Beranda Akademis Museum Sandi Yogyakarta, Gudangnya Kriptografi Dunia

Museum Sandi Yogyakarta, Gudangnya Kriptografi Dunia

15
0
museum sandi

Museum Sandi

Museum Sandi adalah satu-satunya museum kriptografi di Indonesia yang berlokasi di Kec. Gondokusuman, Yogyakarta dan diresmikan pada tahun 2008 silam. Pada mulanya, museum ini menjadi satu dengan museum perjuangan. Namun, sejak tahun 2014 museum ini pindah ke gedung lama milik AURI di Kotabaru.

Gedung Museum Sandi

Gedung ini pernah difungsikan sebagai kantor Kementerian Luar Negeri RI pada 1947-1948. Hal tersebut terlihat pada prasasti Departemen Luar Negeri tahun 1995 yang ditandatangani Menteri Luar Negeri, Ali Alatas S.H di dinding sebelah kiri pintu utama. Meskipun sebagian huruf di prasasti itu agak pudar, tapi masih terbaca.

Baca juga: Sejarah Pramuka Dunia dan Indonesia

Pendiri Museum Sandi

Pendirian Museum Sandi diprakarsai oleh Kepala Lembaga Sandi Negara (LEMSANEG) RI Mayjen. TNI Nachrowi Ramli dan Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X pada 2006. Dua tahun kemudian, pada 29 Juli 2008 museum ini berdiri.

museum-sandi
gudeg

Benda-Benda di Dalam Museum Sandi

Sesuai dengan namanya, museum ini diisi dengan barang-barang peninggalan sejarah yang berbuhubungan dengan sandi atau kode rahasia. Tidak hanya sandi atau kode sejarah Indonesia saja, museum sandi juga menyajikan metode persandian yang pernah digunakan dari berbagai bangsa lintas abad.

Baca juga: Sejarah Prangko Dunia Sampai Masuk ke Indonesia

Replika Tablet Cuneiform

Salah satu contohnya adalah replika tablet Cuneiform peninggalan Bangsa Sumeria dari sekitar 4.000 S.M. Cuneiform merupakan tulisan tertua sepanjang sejarah peradaban manusia. Pertama kali ditemukan di kota kuno Uruk. Inskripsi yang dibuat dengan paku pada wadah tanah liat ini, terlihat seperti gambar. Namun sebenarnya melambangkan kata-kata, yang baru bisa diartikan pada abad ke-19 Masehi.

Caesar Ciphe

Selain itu ada juga peninggalan sejarah Romawi, yaitu Caesar Ciphe atau sandi geser. Sandi ini digunakan pertama kali oleh Raja Romawi, Julius Caesar, pada 100-44 S.M. Termasuk salah satu metode persandian paling sederhana dan paling terkenal. Di ruangan ini, pengunjung bisa praktek memecahkan sandi geser menggunakan cenderamata dengan arahan pemandu.

Book Cipher

Lantas, ada juga Book Cipher, sandi berbentuk tulisan panjang mirip Cardan Grille, namun dengan kunci berupa urutan angka. Masing-masing angka menunjukan posisi huruf dalam satu paragraf. Misal angka 55212, maka angka pertama menunjukan paragraf, angka kedua menunjukan urutan kalimat dan seterusnya.

Sandi Tattoo

Salah satu sandi paling unik adalah sandi tattoo yang digunakan sejak tahun 499 SM dan digunakan oleh sang tiran Histiaeus dari Yunani. Sang tiran mengirim budak sebagai pembawa pesan dengan metode tertentu agar tidak diketahui musuh. Pesan tersebut ditujukan kepada sang menantu, Aristagoras, dalam sebuah perang di daerah Persia.

Baca juga: Sejarah dan Teks Asli Sumpah Pemuda

Mesin Sandi BC-543

mesin sandi BC-543 buatan Swedia diproduksi mulai tahun 1930-an pernah digunakan oleh Belanda. Mesin ini diserahkan oleh pihak intelijen Belanda NEFIS setelah penyerahan kedaulatan RI oleh Belanda tahun 1949.

Sandi Vigenere

Ada sebuah ruangan yang menyajikan game seru, berupa game sandi yang menantang kita untuk memecahkan sandi vigenere, sebuah sistem sandi klasik yang menjadi dasar penyandian modern di berbagai negara.

Dan tentu saja masih banyak lagi benda-benda sejarah tentang sandi dan kode rahasia yang tersimpan di dalam museum ini. Karena menjadi satu-satunya museum persandian di Indonesia, museum ini pernah meraih Anugerah Purwakalagrha atau Museum Awards 2016 Kategori Smart Museum.