Kategori: Uncategorized

  • Jelaskan Apa yang Dimaksud Isu Sosial, Ini Jawabannya

    Isu sosial mengacu pada permasalahan atau tantangan yang timbul di dalam masyarakat dan mempengaruhi kehidupan sehari-hari individu atau kelompok.

    Isu-isu ini mencakup berbagai bidang, seperti ekonomi, politik, kesehatan, pendidikan, dan hak asasi manusia.

    Masing-masing isu sosial memiliki dampak yang signifikan pada kehidupan sehari-hari individu dan masyarakat secara keseluruhan.

    Dalam konteks ini, penting untuk memahami dan mengatasi isu-isu sosial guna menciptakan masyarakat yang lebih adil dan berkelanjutan.

    Baca juga: Eksklusi Sosial: Pengertian, Penyebab, Contoh, dan Dampaknya

    Salah satu contoh isu sosial yang signifikan adalah ketidaksetaraan ekonomi.

    Ketidaksetaraan ini dapat tercermin dalam sejumlah cara, termasuk pendapatan yang tidak merata, akses terbatas terhadap peluang ekonomi, dan kesenjangan antara kelompok-kelompok sosial.

    Ketidaksetaraan ekonomi dapat menciptakan ketidakadilan sosial dan meningkatkan divisi di antara berbagai lapisan masyarakat.

    Oleh karena itu, perlu upaya untuk menciptakan sistem ekonomi yang lebih inklusif dan berkeadilan.

    Isu kesehatan juga merupakan bagian integral dari isu sosial.

    Akses terbatas terhadap pelayanan kesehatan, ketidaksetaraan dalam distribusi sumber daya kesehatan, dan pandemi global menjadi tantangan utama.

    Isu kesehatan tidak hanya mempengaruhi individu secara langsung tetapi juga memiliki dampak besar pada ketahanan masyarakat.

    Pentingnya upaya bersama dalam menciptakan sistem kesehatan yang merata dan efisien menjadi semakin nyata.

    Baca juga: Pengertian Konflik Sosial, Penyebab, Contoh, dan Dampaknya

    Selain itu, isu-isu pendidikan juga memiliki dampak yang signifikan pada struktur sosial.

    Ketidaksetaraan dalam akses pendidikan, perbedaan kualitas pendidikan antara daerah urban dan rural, serta diskriminasi dalam sistem pendidikan adalah tantangan yang perlu diatasi.

    Pendidikan yang merata dan berkualitas adalah kunci untuk menciptakan masyarakat yang lebih cerdas dan berdaya saing.

    Isu hak asasi manusia juga merupakan fokus utama dalam isu sosial. Diskriminasi rasial, gender, dan agama, serta pelanggaran hak-hak dasar individu, memerlukan perhatian dan tindakan serius dari masyarakat serta pemerintah.

    Perlindungan hak asasi manusia adalah prasyarat untuk mewujudkan masyarakat yang inklusif dan adil.

    Penting untuk mencatat bahwa isu-isu sosial saling terkait dan saling memengaruhi.

    Misalnya, ketidaksetaraan ekonomi dapat memengaruhi akses terhadap pendidikan dan kesehatan, sementara isu-isu kesehatan dapat memperburuk ketidaksetaraan ekonomi.

    Baca juga: Mengenal Apa Itu Selfish dan Dampaknya Untuk Hubungan Sosial

    Oleh karena itu, pendekatan holistik dan berkelanjutan diperlukan dalam penanganan isu-isu sosial.

    Solusi untuk isu-isu sosial melibatkan kerjasama antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, sektor bisnis, dan masyarakat umum.

    Edukasi, advokasi, dan perubahan kebijakan dapat menjadi alat yang efektif dalam menghadapi isu-isu ini.

    Dengan kesadaran yang meningkat dan tindakan konkret, masyarakat dapat bekerja sama untuk menciptakan perubahan positif dan mewujudkan masyarakat yang lebih adil dan berkelanjutan.

  • 7 Pentingnya Kearifan Lokal yang Harus Dilestarikan

    Kearifan lokal merujuk pada pengetahuan, nilai-nilai, tradisi, dan praktik yang berkembang dalam masyarakat setempat.

