Setelah lulus dari bangku SMA, kebanyakan orang akan melanjutkan pendidikannya ke Perguruan Tinggi dan memilih Universitas impiannya, termasuk kamu, bukan?

Yap, menjadi Mahasiswa adalah sebuah keinginan dan harapan besar bagi setiap orang. Terlebih lagi jika berhasil menduduki bangku perkuliahan di Universitas impian.

Sebab setiap orang pasti memiliki Universitas impiannya masing-masing. Untuk mewujudkan impian tersebut, berbagai proses seleksi akan dilakukan. Mulai dari SNMPTN, SBMPTN, sampai jalur lokal/mandiri pun ditempuh untuk bisa masuk di Universitas impiannya.

Namun, kadang harapan tidak sesuai dengan kenyataan. Terkadang usaha dan upaya yang sudah dilakukan tidak mendapat hasil maksimal. Setelah bersusah payah mengikuti seleksi, ternyata tidak diterima di Universitas impian yang dituju.

Tentu saja hasil tersebut akan membuat rasa kecewa yang teramat besar. Bahkan dari kegagalan tersebut banyak yang enggan untuk melanjutkan kuliah dan memilih untuk bekerja saja.

Apakah kamu mengalaminya juga?

Nah, buat kamu yang mengalami kegagalan ini, jangan larut dalam kesedihan dan kekecewaan, ya! Sedih dan kecewa itu wajar, tapi ada baiknya kamu segera mengakhirinya karena sedih dan kecewa sama sekali tidak bermanfaat, apalagi untuk kesehatan.

Kamu harus tetap melanjutkan pendidikan walau tidak di Universitas impian sekalipun. Ada beberapa pertimbangan penting kenapa kamu harus mengakhiri rasa sedih dan kecewa tersebut. Berikut diantaranya:

1. Sadarlah Jika Ada Hikmah di Balik Kegagalanmu

Hal pertama yang harus kamu ingat adalah tidak ada sesuatu yang terjadi secara kebetulan. Semua yang kamu alami sebenarnya sudah ditentukan oleh-Nya. Bisa jadi ini skenario terbaik Tuhan yang akan membuatmu semakin bersinar di kemudian hari.

Kamu harus menerima apapun hasilnya, yang terpenting kamu sudah berusaha dengan maksimal. Terlepas hasil yang tidak sesuai harapan, itu sudah jadi rahasia Tuhan.

Untuk itu jangan menyerah, apalagi memutuskan untuk tidak kuliah. Ingatlah, ada sesuatu yang besar akan menghampirimu. Bisa jadi suatu saat nanti kamu menjadi orang yang sukses walau tidak kuliah di Universitas impian.

2. Mengenal Potensi Diri Lebih Dalam

Dengan kegagalan, kamu bisa mengenali potensi dan kemampuan diri sendiri dengan lebih baik. Kamu akan tahu kekuranganmu dan penyebab kenapa tidak masuk di Universitas Impian.

Nah, tugasmu selanjutnya adalah memperbaiki kekurangan dan mengasah potensi di dalam diri. Lantas coba lagi. Jangan pernah takut untuk gagal.

Sebab kegagalan itu sebuah proses yang bisa kamu gunakan untuk introspeksi diri. Kebanyakan orang yang tidak pernah gagal akan sulit berkembang karena tidak mengetahui kekurangan dirinya sendiri.

3. Sebagai Pengalaman untuk Orang Lain

Yang tak kalah penting juga adalah pengalaman yang kamu dapat. Pengalaman ini bisa kamu salurkan kepada adik, ataupun orang lain yang ingin mendaftar ke Universitas suatu saat nanti.

Sebab berbagi pengalaman itu tidak harus yang baik saja, tapi juga kadang pengalaman kurang baik pun harus dibagikan agar orang lain bisa belajar dari pengalaman tersebut.

Jadi, kamu bisa berbagi pengalaman tentang kegagalanmu masuk ke Universitas impian. Tentu saja kamu harus menyampaikan lengkap dengan alasan dan solusinya.

Hal ini bisa menjadi pelajaran yang akan memberi informasi tambahan bagi orang lain. Dan kamu pun akan menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain atas pengalamanmu.

4. Masih Banyak Universitas Lain Untuk Meraih Mimpi

Jangan pernah terpaku dengan satu Universitas saja. Ingatlah, masih banyak Universitas lain yang tentunya tak kalah dengan Universitas impianmua.

Ketahui pula bahwa setiap Universitas pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Boleh jadi kamu tidak diterima di Universtias impianmu, tapi bukan berarti Universitas lain tidak baik.

Kamu harus mencobanya. Masih banyak Universitas yang layak untuk kamu tuju, salah satunya adalah Masoem University. Yap, kampus yang terkenal dengan julukan ‘kuliah malam di Bandung‘ ini memang cukup populer di Kota Kembang.

Ada banyak jurusan yang bisa kamu tempuh di sini, mulai dari Ilmu Komputer, Ilmu Ekonomi, Ilmu Pertanian, Pendidikan, sampai dengan Bahasa Inggris.

