1. Macam Definisi

Definisi Etimologis: Menelusuri Asal Usul Kata
Lokomotif: diturunkan dari kata loko dan motif, loko berasal dari bahasa Latin locus berarti ‘’tempat’’, dan motif berasal dari kata novera yang berarti ‘’sesuatu yang menggerakkan’’. Jadi lokomotif berarti ‘benda untuk menggerakkan’.

2. Definisi Leksikal

Definisi yang berusaha menjelaskan sesuatu dengan cara mengacu pada kamus.
Contoh: Pisau adalah salah satu alat pemotong yang mempunyai satu mata.

3. Definisi Sinonim

Penjelasan dengan memberikan persamaan kata atau dengan kata yang lebih dimengerti.
Contoh: Dampak adalah pengaruh yang membawa akibat.

4. Definisi Simbolis

Penjelasan dengan memberikan persamaan simbol
contoh: A2+b2 = a2 + ab + ab + b2

5. Definisi Semantis

Penjelasan tentang tanda dengan arti yang sudah dikenal
Contoh:
= berarti sama dengan
X berarti kali
‘ … ’ berarti pengapit makna, dsb

6. Definisi Operasional

Definisi yang berusaha menjelaskan suatu pengertian dengan cara merinci langkah-langkah atau teknik operasionalnya.
Contoh: Magnit adalah logam yang dapat menarik gugusan besi.

7. Fungsi Bahasa dalam Logika

Dalam logika, bahasa memiliki tiga fungsi pokok:

  • fungsi ekspresif
  • fungsi direktif
  • fungsi informative

A. Fungsi Ekspresif

Bahasa kadang-kadang digunakan oleh pemakainya untuk mengekspresikan perasaan atau sikap.
Contoh: Aduh! Cantiknya! Uih! Cerewetnya!, dsb.

B. Fungsi Direktif

Bahasa kadang-kadang digunakan untuk memerintah atau melarang mitra tutur melakukan sesuatu.
Contoh: Belikan saya rokok! Boleh saya pergi?, dsb.

C. Fungsi Informatif

  • Bahasa kadang-kadang digunakan untuk mengemukakan hal-hal yang sifatnya faktual.
  • Bahasa berfungsi informatif dengan benar apabila pernyataannya sesuai dengan fakta.
  • Bahasa berfungsi salah jika digunakan untuk berpura-pura

8. Bahasa dalam Logika

  • Yang dipentingkan bukan ekspresi atau keindahannya, tetapi tepatnya digunakan untuk menjelaskan dan memaparkan fakta.
  • Kata-kata yang dapat digunakan untuk menjelaskan fakta adalah kata-kata netral, kata-kata bebas emosi, atau kata-kata yang mengandung makna harafiah