Tag: bisnis

  • 5 Faktor yang Menentukan Kepuasan Pelanggan

    Kepuasan pelanggan adalah keadaan di mana konsumen merasa senang dan puas dengan produk atau layanan yang diberikan oleh sebuah bisnis.

    Hal ini dapat mempengaruhi loyalitas pelanggan dan kemungkinan konsumen untuk kembali membeli produk atau menggunakan layanan dari bisnis yang sama di masa depan.

    Pentingnya kepuasan pelanggan dalam bisnis tidak bisa diabaikan. Konsumen yang puas cenderung memberikan ulasan positif dan merekomendasikan bisnis kepada teman dan keluarga.

    Hal ini dapat membantu bisnis untuk membangun reputasi positif dan meningkatkan jumlah pelanggan baru.

    Sebaliknya, konsumen yang tidak puas dapat menyebarkan ulasan negatif dan memberikan dampak yang buruk pada reputasi bisnis. Hal ini dapat menyebabkan bisnis kehilangan pelanggan dan pendapatan.

    Oleh karena itu, bisnis harus berusaha untuk memastikan bahwa pelanggan merasa senang dan puas dengan produk atau layanan yang mereka berikan.

    Faktor yang Menentukan Kepuasan Pelanggan

    Menurut Indrasari (2019:87-88) dalam menentukan tingkat kepuasan pelanggan, terdapat lima faktor utama dan harus diperhatikan oleh perusahaan, yaitu:

    1. Kualitas produk

    Pelanggan akan merasa puas bila evaluasi mereka menunjukkan bahwa produk yang mereka gunakan memang berkualitas.

    2. Kualitas pelayanan

    Pelanggan akan merasa puas apabila mendapatkan pelayanan yang baik atau sesuai dengan yang diharapkan.

    3. Emosional

    Pelanggan akan merasa bangga dan yakin bahwa orang lain akan kagum terhadap mereka, apabila memakai produk tertentu yang cenderung mempunyai tingkat kepuasan yang lebih tinggi.

    4. Harga

    Produk dengan kualitas yang sama tetapi harga yang relatif rendah menawarkan nilai yang lebih besar kepada pelanggan.

    5. Biaya

    Pelanggan yang tidak mengeluarkan biaya tambahan atau tidak perlu membuang waktu untuk mendapatkan suatu produk cenderung merasa puas dengan produk tersebut.

  • 10 Pengertian Kepuasan Pelanggan Menurut Para Ahli

    Pengertian kepuasan pelanggan adalah keadaan ketika konsumen merasa senang dan puas dengan produk atau layanan yang diberikan oleh penjual atau pelaku bisnis.

    Kepuasan tersebut dapat mempengaruhi loyalitas pelanggan dan memungkinkan konsumen untuk kembali membeli produk atau menggunakan layanan dari bisnis yang sama di kemudian hari.

    Pentingnya kepuasan pelanggan dalam bisnis tidak bisa diabaikan. Konsumen yang puas cenderung memberikan ulasan positif dan merekomendasikan produk kepada orang lain.

    Hal ini dapat membantu bisnis untuk membangun reputasi positif dan meningkatkan jumlah pelanggan baru.

    Pengertian Kepuasan Pelanggan Menurut Para Ahli

    Berikut ini adalah beberapa pengertian kepuasan pelanggan menurut para ahli.

    1. Menurut Park dalam (Irawan 2021:54)

    Mengungkapkan kepuasan pelanggan adalah suatu perasaan pelanggan sebagai respon terhadap produk barang atau jasa yang telah dikonsumsi.

    2. Menurut Kotler dan Keller (2016:33)

    Satisfaction reflects a person’s judgment of a product’s perceived performance in relationship to expectations. If performance falls short of expectations, the customer is disappointed. If it matches expectations, the customer is satisfied. If it exceeds them, the customer is delighted.

    Artinya:

    Kepuasan mencerminkan penilaian seseorang tentang kinerja produk yang dirasakan dalam kaitannya dengan harapan. Apabila kinerja jauh dari ekspektasi, pelanggan kecewa. Jika kinerja memenuhi harapan, pelanggan puas. Jika melebihi ekspektasi, pelanggan senang.

    3. Menurut Bahrudin, M., dan Zuhro, S. (2016)

    Menyatakan kepuasan pelanggan adalah evaluasi pilihan yang disebabkan oleh keputusan pembelian tertentu dan pengalaman dalam menggunakan atau mengkonsumsi barang atau jasa.

    4. Menurut Tjiptono (2014:353)

    Mengkonseptualisasikan kepuasan pelanggan seperti perasaan yang muncul menjadi output penilaian terhadap pengalaman pemakaian produk atau jasa.

    5. Menurut Danang Sunyoto (2015: 140)

    Kepuasan konsumen merupakan salah satu alasan dimana konsumen memutuskan untuk berbelanja pada suatu tempat. Apabila konsumen merasa puas dengan suatu produk, mereka cenderung akan terus membeli dan menggunakannya serta memberitahukan orang lain tentang pengalaman mereka yang menyenangkan dengan produk tersebut.

