Setelah lulus dari SMA, kebanyakan orang akan melanjutkan pendidikannya ke Perguruan Tinggi dan memilih Universitas impiannya. Berbagai proses seleksi dilakukan, mulai dari SNMPTN, SBMPTN, sampai jalur lokal/mandiri pun akan ditempuh agar bisa masuk di Universitas impiannya.

Namun, kadang harapan tidak sesuai dengan kenyataan. Usaha yang sudah dilakukan sepenuh hati kadang tidak mendapat hasil maksimal. Setelah bersusah payah mengikuti seleksi, ternyata tidak diterima di Universitas impian yang dituju.

Tentu saja hasil tersebut akan membuat rasa kecewa yang teramat besar. Bahkan tidak sedikit yang enggan untuk kuliah dan memilih bekerja karena tidak diterima di Universitas impian.

Nah, buat kamu yang mengalami hal ini, ada baiknya kamu akhiri rasa sedih dan kecewa tersebut. Kamu harus tetap melanjutkan pendidikan dengan beberapa pertimbangan berikut ini:

Baca juga: Apakah Kuliah Menjamin Kesuksesan Seseorang? Inilah Jawabannya

1. Sadarlah jika ada kebaikan di balik ini semua

Hal pertama yang harus kamu ingat adalah tidak ada sesuatu yang terjadi secara kebetulan. Bisa jadi ini skenario terbaik Tuhan yang akan membuatmu semakin bersinar di kemudian hari. Kamu harus menerima apapun hasilnya, yang paling penting kamu sudah berusaha. Bisa jadi kamu nanti menjadi orang yang hebat walaupun tidak di Universitas impian.

2. Universitas impian bukan satu-satunya tempat untuk meraih mimpi

Ingatlah, setiap Universitas memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Boleh jadi kamu tidak diterima di Universtias impianmu, tapi bukan berarti Universitas lain tidak baik. Kamu harus mencobanya. Tapi ingat, sebelum menentukan pilihan, perhatikan terlebih dahulu bakat dan minatmu agar tidak salah jalan.

3. Kenali potensi dan kemampuan diri sendiri

Dengan kegagalan, kamu bisa mengenali potensi dan kemampuan diri sendiri dengan lebih baik. Kamu akan tahu kekuranganmu sehingga bisa ditingkatkan lagi. Justru kegagalan ini baik sehingga kamu bisa introspeksi diri. Kebanyakan orang yang tidak pernah gagal akan sulit berkembang karena tidak mengetahui kekurangan dirinya sendiri.

4. Sebagai pengalaman untuk orang lain

Dan yang paling penting adalah pengalaman yang kamu dapat. Pengalaman ini bisa kamu salurkan kepada adik, ataupun orang lain yang ingin mendaftar ke Universitas suatu saat nanti. Kamu bisa berbagi pengalaman yang baik dan tentunya bermanfaat bagi orang lain.

Nah, itulah yang harus kamu pikirkan dan lakukan ketika gagal seleksi di Universitas impian. Jangan berkecil hati. Ingat, semua yang terjadi pasti ada maksud besar yang bermanfaat di baliknya. Tetap semangat!