Pengertian Perpustakaan

Secara umum, perpustakaan bisa diartikan sebagai sebuah tempat atau wadah yang menyediakan berbagai macam koleksi buku, mulai dari buku fiksi, non fiksi, jurnal, dan sebagainya.

Perpustakaan sendiri disusun sedemikian rupa agar posisi buku tidak tercampur aduk dengan buku lainnya. Sebab, dalam ilmu pustakawan, ada cara sendiri dalam menata buku tersebut sesuai dengan kode yang belaku.

Dikutip dari pandangan Sutarno NS, mengatakan bahwa perpustakaan adalah mencakup suatu ruangan, bagian dari gedung / bangunan atau gedung tersendiri yang berisi bukubuku koleksi, yang diatur dan disusun demikian rupa, sehingga mudah untuk dicari dan dipergunakan apabila sewaktu-waktu diperlukan oleh pembaca.

Lebih dalam lagi, perpustakaan juga bisa dikatakan sebagai unit kerja dari sebuah lembaga pendidikan yang ditujukan untuk mendukung segala aktivitas belajar mengajar. Maka tak heran, jika di setiap sekolah maupun Universitas selalu tersedia perpustakaan.

Baca juga: Mahasiswa Wajib Tahu, Inilah 7 Tips Mendapatkan IPK Tinggi

Pengelolanya pun salah satu orang dari lembaga itu. Kadang pula, ada salah satu murid atau Mahasiswa yang bertugas menjaga perpustakaan dengan upah sesuai dengan kesepakatan.

Jika pada Universitas, biasanya perpustakaan dipenuhi dengan buku bacaan yang bisa dijadikan referensi bagi Mahasiswa dalam mengerjakan tugas maupun tugas akhir (skripsi).

Biasanya juga, setiap Mahasiswa yang sudah lulus akan menghibahkan satu bundle skripsinya kepada perpustakaan sebagai bahan referensi bagi adik tingkat yang ingin mengkaji hal serupa.

Namun, seiring perkembangan zaman, perpustakaan pun mengalami perubahan secara berangsur-angsur. Perubahan itu berupa tata ruangan, penataan rak, cara registrasi, cara peminjaman, hingga cara penyimpanan buku itu sendiri.

Baca juga: Apa Manfaat Buku? Simak Penjelasannya Berikut ini!

Perubahan ini sangat diperlukan, sebab mengingat minat baca yang semakin menurun, pihak lembaga pun harus memerhatikan bagaimana cara menata perpustakaan agar menjadi lebih menyenangkan.

Dengan suasana yang menyenangkan, maka akan membuat banyak pelajar yang semakin betah dan berlama-lama di perpustakaan. Semakin betah di perpustakaan, maka semakin banyak pula buku yang dibaca. Oleh karenanya, perubahan itu perlu jika untuk hal yang positif, misalnya meningkatkan minat baca seseorang.