Pengertian Paragraf

Pengertian Paragraf atau alinea adalah seperangkat atau sekelompok kalimat yang tersusun dari satu kalimat pokok dan beberapa kalimat penjelas.

Biasanya, paragraf terdiri dari minimal tiga kalimat, yakni kelimat pokok, kalimat penjelas, serta kalimat penutup.

Seluruh kalimat yang terletak dalam satu paragraf harus berhubungan dan saling berkaitan.

Panjang pendeknya sebuah paragraf menjadi suatu penentu seberapa banyaknya ide pokok paragraf yang diungkapkan.

Jenis Jenis Paragraf

Jenis-jenis paragraf berdasarkan tujuannya dapat dibedakan menjadi 4 :

  1. Paragraf argumentasi
  2. Paragraf deskripsi
  3. Paragraf eksposisi
  4. Paragraf persuasif
  5. Paragraf naratif

Baca jugaKalimat Denotatif dan Konotatif Beserta Contohnya

1. Paragraf Argumentasi

Paragraf argumentasi adalah paragraf yang berisi ide/gagasan dengan diikuti alasan yang kuat untuk menyakinkan pembaca. Ciri-ciri paragraf argumentasi adalah bersifat nonfiksi/ilmiah, mencakup fakta atau kebenaran, dilengkapi bukti-bukti berupa data, dan ditutup dengan kesimpulan

2. Paragraf Deskripsi

Paragraf deskripsi adalah paragraf yang menggambarkan sesuatu dengan tujuan agar pembaca seakan-akan bisa melihat, mendengar, atau merasakan sendiri semua apa yang dimaksud oleh penulis. Biasanya paragraf deskripsi menggambarkan objek tertentu, misalnya orang, tempat, atau objek lainnya. Jadi, pembaca seolah-olah melihat objek tersebut secara nyata.

3. Paragraf Eksposisi

Paragraf eksposisi adalah jenis paragraf yang memberikan informasi mengenai sebuah teori, teknik, kiat, atau petunjuk sehingga orang yang membacanya akan bertambah wawasan. Biasanya paragraf eksposisi menjelaskan atau menerangkan sebuah permasalahn kepada pembaca sehingga pembaca mengetahui maksud dari yang ditulis.

4. Paragraf Persuasif

Paragraf persuasif adalah paragraf yang bertujuan untuk meyakinkan dan membujuk pembaca agar melaksanakan atau menerima gagasan penulis terhadap suatu hal. Biasanya hal tersebut dilakukan agar pembaca juga menerima dan mengetahui apa sesungguhnya keinginan yang tersirat dari penulis. Sifat dari paragraf persuasif selalu mendorong pembaca dengan memberikan sugesti menggunakan bahasa yang menarik.

5. Paragraf Naratif

Merupakan paragraf yang menceritakan serangkaian kejadian atau peristiwa yang disusun berdasarkan urutan waktu terjadinya kejadian tersebut. Biasanya jenis paragraf ini mengandung tokoh, tempat, dan waktu dari sebuah objek yang diceritakan. Sehingga runtutannya menjadi jelas dan mudah dipahami oleh pembaca.

Baca juga: Pengertian Paragraf Ineratif dan Contohnya

Fungsi Paragraf

Paragraf juga memiliki fungsi. Adapun fungsi paragraf adalah sebagai berikut:

1. Mengekspresikan gagasan

Fungsi paragraf adalah untuk mengekspresikan gagasan. Maksudnya adalah memberikan opini, ide, serta gagasan ke dalam rangkaian kalimat yang tersusun sehingga membentuk suatu kesatuan terhadap topik yang sedang ditulis.

2. Menandai adanya gagasan baru

Sebuah karya tulis yang terdiri beberapa paragraf pasti memiliki beberapa ide atau gagasan di dalamnya. Nah, ide atau gagasan itu terletak di masing-masing paragraf. Sehingga jika penulis ingin memberi gagasan baru, maka penulis bisa membuat paragraf baru pula.

3. Mengembangkan topik bahasan

Fungsi paragraf juga bisa sebagai pengembangan topik. Di mana, paragraf-paragraf dalam karya tulis akan memberikan opini atau bentuk pemikiran yang lebih spesifik.

4. Memudahkan Variabel

Paragraf juga berfungsi untuk memudahkan pengendalian variabel, terutama karangan yang terdiri atas beberapa variabel.

Baca juga: Pengertian Puisi Prosais dan Contohnya

Ciri Ciri Paragraf

Adapun ciri-ciri paragraf adalah sebagai berikut:

  • Paragraf menggunakan pikiran utama yang dijelaskan dalam kalimat topik.
  • Letaknya sedikit dalam, biasanya pada lima ketuk spasi bagi karangan yang biasa.
  • Selain kalimat topik, kalimat lainnya adalah kalimat pengembang yang fungsinya untuk menjelaskan dan menguraikan hingga menerangkan pikiran utama di kalimat topik itu.
  • Paragraf juga menggunakan pikiran penjelas dimana dinyatakan pada kalimat penjelas.