Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Ditjen Pendidikan Islam melibatkan profesor asal Universitas Charles Darwin Australia, Greg Shaw untuk dampingi e-Learning guru Madrasah.

Hal ini disampaikan oleh Direktur GTK, Suyitno, usai melangsungkan pertemuan virtual dengan Greg yang difasilitasi oleh konsultan TASS, Kamis (18/6/2020).

“Direktorat GTK Madrasah melibatkan Profesor Greg Shaw untuk mendapatkan masukan terkait penerapan LMS,”ujar Suyitno.

Dalam diskusi tersebut, ada pembahasan mendalam tentang bagaimana perubahan paradigma serta tataran dunia pendidikan di tengah kemajuan teknologi saat ini.

Greg juga menyampaikan jika pembelajaran daring atau online membutuhkan perubahan paradigma dari semua stakeholder. Sebab, penggunaan e-learning dalam dunia pendidikan bisa memberi opsi pengelolaan yang lebih modern dan terukur.

Suyitno membenarkan hal tersebut. Ia menambahkan jika pembelajaran via daring adalah sebuah keharusan di masa pandemi covid-19. Oleh karenanya, Suyitno ingin para guru memiliki kemampuan untuk menggunakan perangkat teknologi agar pembelajaran via online bisa berjalan sebagaimana mestinya.

“Pemanfaatan teknologi menjadi senjata utama seorang guru, salah satu sisi positif dari Covid-19 guru dipaksa secara langsung untuk menggunakan dan memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran tidak hanya melulu harus tatap muka di kelas,” ungkap Suyitno.