    Pentingnya kearifan lokal mencakup beberapa aspek yang berpengaruh pada keberlanjutan budaya, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.

    Berikut adalah beberapa poin penting mengenai kearifan lokal:

    1. Konservasi Budaya

    Kearifan lokal mencakup warisan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi, melibatkan bahasa, seni, musik, tarian, dan tradisi lokal yang memperkaya identitas suatu komunitas.

    Dengan mempertahankan kearifan lokal, masyarakat dapat memelihara dan melestarikan keanekaragaman budaya di tengah globalisasi yang cenderung mengarah pada homogenisasi budaya.

    2. Pengelolaan Lingkungan

    Kearifan lokal sering terkait dengan pengetahuan mendalam tentang lingkungan setempat, termasuk cara berkelanjutan dalam menggunakan sumber daya alam.

    Praktik-praktik tradisional yang menghormati alam dan ekosistem setempat dapat membantu dalam konservasi lingkungan dan mencegah degradasi lingkungan.

    3. Pemberdayaan Masyarakat

    Kearifan lokal memberdayakan masyarakat untuk mengelola sumber daya mereka sendiri.

    Pengetahuan lokal yang diperoleh dari pengalaman turun temurun dapat menjadi dasar bagi keberlanjutan ekonomi dan sosial di tingkat lokal.

    Masyarakat yang memahami dan menghargai kearifan lokal mereka cenderung memiliki rasa tanggung jawab yang lebih besar terhadap lingkungan dan komunitas mereka.

    4. Pengembangan Ekonomi Lokal

    Praktik ekonomi lokal, seperti kerajinan tangan tradisional atau pertanian lokal, dapat menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat setempat.

    Memperkuat dan mendukung kegiatan ekonomi lokal tidak hanya meningkatkan kesejahteraan ekonomi tetapi juga menjaga keberlanjutan cara hidup tradisional.

    5. Pertukaran Pengetahuan Antar Generasi

    Kearifan lokal menggambarkan akumulasi pengetahuan dan pengalaman dari generasi ke generasi.

    Ini menciptakan hubungan erat antara generasi yang lebih tua dan lebih muda, memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan nilai.

    6. Peran dalam Pendidikan

    Melibatkan kearifan lokal dalam pendidikan dapat memberikan pandangan yang lebih menyeluruh tentang dunia kepada generasi muda.

    Menghargai kearifan lokal dalam kurikulum dapat membantu meningkatkan pemahaman dan apresiasi terhadap budaya sendiri dan budaya orang lain.

    Dengan menghargai dan memelihara kearifan lokal, masyarakat dapat membangun fondasi yang kuat untuk keberlanjutan budaya, lingkungan, dan sosial.

    Hal ini mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan seimbang di tingkat lokal dan global.

    7. Mempertahankan Identitas

    Kearifan lokal memainkan peran yang sangat penting dalam membentuk identitas suatu komunitas atau masyarakat.

    Identitas ini mencakup aspek-aspek budaya, historis, dan lingkungan yang khas bagi suatu wilayah atau kelompok.

  • Apa Arti Kata Fammun dalam Bahasa Indonesia?

    Mempelajari kosa kata dari berbagai bahasa memiliki banyak manfaat untuk menambah wawasan dan pengetahuan kita.

    Selain Bahasa Inggris, ada beberapa bahasa internasional yang cukup populer dan banyak dipelajari di berbagai dunia, salah satunya adalah Bahasa Arab.

    Bahkan, kebanyakan sekolah di Indonesia juga mempelajari Bahasa Arab agar para siswa memiliki pengetahuan yang luas.

    Baca juga: Kumpulan Doa untuk Orang Sakit Supaya Cepat Sembuh

    Sebab, Bahasa Arab merupakan Bahasa Internasional yang banyak digunakan di seluruh belahan dunia. Terlebih bagi umat Islam, tentu Bahasa Arab sangat penting sebagai dasar bahasa dalam beribadah.

    Maka tak heran jika mempelajari kosa kata dasar Bahasa Arab sering diajarkan kepada siswa untuk menambah pengetahuan serta wawasan.

    Salah satu materi Bahasa Arab yang sering diajarkan adalah kosakata anggota tubuh manusia yang umumnya ada 20.

