Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berencana melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana pendidikan di seluruh wilayah.

Program ini mencakup perbaikan bangunan sekolah, penggantian fasilitas yang rusak, hingga penambahan peralatan penunjang belajar.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani mengatakan, langkah tersebut akan mencakup seluruh jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, SMK hingga SLB, tanpa ada perbedaan perlakuan.

Menurutnya, peningkatan fasilitas pendidikan akan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah provinsi.

“Kita akan fokus membenahi sekolah, mulai dari mengganti bangunan dan peralatan yang rusak, menambah fasilitas seperti AC, serta menyediakan kendaraan operasional bagi guru dan kepala sekolah. Agar lingkungan belajar menjadi lebih nyaman dan mendukung kualitas pendidikan,” ujarnya di Tanjungpandan, Selasa (12/8/2025).

Ia mengungkapkan, pembenahan ini akan dibiayai dari pinjaman Rp500 miliar yang telah ditawarkan pemerintah pusat.

Dana tersebut akan dialokasikan khusus untuk sektor pendidikan dan kesehatan, agar hasilnya bisa langsung dirasakan masyarakat.

Gubernur menambahkan, selain peningkatan fasilitas fisik, Pemprov Babel juga akan memperhatikan kesejahteraan dan kualitas tenaga pendidik.

Seragam guru yang sudah lama tidak diganti akan diperbarui, mahasiswa berprestasi akan mendapat pembiayaan penuh, dan guru-guru terbaik akan diberangkatkan ke Malaysia untuk meningkatkan kompetensi.

“Kalau bisa, tahun depan program ini sudah berjalan, sehingga anak-anak kita dapat belajar di sekolah yang layak, guru semakin bersemangat, dan masyarakat mendapatkan pelayanan pendidikan yang lebih baik,” tambahnya.

Dengan langkah ini, Pemprov Babel menargetkan pemerataan fasilitas pendidikan di seluruh wilayah, sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Bangka Belitung.

Sumber: RRI

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.