بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Bismillahirrahmaanirrahiim(i)
“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”
In the name of Allah, the Entirely Merciful, the Especially Merciful.


Baca juga: Surat At Takatsur dan Artinya (Bahasa Indonesia)

الْقَارِعَةُ – 101:1

1. “Hari Kiamat,”
The Striking Calamity –

مَا الْقَارِعَةُ – 101:2

Maal qaari’at(u)
2. “apakah hari Kiamat itu?”
What is the Striking Calamity?

وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْقَارِعَةُ – 101:3

Wamaa adraaka maal qaari’at(u)
3. “Tahukah kamu apakah hari Kiamat itu?”
And what can make you know what is the Striking Calamity?

يَوْمَ يَكُونُ النَّاسُ كَالْفَرَاشِ الْمَبْثُوثِ – 101:4

Yauma yakuunun-naasu kal faraasyil mabtsuuts(i)
4. “Pada hari itu manusia adalah seperti anai-anai yang bertebaran,”
It is the Day when people will be like moths, dispersed,

وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ الْمَنفُوشِ – 101:5

Watakuunul jibaalu kal ‘ihnil manfuusy(i)
5. “dan gunung-gunung adalah seperti bulu yang dihambur-hamburkan.”
And the mountains will be like wool, fluffed up.

فَأَمَّا مَن ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ – 101:6

Fa-ammaa man tsaqulat mawaaziinuh(u)
6. “Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya,”
Then as for one whose scales are heavy [with good deeds],

فَهُوَ فِي عِيشَةٍ رَّاضِيَةٍ – 101:7

Fahuwa fii ‘iisyatir(n) raadhiyat(in)
7. “maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan.”
He will be in a pleasant life.

وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ – 101:8

Wa-ammaa man khaffat mawaaziinuh(u)
8. “Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya,”
But as for one whose scales are light,

فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ – 101:9

Fa-ummuhu haawiyat(un)
9. “maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah.”
His refuge will be an abyss.

وَمَا أَدْرَاكَ مَا هِيَهْ – 101:10

Wamaa adraaka maa hiyah
10. “Tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu?”
And what can make you know what that is?

نَارٌ حَامِيَةٌ – 101:11

Naarun haamiyat(un)
11. “(Yaitu) api yang sangat panas.”
It is a Fire, intensely hot.