    Bagi yang sedang mempelajari kosakata anggota tubuh Bahasa Arab, pasti akan mendengar beberapa istilah populer, salah satunya fammun.

    Apa itu fammun?

    Fammun (فم) artinya adalah mulut, yakni bagian tubuh manusia yang digunakan untuk berbicara.

    Fammun sering menjadi bagian yang dibahas karena dapat menjadikan manusia sebagai makhluk yang disayang oleh Allah dan juga bisa mengundang kemurkaan Allah.

    Pasalnya, ketika mulut digunakan untuk menyebut nama Allah dan mengucapkan sesuatu tentang kebaikan, maka seseorang akan mendapat pahala.

    Sebaliknya, jika mulut digunakan untuk berkata kotor dan menggunjing orang lain, maka seseorang akan mendapat dosa dan dilaknat oleh Allah.

    Sehingga, kata fammun sering digunakan oleh pendakwah ketika menyampaikan materi tentang kebaikan, terutama dalam menjaga lisan.

    Baca juga: Cara Menyembelih Hewan Kurban dan Doanya

    Selain fammun, berikut ini adalah beberapa kosakata anggota tubuh dalam Bahasa Arab yang populer diajarkan.

    1. Kepala = Ro’sun

    2. Rambut = Sya’run

    3. Alis = Haajibun

    4. Mata = ‘Ainun

    5. Hidung = Anfun

    6. Pipi = Khodun

    7. Dagu = Daqonun

    8. Telinga = Udzunun

    9. Mulut = Fammun

    10. Gigi = Sinnun

    11. Lidah = Lisaanun

    12. Leher = ‘Unuqun

    13. Pundak = Kutuf

    14. Tangan = Al yaddu

    15. Kuku = Dhufrun

    16. Jari = Ashoobi’u

    17. Kaki = Al qodamu

    18. Paha = Fakhdzun

    19. Perut = Bathnun

    20. Lutut = Rukbatun

  • Kloning merupakan salah satu teknik dalam bioteknologi modern yang dapat dilakukan dengan cara?

    Kloning merupakan salah satu teknik dalam bioteknologi modern yang dapat dilakukan dengan cara menyuntikkan inti sel donor ke sel telur yang inti selnya telah dihapus.

    Selanjutnya, sel telur tersebut diberikan rangsangan listrik atau bahan kimia untuk merangsang pembelahan sel.

    Pembahasan:

    Secara etimologis, istilah kloning atau klonasi berasal dari bahasa Yunani, tepatnya dari kata “Klonus” atau “Kloon,” yang memiliki arti ranting, stek, tunas, atau cangkok.

    Pada dasarnya, kloning adalah pembuatan individu baru yang memiliki identitas genetik yang sama menggunakan kode DNA individu tersebut.

    Kloning secara alami telah ditemukan selama ribuan tahun pada organisme unisel hingga organisme multisel. Dewasa ini, kemajuan bioteknologi modern berkembang pesat dalam mempelajari kloning.

    Sementara dalam bidang ilmu perkebunan (hortikultura), istilah “clon” digunakan hingga abad ke-20, dan kemudian berkembang menjadi “clone,” yang masih tetap digunakan hingga saat ini.

    Menurut Oxford Advanced Learner’s Dictionary, klon (clone) adalah satu kelompok tumbuhan atau organisme yang dihasilkan secara aseksual dari satu pendahulu (ancestor).

    Sementara menurut Encyclopedia Britannica menyebutkan clone (whole organism cloning) sebagai organisme individual yang tumbuh dari satu sel tubuh tunggal orang tuanya yang secara genetik identik.

  • Cara Membuat Toge Goreng dengan Mudah, Dijamin Maknyus!

    Toge goreng adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang lezat dan mudah disiapkan di rumah.

    Dengan bahan utama toge (tauge) yang segar dan bumbu sederhana, kita dapat menikmati sajian yang lezat dan penuh cita rasa.

    Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk membuat toge goreng dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami.

