Sastrawacana.id

Kata Turunan Adalah? Ini Penjelasan dan Contohnya

Pengertian Kata Turunan

Kata turunan adalah kata yang sudah berubah bentuk dan maknanya karena proses penambahan imbuhan, baik awalan (prefiks), sisipan (infiks), maupun akhiran (sufiks).

Proses perubahan ini membuat kata turunan tidak lagi sama dengan kata dasar, baik dari segi bentuk maupun dari segi makna yang dikandungnya.

Menurut KBBI, kata turunan adalah kata yang terbentuk sebagai hasil proses afiksasi, reduplikasi, atau penggabungan.

Dengan kata lain, sebuah kata dasar bisa berubah menjadi kata turunan melalui beberapa cara, misalnya dengan penambahan imbuhan, pengulangan kata, atau penggabungan dua kata dasar yang berbeda. Perubahan inilah yang menjadikan bahasa menjadi lebih kaya dan bervariasi.

Jadi, kata turunan adalah kata dasar yang telah berubah bentuk karena diberi imbuhan di awal, akhir, atau tengah.

Melalui proses ini, kata dasar bisa digunakan dalam berbagai konteks kalimat sesuai kebutuhan penutur.

Kata turunan juga membuat kalimat menjadi lebih ekspresif, karena satu kata dasar dapat menghasilkan banyak variasi makna setelah diberi imbuhan yang berbeda.

Contoh Kata Turunan

Dari berbagai contoh di atas dapat dipahami bahwa satu kata dasar mampu menghasilkan banyak kata turunan.

Misalnya kata pukul bisa melahirkan kata turunan dipukul, memukul, hingga terpukul. Setiap bentuk turunan tersebut memiliki arti yang berbeda sesuai imbuhan yang ditambahkan.

Hal ini menunjukkan bahwa kata turunan sangat penting dalam pembentukan kosakata bahasa Indonesia karena menjadikan komunikasi lebih kaya, bervariasi, dan terperinci.

Exit mobile version