Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengimbau kepada sekolah agama dan pesantren agar fokus untuk menghadapi era 4.0 di musim pandemi.

“Apa yang harus dilakukan sekolah dalam rangka menyongsong era new normal, pertama adalah menyiapkan sekolah-sekolah kita memenuhi standar pelayanan era 4.0” kata Muhadjir, dikutip dari laman Kompas.

Baca juga: Wapres: Kegiatan Belajar Boleh Tatap Muka Asal Penuhi Syarat ini

Berdasarkan hasil rapat koordinasi tingkat menteri yang dipimpin oleh Menko PMK, Muhadjir Effendy serta melibatkan beberapa pimpinan pondok pesantren, disepakati sekolah keagamaan atau pesantren akan mendapat bantuan yang berasal dari APBN.

Memasuki era tatanan baru, Muhadjir ingin semua sekolah agama lebih bersiap diri agar siap serta beradaptasi dengan sistem era baru yang telah diputuskan oleh pemerintah.

Lebih dari itu, ia juga menginginkan agar semua guru memenuhi standar. Misalnya untuk guru keagamaan, Muhadjir ingin guru keagamaan juga juga menguasai bidang umum sehingga tidak melulu bidang keagamaan saja.

Hal ini dikarenakan sekolah keagamaan tak ubahnya seperti sekolah umum, menurutnya. Jadi sekolah keagamaan juga berpotensi mencetak generasi penerus bagi bangsa Indonesia. Oleh karenanya, penguasaan ilmu umum serta sains juga sangat penting.

“Ilmu keagamaan itu penting, tapi generasi kita ke depan bukan hanya membutuhkan itu saja agar dapat bersaing tetapi pengetahuan umum, sains, dan bahasa juga mutlak,” ungkapnya.