    Bahan-Bahan

    • 300 gram toge segar
    • 2 wortel, serut atau potong tipis
    • 2 batang daun bawang, iris halus
    • 3 siung bawang putih, cincang halus
    • 1 sendok makan kecap manis
    • 1 sendok teh saus tiram
    • Garam dan merica secukupnya
    • Minyak goreng secukupnya

    Langkah-Langkah

    1. Persiapan Bahan

    • Cuci bersih toge, pastikan tidak ada kotoran atau akar yang masih melekat.
    • Serut atau potong tipis wortel sesuai selera.
    • Iris halus daun bawang dan cincang halus bawang putih.

    2. Penggorengan Awal

    • Panaskan sedikit minyak goreng di wajan atau penggorengan.
    • Tumis bawang putih hingga harum, tambahkan wortel, dan aduk rata hingga sedikit layu.

    3. Tambahkan Toge

    • Masukkan toge yang sudah dicuci bersih ke dalam wajan.
    • Aduk merata dan biarkan sebentar hingga toge sedikit layu.

    4. Penyedap Rasa

    • Tambahkan kecap manis, saus tiram, garam, dan merica secukupnya.
    • Aduk rata dan pastikan bumbu meresap ke dalam toge.

    5. Tambahkan Daun Bawang

    • Masukkan daun bawang yang sudah diiris halus ke dalam wajan.
    • Aduk sebentar hingga daun bawang sedikit layu.

    6. Penghidangan

    • Angkat toge goreng dari wajan dan sajikan dalam piring saji.
    • Tambahkan irisan daun bawang sebagai hiasan.

    Tips Tambahan

    • Jika suka, tambahkan irisan cabai rawit untuk memberikan sedikit kepedasan pada toge goreng.
    • Sajikan toge goreng dengan nasi putih hangat atau lontong untuk pengalaman makan yang lebih lengkap.
    • Variasikan dengan menambahkan potongan tahu goreng atau tempe goreng untuk variasi tekstur.

    Dengan langkah-langkah yang sederhana dan bahan yang mudah didapatkan, kita dapat membuat toge goreng sendiri di rumah.

    Rasanya yang gurih, segar, dan lezat membuat toge goreng menjadi pilihan yang populer di berbagai kesempatan. Selamat mencoba dan nikmati kelezatannya bersama keluarga tercinta!

  • Memasak makanan secara perlahan 95 sampai 99 derajat celcius dengan sedikit air disebut?

    Memasak makanan secara perlahan 95 sampai 99 derajat celcius dengan sedikit air dan dihidangkan dengan air rebusan disebut dengan teknik memasak braising.

    Braising berasal dari kata Perancis ‘braiser’, yang mengacu pada teknik memasak menggunakan pemanasan lembap atau basah (moist heat).

    Braising adalah teknik memasak yang melibatkan pemanggangan awal pada suhu tinggi, diikuti dengan memasak lambat dalam cairan pada suhu yang perlahan rendah.

    Teknik ini digunakan untuk memasak potongan daging yang lebih keras dan membutuhkan waktu memasak yang lebih lama agar menjadi lembut dan empuk.

    Baca juga: Cara Memasak dengan Uap Air yang Bertekanan Tinggi Disebut?

    Braising umumnya menghasilkan hidangan yang lezat, dengan daging yang lembut dan bumbu yang meresap.

    Teknik ini juga memberikan fleksibilitas untuk menyesuaikan rasa dan bahan-bahan sesuai selera pribadi.

    Umumnya, koki memanggang bahan masakan terlebih dahulu hingga berwarna kecokelatan sebelum diberi bumbu atau direndam dalam marinasi.

    Setelah itu, bahan tersebut dimasak kembali dengan menambahkan sedikit air dalam wajan yang ditutup agar bumbu dapat meresap dengan sempurna.

    Berikut adalah langkah-langkah dan penjelasan lebih rinci mengenai teknik memasak braising:

    1. Pemanggangan Awal

    Potongan daging yang lebih keras atau bahan makanan lainnya dipanggang di atas suhu tinggi dengan sedikit minyak.

    Tujuan pemanggangan awal adalah menghasilkan kulit yang kecokelatan dan mengembangkan rasa melalui karamelisasi.

    2. Persiapan Cairan

    Setelah pemanggangan awal, tambahkan cairan, seperti kaldu, anggur, atau saus, ke dalam panci. Cairan ini akan memberikan kelembaban dan meresapkan rasa ke dalam bahan makanan.

