiri yang bernama Google Hangout.

    Namun, sebelum masifnya perkembangan teknologi seperti sekarang, sebenarnya platform chatting juga sudah tersedia pada awal perkembangan digital sekitar tahun 2000-an. Tapi, karena terbatasnya koneksi pada saat itu, tidak banyak orang yang bisa merasakannya.

    Hanya orang tertentu saja yang bisa menikmati platform chatting legendaris untuk menambah teman di dunia maya.

    Aplikasi Chatting Jadul

    Apa saja platform chat online legendaris tersebut? Berikut diantaranya:

    1. Mig33

    Sebelum Android dan iOS merajai pasar online seperti sekarang, dulu ada sistem operasi yang bernama Symbian dan Java.

    Kedua sistem tersebut menjadi primadona bagi ponsel canggih jaman dulu. Nah, ada satu aplikasi dari sistem operasi tersebut yang bernama Mig33.

    Dengan aplikasi ini, pengguna bisa bertemu dengan teman baru dalam dunia maya untuk saling berbagi pengalaman dan cerita.

    Uniknya, aplikasi Mig33 tersedia group chat atau room yang bisa sehat, artinya tidak ada spam ataupun topik yang keluar dari tema group tersebut.

    Jika terjadi, maka user bisa melakukan kick terhadap user lain yang dianggap spam atau pengacau.

    2. Nimbuzz

    Pernahkah kamu mendengar aplikasi Nimbuzz? Yap, aplikasi yang satu ini merupakan aplikasi perpesanan instan yang cukup populer pada jamannya.

    Kebanyakan pengguna dari Nimbuzz ini adalah cheater dan jomblo yang ingin mencari jodoh.

    Hebatnya lagi, pada saat itu Nimbuzz dianggap cukup canggih, karena saat user sedang offline, maka Nimbuzz akan mengirimkan notifikasi “Buzz” ketika ada teman yang menghubungi.

    3. Mxit

    Kalau aplikasi yang satu ini memang sangat populer yang menjadi salah satu aplikasi chatting terlaris pada jamannya. Aplikasi yang satu ini berbasis Java.

    Ada berbagai macam emoticon lucu yang bisa didownload secara gratis untuk dikirimkan kepada teman.

    Untuk urusan harga, dikabarkan jika Mxit memasang tarif yang sangat murah sehingga mendapat sedikit komplain dan keluhan dari provider selular.

    Selain itu, privasi dari Mxit juga baik karena pengguna hanya bisa menambahkan teman secara manual saja.

    4. Yahoo! Messenger

    Yahoo! yang terkenal sebagai platform pengiriman surel, ternyata juga memiliki aplikasi perpesanan instan yang cukup ramai digunakan pada saat itu, yaitu Yahoo! Messenger.

    Sama seperti aplikasi lain, Yahoo! Messenger digunakan untuk mengirim pesan singkat kepada pengguna lain.

    Hebatnya, aplikasi yang satu ini bisa melakukan panggilan tatap muka atau webcam sehingga jumlah penggunanya cukup ramai dari berbagai belahan dunia.

    5. mIRC

    Kalau aplikasi yang satu ini memang dinobatkan sebagai aplikasi pemburu jodoh. Banyak jomblowan dan jomblowati yang menginstal mIRC pada ponsel mereka.

    Bahkan, banyak bukti pengguna yang berhasil mendapatkan pasangan melalui platform yang satu ini. Namun, aplikasi mIRC lebih keren dan lengkap fiturnya jika diakses melaui PC. Jadi, kebanyakan remaja saat itu rela mengeluarkan biaya untuk bermain mIRC di warnet.

    Nah, itulah beberapa aplikasi chatting online legendaris yang sempat hits pada jamannya. Ada yang mau nambahin lagi?

  • 10 SEO Tools Gratis Terbaik untuk Blogger

    10 SEO Tools Gratis Terbaik untuk Blogger

    icara tentang blogger, tentu saja tidak luput dari yang namanya SEO (Search Engine Optimization). Sebab, SEO adalah salah satu cara yang bisa dilakukan oleh para blogger untuk mendongkrak visitor pada blog pribadinya.

    Pada umumnya ada dua jenis SEO yang paling penting dan harus dipahami oleh setiap blogger, yaitu SEO On Page dan SEO Off Page.