    6. Menurut Sangadji dan Sopiah (2013: 181)

    Kepuasan konsumen diartikan sebagai suatu keadaan dimana harapan konsumen terhadap suatu produk sesuai dengan kenyataan yang diterima konsumen. Jika produk tersebut jauh di bawah harapan, konsumen akan kecewa. Sebaliknya, jika produk tersebut memenuhi harapan, konsumen akan puas.

    7. Menurut Nugroho dalam Purnomo Edwin Setyo (2017)

    Menjelaskan bahwa kepuasan konsumen merupakan salah satu elemen penting dalam peningkatan kinerja pemasaran dalam suatu perusahaan.

    8. Menurut Richard Oliver (Barnes, 2003: 64)

    Kepuasan adalah tanggapan pelanggan atas terpenuhinya kebutuhannya. Hal itu berarti penilaian bahwa suatu bentuk keistimewaan dari suatu barang atau jasa ataupun barang/jasa itu sendiri, memberikan tingkat kenyamanan yang terkait dengan pemenuhan suatu kebutuhan, termasuk pemenuhan kebutuhan di bawah harapan atau pemenuhan kebutuhan melebihi harapan pelanggan.

    9. Menurut Windasuri & Hyacintha (2016:64)

    Kepuasan pelanggan adalah suatu tanggapan emosional pada evaluasi terhadap pengalaman konsumsi suatu produk atau jasa.

    10. Menurut Fatihudin & Firmansyah (2019)

    Kepuasan pelanggan adalah pengukuran atau indikator sejauh mana pelanggan atau pengguna produk perusahaan atau jasa sangat senang dengan produk-produk atau jasa yang diterima.

  • Retailing Adalah? Ini Pengertian, Jenis, dan Perannya dalam Perekonomian

    Retailing Adalah? Ini Pengertian, Jenis, dan Perannya dalam Perekonomian

    Retailing adalah proses penjualan barang atau jasa secara langsung ke konsumen akhir. Istilah retailing berasal dari bahasa Inggris yang artinya pengecer.

    Penjualan ini dapat dilakukan melalui toko fisik, toko online, atau melalui saluran penjualan lainnya.

    Tujuan utama dari retailing adalah memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen, serta menghasilkan keuntungan bagi perusahaan.

    Retailing berbeda dengan grosir, yang biasanya menjual barang dalam jumlah besar kepada bisnis atau organisasi, bukan kepada konsumen akhir.

    Bisnis retailing dapat memengaruhi kegiatan ekonomi suatu negara dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

    Retailing mencakup berbagai jenis bisnis, termasuk toko serba ada, supermarket, toko khusus, dan pusat perbelanjaan.

    Bisnis retailing dapat membeli barang dari produsen atau distributor, atau mereka dapat memproduksi barang mereka sendiri.

    Namun, tujuan akhir dari bisnis retailing adalah menjual barang dan jasa kepada konsumen akhir.

    Jenis-Jenis Retailing

    Bisnis retailing dapat dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan ukuran, jenis barang yang dijual, dan saluran penjualan yang digunakan. Berikut adalah beberapa jenis retailing yang paling umum:

    1. Retailing tradisional

    Retailing tradisional adalah bentuk retailing yang paling umum, di mana barang dijual melalui toko fisik. Toko ini dapat berupa warung kecil atau pusat perbelanjaan besar.

    Keuntungan dari retailing tradisional adalah konsumen dapat melihat dan menyentuh barang sebelum membeli, serta mendapatkan bantuan langsung dari penjual.

    2. Retailing online

    Retailing online adalah bentuk retailing dimana barang dijual melalui internet.

    Keuntungan dari retailing online adalah konsumen dapat membeli barang dari mana saja dan kapan saja, tanpa harus pergi ke toko fisik.

    Namun, kekurangan dari retailing online adalah konsumen tidak dapat melihat atau menyentuh barang sebelum membeli.

    3. Retailing berjenjang

    Retailing berjenjang adalah bentuk retailing di mana barang dijual melalui beberapa saluran penjualan.

    Misalnya, produsen menjual barang kepada distributor, yang kemudian menjualnya ke pengecer, yang kemudian menjualnya kepada konsumen akhir.

    Retailing berjenjang sering digunakan untuk barang-barang yang memiliki nilai tinggi dan memerlukan dukungan pemasaran yang kuat.

    4. Retailing spesialis

    Retailing spesialis adalah bentuk retailing dimana toko khusus menjual barang tertentu saja. Misalnya, toko buku, toko olahraga, toko mainan, atau toko elektronik.

    Keuntungan dari retailing spesialis adalah toko dapat menawarkan pilihan yang spesifik untuk konsumen dengan kebutuhan atau minat khusus.

    5. Retailing waralaba

    Retailing waralaba adalah bentuk retailing dimana pemilik toko (franchisee) membayar biaya untuk menggunakan merek dan sistem operasional dari bisnis retailing yang sudah terkenal (franchisor).

    Bisnis retailing waralaba umumnya memiliki standar kualitas dan layanan yang seragam di seluruh toko.

    6. Retailing pop-up

    Retailing pop-up adalah bentuk retailing sementara yang muncul di tempat-tempat tertentu untuk waktu yang terbatas.