    3. Penambahan Bumbu dan Sayuran

    Tambahkan bumbu, rempah-rempah, dan sayuran sesuai selera. Bahan tambahan ini akan memberikan kompleksitas rasa dan aroma pada hidangan.

    4. Pemasakan Lambat

    Tutup panci rapat-rapat dan pindahkan ke oven atau gunakan kompor dengan api kecil.

    Proses pemasakan dilakukan pada suhu rendah, biasanya antara 160-175 derajat Celsius, dan memakan waktu yang lebih lama.

    Pemasakan lambat ini memungkinkan enzim dalam daging untuk merusak serat, sehingga menciptakan tekstur yang lembut.

    5. Pemeriksaan Kematangan

    Periksa kematangan bahan makanan secara berkala. Daging dianggap matang jika dapat dengan mudah dipisahkan dan lembut ketika ditusuk dengan garpu.

    6. Penyajian dan Reduksi Saus

    Angkat bahan makanan dari panci dan biarkan sejenak sebelum disajikan.

    Saus yang tersisa di panci dapat direduksi (dimasak hingga berkurang) untuk mendapatkan konsistensi yang lebih kental dan rasa yang lebih pekat.

  • Cara Memasak dengan Uap Air yang Bertekanan Tinggi Disebut?

    Cara memasak dengan uap air yang bertekanan tinggi disebut steaming.

    Steaming adalah metode memasak dimana makanan dimasak dengan menguapkan air panas.

    Proses melibatkan penempatan makanan di atas atau di dalam wadah yang ditempatkan di atas air mendidih atau dalam alat yang menghasilkan uap panas.

    Selama proses steaming, uap air yang dihasilkan menciptakan lingkungan panas dan lembab yang memasak makanan secara merata.

    Proses steaming sangat umum digunakan untuk memasak sayuran, ikan, daging, dan makanan lainnya.

    Keuntungan dari metode ini adalah mempertahankan nutrisi makanan karena makanan tidak terendam dalam air selama proses memasak.

    Steaming juga dianggap sebagai metode memasak yang lebih sehat karena tidak memerlukan tambahan minyak atau lemak.

    Berbagai peralatan dapat digunakan untuk steaming, seperti wadah steamer khusus, rak steamer yang dapat ditempatkan di atas panci berisi air mendidih, atau perangkat elektrik khusus yang dirancang untuk proses steaming.

    Selain menjaga kelembaban dan nutrisi makanan, steaming juga dianggap sebagai cara memasak yang lebih ringan dan ramah lingkungan karena tidak memerlukan penggunaan minyak atau lemak tambahan.

    Beberapa manfaat steaming meliputi:

    1. Mempertahankan Nutrisi

    Karena makanan tidak terendam dalam air selama proses memasak, nutrisi dan vitamin dalam makanan lebih mungkin untuk dipertahankan. Ini membuat steaming menjadi pilihan populer untuk mempertahankan kualitas nutrisi makanan.

    2. Tidak Memerlukan Lemak Tambahan

    Tidak seperti metode memasak lain yang mungkin memerlukan minyak atau lemak untuk proses memasak atau menggoreng, steaming memungkinkan makanan dimasak tanpa tambahan lemak, membuatnya lebih rendah kalori dan lemak.

    3. Kelembapan yang Dijaga

    Steaming menghasilkan uap panas yang menjaga kelembaban makanan, menghasilkan tekstur yang lembut dan empuk. Ini membuatnya ideal untuk memasak makanan laut, sayuran, dan daging tanpa mengurangi kelembutan atau kelezatan.

    4. Pemeliharaan Warna dan Rasa

    Karena makanan tidak terpapar secara langsung dengan air, warna dan rasa makanan umumnya dipertahankan dengan baik selama proses steaming.

    Dengan berbagai keuntungan ini, steaming menjadi pilihan yang populer dalam memasak makanan sehat dan lezat.

  • 12 Pengertian Media Sosial Menurut Para Ahli

    Media sosial adalah platform atau situs web yang memungkinkan pengguna untuk membuat, berbagi, dan berpartisipasi dalam interaksi online.

    Dengan media sosial, orang dapat terhubung, berkomunikasi, dan berbagi informasi dengan teman, keluarga, dan bahkan orang-orang di seluruh dunia.

