Menjadi terkenal adalah sebuah mimpi besar bagi kebanyakan orang. Biasanya, untuk mencapai mimpi itu, banyak cara dilakukan, salah satunya adalah dengan mengasah talenta serta memoles intrik agar orang lain bisa tertarik. Umumnya seperti itu. Jalan yang dilalui pun tidak mulus pendek, ada proses panjang yang harus dilalui hingga akhirnya bisa tampil di layar kaca.

Namun, seiring berjalannya waktu, hadirnya teknologi serta internet saat ini benar-benar mengubah kebiasaan serta pola hidup banyak orang, termasuk jalan menuju ketenaran. Saat ini, setiap orang punya kesempatan tenar dengan mudah. Bahkan, hanya hitungan detik, seseorang bisa mendadak viral dan terkenal.

Buktinya, banyak yang mengandalkan platform digital seperti Instagram, Youtube, TikTok, dan sebagainya untuk mengunggah konten-konten yang “apik” menurut mereka. Cilakanya, banyak yang mencoba mengambil jalan pintas dengan mencari sensasi setinggi-tingginya, alias pansos.

Itu adalah hak mereka karena setiap keputusan yang diambil pasti mendatangkan pro dan kontra. Namun, terlepas dari itu semua, tahukah kamu bahwa ternyata viral dan mendadak terkenal karena sensasi juga punya risiko yang cukup mengerikan? Agar lebih jelas, simak beberapa risiko dan dampaknya menjadi viral berikut ini.

Baca juga: 5 Ciri Ciri Orang Pansos, Netizen Harus Tahu!

1. Siap Terima Komentar Pedas

komentar pedas
photo: pexels

Mendadak viral tentunya akan menjadi perbincangan banyak orang. Dari sekian banyak orang yang membincangkan, tentu tidak semua mendukung. Ada pihak-pihak yang justru merasa keberatan ketika kamu viral. Akhirnya, mereka akan menyerang dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan melayangkan komentar-komentar pedas.

Itu terjadi pada creator atau orang yang mencipta karya. Lantas, apa jadinya jika kamu viral karena sensasi? Bisa dibayangkan, jumlah haters tentu akan lebih banyak sehingga berbanding lurus dengan komentar pedas yang akan kamu terima.

Risiko ini cukup mengerikan jika kamu tidak punya mental baja. Sebab pernah terjadi, seorang Youtuber Rebecca Black harus menelan pil pahit karena depresi saat mengetahui respons netizen yang kurang baik terhadap videonya, dilansir dari laman CNN.

Tentu saja hal ini cukup memprihatinkan. Jadi, jika kamu berkeinginan menjadi selebriti dadakan, siapkan mental terlebih dahulu karena nantinya tidak hanya kritik yang akan kamu dapat, tapi juga cemooh serta hinaan yang bisa membuat depresi.

Baca juga: 7 Contoh Soft Skill yang Harus Dimiliki Milenial Saat ini

2. Sulit Mempertahankan Jenjang Popularitas

panjat sosial
photo: pexels

Menjadi artis dadakan karena sensasi akan lebih sulit mempertahankan jenjang popularitasnya. Sebab, kebanyakan yang hanya bermodalkan sensasi, tidak punya keahlian khusus sehingga untuk menjaga popularitas, mereka harus mencari sensasi-sensasi selanjutnya.

Bisa dilihat beberapa artis dadakan yang viral di internet karena pansos, kemudian lenyap tak ada kabarnya. Tentu tidak semua seperti itu, tapi kebanyakan yang viral dadakan karena sebuah sensasi, bertahannya tidak terlalu lama.

Berbeda dengan artis yang memang punya kemampuan dan meniti karier dari bawah. Dengan bermodal pengalaman dalam panggung hiburan, artis-artis bertalenta sedikit lebih mudah menjaga popularitasnya.

Baca juga: 7 Cara Menjadi Jenius dengan Teori Leonardo da Vinci

3. Tekanan Psikologis yang Intens

depresi
photo: pexels

Saat menjadi selebritas, kamu akan mendapatkan tekanan psikologi yang lebih intens daripada sebelumnya. Tekanan itu akan datang dari berbagai elemen, termasuk para fans yang mencoba memengaruhimu. Belum lagi tekanan dari pihak-pihak yang memiliki kepentingan, sehingga di tengah perjalanan nanti kamu akan dibenturkan dengan pihak lain.

