Pengertian Preposisi

Preposisi berasal dari Bahasa Latin yang berarti prae, “sebelum” dan ponere, “menempatkan, tempat”. Sehingga Preposisi (kata depan) berguna untuk menandai hubungan makna antara kata di depan preposisi dengan kata yang berada di belakang preposisi.

Adapun contoh preposisi atau kata depan adalah sebagai berikut: di, ke, pada, dalam, atas, dari, oleh, kepada, terhadap, dan sebagainya.

Sampai saat ini, tidak sedikit orang yang salah penulisan kata depan dan awalan. Jangan sampai keliru, kata depan ditulis terpisah, sedangkan awalan ditulis menyambung dengan kata utama.

Contoh awalan : terlewat (dari kata dasar lewat)

Baca juga: Definisi Tipologi Bahasa Lengkap dengan Jenisnya

Macam Macam Preposisi

Adapun macam-macam preposisi adalah sebagai berikut:

1. Preposisi Tunggal

Preposisi tunggal adalah preposisi yang hanya terdiri atas satu kata. Bentuk preposisi tunggal sebagai berikut:

A. Kata Dasar

Misalnya: di, ke, dari, dan pada. Contoh: Banyak karya tulis di sini, salah satunya adalah puisi.

B. Kata Berafiks

Misalnya: selama, mengenai, dan sepanjang). Contoh: Puisi adalah pengalaman penyair mengenai kehidupan manusia, alam, dan Tuhan melalui media bahasa yang estetis.

2. Preposisi Gabungan

Preposisi gabungan terdiri dari dua preposisi, yaitu preposisi yang berdampingan dan preposisi yang berkolerasi.

A. Preposisi yang Berdampingan

Adalah preposisi yang terdiri atas dua preposisi yang letaknya berurutan (misal: daripada, kepada, selain dari).

Contoh: Jajan itu diberikan kepada Ibu.

B. Preposisi yang Berkorelasi

Adalah preposisi yang terdiri atas dua unsur yang dipakai berpasangan tetapi terpisah oleh kata atau frasa lain (misal: antara … dan …, dari … sampai …, sejak … hingga …).

Contoh: Antara puisi Chairil Anwar dan cerita cintaku memiliki persamaan.