    Media sosial mencakup berbagai platform seperti Facebook, Twitter, Instagram, LinkedIn, TikTok, dan banyak lainnya.

    Melalui media sosial, pengguna dapat memposting teks, gambar, video, serta berpartisipasi dalam berbagai bentuk interaksi seperti komentar, suka, dan berbagi.

    Platform ini memainkan peran penting dalam menghubungkan orang, menyebarkan informasi, dan memfasilitasi komunikasi online.

    Baca juga: 5 Media Sosial yang Pernah Hits di Indonesia dan Berakhir Punah

    Pengertian Media Sosial Menurut Para Ahli

    Berikut ini adalah beberapa pengertian media sosial menurut para ahli.

    1. Kottler dan Keller

    Pengertian media sosial adalah media yang digunakan oleh konsumen untuk berbagi teks, gambar, suara, video dan informasi dengan orang lain.

    2. Taprial dan Kanwar

    Mendefinisikan media sosial adalah media yang digunakan seseorang untuk menjadi sosial, atau mendapatkan daring sosial dengan berbagi isi, berita, foto dan lain-lain dengan orang lain.

    3. Kaplan dan Haenlein

    Menyatakan bahwa media sosial ialah sekelompok apliksi berbasis internet yang dibangun dengan dasar-dasar ideologis dari web 2.0 yang berupa platform dari evolusi media sosial yang memungkinkan terjadinya penciptaan dan pertukaran dari User Generated Content.

    4. Nabila et al. (2020)

    Media sosial merupakan sebuah media online yang beroperasi dengan bantuan teknologi berbasis web yang membuat perubahan dalam hal komunikasi yang dahulu hanya dapat satu arah dan berubah menjadi dua arah atau dapat disebut sebagai dialog interaktif.

    5. Ardiansah dan Maharani (2021)

    Media sosial merupakan sebuah sarana atau wadah digunakan untuk mempermudah interaksi diantara sesama pengguna dan mempunyai sifat komunikasi dua arah, media sosial juga sering digunakan untuk membangun citra diri atau profil seseorang, dan juga dapat dimanfaat kan oleh perusahaan sebagai media pemasaran.

    6. Van Dijk dalam Nasrullah (2015)

    Menyatakan bahwa media sosial adalah platform media yang memfokuskan pada eksistensi pengguna yang memfasilitasi mereka dalam beraktifitas maupun berkolaborasi.

    7. Meike dan Young dalam Nasrullah (2015)

    Mengartikan kata media sosial sebagai konvergensi antara komunikasi personal dalam arti saling berbagi diantara individu (to be share one-to-one) dan media publik untuk berbagi kepada siapa saja tanpa ada kekhususan individu.

    8. Dr. Rulli Nasrullah M.Si.

    Media Sosial merupakan medium di internet yang memungkinkan penggunanya mempresentasikan dirinya maupun berinterakasi, bekerjasama, saling berbagi, berkomunikasi dengan pengguna lainnya, dan membentuk ikatan sosial secara virtual.

    9. Ardianto (dalam Watie, 2011:71)

    Mengemukakan media sosial online, adalah jejaring sosial online bukan media masa online, dikarenakan media sosial mempunyai kekuatan sosial yang dapat mempengaruhi opini publik yang berkembang ditengah masyarakat banyak.

    10. Chris Brogan (2010)

    Menyebutkan bahwa media sosial adalah suatu perangkat alat komunikasi yang memuat berbagai kemungkinan untuk terciptanya bentuk interaksi gaya baru.

    11. B.K. Lewis (2010)

    Media sosial merupakan suatu label yang merujuk pada teknologi digital yang berpotensi membuat semua orang untuk saling terhubung dan melakukan interaksi, produksi dan berbagi pesan.

    12. Dave Kerpen (2011)

    Media sosial memiliki definisi sebagai suatu tempat kumpulan gambar, video, tulisan hingga hubungan interaksi dalam jaringan, baik itu antar individu maupun antar kelompok seperti organisasi.

  • Pengertian Penilaian Sumatif dan Perbedaannya dengan Penilaian Formatif

    Penilaian sumatif adalah penilaian yang bertujuan untuk menilai pencapaian tujuan pembelajaran atau Capaian Pembelajaran (CP) murid, sebagai dasar penentuan kenaikan kelas atau kelulusan dari satuan pendidikan.