Jadi buat kamu yang sedang mencari jurusan Bahasa Inggris di Bandung, maka Kampus ini adalah salah satu alternatif pilihan terbaik.

Selain fasilitas dan pelayanan yang prima. Universitas yang berlokasi di Jl. Raya Cipacing No. 22 Jatinangor 45363 Jawa Barat ini juga terkenal dengan paket hemat, yang mana biayanya cukup terjangkau.

Agar lebih jelas, berikut adalah detail biaya perkuliahan di Masoem University.

KELAS REGULER BIAYA NORMAL

1. S1 Bimbingan Konseling

  • Biaya Semester I (Rp 4.300.000)
  • Biaya Semester II (Rp 3.900.000)

2. S1 Pend. Bahasa Inggris

  • Biaya Semester I (Rp 4.300.000)
  • Biaya Semester II (Rp 3.900.000)

3. S1 Pertanian

  • Biaya Semester I (Rp 4.300.000)
  • Biaya Semester II (Rp 3.900.000)

4. S1 Perbankan Syariah

  • Biaya Semester I (Rp 4.450.000)
  • Biaya Semester II (Rp 4.050.000)

5. S1 Sistem Informasi

  • Biaya Semester I (Rp 4.700.000)
  • Biaya Semester II (Rp 4.300.000)

6. D3 M. Informatika

  • Biaya Semester I (Rp 4.350.000)
  • Biaya Semester II (Rp 3.950.000)

7. D3 Komputer Akuntansi

  • Biaya Semester I (Rp 4.350.000)
  • Biaya Semester II (Rp 3.950.000)

KELAS REGULER BIAYA DISKON 30 PERSEN

1. S1 Bimbingan Konseling

  • Biaya Semester I (Rp 3.130.000)
  • Biaya Semester II (Rp 2.730.000)

2. S1 Pend. Bahasa Inggris

  • Biaya Semester I (Rp 3.130.000)
  • Biaya Semester II (Rp 2.730.000)

3. S1 Pertanian

  • Biaya Semester I (Rp 3.130.000)
  • Biaya Semester II (Rp 2.730.000)

4. S1 Perbankan Syariah

  • Biaya Semester I (Rp 3.235.000)
  • Biaya Semester II (Rp 2.835.000)

5. S1 Sistem Informasi

  • Biaya Semester I (Rp 3.410.000)
  • Biaya Semester II (Rp 3.010.000)

6. D3 M. Informatika

  • Biaya Semester I (Rp 3.165.000)
  • Biaya Semester II (Rp 2.765.000)

7. D3 Komputer Akuntansi

  • Biaya Semester I (Rp 3.165.000)
  • Biaya Semester II (Rp 2.765.000)

KELAS REGULER SORE/KARYAWAN BIAYA NORMAL

1. S1 Bimbingan Konseling

  • Biaya Semester I (Rp 4.650.000)
  • Biaya Semester II (Rp 4.250.000)

2. S1 Pend. Bahasa Inggris

  • Biaya Semester I (Rp 4.650.000)
  • Biaya Semester II (Rp 4.250.000)

3. S1 Pertanian

  • Biaya Semester I (Rp 4.650.000)
  • Biaya Semester II (Rp 4.250.000)

4. S1 Perbankan Syariah

  • Biaya Semester I (Rp 4.850.000)
  • Biaya Semester II (Rp 4.450.000)

5. S1 Sistem Informasi

  • Biaya Semester I (Rp 5.100.000)
  • Biaya Semester II (Rp 4.700.000)

6. D3 M. Informatika

  • Biaya Semester I (Rp 4.650.000)
  • Biaya Semester II (Rp 4.250.000)

7. D3 Komputer Akuntansi

  • Biaya Semester I (Rp 4.650.000)
  • Biaya Semester II (Rp 4.250.000)

KELAS REGULER SORE/KARYAWAN BIAYA DISKON 30 PERSEN

1. S1 Bimbingan Konseling

  • Biaya Semester I (Rp 3.375.000)
  • Biaya Semester II (Rp 2.975.000)

2. S1 Pend. Bahasa Inggris

  • Biaya Semester I (Rp 3.375.000)
  • Biaya Semester II (Rp 2.975.000)

3. S1 Pertanian

  • Biaya Semester I (Rp 3.375.000)
  • Biaya Semester II (Rp 2.975.000)

4. S1 Perbankan Syariah

  • Biaya Semester I (Rp 3.515.000)
  • Biaya Semester II (Rp 3.115.000)

5. S1 Sistem Informasi

  • Biaya Semester I (Rp 3.690.000)
  • Biaya Semester II (Rp 3.290.000)

6. D3 M. Informatika

  • Biaya Semester I (Rp 3.375.000)
  • Biaya Semester II (Rp 2.975.000)

7. D3 Komputer Akuntansi

  • Biaya Semester I (Rp 3.375.000)
  • Biaya Semester II (Rp 2.975.000)

Nah, itulah yang harus kamu pikirkan dan lakukan ketika gagal seleksi di Universitas impian. Jangan berkecil hati. Ingat, semua yang terjadi pasti ada maksud besar yang bermanfaat di baliknya. Tetap semangat!