Tag: asia tenggara

  • Sumber Daya Alam di Kawasan Asia Tenggara

    Sumber Daya Alam di Kawasan Asia Tenggara

    Sumber Daya Alam di Kawasan Asia Tenggara

    Setiap wilayah terdapat sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan oleh manusia.

    Suatu wilayah ada yang kaya (banyak) akan sumber daya alam tetapi ada yang miskin (sedikit) sumber daya alamnya. Sumber daya alamnya dapat digolongkan sebagai berikut ini.

    1. Tanah

    Sumber daya tanah di kawasan Asia Tenggara beraneka ragam jenisnya sesuai proses pembentukannya.

    Berikut ini adalah jenis tanah yang mendominasi kawasan Asia Tenggara.

    a. Tanah Vulkanik

    Tanah Vulkanik merupakan jenis tanah hasil proses vulkanisme (gunung berapi). Tanah jenis vulkanik bersifat subur.

    Karena subur maka sangat baik untuk pertanian. Tanah jenis ini terdapat di Negara Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Myanmar.

    b. Tanah Aluvial (Endapan)

    Tanah Aluvial (Endapan) merupakan jenis tanah yang dibawa dan diendapkan oleh aliran air sungai.

    Karena subur tanah aluvial maka sangat baik untuk pertanian. Tanah aluvial terdapat di lembah/tepi aliran sungai dan delta.

    Di kawasan Asia Tenggara tanah aluvial terdapat di lembah dan delta Sungai Nan, Sungai Mekong, dan Sungai Bengawan Solo.

    2. Hutan/Flora dan Fauna

    Kawasan Asia Tenggara sebagian besar beriklim tropis dengan curah hujan yang tinggi.

    Keadaan ini menumbuhkan hutan tropis yang kaya akan flora dan fauna.

    Hutan menghasilkan kayu dan rotan yang berguna untuk membuat beraneka macam barang dan bahan bangunan.

    3. Perairan

    Kecuali Laos, semua negara di kawasan Asia Tenggara memiliki wilayah laut. Laut merupakan sumber daya alam yang penting. Dari laut dapat diperoleh manfaat berikut ini.

    – Sebagai sumber bahan pangan berupa ikan dan hasil laut lainnya.
    – Sebagai jalur transportasi air.
    – Sebagai objek wisata.
    – Dari dasar laut sering ditemukan bahan tambang seperti minyak dan gas bumi.

    4. Tambang

    Kecuali Singapura, setiap negara di kawasan Asia Tenggara memiliki hasil tambang. Singapura adalah negara kecil yang tidak memiliki hasil tambang yang berarti.

  • Keadaan Iklim di Asia Tenggara dan Ciri-Cirinya

    Keadaan Iklim di Asia Tenggara dan Ciri-Cirinya

    Iklim Asia Tenggara

    Wilayah Asia Tenggara secara astronomis terletak antara 280 LU – 110 LS. Ini berarti wilayah Asia Tenggara berada di daerah beriklim tropis. Hanya sebagian kecil kawasan Asia Tenggara yang beriklim subtropis yaitu Myanmar bagian utara.

    Kawasan Asia Tenggara terletak di daerah tropis yang dipengaruhi angin musim (muson) dan dipengaruhi oleh iklim laut, sehingga daerah ini memiliki curah hujan yang besar.

    Disamping itu pula angin pasar Timur Laut dan angin pasar Tenggara bertiup terus menerus sepanjang tahun, sehingga daerah yang dilalui angin pesat lebih banyak turun hujan, misalnya pantai Timur Malaysia dan pantai Timur Filipina.

    Ketinggian tempat (elevasi) juga berpengaruh terhadap banyak sedikitnya curah hujan.

    Di dekat pegunungan curah hujannya lebih tinggi dari pada di daerah dataran rendah.

    Suhu rata-rata di daerah tropis adalah 26 derajat celsius.

    Curah hujan yang tinggi, kelembaban udara yang tinggi dan suhu udara yang baik, sangat mendukung sekali terhadap kegiatan ekonomi penduduk di kawasan Asia Tenggara, khususnya kegiatan dibidang pertanian.

    Bagaimana ciri-ciri iklim tropis Asia Tenggara?

    – curah hujan tinggi, karena pengaruh adanya angin muson barat;
    – suhu udara panas, karena berada di dekat garis ekuator.

    Selain iklim matahari, keadaan iklim dapat ditinjau dari keadaan fisik muka bumi dan wilayah perairan.

    Keadaan iklim yang ditinjau dari keadaan fisik muka bumi dan wilayah perairan disebut iklim fisis.

    Beberapa iklim fisis di kawasan Asia Tenggara adalah sebagai berikut.

    a. Iklim laut, yaitu iklim yang dipengaruhi oleh angin laut. Hal ini terjadi karena wilayah Asia Tenggara dikelilingi laut yang luas.

    b. Iklim gunung, yaitu iklim yang dipengaruhi oleh adanya gunung-gunung tinggi.

    c. Iklim dataran rendah, yaitu iklim yang dipengaruhi oleh adanya dataran rendah yang tersebar di kawasan Asia Tenggara.