Menyambut tahun ajaran baru 2020/2021, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia akan mendukung dengan menyiapkan sarana prasarana kesehatan di sekitar sekolah, yang langsung disampaikan oleh Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto.

“Kami secara teknis dan konsultatif sudah membuat protokolnya, dan dari Kementerian Kesehatan akan menyiapkan sarana prasarana kesehatan, fasilitas layanan kesehatan khususnya Puskesmas di sekitar sekolah,” kata Menkes Terawan saat webinar bersama Mendikbud, Senin (15/6).

Baca juga: Pesantren Bisa Buka Lebih Awal Dari Sekolah, Ini Alasannya

Terawan menjelaskan keberadaan layanan kesehatan di sekitar sekolah berfungsi untuk melakukan pendampingan, promotif dan preventif dan konsultatif, memonitor kegiatan sekolah.

“Ini akan kami lakukan terus-menerus dan mudah-mudahan prioritas untuk keselamatan dan kesehatan dari para murid bisa berjalan dengan baik, kegiatan belajar mengajar berjalan dengan lancar,” imbuhnya.

Namun, saat nanti ditemukan adanya kasus posifif pada siswa maupun guru di sekolah, maka secara otomatis pelayanan kesehatan, meliputi puskesmas beserta dinas kesehatan akan berkoordinasi kepada sekolah agar tidak terjadi penyebaran lebih luas.

“Aktivitas sekolah akan diberhentikan dulu sementara dan juga terus dilakukan tracing pada anak yang sakit, dan tracing itu bisa ditelusuri dari lingkungan anak tersebut juga di lingkungan sekolahnya,” katanya.

Baca juga: Ridwan Kamil: Sekolah Dibuka Tahun 2021 Jika Corona Masih Menyebar

Terawan juga menjelaskan bahwa kesehatan dan keselamatan murid adalah prioritas utama yang harus diperhatikan.

“Kami akan terus memantau, sehingga sekolah betul-betul menjadi hijau, tidak ada kasus lagi dan bisa dibuka agar berjalannya pendidikan bisa lancar, namun keselamatan dan kesehatan para murid menjadi prioritas utama,” ungkapnya.