Google kembali melakukan pembaruan fitur pada layanan Google Search Console atau Webmaster, yaitu properti domain.

Entah dimulai dari kapan, hanya saja pemberitahuan via email sepertinya baru disebarkan 1 hari lalu.

Jadi, setiap domain yang kita daftarkan ke Webmaster akan memiliki propertinya masing-masing.

Misalnya situs/domain yang kita daftarkan ke Webmaster adalah https://www.sastrawacana.id maka properti domainnya akan bernama sastrawacana.id

Memang terkesan membingungkan dan seolah-olah tak ada bedanya. Tapi apa sebenarnya tujuan Google menambahkan fitur baru ini?

Dan yang sedikit aneh juga, tidak semua situs bisa mendapatkan properti. Misalnya ada situs yang alamatnya https://sastrawacana.id (tanpa www) maka tidak akan muncul domain propertinya.

Menurut informasi terkini, sepertinya Google sedang memverifikasi semua versi situs web (http, https, www dan non-wwwdi Google Search Console. Setiap situs bisa mendapatkan lebih banyak komprehensif dari Google.

Tapi jika mendaftarkan banyak properti sekaligus, nampaknya Webmaster akan kesulitan untuk melihat apakah Google mampu melihat domain tersebut atau tidak.

Jadi, saat ini Google mengambil cara yang bisa memperbaiki/membenarkan semua properti situs web dengan domain example.com

Dari uraian singkat tersebut, sepertinya Google menginginkan situs web untuk memverifikasi ulang dengan mengirimkan properti baru yang nantinya dimaksimalkan untuk versi mobile dan semua versi web.

Nah, kira-kira kalian punya pendapat lain tentang pembaruan fitur ini? Dan bagaimana cara menggunakannya dengan benar? Yuk berbagi di kolom komentar.