“Tak ada yang lebih berantakan dari daun-daun yang berguguran, ada yang kurindukan selalu melihat senyummu yang membuat aku kecanduan”

“Menatap Indah langit kelabu seakan terbayang wajah indah di mataku sedikit rasa rindu itu kini jadi candu kasihku, kita adalah satu aku dan kamu sebagai cinta yang utuh yang tak terpisahkan oleh jarak dan waktu”

“Ini masih terlalu pagi namun mimpi tentangmu telah membangunkanku dari rindu yang terjaga”

“Entah kenapa saat aku menatap langit bayang wajahmu selalu datang diantara remahan bintang-bintang apa aku terlalu rindu”

“Aku suka berlama-lama dengan sepi, Sebab ia bisa menenangkan kegunaan hati. Tapi aku benci ketika rindu tiba-tiba turut menghampiri”

“Di hadapan senja Aku ingin jangan lagi ada jeda diantara kita, Mari saling menjaga dan merawat cinta hingga kita menua bersama dan Abadi dalam pelukan semesta”

Baca juga : 

“Rasa yang paling menyakitkan adalah ketika kita terjebak pada cinta yang rahasia tanpa berani mengutarakan, dan hanya bisa memendam perasaan hingga pada akhirnya hanya Berujung sia-sia”

“Pada Jingga yang menawan ingin kuceritakan perihal melepaskan yang saat ini sedang aku usahakan ini. Mulai Hilangkan rasa rinduku perlahan, kubiarkan tersapu angin hingga terbawa ke atas awan sebab rindu yang kujaga tak juga mendapat balasan”

“Soal rindu aku tak bisa berpura-pura, untuk besok aku tak akan membiarkan perasaanku perlahan terbunuh oleh egoku”

“Haruskah aku bahagia karena kita adalah teman? Atau menangis karena kita tak akan bisa lebih dari itu?”

“Terkadang Aku tak bisa melihat diriku sendiri saat Aku bersamamu. Yang bisa kulihat hanya Kau”

“Mencintaimu cuma butuh waktu sebagian detik, tapi untuk melupakanmu butuh waktu seumur hidupku”

“Cinta begitu sejati apabila kamu mampu melihat, mendengar dan menyentuhnya dengan benar tanpa harus beralasan”

“Kamu adalah alasanku Mengapa aku tetap disini menunggumu tanpa aku disisimu dan menunggu kau bahagia denganku karena kamu adalah jantungku di setiap waktu”

“Aku mencintaimu karena seluruh alam semesta bekerja sama untuk membantuku menemukanmu”

“Rindu ini harusnya tidak pernah kesakitan, Bila saja yang memiliki kejelasan tujuan tapi aku sendiri masih kebingungan pada siapa rindu ini diantar kan”

“Kau adalah sesuatu yang sulit kujamah harap demi harap selalu aku semogakan dalam untaian doa. Namun semua hanyalah angan semata yang tak akan pernah menjadi kita dalam kisah yang nyata”

“Engkau adalah jantungku, hidupku, satu satunya yang aku pikirkan”

“Aku semakin mencintaimu karena aku telah percaya engkau menyukai diriku apa adanya, dan bukan karena hal lain”

“Aku menunggumu dalam sepi mengingat janjimu yang akan datang menghampiri. Aku akan di sini sampai kau benar-benar kembali, karena aku percaya kau tak akan mematahkan hatiku untuk kedua kali”

“Mata sayup tertutup, dada lapang terbuka, hiasan hasrat bertatap muka, jadi rahasia tertahan kata pancaroba, suasana jiwa selaksa nyawa tanpa raga”