    Contoh retailing pop-up termasuk toko-toko yang muncul di pusat perbelanjaan atau lokasi yang ramai selama liburan atau acara khusus, misalnya event tahun baru.

    Peran Retailing dalam Perekonomian

    Retailing memainkan peran penting dalam perekonomian global.

    Retailing menyediakan lapangan kerja untuk jutaan orang, baik di toko fisik maupun di toko online.

    Retailing juga memberikan pemasukan bagi bisnis dan pemerintah melalui pajak penjualan. Selain itu, bisnis retailing dapat mempengaruhi kegiatan ekonomi di suatu negara.

    Bisnis retailing yang sehat dan berkembang dapat menunjukkan keadaan ekonomi yang stabil dan tumbuh.

    Bisnis retailing yang sukses dapat meningkatkan daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

    Di sisi lain, bisnis retailing yang kurang sukses dapat menunjukkan keadaan ekonomi yang kurang stabil dan kurang berkembang.

    Selain itu, retailing juga dapat memainkan peran penting dalam mendorong inovasi dan perkembangan teknologi.

    Bisnis retailing terus beradaptasi dengan perubahan teknologi dan kebutuhan konsumen.

    Retailing online, misalnya, telah membuka peluang bagi bisnis kecil dan menengah untuk memasarkan produk mereka secara global.

  • SWOT Adalah? Ini Pengertian, Contoh, dan Manfaatnya

    SWOT Adalah? Ini Pengertian, Contoh, dan Manfaatnya

    Pengertian SWOT

    SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) adalah sebuah metode analisis strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman suatu perusahaan atau organisasi.

    Analisis SWOT ini membantu perusahaan dalam mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi kinerja dan posisi mereka di pasar.

    Dengan mengetahui faktor-faktor ini, perusahaan dapat menentukan strategi yang tepat untuk memanfaatkan kekuatan dan peluang yang dimilikinya, serta mengatasi kelemahan dan ancaman yang mungkin terjadi.

    Contoh SWOT

    Berikut adalah contoh SWOT yang dapat diterapkan dalam sebuah perusahaan.

    Kekuatan (Strengths)

    – Produk yang berkualitas dan inovatif
    – Merek yang dikenal dengan baik di pasaran
    – Jaringan distribusi yang luas
    – Tim manajemen yang terampil dan berpengalaman

    Kelemahan (Weaknesses)

    – Biaya produksi yang tinggi
    – Kurangnya keahlian dalam pemasaran digital
    – Kurangnya diversifikasi produk

    Peluang (Opportunities)

    – Pertumbuhan pasar yang tinggi untuk produk tertentu
    – Adanya peluang untuk ekspansi ke pasar internasional
    – Ketersediaan teknologi baru yang dapat membantu mengurangi biaya produksi

    Ancaman (Threats)

    – Persaingan yang ketat dari pesaing yang sudah mapan di pasar
    – Perubahan kebijakan pemerintah yang dapat mempengaruhi bisnis
    – Perubahan tren konsumen dan preferensi yang dapat mempengaruhi permintaan produk

    Manfaat SWOT

    Dengan melakukan analisis SWOT ini, perusahaan dapat menentukan strategi yang tepat untuk memanfaatkan kekuatan dan peluang yang dimilikinya, serta mengatasi kelemahan dan ancaman yang mungkin terjadi.

    Misalnya, perusahaan dapat memanfaatkan kekuatan mereka dalam hal produk dan merek untuk meningkatkan pemasaran digital dan diversifikasi produk, sehingga dapat memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan.

    Perusahaan juga dapat memanfaatkan peluang untuk ekspansi ke pasar internasional dengan memperluas jaringan distribusi mereka, atau menggunakan teknologi baru untuk mengurangi biaya produksi dan meningkatkan efisiensi.

    Namun, perusahaan juga harus mempertimbangkan ancaman yang mungkin terjadi, seperti persaingan yang ketat dari pesaing yang sudah mapan di pasar.

    Dalam hal ini, perusahaan harus meningkatkan kualitas produk dan layanan, serta membangun loyalitas pelanggan untuk mempertahankan pangsa pasar mereka.

    Selain itu, perusahaan juga harus memperhatikan perubahan kebijakan pemerintah dan tren konsumen, dan beradaptasi dengan cepat untuk menghindari kerugian.

    Dengan melakukan analisis SWOT secara teratur, perusahaan dapat terus memantau posisi mereka di pasar dan menentukan strategi yang tepat untuk menghadapi perubahan dan tantangan yang muncul.

    Hal ini dapat membantu perusahaan dalam mencapai tujuan bisnisnya dan memperoleh keuntungan yang berkelanjutan.

  • Omzet: Pengertian, Manfaat, dan Contohnya

    Omzet: Pengertian, Manfaat, dan Contohnya

    Pengertian Omzet

    Omzet adalah istilah dalam ekonomi, yaitu total uang yang didapatkan dari hasil penjualan produk dalam periode tertentu, seperti per minggu, per bulan, maupun per tahun.

    Namun, uang yang didapatkan tersebut masih berupa pendapatan kotor karena belum dikurangi dengan harga pokok penjualan (HPP) serta biaya operasional.