    Secara sederhana, SEO On Page adalah teknis yang perlu diperhatikan dalam tubuh website agar bisa dikenal oleh mesin pencari.

    Sedangkan SEO Off Page adalah optimasi yang dilakukan di luar halaman website itu sendiri, misalnya backlink, internal link, link building, serta keyword.

    Jadi, ketika kedua syarat SEO tersebut sudah dipenuhi, seharusnya blog atau website yang dikelola sudah siap bersaing di laman pencari Google.

    Lantas, bagaimana cara mengetahui bahwa website kita sudah memenuhi syarat SEO On Page dan SEO Off Page? Pertanyaan ini sangat sering dilontarkan oleh para blogger, khususnya pemula.

    Tools SEO Gratis

    Untuk mengetahui apakah blog yang kita kelola sudah memenuhi syarat SEO, sebenarnya ada banyak tools gratis yang bisa digunakan. Apa saja SEO Tools gratis tersebut? Berikut diantaranya:

    1. Moz

    SEO Tools gratis yang pertama adalah MOZ. Kita bisa menggunakan tools ini untuk mengetahui kekuatan website atau blog yang kita kelola, mulai dari total keywords, average difficulty, sampai cek DA PA juga disediakan secara gratis.

    2. Website SEO Checker

    SEO Tools gratis selanjutnya adalah WSO (Website Seo Checker). Tools ini menyediakan banyak fitur gratis, seperti pengecekan Google Indeks, DA PA blog, melihat usia domain, Alexa rank, sampai XML Generator.

    3. Varvy’s SEO Overview Tool

    Kalau Tools SEO yang satu ini terbilang sedikit lebih rinci, sebab ada beberapa poin yang akan dianalisis, mulai dari tingkat keamanan, googlebot access, mobile device, sampai tingkat kecepatan website.

    Setelah dianalisa, nantinya akan diberi tahu letak kesalahan website kita yang harus segera diperbaiki.

    4. Mobile Friendly Test

    SEO Tools gratis yang satu ini adalah milik Google. Jadi hasilnya pun pasti akurat jika parameternya adalah search engine Google.

    Dalam melakukan analisa, kita hanya perlu memasukkan URL Blog dan tekan jalankan pengujian. Kemudian, tunggu beberapa saat karena mesin sedang menganalisa blog kita.

    5. Ubersuggest

    Tools SEO yang satu ini lebih digunakan untuk mencari keyword sebelum menulis artikel.

    Di dalam ubersuggest, kita bisa memasukkan keyword yang akan dibidik dan melihat berapa volume serta saingannya dalam mesin pencari.

    Untuk menggunakannya, jangan lupa merubah lokasi pencarian ke “Indonesia” terlebih dahulu

    6. Small SEO Tools

    Tools SEO gratis yang satu ini bisa kita gunakan sebagai analisa konten yang orisinal atau plagiat. Sebab, Google sangat membenci artikel yang copas atau memiliki kesamaan dengan artikel lainnya.

    Oleh karenanya, kita harus memastikan bahwa konten yang kita tulis berbeda dari artikel yang sudah ada.

    7. GT Metrix

    SEO Tools gratis selanjutnya adalah GT Metrix. Dengan tools ini, kita bisa melihat bagaimana kecepatan website serta kesalahan-kesalahan yang perlu diperbaiki.

    Analisanya memang sedikit lama, tapi hasilnya pun cukup lengkap sehingga tidak ada salahnya untuk dicoba.

    8. Google Webmaster

    Kalau yang satu ini sepertinya wajib digunakan oleh setiap blogger. Sebab, Google Webmaster tidak hanya digunakan untuk menganalisis kinerja website saja, tapi juga digunakan sebagai pengindeks agar konten di website kita cepat diindeks oleh Google.

    9. SEO Site Checkup

    SEO Tools gratis selanjutnya adalah SEO Site Checkup. Pada tools ini, kita bisa melihat apakah meta titlle dan meta deskripsi sudah benar dan terindeks oleh mesin pencari.

    Banyak yang mengatakan jika tools gratis ini sangat lengkap dan lebih digunakan untuk SEO On Page, sebab analisanya lebih mendalam untuk halaman website.

