Beranda Artikel 6 Situs Budaya yang Hancur Akibat Perang

6 Situs Budaya yang Hancur Akibat Perang

10
0
Patung Buddha Bamiyan Afghanistan
photo: washingtonpost.com

Perang tidak hanya menyebabkan terjadinya krisis ekonomi dan mengganggu ketentraman sosial. Tapi perang juga dapat menghancurkan banyak bangunan, tak terkecuali bangunan bersejarah sekalipun.

Akibatnya, tidak sedikit situs budaya yang kini hanya tinggal kenangan. Padahal, situs-situs bersejarah adalah sebuah aset berharga untuk peradaban dunia. Dikutip dari laman History dan The Culture Trip, ada beberapa tempat bersejarah yang hancur akibat perang. Berikut diantaranya.

Baca juga: Sejarah Palang Merah Internasional dan Tokoh di Baliknya

Daftar Isi

1. Patung Buddha Bamiyan Afghanistan

Patung Buddha Bamiyan Afghanistan
photo: washingtonpost.com

Menurut sejarah, Patung Buddha Bamiyan di Afghanistan adalah salah satu patung Budha tertinggi di dunia dengan tinggi sekitar 170 kaki atau setara dengan 53 meter. Patung ini diukir pada sisi tebing dengan ketinggian pada abad ke-6 silam. Namun, pada tahun 2001 terjadi perang dahysat yang mengakibatkan patung ini harus hancur terkena serangan peledak.

2. Vijećnica of Sarajevo Serbia

Vijećnica of Sarajevo Serbia
photo: reddit.com

Vijećnica of Sarajevo adalah sebuah bangunan balai kota bersejarah di jantung kota Sarajevo, Serbia. Bangunan ini dibangun sejak tahun 1890-an dan kemudian menjadi perpustakaan nasional pada tahun 1949. Namun, pada tahun 1992 terjadi peperangan dan huru hara antara pasukan Yugoslavia dan Bosnia Herzegowina yang mengakibatkan bangunan ini menjadi korban. Lebih sayang lagi, diperkirakan ada sekitar 2 juta buku yang hangus terbakar.

Baca juga: Mengenal Nama-Nama Sekolah Zaman Belanda

3. Masjid Djinguereber Mali

Masjid Djinguereber Mali
photo: theguardian.com

Masjid Djinguereber adalah salah satu masjid yang dibangun oleh kekasiaran Mali pada masa kepemimpinan Mansa Musa di abad ke-14. Masjid ini terbuat dari tanah dan kayu sehingga bentuknya sangat klasik dan mencirikan bangunan zaman dulu. Namun sayangnya pada tahun 2012, masjid ini mengalami sedikit kerusakan akibat militan Ansar Dine yang menyerang kota.

4. The Gates of Nineveh Iraq

The Gates of Nineveh Iraq
photo: history.com

Kota Niniwe merupakan saksi sejarah penyerangan ISIS pada tahun 2016 lalu. Kota ini memiliki gerbang yang sarat akan sejarah, namun harus hancur akibat penyerangan itu. Padahal, kota ini memiliki gerbang kota yang cantik. Dua gerbang yang paling terkenal adalah Gerbang Adad dan Gerbang Mashki yang dikenal sebagai Gerbang Tuhan.

Baca juga: 10 Perbedaan Candi Hindu dan Budha

5. Kota Tua Dubrovnik Kroasia

Kota Tua Dubrovnik Kroasia
photo: inyourpocket.com

Pada tahun 1991 dan 1992, kota ini mengalami kerusakan yang cukup parah akibat penyerangan Dubrovnik, bagian dari Perang Yugoslavia. Bahkan, tragisnya lagi hampir sepertiga bangunan di kota ini hancur dihantam oleh proyektil dan api. Padahal, Kota Dubrovnik merupakan warisan bersejarah dunia yang ditetapkan oleh UNESCO pada 1979. Diperkirakan kota ini dibangun pada abad ke-7 dan menjadi pusat perdagangan Eropa.

Baca juga: Sejarah Toga dan Maksud yang Tersirat di Dalamnya

6. Masjid Umayyah Suriah

masjid umayyah hancur
photo: archdaily.com

Masjid Umayyah hancur akibat perang saudara di Suriah. Padahal Masjid Umayyah atau yang dikenal dengan Masjid Agung Aleppo adalah bangunan tua yang dibangun pada abad ke-8 oleh Khalifah Ummayah awal Al-Walid. Selain itu, dikabarkan juga bahwa di sekitar masjid ini ada makam Nabi Zakaria.