Untuk menghindari penyebaran covid-19, pemerintah mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari kontak langsung, alias berasalaman. Tentu saja imbauan ini bisa merubah tradisi serta beberapa kebiasaan yang umum dilakukan, salah satunya ketika wisuda atau seremonial kelulusan.

Umumnya, saat melangsungkan seremoni kelulusan, siswa akan saling berjabat tangan, baik dengan para guru maupun kepada teman-temannya sebagai tanda perpisahan. Namun, hal tersebut tidak bisa dilakukan di masa pandemi ini. Alhasil, banyak sekolah maupun kampus yang meniadakan wisuda atau acara kelulusan.

Namun, tidak semua meniadakan acara kelulusan, pasalnya ada lembaga PAUD di Tangerang yang tetap melaksanakan wisuda untuk muridnya dengan cara yang unik, yaitu wisuda drive thru.

Demi menghindari kontak langsung, PAUD Arafah Islamic Village menggunakan cara yang cukup kreatif dan unik ini.

Jadi, konsep wisuda ini layaknya layanan drive thru restoran siap saji, yang mana orang tua beserta siswa akan mengambil hasil penilaian menggunakan kendaraan masing-masing. Uniknya, ada beberapa pos yang harus dilewati hingga akhirnya berhenti di pos terakhir yaitu pengambilan hasil belajar.

Di pos terakhir, ada guru beserta juru foto sudah berdiri menyambut. Sang guru memberikan rapor beserta ijazah, dilanjutkan dengan foto wisuda dan ditutup dengan pemberian cinderamata.

“Alhamdulillah PAUD Arafah menggelar wisuda hari ini dengan meminimalisir kontak antara peserta, baik peserta didik, guru maupun orangtua,” kata Silmy Kaffa Destifa, Kepala Sekolah, dikutip dari laman Kompas.