    10. SimilarWeb

    SimilarWeb sudah tidak asing lagi bagi para blogger. Tools yang gratis ini memang cukup praktis karena bisa digunakan untuk melihat traffic, sumber traffic, serta ranking dari website.

    Selain itu, SimilarWeb juga bisa digunakan untuk membandingkan website kita dengan kompetitor.

    Nah, itulah 10 SEO Tools gratis yang bisa kita gunakan untuk mengoptimasi blog atau website. Sebenarnya, masih banyak sekali tools lain yang juga fungsinya hampir sama.

    Namun, 10 tools ini yang paling familiar dan mudah digunakan. Selamat mencoba!

    Author : Maulana Affandi

  • 7 Cara Menulis Artikel SEO Agar Muncul di Halaman Utama Google

    7 Cara Menulis Artikel SEO Agar Muncul di Halaman Utama Google

    Bagi blogger ataupun content writer, tentu saja menulis adalah pekerjaan yang dilakukan sehari-hari.

    Tujuannya pun berbeda-beda, ada yang ingin mendulang dolar, adapula yang hanya ingin menyalurkan bakat menulisnya.

    Namun, kebanyakan blogger tentu ingin meraup penghasilan dari blognya, bukan?

    Sebenarnya ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan uang dari blog, mulai dari berjualan, afiliasi, review produk, sampai me-monetise blognya dengan jaringan iklan seperti Google Adsense.

    Tapi kembali lagi, blog yang sepi pengunjung tentu cukup sulit jika digunakan untuk berjualan, apalagi mendapatkan uang dari iklan.

    Maka dari itu, diperlukan adanya sebuah teknik penulisan yang disebut SEO (Search Engine Optimization).

    Sekadar informasi, SEO merupakan salah satu teknik yang bisa membuat blog ramai pengunjung secara gratis.

    Bagaimana tidak, ketika optimasi SEO sudah baik, maka blog akan nangkring di halaman utama Google.

    Saat sudah nangkring di halaman utama, tentu saja kemungkinan orang berkunjung akan lebih tinggi, bukan?

    Tapi SEO bukanlah sebuah perkara mudah. Pasalnya, tidak sedikit blogger yang sudah menerapkan teknik SEO, tapi hasilnya nihil.

    Bukannya nangkring di halaman utama, tapi blog malah tidak keindeks. Itulah dilema yang sering dialami oleh blogger.

    Nah, untuk mengatasi itu, ada baiknya setiap blogger memahami teknik SEO dasar untuk menunjang peningkatan traffic dari blog masing-masing.

    Cara Menulis Artikel SEO

    Berikut adalah cara menulis artikel SEO agar muncul di halaman utama Google:

    1. Tentukan Kata Kunci

    kata kunci turunan

    Hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan kata kunci. Ingat, kata kunci yang ditentukan harus tertarget.

    Misalnya kita ingin menulis artikel tentang “cara menulis novel”, maka kita harus fokus terhadap kata kunci itu beserta LSI atau kata kunci turunannya.

    Kata kunci turunan bisa dilihat di halaman bawah Google seperti gambar berikut ini.

    Untuk pencarian kata kunci ada banyak tools yang bisa digunakan, salah satunya adalah Ubersuggest dari Neilpatel.

    Sekadar saran, kalau blog masih baru janganlah mencari volume atau persaingan yang tinggi, tapi carilah kata kunci yang saingannya rendah.

    2. Tentukan Judul yang Menarik dan Sesuai Kata Kunci

    Selanjutnya, kita harus membuat judul yang memiliki unsur SEO (Kata Kunci dan Unik). Misalnya keyword “Pacar Penulis”.

    Maka judul bisa ditulis seperti ini ” Punya Pacar Penulis? Inilah 8 Kebahagiaan yang Akan Kamu Dapat!”.

    Nah, dari judul tersebut, ada dua unsur di dalamnya. “Pacar penulis” adalah kata kunci, sedangkan “Inilah 8 Kebahagiaan yang Akan Kamu Dapat!” adalah kalimat unik. Jadi kedua unsur tersebut digabungkan. Tujuannya apa?

