Pengertian Teks Eksposisi

Teks eksposisi adalah teks yang berisi paragraf atau karangan yang mana isinya terkandung sejumlah pengetahuan serta informasi yang disajikan secara singkat, padat, akurat, dan tentunya mudah untuk dipahami.

Paragraf atau teks eksposisi memiliki sifat yang real, nyata, dan ilmiah sehingga bisa dikatakan sebagai teks nonfiksi. Sehingga kita bisa menemukan teks eksposisi pada beberapa karya tulis seperti majalah, koran, ataupun media online yang sifatnya mengupas fakta dalam bentuk tulisan yang sesingkat-singkatnya dengan data yang dapat dipercaya.

Ada banyak bidang yang bisa dibahas dan dijadikan teks eksposisi, mulai dari pendidikan, politik, ekonomi, sosial, budaya, dan masih banyak lagi. Hampir semua bidang kajian bisa dijadikan teks eksposisi karena kembali pada hakikat dan tujuan utamanya, yaitu memaparkan informasi tertentu kepada pembaca untuk menambah pengetahuan serta wawasan.

Baca juga : Pengertian Diksi Menurut Para Ahli

Ciri-Ciri Teks Eksposisi

Untuk ciri-cirinya, teks eksposisi memiliki ciri khusus yang tidak dimiliki oleh teks lainnya. Ciri-ciri ini juga sebagai penanda dan pembeda, apakah teks tersebut benar-benar eksposisi atau tidak. Untuk lebih jelas, berikut adalah ciri-cirinya.

  • Selalu bersifat nonfiksi
  • Memaparkan informasi atau pengetahuan tentang sebuah hal
  • Sifat atau gaya bahasa cukup persuasif
  • Menggunakan bahasa baku, formal, dan ilmiah
  • Penulisan bersifat netral, alias tidak pernah memihak
  • Menggunakan fakta sebagai data

Struktur Teks Eksposisi

Untuk strukturnya sendiri, teks eksposisi hampir sama dengan jenis tulisan lain. Hanya saja, ada 4 bagian penting yang harus diperhatikan, yaitu pembukaan, isi, argumen, dan penegasan. Agar lebih jelas, berikut adalah susunan serta struktur teks eksposisi.

  • Pembukaan

Pada tahapan awal ini, teks eksposisi biasanya berisi dengan rumusan masalah yang akan dirangkum dengan sesingkat-singkatnya. Masalah yang terjadi akan diangkat dan dibahas untuk mmeberikan wawasan dan pengetahuan kepada masyarakat luas.

  • Isi

Selanjutnya, teks eksposisi berisi thesis atau isi. Dalam isi, akan dibahas mengenai pokok permasalahan yang lebih mendetail. Biasanya menggunakan/mengutip kata ahli/narasumber agar lebih terpercaya dan bisa dipertanggungjawabkan.

  • Argumentasi

Setelah menjelaskan penuturan dari narasumber, selanjutnya akan ada argumentasi. Pada tahapan ini, akan ada bukti-bukti relevan yang mendukung dari isi teks eksposisi itu sendiri. Bukti-bukti tersebut haruslah berupa fakta yang dapat dipertanggungjawabkan, seperti tempat kejadian, waktu, dan sebagainya.

  • Penegasan

Dan yang terakhir adalah penegasan. Kalau disederhanakan, struktur ini lebih condong kepada kesimpulan dari teks eksposisi itu sendiri. Nantinya penulis akan menyampaikan dengan bahasa yang lebih singkat karena hanya berisi kesimpulan saja.

Jenis-jenis teks eksposisi

  • Teks eksposisi proses
  • Teks eksposisi klasifikasi
  • Teks eksposisi pertentangan
  • Teks eksposisi Ilustrasi
  • Teks eksposisi Analisis
  • Teks eksposisi perbandingan
  • Teks eksposisi berita

Contoh teks eksposisi

Contoh teks eksposisi : Manfaat Tanaman Mahkota Dewa

  • Thesis (isi) :

Tanaman obat mahkota dewa sudah dikenal dan populer sejak zaman nenek moyang. Tanaman obat ini memiliki segudang khasiat untuk menyembuhkan luka, baik luka luar maupun dalam, serta menjaga kesehatan tubuh.

  • Argumetasi :

Dengan begitu banyaknya khasiat dalam tanaman ini, maka banyak sekali produk kesehatan yang menggunakannya sebagai bahan dasar. Menurut beberapa ahli, tanaman mahkota dewa memiliki banyak sekali manfaat yang tidak pernah terduga sebelumnya, meliputi:

Tanaman ini bisa mencegah berbagai jenis penyakit kanker, seperti kanker paru, kanker otak, bahkan kanker rahim.

Tanaman obat mahkota dewa juga dapat mengobati beberapa penyakit musiman seperti diare, malaria, gatal gatal, sakit perut, dan sebagainya.

  • Penegasan Ulang :

Berdasarkan penelitian para ahli tersebut, bisa disimpulkan bahwa tanaman obat mahkota dewa tidak hanya bisa menyembuhkan penyakit dalam saja, tapi juga penyakit luar. Tidak ada efek samping serius yang ditimbulkan oleh tanaman ini karena sifatnya alami.

Baca lagi : Pengertian Karya Fiksi Menurut Para Ahli dalam Dunia Sastra