    Jadi, secara sederhana omzet dapat disebut sebagai pendapatan kotor yang diperoleh pengusaha atau perusahaan sebelum dikurangi modal dan biaya operasional seperti gaji karyawan, bayar listrik, sewa gedung, dan sebagainya.

    Manfaat Omzet

    Omzet memiliki banyak manfaat untuk pengusaha maupun perusahaan. Adapun manfaat omzet adalah sebagai berikut:

    1. Menunjukkan kinerja keuangan

    Omzet merupakan salah satu ukuran kinerja keuangan yang penting bagi sebuah perusahaan.

    Omzet yang tinggi menunjukkan bahwa perusahaan tersebut mampu menjual produk atau layanan dengan baik dan memiliki pangsa pasar yang besar.

    2. Memotivasi karyawan

    Omzet yang meningkat juga dapat memotivasi karyawan untuk bekerja lebih keras dan lebih produktif, karena mereka dapat melihat langsung dampak positif dari penjualan produk atau layanan perusahaan.

    3. Memperkuat citra perusahaan

    Omzet yang baik dapat memperkuat citra perusahaan di mata publik dan investor, karena menunjukkan bahwa perusahaan tersebut memiliki potensi untuk tumbuh dan berkembang di masa depan.

    4. Menentukan keputusan bisnis

    Omzet juga dapat menjadi faktor penting dalam menentukan keputusan bisnis, seperti menambah modal, mengembangkan produk baru, atau memperluas pasar.

    5. Menarik investor

    Omzet yang tinggi juga dapat menjadi daya tarik bagi investor, karena menunjukkan bahwa perusahaan tersebut memiliki potensi untuk menghasilkan keuntungan yang besar di masa depan.

    Contoh Omzet

    Dalam satu periode, Rani berhasil menjual buku sebanyak 1.000 unit yang harga per bukunya Rp100.000. Maka omzet yang didapat oleh Rani adalah:

    1.000 x Rp100.000 = Rp100.000.000

    Namun, uang Rp100.000.000 tersebut adalah pendapatan kotor, bukan total keuntungan Rani.

    Sebab, Rani harus memperhitungkan harga pokok penjualan dan biaya-biaya lainnya.

    Anggap saja biaya operasional Rani (modal 1.000 buku, biaya promosi, bayar ekspedisi, biaya listrik, biaya kuota, dan lain-lain) adalah Rp90.000.000, maka total keuntungan Rani adalah:

    Rp100.000.000 – Rp90.000.000 = Rp10.000.000

    Itulah pengertian omzet, manfaat, dan contohnya yang perlu diketahui bagi calon pengusaha agar tidak salah dalam mengartikan istilah.

  • Pengertian Modal Kerja dan Modal Investasi Beserta Contohnya

    Pengertian Modal Kerja dan Modal Investasi Beserta Contohnya

    Pengertian Modal Investasi

    Modal investasi merupakan aktivitas investasi yang menggunakan dana untuk membeli atau membangun suatu aset jangka panjang demi meraih keuntungan.

    Modal investasi dapat berasal dari berbagai sumber, termasuk penghasilan pribadi, simpanan, warisan, atau pinjaman.

    Dalam konteks investasi, modal investasi dapat digunakan untuk membeli saham, obligasi, properti, komoditas, atau instrumen investasi lainnya.

    Tujuan investasi biasanya adalah untuk menghasilkan keuntungan jangka panjang dengan memanfaatkan potensi kenaikan nilai aset dan/atau pendapatan pasif seperti dividen atau bunga.

    Beberapa contoh modal investasi yaitu sebagai berikut.

    1. Menanam Uang

    Investor yang merupakan seorang individu, lembaga, atau perusahaan dapat memberikan modalnya untuk dipinjamkan pada suatu usaha.

    Uang ini digunakan untuk pengembangan bisnis dengan pengembalian yang telah disepakati sebelumnya.

    2. Membeli Aset

    Contoh modal investasi berikutnya yaitu membeli aset. Hal ini berkaitan dengan menyediakan aset atau alat yang dapat dimanfaatkan dalam usaha jangka panjang guna meningkatkan hasil produksi bisnis.

    3. Investasi modal kecil

    Investasi ini dapat menjadi pilihan investor ritel karena dapat menggunakan modal kecil. Beberapa pilihan dari investasi ini yaitu reksa dana, saham, P2P lending, dan emas.

    Pengertian Modal Kerja

    Modal kerja merupakan ukuran likuiditas perusahaan, termasuk didalamnya kesehatan keuangan jangka pendek dan efisiensi operasional.

    Modal kerja berkaitan dengan perbedaan aset lancar perusahaan dengan kewajiban yang harus ditanggung dalam periode berjalan.

    Beberapa contoh dari modal kerja adalah sebagai berikut.

    1. Modal Kerja Permanen

    Modal kerja permanen memiliki sifat yang berkelanjutan secara terus menerus yang diperlukan oleh perusahaan guna kelancaran usaha.

    Modal ini harus tetapi dimiliki jika ingin perusahaan tetap menjalankan aktivitasnya.