    Tentu saja tujuannya untuk merayu Google dan user. Google dirayu dengan kalimat kata kunci, sedangkan user dirayu dengan kalimat unik yang menggoda untuk membuatnya ngeklik. Sampai di sini, paham kan?

    3. Perhatikan Teknik Penulisan Artikel

    Selanjutnya, yang perlu dipahami adalah teknik penulisan. Usahakan agar deskripsi atau paragraf awal artikel yang kita tulis mengandung unsur kata kunci yang sedang dituju.

    Banyak blogger yang salah kaprah dengan menyematkan kata kunci di semua paragraf.

    Jangan lakukan itu, sebab Google akan menganggap bahwa artikel kita spam. Ini bisa masuk ke dalam Black Hat SEO.

    Lebih baik lakukan penulisan yang baik, natural, dan bahasa yang mengalir. Jangan lupa juga menyertakan kata kunci turunan di dalam artikel dengan jumlah sewajawarnya.

    4. Perhatikan Jumlah Kata dalam Artikel

    Sebenarnya, jumlah kata di dalam artikel cukup memengaruhi kualitasnya. Usahakan untuk menulis minimal 400 kata.

    Tujuannya adalah agar waktu orang membaca semakin lama sehingga bounce rate yang kita dapatkan nilainya bagus. Dari informasi yang dihimpun, Google menilai kualitas artikel itu dari durasi waktu membaca.

    Jadi, semakin lama user bertahan dalam satu artikel, maka akan dianggap semakin memenuhi standar penulisan yang benar.

    Sebab, secara logika ketika seseorang berlama-lama di dalam blog, berarti dia menikmati tulisan dan mendapatkan informasi yang diinginkan.

    5. Perhatikan User Experience

    Ini penting, namun jarang diperhatikan. Usahakan untuk memanjakan user, baik dari isi konten maupun tampilan.

    Sebab, kita menulis tujuannya adalah untuk dibaca oleh user. Jadi bagaimanapun juga anggap user adalah raja.

    Perhatikan juga, sebaiknya kita fokus pada mobile karena kebanyakan user saat ini menggunakan ponsel daripada komputer.

    Sebaiknya tidak menulis kalimat yang terlalu panjang dalam satu paragraf. Walau ini bukanlah teori pasti, tapi bisa dicoba.

    Kebanyakan artikel sekarang itu menggunakan maksimal 5-6 baris dalam setiap paragafnya. Hal tersebut untuk menghindari kejenuhan serta meningkatkan pengalaman membaca.

    6. Gunakan Internal Link

    Dan yang tak kalah penting juga, kita harus memanfaatkan fitur internal link. Jadi, kita bisa menyeret user untuk membaca artikel lain di dalam blog kita.

    Maka dari itu, dianjurkan untuk memberi label “baca juga” pada sebuah artikel

    Tapi ingat, internal link atau inbound harus yang sesuai. Jangan sampai internal link yang dicantumkan tidak sesuai dengan artikel yang sedang dibahas.

    Sebab, user tidak akan menggubris internal link yang tidak berkaitan karena mereka sedang tidak membutuhkan informasi tersebut.

    Berapa jumlah internal link yang baik? Tidak ada parameter pasti, hanya saja untuk berjaga-jaga agar tidak dianggap spam, berikan internal link sewajarnya saja dan jangan berlebihan.

    7. Optimasi Gambar SEO

    Dan yang terakhir adalah jangan lupa untuk mengoptimasi gambar pada artikel.

    Penting, usahakan memberi gambar pada artikel minimal satu untuk meningkatkan pengalaman user. Dan gambar yang digunakan harus relevan, artinya berkaitan.

    Untuk bersaing di pencarian gambar, pada alt teks gambar usahakan memberi nama sesuai dengan keyword atau kata kunci yang sedang dituju.

    Dan juga gunakan gambar yang unik dengan menyertakan sumbernya. Hal ini menunjukkan profesionalisme kita sebagai blogger yang menghargai hak cipta orang lain.

    Nah, itulah penjelasan tentang cara menulis artikel SEO agar muncul di halaman utama Google.

    Penjelasan di atas adalah dasar, sebab SEO terus berkembang dan harus banyak belajar lagi. Semoga artikel ini bermanfaat dan selamat berkarya!

    Author :  Maulana Affandi