Di zaman yang serba digital ini, hampi semua sektor sudah mulai beralih ke online, termasuk industri penerbitan buku. Ya, beberapa tahun belakangan ini, produk buku digital atau ebook sedang naik daun.

Tidak sedikit yang lebih suka dan tertarik untuk membaca ebook, daripada buku cetak dengan alasan lebih praktis dan mudah dibawa ke mana saja. Tentu saja fenomena ini menggeser kedudukan buku cetak yang kini mulai menurun peminatnya.

Padahal, secara umum, harga ebook lebih mahal daripada buku fisik. Tapi tetap saja, dengan alasan praktis, orang-orang lebih memilih ebook. Namun, terlepas dari itu semua, tahukah kamu kenapa ebook lebih mahal daripada buku cetak? Kalau belum tahu, mari simak beberapa faktanya berikut ini.

Baca juga: 5 Aplikasi Baca Novel Online Terbaik dan Gratis

1. Ebook Lebih Praktis dan Nyaman

baca ebook
photo: pexels

Ketika seseorang sudah nyaman dengan satu pilihan, maka ia akan siap berkorban. Begitupula dengan ebook. Banyak yang merasa nyaman dengan ebook sehingga mereka rela mengeluarkan nominal yang lebih tinggi.

Selain itu, membeli ebook juga tak serumit membeli buku cetak. Kamu hanya perlu membuka platform toko buku, kemudian klik pesan dan bayar. Berbeda dengan buku cetak. Kamu harus ke toko buku terlebih dahulu. Walaupun bisa pesan online, tapi kamu tidak bisa langsung membaca karena menunggu buku datang.

2. Ebook Lebih Awet

Salah satu alasan yang membuat ebook bernilai lebih tinggi adalah kekuatannya. Jika file tidak terhapus, maka ia tidak akan pernah usang sampai kapanpun. Berbeda dengan buku cetak yang rentan rusak, misalnya sobek atau terkena air. Jadi, secara teknis, ebook lebih awet sehingga harganya pun menjadi lebih tinggi.

Baca juga: 7 Aplikasi Belajar Online Terbaik untuk Menunjang Prestasi di Sekolah

3. Penerbit Ingin Buku Cetak Tetap Eksis

Kebanyakan penerbit serta penulis masih ingin buku cetak tetap eksis. Oleh karenanya, salah satu pertimbangan menaikkan harga ebook adalah agar posisi buku cetak tidak terlalu tergeser. Sebab, ketika ebook dibanderol dengan harga yang murah, maka itu adalah sebuah mimpi buruk bagi buku cetak. Jadi, dengan pertimbangan itulah kenapa ebook dijual dengan harga yang lebih tinggi.

4. Pajak Ebook Cukup Tinggi

Beberapa negara memiliki aturan pajak yang cukup tinggi pada produk buku digital. Contohnya di Inggris, pemerintah setempat mengenakan pajak yang cukup tinggi untuk ebook, yakni sebesar 20 persen. Oleh karenanya, harga ebook cukup fantastis di sana.

5. Risiko Pembajakan Tinggi

Semua karya memang memiliki risiko dibajak. Tapi untuk ebook, risikonya lebih tinggi karena pembajak tidak butuh alat cetak, kertas, dan sebagainya. Tentu saja pembajakan ini juga memberi dampak pada pemasaran serta penjualan. Sehingga kebanyakan penerbit mengantisipasi terjadinya pembajakan ini dengan cara menjual ebook dengan harga yang lebih tinggi.

Baca juga: 11 Situs Jurnal Internasional Gratis untuk Mahasiswa

6. Sistem Penjualan Berbeda

Sistem penjualan ebook berbeda dengan buku cetak. Jika buku cetak biasanya melibatkan agen atau pengecer, maka ebook tidak. Ebook langsung dijual oleh penerbit dan tanpa perantara lagi. Penerbit akan bekerjasama dengan beberapa platform jual beli buku digital seperti Google Play Book. Tentunya penerbit akan membayar pajak kepada platform ketika ebook terjual.