Saat masih kecil kita tentu memiliki cita-cita, entah menjadi dokter, guru, pengusaha, polisi, tentara, dan masih banyak lainnya. Untuk menggapai cita-cita tersebut, tentunya kita akan melakukan berbagai usaha, salah satunya adalah dengan belajar di sekolah dari SD hingga perguruan tinggi.

Memasuki bangku SMA, akan muncul rasa galau dalam memilih antara apakah berhenti menempuh pendidikan setelah lulus SMA atau tetap berusaha melanjutkan pendidikan hingga ke perguruan tinggi?

Bagi yang bercita-cita tinggi dan tentunya memiliki biaya yang cukup, kita pasti akan memilih untuk menempuh pendidikan hingga bangku kuliah. Sayangnya, memilih jurusan bukanlah hal yang mudah, apalagi saat kita belum tahu pasti apa yang ingin kita lakukan setelah lulus alias tidak tahu ingin bekerja sebagai apa.

kuliah bahasa inggris
ilustrasi (photo : pexels.com)

Aku termasuk orang yang juga merasakan hal tersebut. Aku bingung dalam memilih jurusan. Yang aku tahu, aku hanya menyukai mata pelajaran Bahasa Inggris saat masih SMA. Nilai bahasa inggrisku cukup bagus dan lebih tinggi dari nilai mata pelajaran yang lain.

Karena alasan itulah, akhirnya aku membulatkan tekad untuk kuliah di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Bahasa Inggris. Dilihat dari namanya, setelah lulus pastilah aku akan menjadi seorang guru. Sebenarnya, cita-citaku bukanlah menjadi guru, tapi karena aku mencintai bahasa inggris sehingga aku memilih jurusan ini.

Lagipula, memilih jurusan seperti yang kita mau dan sesuai dengan kemampuan sangatlah membantu kita dalam menyelesaikan pendidikan tanpa beban. Daripada harus memilih jurusan berdasarkan pilihan orangtua atau hanya sekedar “ikut-ikutan”, pasti kamu akan merasa terbebani.

Baca juga: Mahasiswa Wajib Tahu, Inilah 7 Tips Mendapatkan IPK Tinggi

Pertama kali masuk kelas, memang terasa berat karena semua yang harus dipelajari menyangkut bahasa Inggris, mulai dari berbicara dengan dosen, materi yang dipelajari, semuanya berbahasa inggris.

mahasiswa bahasa
ilustrasi (photo : pexels.com)

Hari pertama memang terasa stres, pusing, dan bingung. Tapi, setelahnya akan terbiasa dan mudah dijalani. Lantas, apa sih enaknya jadi mahasiswa pendidikan Bahasa Inggris?

Menjadi mahasiswa pendidikan Bahasa Inggris banyak enaknya. Mengapa demikian? Coba bayangin deh, Bahasa Inggris merupakan bahasa Internasional yang pastinya digunakan di semua negara.

Sehingga, tidak menutup kemungkinan jika kita menempuh pendidikan Bahasa Inggris maka kita akan bisa menaklukkan bahasa tersebut. Dengan demikian, kita bisa pergi keliling dunia tanpa bingung berkomunikasi dengan orang asing yang belum pernah kita temui sebelumnya.

Selain itu, bisa berbahasa Inggris juga membuat kita terlihat lebih keren dan lebih pintar. Sebab, di Indonesia sendiri Bahasa Inggris masih menjadi Foreign Language atau bahasa asing sehingga masih sedikit yang mengetahuinya.

sarjana bahasa inggris
ilustrasi (photo : pexels.com)

Tidak hanya itu saja, menjadi mahasiswa pendidikan Bahasa Inggris juga memberikan keuntungan saat melamar pekerjaan di sebuah perusahaan. Pastinya, akan ada nilai plus jika seorang pelamar memiliki keahlian dalam berbahasa inggris.

Dengan begitu, kita bisa mendapatkan pekerjaan dengan mudah. Apalagi, dengan latar belakang pendidikan bahasa inggris membuat kita lebih leluasa dalam memilih pekerjaan. Kita bisa melamar dalam segala bidang di perusahaan, menjadi guru bahasa inggris, menjadi tour guide, content writer, dan masih banyak lainnya.

Baca juga : Ampuh, Inilah 5 Tips Mengatasi Stres Bagi Mahasiswa

Terakhir, enaknya menjadi mahasiswa pendidikan Bahasa Inggris juga bisa memberikan pengetahuan penting tentang budaya dan kehidupan orang barat. Tentunya, pengetahuan tersebut sangat berharga bagi kita saat bepergian ke luar negeri. Kita bisa cepat beradaptasi dan tidak salah dalam melakukan sesuatu yang dapat membuat mereka tidak nyaman.

Nah, itulah enaknya menjadi mahasiswa pendidikan Bahasa Inggris. Tapi, itu hanya berdasarkan opiniku saja, ya. Jika kamu penasaran, cobalah untuk menempuh pendidikan Bahasa Inggris dan rasakan enaknya menjadi mahasiswa Bahasa Inggris.

Author : Eva E.T
Editor  : Maulana Affandi