    Modal kerja permanen terbagi menjadi dua jenis, yaitu modal kerja primer dan modal kerja normal.

    2. Modal Kerja Variabel

    Sesuai dengan namanya, modal kerja variabel yaitu modal kerja yang selalu berubah-ubah atau tidak tetap.

    Hal ini berkaitan dengan perubahan kegiatan dalam produksi suatu perusahaan.

    Modal ini juga mempunyai pengaruh yang berbeda-beda bagi perusahaan.

    Modal kerja variabel memiliki beberapa jenis, yakni modal kerja musiman, modal kerja siklis, dan modal kerja darurat.

    Itulah pengertian modal kerja dan modal investasi beserta contohnya.

    Jika kamu ingin membuka usaha atau perusahaan, ada baiknya untuk mengetahui semua informasi ini agar usaha atau perusahaan yang dimiliki dapat berjalan sebagai mana mestinya.

  • 10 Pengertian Penjualan Menurut Para Ahli

    10 Pengertian Penjualan Menurut Para Ahli

    Dalam dunia bisnis dan ekonomi, penjualan merupakan salah satu aktivitas utama yang menentukan keberlangsungan suatu perusahaan.

    Melalui kegiatan penjualan, barang dan jasa berpindah dari produsen ke konsumen, menciptakan nilai, serta menjadi sumber utama pendapatan bagi perusahaan.

    Penjualan bukan sekadar proses transaksi, tetapi juga mencakup upaya memahami kebutuhan konsumen, membangun hubungan, serta menciptakan kepuasan pelanggan agar terjadi keberlanjutan dalam bisnis.

    Oleh karena itu, memahami arti penjualan secara mendalam menjadi penting, baik dari sisi teori maupun praktik.

    Pengertian Penjualan Menurut Para Ahli

    Berbagai ahli telah memberikan pandangan yang beragam mengenai pengertian penjualan, tergantung dari sudut pandang dan disiplin ilmunya masing-masing.

    Secara umum, penjualan dipandang sebagai kegiatan pertukaran yang melibatkan penjual dan pembeli dengan tujuan memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui transaksi yang saling menguntungkan.

    Berikut ini beberapa pengertian penjualan menurut para ahli yang dapat menjadi dasar pemahaman terhadap konsep ini.

    1. Philip Kotler (2008)

    Pengertian penjualan adalah proses sosial manajerial dimana individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan, menciptakan, menawarkan, dan mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain.

    2. Sofjan Assauri (2002)

    Penjualan adalah kegiatan manusia yang diarahkan untuk memenuhi atau memuaskan kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran.

    3. Amin Wijaya (2011: 92)

    Penjualan adalah sebuah transaksi pendapatan barang atau jasa yang dikirim pelanggan untuk imbalan kas suatu kewajiban untuk membayar.

    4. Thamrin Abdullah dan Francis Tantri (2016, 3)

    Penjualan adalah bagian dari promosi dan promosi adalah salah satu bagian dari keseluruhan sistem pemasaran.

    5. Basu Swastha dalam Irwan Sahaja (2014, 246)

    Penjualan adalah suatu proses pertukaran barang atau jasa antara penjual dan pembeli.

    6. Mulyadi (1997:204)

    Penjualan adalah dalam transaksi penjualan kredit, jika order dari pelanggan telah dipenuhi dengan pengiriman barang atau penyerahan jasa, untuk jangka waktu tertentu perusahaan memiliki piutang kepada pelanggannya.

    7. Nitisemito (1998:13)

    Penjualan adalah semua kegiatan yang bertujuan untuk melancarkan arus barang dan jasa dari produsen ke konsumen secara paling efisien dengan maksud untuk menciptakan permintaan yang efektif.

    8. Haryono (2003:327)

    Penjualan kredit adalah penjualan yang dilakukan bila pembayaran baru diterima beberapa waktu kemudian.

    9. Assuari (2004:5)

    Penjualan adalah kegiatan manusia yang mengarahkan untuk memenuhi dan memuaskan kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran.

    10. William G. Nickels (1998:10)

    Penjualan adalah proses dimana penjual memuaskan segala kebutuhan dan keinginan pembeli agar dicapai manfaat baik bagi penjual maupun pembeli yang berkelanjutan dan menguntungkan kedua belah pihak.

  • 10 Pengertian Bisnis Menurut Para Ahli

    10 Pengertian Bisnis Menurut Para Ahli

    Pengertian Bisnis Menurut Para Ahli

    Pengertian bisnis secara etimologi berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Pengertian bisnis secara umum dalam ekonomi yaitu bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba.

    Berikut ini adalah beberapa pengertian bisnis menurut para ahli

    1. Prof.Owen

    Bisnis ialah suatu perusahaan yang berkaitan dengan produksi dan distribusi barang untuk dijual kembali ke pasaratau memberikan harga dalam setiap barang ataupun jasa.

    2. Urwick dan Hunt

    Bisnis adalah setiap perusahan yang memproduksi dan mendistribusikan serta menyediakan barang atau jasa yang diperlukan masyarakat dan atas dasar kesediaannya dalam membeli atau membayar.

