Menulis adalah sebuah aktivitas yang dilakukan dengan menggores tinta menjadi wacana menggunakan bahan aksara. Menulis seringkali dijadikan landasan dalam ilmu pendidikan, selain membaca.

Sebab, dengan membaca dan menulis, setiap orang bisa meraih bidang keilmuan lain dalam tingkatan yang lebih tinggi.

Begitu pula sebaliknya, saat seseorang tidak bisa kedua dasar pendidikan itu, maka dia akan susah untuk memelajari hal baru dalam urusan akademis.

Jadi, bisa disebutkan jika menulis adalah kewajiban yang harus dikuasai oleh setiap orang untuk kehidupan yang lebih baik.

Setelahnya, setiap orang memiliki hak masing-masing, akan dibuat apa keahlian dasar menulis tersebut. Sebab, menulis tak hanya dinobatkan kepada penulis saja, tapi kepada semua orang. Hanya saja yang membedakan, mau dibawa ke mana kemampuan dasar tersebut.

Baca juga : 7 Manfaat Menulis yang Jarang Disadari oleh Kebanyakan Orang

Jika ingin diselami lebih dalam, penulis bisa menjadi penulis sesungguhnya. Maksud dari sesungguhnya adalah dia menjadi seorang penulis yang mampu memainkan dan merajut aksara menjadi sebuah wacana yang enak dibaca.

Namun, menjadi penulis sesungguhnya tentu saja tidak mudah. Sebab, hal itu kembali lagi dari bakat dan minat. Bagaimanapun juga, menulis tidak semudah membaca.

Sebab, dalam menulis, harus ada ide, gagasan, serta opini yang akan disampaikan kepada setiap pembaca. Tentu saja opini dalam tulisan tersebut tidak boleh menyesatkan yang nantinya berdampak buruk bagi pembaca.

Sejatinya, menulis itu membutuhkan riset dalam mencari bahan atau materi dasar. Sehingga apa yang ditulis harus mampu dipertanggungjawabkan. Dengan begitu, kredibilitas penulis serta karya tulis yang diciptakan bisa layak baca dan disebarluaskan.

Walaupun demikian, menulis juga tidak terpaku pada teori tertentu. Hanya saja, untuk memudahkan si penulis, teori itu berlaku dalam prosesnya.

Ada berbagai macam jenis tulisan yang bisa ditulis, mulai dari fiksi dan non fiksi. Semua itu tergantung dari ketertarikan serta kepahaman dari si penulis sendiri.

Dalam hal lain, penulis juga bisa dibilang sebagai salah satu pemegang peran dalam peradaban. Sebab, bagaimanapun juga si penulis menuangkan idenya dalam karya yang bisa merubah pola pikir pembaca.

Bisa dibayangkan, jika tulisannya tersebar luas, baik via online ataupun offline, sudah berapa banyak orang yang diberi gagasan baru?

Hal inilah yang menjadikan mengapa menulis itu penting dan profesi penulis sangat diperhitungkan. Jadi, ketika kita bermimpi menjadi seorang penulis, maka itu adalah mimpi baik bagi peradaban generasi selanjutnya.

Baca lagi : Menulis Bisa Kaya? Ini Buktinya!