    Penilaian pencapaian hasil belajar siswa dilakukan melalui perbandingan antara hasil belajar siswa dengan kriteria pencapaian tujuan pembelajaran.

    Sederhananya, penilaian sumatif adalah jenis penilaian yang dilakukan untuk mengevaluasi hasil akhir atau pencapaian keseluruhan siswa pada suatu periode pembelajaran tertentu.

    Penilaian ini memberikan gambaran tentang sejauh mana siswa telah mencapai tujuan pembelajaran dan kemampuan yang diharapkan pada akhir suatu periode, seperti semester atau tahun ajaran.

    Perbedaan Penilaian Sumatif dan Formatif

    Adapun perbedaan penilaian sumatif dan formatif adalah sebagai berikut:

    1. Waktu Pelaksanaan

    Penilaian formatif umumnya dilaksanakan selama unit, bab, atau kompetensi sedang berlangsung, baik di awal maupun sepanjang proses pembelajaran.

    Sementara itu, penilaian sumatif dilakukan pada tahap akhir pembelajaran.

    2. Tujuan Penilaian

    Penilaian formatif ditujukan untuk memahami perkembangan penguasaan siswa terhadap suatu unit/bab/kompetensi yang sedang dipelajari.

    Sebaliknya, penilaian sumatif bertujuan untuk mengevaluasi pencapaian siswa setelah menyelesaikan pembelajaran pada suatu unit/bab/kompetensi.

    3. Output

    Hasil akhir dari penilaian formatif berfungsi sebagai landasan untuk meningkatkan proses pembelajaran suatu unit/bab/kompetensi yang sedang dipelajari, sehingga peserta didik dapat mencapai penguasaan yang optimal.

    Di sisi lain, hasil akhir dari penilaian sumatif berperan sebagai bukti terkait pemahaman yang telah dikuasai oleh siswa.

    4. Hasil penilaian

    Hasil penilaian formatif tidak digunakan untuk menetapkan nilai rapor, keputusan kenaikan kelas, kelulusan, atau keputusan penting lainnya. Sebaliknya, penilaian sumatif digunakan untuk menentukan aspek-aspek tersebut.

    Itulah perbedaan dasar antara penilaian formatif dan penilaian sumatif.

    Dalam Kurikulum Merdeka, guru diharapkan lebih memprioritaskan penilaian formatif untuk mendapatkan umpan balik dan memantau perkembangan murid.

    Meskipun begitu, penilaian sumatif tetap diterapkan untuk menilai pencapaian tujuan pembelajaran.

  • Akar 29 Adalah? Ini Jawaban yang Tepat

    Akar dari 29 sering disimbolkan sebagai √29 adalah nilai matematika yang ketika dikuadratkan (dikalikan dengan dirinya sendiri), menghasilkan angka 29.

    Dalam bentuk desimal, nilai akar dari 29 adalah sekitar 5.385164807134504. Jadi, secara matematis, √29 adalah bilangan yang, ketika dipangkatkan dua, menghasilkan 29.

    Namun, karena 29 bukanlah bilangan yang dapat dinyatakan sebagai hasil kuadrat sempurna, kita menggunakan notasi akar untuk menyatakan nilainya.

    Sehingga, akar 29 adalah 5,39.

    Pembahasan:

    Akar dalam matematika adalah operasi yang bertentangan dengan pemangkatan. Dalam notasi matematika, akar sering disimbolkan dengan simbol akar (√). Akar dari sebuah bilangan a dinyatakan sebagai √a.
    ​
    Secara umum, akar pangkat dua (√a) dari suatu bilangan adalah bilangan yang ketika dipangkatkan dua, menghasilkan bilangan tersebut. Misalnya, √25 adalah 5, karena 5² = 25.

    Beberapa istilah terkait akar:

    • Akar Kuadrat (√a) : Bilangan yang, jika dipangkatkan dua, menghasilkan bilangan a. Contoh: √9=3, karena 3²=9.
    • Akar Pangkat Tiga (³√a): Bilangan yang, jika dipangkatkan tiga, menghasilkan bilangan a. Contoh: ³√8=2, karena 2³=8.