    3. Mc. Naughton

    Definisi bisnis merupakan suatu pertukaran barang, jasa ataupun uang dengan tujuan memperoleh keuntungan.

    4. Prof.L.R.Dicksee

    Arti bisnis adalah suatu bentuk kegiatan yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan bagi yang berkepentingan atau mengusahakan kegiatan tersebut.

    5. William Spregal

    Mengatakan bahwa bisnis ialah suatu kegiatan yang berhubungan dengan produksi dan distribusi barang atau jasa yang bisa diklasifikasikan dalam kegiatan-kegiatan bisnis.

    6. Peterson

    Pengertian bisnis adalah merupakan serangkaian kegiatan yang berhubungan dengan penjualan ataupun pembelian barang dan jasa secara konsisten.

    7. Prof.L.R.Dicksee

    Bisnis adalah suatu bentuk aktivitas yang utamanya bertujuan untuk memperoleh keuntungan bagi yang mengusahakan atau yang berkepentingan dalam terjadinya aktivitas tersebut.

    8. T. Chwee (1990)

    Arti bisnis juga diungkapkan oleh T. Chwee (1990). Menurutnya, bisnis merupakan suatu sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat. Sementara itu, menurut Grifin dan Ebert, bisnis adalah suatu organisasi yang menyediakan barang atau jasa yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan.

    9. Allan Afuah (2004)

    Seorang pakar bisnis bernama Allan Afuah (2004) berpendapat bahwa bisnis adalah suatu kegiatan usaha individu yang terorganisasi untuk menghasilkan dana menjual barang ataupun jasa agar mendapatkan keuntungan dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat dan ada di dalam insdustri. Para pelaku bisnis ini biasanya disebut entrepreneur.

    10. Griffin dan Ebert

    Mengatakan bisnis adalah organisasi yang menyediakan barang atau jasa untuk belajar profit. Dengan definisi ini, kegiatan bisnis melalui penyediaan barang dan jasa bertujuan untuk menghasilkan laba. Sebuah institusi menghasilkan laba ketika total pendapatan dalam suatu periode lebih tinggi dari total biaya pada periode yang sama. Laba adalah fitur utama dari aktivitas bisnis, sehingga laba dapat berkembang.

  • 15 Peluang Bisnis dengan Modal Kecil Dibawah 1 Juta

    15 Peluang Bisnis dengan Modal Kecil Dibawah 1 Juta

    Bosan menjadi karyawan? Ingin resign, tapi bingung untuk mencari penghasilan selanjutnya?

    Ya, itulah salah satu dilema yang sering dialami oleh seorang pegawai atau karyawan.

    Gaji bulanan yang segitu-segitu saja, tekanan dari perusahaan, serta bos yang galak kadang membuat kebanyakan karyawan merasa jenuh, malas, dan ingin segera mengakhiri hubungannya dengan perusahaan tersebut.

    Namun, ketika memutuskan untuk berhenti kerja atau resign, apakah ada jaminan hidup yang lebih baik di kemudian hari?

    Bisa iya bisa tidak. Itu semua tergantung dari kemauan serta kemampuan yang dimiliki. Tapi alangkah baiknya agar kita tidak terburu-buru mengambil keputusan untuk berhenti kerja.

    Sebab, kita masih punya tanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Lebih baik kita melakukan terobosan baru dengan menciptakan usaha atau bisnis sendiri.

    Sebab, ada begitu banyak peluang usaha yang cukup prospek jika kita jeli melihatnya.

    Mungkin ini adalah pilihan yang tepat. Kita bekerja sebagai karyawan, sekaligus membuka usaha sendiri.

    Ketika usaha yang dirintis berkembang dan berpenghasilan, maka kita bisa meninggalkan perusahaan tempat kita bekerja.

    Ini sebuah keputusan yang bijak, daripada harus terburu-buru berhenti kerja tapi tidak ada kepastian di kemudian hari.

    Namun, kembali lagi ke masalah modal. Banyak orang yang enggan membuka usaha karena faktor modal yang minim.

    Banyak yang beranggapan jika usaha harus dimulai dengan modal besar. Padahal pada kenyataannya tidak begitu.

    Sebab ada beberapa jenis bisnis atau peluang usaha yang hanya membutuhkan modal tak lebih dari 1 juta.

    Apa saja peluang usaha tersebut? Berikut diantaranya:

    1. Jual Pulsa Elektrik

    Tidak perlu sampai 1 juta, usaha jual pulsa elektrik cukup dimulai hanya dengan modal 100 ribu rupiah saja.

    Enaknya lagi, bisnis pulsa juga tidak harus membuka toko di pinggir jalan. Kita bisa melakukannya di mana saja, termasuk di rumah ataupun via online.

    Hasil dari berjualan pulsa juga cukup menggiurkan, bahkan bisa sampai 2000 rupiah setiap transaksi.

    Bisa dibayangkan, ketika sehari kita mendapat 50 orderan, maka sudah berapa hasil yang kita peroleh?

    2. Usaha Toko Online

    Sekarang kita hidup di jaman digital, yang mana semua kebutuhan hampir tersedia di internet. Nah, hal ini juga menjadi sebuah peluang usaha yang cukup baik prospeknya.

