Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Nizam mengatakan perguruan tinggi harus bisa mencetak lulusan yang punya talenta, kreatif, adaptif, mampu berpikir serta bekerja lintas disiplin ilmu di era disrupsi seperti saat ini. Hal tersebut disampaikan pada webinar yang dilakukan pada Rabu (17/06/2020) bersama civitas akademika Universitas Jember.

Adapun tema yang diangkat adalah “Kampus Merdeka – Merdeka Belajar dalam Tatanan Normal Baru”. Dalam webinar tersebut, Nizam menyampaikan banyak hal terkait dengan perkembangan zaman saat ini.

Baca juga: Menkes: Aktivitas Sekolah Akan Diberhentikan Jika Ada Kasus Positif

Nizam juga menjelaskan bahwa perkembangan teknologi begitu pesat. Hadirnya teknologi ini mengubah pola interaksi dan pola bekerja manusia. Dengan begitu, kampus-kampus diharapkan mampu beradaptasi karena jika masih konvensional, kampus akan ditinggalkan oleh mahasiswanya.

“Untuk itu paradigma pembelajaran di kampus harus berubah. Perguruan tinggi harus berani mendisrupsi diri dan merubah mindset bahwa kampus merupakan transisi dari masa pendidikan menuju dunia kerja atau profesi yang masing-masing individu berbeda dalam merencanakan masa depannya. Pola inilah yang didorong pemerintah melalui kebijakan Merdeka Belajar: Kampus Merdeka,” jelas Nizam dalam siaran pers, dikutip dari kompas.com.

Nizam juga mengatakan bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan prioritas nasional dalam jangka 5 waktu ke depan. Oleh karenanya, Nizam berharap agar kampus bisa mencetak lulusan-lulusan terbaik yang memiliki daya saing tinggi untuk menghadapi era disrupsi.