Dilansir dari laman Psychology Today, berdasarkan hasil survei ke 200 artis, direktur Psychosocial Stress Research Program di Florida State University, Charles Figley, memaparkanĀ  setidaknya 10 sumber tekanan yang biasa menjadi beban psikologi bagi mereka, diantaranya:

  • Pers,
  • Kritik,
  • Surat kaleng atau teror telepon,
  • Kehilangan privasi,
  • Terus-terusan dipantau,
  • Kekhawatiran tidak akan tenar lagi,
  • Stalker,
  • Merasa tidak aman,
  • Penggemar yang berlebihan, dan
  • Khawatir kehidupan keluarga mereka terganggu.

Hal senada disampaikan oleh Profesor studi media diĀ University of Houston-Clear Lake, Jib Fowles, memaparkan bahwa selebritas empat kali lipat lebih rentan bunuh diri daripada orang biasa. Tentu ini cukup mengerikan, bukan? Tapi tidak semua selebritis seperti itu. Mereka (seleb) yang sudah punya pengalaman pasti punya solusi sendiri menghadapi berbagai tekanan tersebut.

Baca juga: 7 Profesi yang Paling Disukai Sama Calon Mertua

4. Hubungan Keluarga Kurang Harmonis

ibu dan anak
photo: pexels

Figley dalam penelitiannya juga mengatakan jika para selebritas akan melakukan segala cara untuk menjernihkan pikiran mereka, salah satunya adalah dengan meluangkan waktu bersama keluarga. Inilah biang masalahnya.

Kadang, ada anggota keluarga yang sangat risih ketika kemana saja selalu merasa diawasi dan diganggu orang lain. Ada banyak hal yang termasuk dalam gangguan, misalnya diajak berfoto oleh kebanyakan penggemar sehingga momen berkumpul dengan keluarga jadi tidak senyaman biasanya.

Dikutip dari laman CBS News, Dr. Jennifer Hartstein, seorang psikolog di New York City mengatakan jika masalah ini bukanlah hal yang bisa dianggap sepele. Jika tidak segera dicari solusi, maka akan berdampak fatal.

Apalagi seorang anak yang mengetahui jika Ayah atau Ibunya mendadak viral karena hal-hal yang “memalukan” bukan “membanggakan”, ini bisa menjadi sebuah tekanan serius pada anak yang berujung tidak harmonisnya ikatan keluarga.

5. Tuntutan Gaya Hidup yang Mencekik

gaya hidup
photo: pexels

Ketika kamu viral dan tiba-tiba menjadi artis dadakan, maka bersiap-siaplah dengan nyinyiran orang yang berkenaan dengan gaya hidupmu, termasuk cara berpakaian. Banyak yang akan mengoceh dan sedikit menghina tentang pakaianmu. Meski tidak semua, tapi kebanyakan selebritas termakan oleh omongan-omongan tersebut, apalagi dari omongan sesama pekerja dunia hiburan.

Baca juga: 5 Pekerjaan Paling Enak di Dunia dengan Gaji Besar

Jika kamu termakan oleh omongan-omongan tersebut, maka siap-siaplah tercekik dengan gaya. Harga yang kamu keluarkan cukup tinggi hanya untuk sekedar kata “gengsi”. Ini lumrah dan kamu akan melakukan apapun untuk bisa menjaga gengsi itu.

Nah, itulah beberapa risiko atau dampak yang akan kamu terima ketika viral dan mendadak terkenal karena sensasi. Artikel ini bukan bersifat menakut-nakuti, hanya saja membeberkan fakta agar kamu lebih bersiap-siap jika memang ingin menapaki karier sebagai pekerja seni.

Ingatlah, semua pekerjaan pasti memiliki risikonya masing-masing, termasuk selebriti. Jadi, pilihan tetap ada di tanganmu, apakah kamu ingin viral dengan karya atau viral dengan sensasi. Gunakan akal serta hati untuk memulai. Dan selesaikan apa yang telah kamu mulai.

Jangan lupa share artikel dari Sastrawacana.id ini untuk berbagi informasi, pengetahuan, dan semangat kepada orang lain. Tabik!


Author: Maulana Affandi (Founder Sastrawacana.id)