    Kita bisa membuka toko online, misalnya toko baju, perlengkapan anak, mainan, dan masih banyak lagi.

    Tidak perlu modal besar, apalagi stok produk. Sebab sekarang begitu banyak toko besar yang menerima reseller atau dropshipper kepada setiap orang.

    3. Bisnis Katering

    Selanjutnya, ketika kita memiliki bakat memasak, kenapa tidak kita manfaatkan saja untuk mencari penghasilan?

    Ya, bisnis katering memang cukup menjanjikan.

    Kita bisa menawarkan di komplek perumaha, kantor, ataupun instansi kepemerintahan seperti kantor desa.

    Modal yang digunakan juga tidak banyak, tapi hasilnya cukup menggiurkan.

    4. Bisnis Jasa Pengetikan

    Selanjutnya kita bisa membuka jasa pengetikan. Kalau usaha yang satu ini terbilang tidak butuh modal, hanya saja dibutuhkan skil.

    Sebab kita bisa melakukannya di kantor atau menggunakan fasilitas kantor untuk mengerjakan orderan dari klien.

    Walau terlihat sederhana, tapi jasa pengetikan cukup ramai dicari.

    5. Jual Bibit Tanaman

    Jual bibit tanaman merupakan sebuah alternatif usaha yang cukup menjanjikan di jaman sekarang. Sebab kebanyakan orang ingin rumahnya asri dengan tanaman.

    Kita bisa mencari distributor bibit tanaman dan menjualnya lagi ke orang lain.

    Modal yang digunakan juga tidak begitu besar, tapi ketika kita bisa menjualnya dengan baik, maka pundi-pundi rupiah pun akan mengalir.

    6. Bisnis Kerajinan Tangan

    Kerajinan tangan merupakan salah satu pelauang usaha atau bisnis rumahan yang paling menyenangkan.

    Sebab, kita bisa melakukannya dengan senang hati dan melatih kreativitas.

    Kita pun bisa menggunakan bahan dasar yang sederhana, misalnya sampah plastik atau botol minuman bekas. Tentu saja modalnya tidak banyak, bukan?

    7. Jual Es Krim

    Bisnis modal kecil selanjutnya adalah menjual es krim.

    Kita bisa membuatnya sendiri di rumah. Kalau tidak bisa, kita bisa melihat tutorial di internet atau Youtube.

    Ada begitu banyak resep membuat es krim yang sederhana dengan modal minim. Kita bisa menjualnya ke tetangga sampai teman kantor.

    8. Jual Gorengan

    Jangan sepelekan orang penjual gorengan. Walau terlihat sederhana, tapi banyak penjual gorengan yang berhasil meraup hasil besar dari dagangannya.

    Sebab gorengan adalah sebuah peluang usaha dengan modal kecil, tapi hasil menggiurkan.

    Ketika bisnis gorengan sudah ramai, kita bisa membuka gerai khusus untuk menjangkau konsumen lebih banyak lagi.

    9. Jasa Desain

    Usaha modal kecil selanjutnya adalah menjual jasa desain.

    Jika kita memiliki kemampuan desain, baik desain banner, undangan, cover buku, dan sebagainya, maka itu adalah modal utama kita.

    Untuk permulaan jangan pasang tarif mahal sebab kita belum dikenal. Alangkah baiknya untuk menunjukkan kualitas kita terlebih dahulu.

    10. Menjadi Selebgram

    Jangan salah, selebgram adalah salah satu jenis usaha yang paling populer saat ini.

    Dengan endorse, banyak selebgram yang bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari. Banyak pertanyaan tentang bagaimana cara menjadi selebgram?

    Sebenarnya menjadi elebgram tidak sulit, ada beberapa trik khusus yang bisa kita lakukan agar bisa menjadi selebgram.

    11. Jasa Roti Bakar

    Selanjutnya kita juga bisa mencoba peluang usaha roti bakar.

    Usaha ini tidak memerlukan modal banyak. Kita bisa memanage pengeluaran agar tidak sampai 1 juta.

    Yang paling utama dalam bisnis roti bakar adalah kualitas roti serta rasa. Ketika rasa sudah bisa bersaing, maka balik modal akan cepat terealisasi.

    12. Membuka Warung Kopi

    Bukan hal yang rahasia lagi jika usaha warung kopi adalah bisnis kecil yang menjanjikan.

    Jenis usaha yang satu ini memang benar-benar terbukti bisa menghasilkan uang dalam waktu singkat dengan modal sedikit.

    Jadi, kita bisa mencobanya di malam hari ketika pulang kerja.

    13. Jual Camilan

    Peluang usaha kecil selanjutnya adalah menjual camilan. Jika kita pandai membuat camilan, seperti keripik, maka kita bisa menjualnya.

    Tapi ingat, selain rasa, camilan juga akan lebih menjual ketika packing nya bagus. Rasa adalah yang utama, tampilan adalah yang kedua.

    14. Jual Jamu

    Usaha modal kecil yang bisa kita lakukan di rumah adalah jual jamu. Kita bisa mencari agen atau distributor jamu, kemudian menjualnya lagi.

