Tag: bela negara

  • Jika dikaitkan dengan jurusan atau prodi yang anda ambil sekarang

    Jika dikaitkan dengan jurusan atau prodi yang anda ambil sekarang, bela negara apa yang akan dan yang sudah anda lakukan?

    Jawaban:

    Saya menganggap bela negara sebagai tanggung jawab yang harus diemban oleh setiap warga negara, termasuk saya.

    Sebagai mahasiswa di jurusan Sastra Indonesia, saya percaya bahwa kontribusi saya dalam memajukan bidang ini juga merupakan bentuk bela negara yang signifikan.

    Melalui penelitian yang saya lakukan, saya berusaha untuk menghasilkan pengetahuan yang dapat membantu memecahkan berbagai tantangan yang dihadapi oleh negara kita, baik di bidang teknologi, ekonomi, maupun sosial.

    Saya menganggap bela negara sebagai sebuah komitmen untuk menyumbangkan bakat dan pengetahuan saya dalam bidang Sastra Indonesia demi kemajuan bangsa.

    Sebagai mahasiswa Sastra Indonesia, saya melihat bahwa keberadaan dan kelestarian bahasa serta sastra kita adalah bagian tak terpisahkan dari identitas dan kekayaan budaya bangsa.

    Salah satu upaya bela negara saya dalam konteks prodi ini adalah dengan aktif mempelajari, menghargai, dan mempromosikan karya sastra Indonesia, baik yang klasik maupun kontemporer.

    Saya terlibat dalam berbagai diskusi, seminar, dan lokakarya yang membahas sastra Indonesia agar dapat memahami lebih dalam nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

    Selain itu, saya juga terlibat dalam kegiatan sosial yang mendukung literasi dan pengembangan bahasa Indonesia di berbagai lapisan masyarakat.

    Misalnya, saya bergabung dalam program sukarelawan yang memberikan bimbingan literasi kepada anak-anak di daerah terpencil atau komunitas yang kurang mampu.

    Saya percaya bahwa dengan memperkuat literasi dan pemahaman akan bahasa Indonesia, kita turut memperkuat fondasi budaya bangsa.

    Dalam konteks akademik, saya berusaha untuk menjadi agen perubahan dengan melakukan penelitian tentang sastra Indonesia yang relevan dengan perkembangan zaman, sehingga pengetahuan yang saya hasilkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan dan pelestarian sastra Indonesia.

    Selain itu, saya juga berkomitmen untuk terus mengasah kemampuan berbahasa Indonesia saya serta memperluas wawasan saya dalam bidang sastra dan kebudayaan Indonesia.

    Saya yakin bahwa dengan menjadi individu yang mampu menghargai dan mempromosikan kekayaan sastra dan budaya Indonesia, saya telah menjalankan bagian dari tanggung jawab saya sebagai warga negara yang berbela negara.

    Saya percaya bahwa melalui upaya-upaya tersebut, saya dapat menjadi agen perubahan yang turut serta dalam memperkuat identitas budaya bangsa serta menyumbangkan yang terbaik bagi kemajuan literasi dan pengembangan sastra Indonesia.

  • Contoh wujud bela negara secara non fisik di lingkungan masyarakat

    Wujud bela negara secara non fisik tidak dilakukan dengan angkat senjata seperti yang dilakukan oleh para pahlawan.

    Bela negara adalah adalah sikap dan perilaku seluruh rakyat Indonesia sebagai bentuk kecintaan terhadap negara demi menjaga keutuhan serta kedaulatan bangsa.

    Dalam hal ini, negara pun mengatur kewajiban membela negara bagi seluruh rakyat yang tertera pada UUD Pasal 27 ayat 3 yang berbunyi:

    “Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara.”

    Dapat dimaknai bahwa setiap warga memiliki tanggungjawab membela negara sesuai dengan kemampuan dan profesinya masing-masing.

    Sehingga setiap warga tidak harus angkat senjata ataupun melakukan bela negara secara fisik, tapi juga bisa secara non fisik.

    Wujud bela negara secara non fisik di lingkungan masyarakat bisa berupa:

    • Menjunjung tinggi toleransi dalam kehidupan masyarakat.
    • Menciptakan suasana rukun dan damai dalam lingkungan masyarakat.
    • Mematuhi norma-norma yang berlaku di masyarakat.
    • Memiliki rasa empat kepada orang lain.
    • Tenggang rasa dan gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
    • Adil dan bijaksana.
    • Menumbuhkan rasa kasih dan persaudaraan agar tidak terjadi perpecahan.
    • Menanamkan rasa cinta terhadap bangsa dan negara.
    • Membentuk perilaku positif, seperti jujur, disiplin, dan arif.
    • Menaati seluruh aturan yang telah ditetapkan oleh negara.
    • Membayar pajak.

    Jadi, bela negara tidak hanya harus berupa fisik, tapi juga bisa dilakukan dengan non fisik sesuai kemampuan dan keahlian masing-masing.

    Semisal seseorang ahli dalam dunia digital, maka menyebarkan informasi yang bermanfaat adalah salah satu bentuk bela negara secara non fisik.

    Sebab informasi yang disebar dapat menjadi tambahan pengetahuan serta wawasan bagi generasi penerus bangsa.