    Modal yang digunakan pun tidak sampai sejuta. Kita bisa menjualnya di rumah, tanpa perlu menyewa lahan usaha di pinggin jalan.

    15. Jasa Penulisan Artikel

    Dan yang terakhir, peluang usaha baru yang menjanjikan saat ini adalah jasa penulisan artikel.

    Mengingat saat ini kita hidup di jaman yang serba digital, maka kebanyakan perusahaan atau segala bidang usaha akan meramban ke dunia online.

    Nah, pada dunia online, setiap pengusaha dituntut untuk bisa menulis kata-kata atau artikel yang menarik agar produk jualannya diminati oleh calon pembeli.

    Oleh sebab itu, artikel menjadi satu-satunya kunci agar usaha menjadi lebih dilirik oleh orang. Salah satu jasa penulisan artikel terbaik dan terpercaya adalah sastrawacana.id/.

    Sudah ratusan artikel yang ditulis dan berhasil membuat produk iklan menjadi lebih laris.

    Author : Maulana Affandi

  • Ladies, Inilah 4 Kebiasaan di Rumah yang Bisa Menghasilkan Uang

    Coba tebak, apa kebiasaan yang paling sering dilakukan oleh kaum cewek? Mayoritas jawabannya pasti bergosip. Bener kan?

    Yups, memang bener sih cewek kalau lagi ngumpul pasti suka bergosip. Bahan pergosipan mereka pun tak jauh dari seputar pasangan, teman, serta orang lain yang tidak dikenal.

    Tapi, apa bergosip bisa bermanfaat? Bisa menghasilkan uang? Tentu saja tidak sama sekali. Bergosip cuma bisa membuang tenaga dan pikiran dengan percuma, bahkan bikin dosa semakin bertambah.

    Daripada harus gosip, mending beralih ke aktivitas lainnya. Sebab ternyata ada kebiasaan lain di rumah yang ternyata dapat memberikan manfaat, loh?

    Kebiasaan yang Menghasilkan Uang

    Selain berguna untuk orang lain, juga bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah. Waaahh, menguntungkan, bukan? Nah, penasaran apa saja kebiasaan tersebut? Berikut diantaranya:

    1. Kebiasaan Make Up Wajah

    Cewek mana yang bisa lepas dari alat-alat make up? Tidak sedikit dari mereka yang menjadikan alat make up sebagai kebutuhan pokok.

    Sebab, cewek akan mengisi hari-hari mereka dengan memoles wajah. Tahukah kamu bahwa kebiasaan memoles wajah ini juga bisa menghasilkan uang? Yups, kamu bisa terlatih untuk menjadi seorang MUA alias make up artist.

    Seperti yang kita tahu, MUA saat ini sangat digandrungi dan banyak yang membutuhkan jasa mereka untuk membuat penampilan wajah semakin cantik, terutama pada hari spesial salah satunya hari pernikahan.

    2. Kebiasaan Memasak

    Tidak hanya bisa make up saja, cewek memang seharusnya bisa masak. Dengan begitu, kamu bisa menghidangkan makanan lezat untuk keluargamu kelak setelah menikah. Sebagian besar cewek memang suka dan memiliki kebiasaan memasak di rumah.

    Nah, kebiasaan ini juga bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah. Caranya, kamu bisa memasak masakan atau membuat kue favoritmu.

    Kemudian, mintalah temanmu untuk mencicipinya, jangan lupa juga tanya pendapat mereka tentang masakanmu. Kalau menurut mereka masakanmu enak, berarti peluangmu terbuka lebar untuk bisa membuka usaha dalam bidang kuliner. Wow, cukup menarik, bukan?

    3. Kebiasaan Menulis

    Jika kamu termasuk cewek yang memiliki hobi atau kebiasaan menulis, selamat! Karena hobimu ini juga bisa menghasilkan uang. Bagaimana caranya? Kamu bisa menulis apapun yang kamu mau, misalnya seperti artikel, cerpen, novel, puisi, dan karya tulisan lainnya.

    Setelah itu, cobalah untuk mengirim hasil karya tulisanmu pada majalah atau penerbit buku.

    Walaupun tidak semudah membalikkan telapak tangan, tapi tidak ada salahnya untuk mencoba, kan?

    4. Kebiasaan Membuat Kerajinan Tangan

    Membuat kerajinan tangan biasanya menjadi pilihan terbaik untuk mengisi waktu luang. Terkadang, kebiasaan membuat kerajinan tangan hanya dilakukan saat sedang merasa bosan.

    Tapi, dengan kebiasaan ini kamu juga bisa menghasilkan uang loh. Kamu bisa berkarya sebagus mungkin dan hasilnya bisa kamu jual. Akan lebih beruntung lagi jika karyamu diapresiasi dengan harga yang cukup tinggi.

    Itulah 4 kebiasaan yang seringkali dilakukan cewek di rumah yang mungkin tidak pernah disadari bahwa bisa menghasilkan uang.

    Yuk, kembangkan potensimu melalui kebiasaan yang sering kamu lakukan setiap hari!

    Author  : Eva
    Editor   : Maulana Affandi