Tag: burung

  • Apa Makanan Burung Hantu? Simak Jawabannya

    Burung hantu adalah kelompok burung merupakan anggota dari ordo Strigiformes.

    Burung ini dikenal dengan kemampuan penglihatan dan pendengaran yang luar biasa sehingga menjadi predator utama pada malam hari.

    Burung hantu memiliki penampilan yang khas, seperti mata besar, paruh melengkung, bulu-bulu halus sehingga terkesan seperti bulu-bulu lembut.

    Terdapat berbagai spesies burung hantu yang tersebar di seluruh dunia, terutama di daerah beriklim sedang hingga tropis.

    Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang burung hantu:

    • Burung hantu memiliki leher yang dapat berputar hingga 270 derajat.
    • Burung hantu memiliki penglihatan malam yang sangat baik. Bahkan, kemampuannya 100 kali lebih baik dari manusia di malam hari.
    • Burung hantu memiliki pendengaran yang sangat baik, dapat mendengar suara yang sangat kecil dari jarak yang jauh.
    • Burung hantu memiliki kemampuan untuk terbang diam-diam.
    • Burung hantu dapat menelan mangsa mereka secara utuh.
    • Burung hantu hidup di seluruh dunia, kecuali di Antartika.

    Apa Makanan Burung Hantu?

    Burung hantu adalah hewan karnivora, yang berarti bahwa mereka hanya memakan daging.

    Makanan burung hantu bervariasi tergantung pada spesiesnya, tetapi secara umum mereka memakan hewan-hewan kecil seperti tikus, belalang, ikan, ayam, burung kecil, kelelawar, kadal, katak, dan kepiting kecil.

    Beberapa spesies burung hantu juga memakan hewan yang lebih besar, seperti tupai, kelinci, hewan pengerat lainnya, dan burung yang lebih besar.

    Burung ini memiliki sistem pencernaan yang khusus untuk mencerna daging, memiliki paruh yang tajam dan kuat untuk merobek daging, dan memiliki perut yang berukuran besar untuk menyimpan makanan.

    Burung hantu juga memiliki kemampuan untuk mengeluarkan bola-bola bulu dari perut mereka. Bola-bola bulu ini berisi sisa-sisa makanan yang tidak dapat dicerna oleh burung hantu, seperti tulang dan bulu.

    Burung hantu sendiri memiliki peran penting dalam ekosistem karena berada di puncak rantai makanan sebagai predator utama.

    Burung hantu juga merupakan makanan bagi hewan-hewan pemangsa yang lebih besar, seperti elang dan serigala.

    Namun, karena sifatnya yang misterius dan sering dikaitkan dengan hal-hal supernatural, burung hantu juga sering disalahpahami dan bahkan dianggap sebagai burung yang membawa sial.

    Padahal, burung hantu adalah makhluk unik dan menarik yang penting bagi ekosistem.

  • 417 Jenis Burung yang Dilindungi di Indonesia Sesuai Peraturan Pemerintah

    417 Jenis Burung yang Dilindungi di Indonesia Sesuai Peraturan Pemerintah

    Burung yang dilindungi adalah jenis burung yang diatur dan dilindungi oleh undang-undang dalam rangka melestarikan keanekaragaman hayati.

    Perlindungan ini diberikan untuk mencegah kepunahan dan memastikan bahwa populasi burung tersebut tetap terjaga.

    Burung yang dilindungi biasanya memiliki nilai ekologis dan estetika yang tinggi serta memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

    Oleh karena itu, perlindungan terhadap burung yang dilindungi sangat penting untuk menjaga keberlangsungan hidup spesies tersebut.

    Jenis-jenis burung yang dilindungi yang telah ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa statusnya dapat berubah (dinamis).

    Status dari jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi menjadi tidak dilindungi dan sebaliknya setelah mendapat pertimbangan Otoritas Keilmuan (Scientific Authority).

    Adapun sanksi atau ancaman hukum tertuang pada kententuan Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya bahwa:

    1. Barangsiapa dengan Sengaja menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup; (Pasal 21 ayat (2) huruf a), diancam dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah). (Pasal 40 ayat (2));

    2. Barang Siapa Dengan Sengaja menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan mati (Pasal 21 ayat (2) huruf b), diancam dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah). (Pasal 40 ayat (2));

    3. Dengan Sengaja memperniagakan, menyimpan atau memiliki kulit, tubuh, atau bagianbagian lain satwa yang dilindungi atau barang-barang yang dibuat dari bagian-bagian tersebut atau mengeluarkannya dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia; (Pasal 21 ayat (2) huruf d), diancam dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah). (Pasal 40 ayat (2));

    Berikut ini adalah jenis-jenis burung yang dilindungi di Indonesia, diantaranya:

    1. Accipiter badius (Elang-alap Shikra)

    2. Accipiter buergersi (Elang-alap Bahu-coklat)

    3. Accipiter cirrhocephalus (Elang-alap Kalung)

    4. Accipiter doriae (Elang-alap Doria)

    5. Accipiter erythrauchen (Elang-alap Maluku)

    6. Accipiter fasciatus (Elang-alap Coklat)

    7. Accipiter griseiceps (Elang-alap Kepala-kelabu)

    8. Accipiter gularis (Elang-alap Nipon)

    9. Accipiter henicogrammus (Elang-alap Halmahera)

    10. Accipiter melanochlamys (Elang-alap Mantel-hitam)

    11. Accipiter meyerianus (Elang-alap Meyer)

    12. Accipiter nanus (Elang-alap Kecil)

    13. Accipiter novaehollandiae (Elang-alap Kelabu)

    14. Accipiter poliocephalus (Elang-alap Pucat-sosonokan)

    15. Accipiter rhodogaster (Elang-alap Dada-merah)

    16. Accipiter soloensis (Elang-alap Cina)

    17. Accipiter trinotatus (Elang-alap Ekor-totol)

    18. Accipiter trivirgatus (Elang-alap Jambul)

    19. Accipiter virgatus (Elang-alap Besra)

    20. Aceros cassidix (Julang Sulawesi)

    21 .Aceros comatus (Enggang Jambul)

    22. Aceros corrugates (Julang Jambul Hitam)

    23. Aceros everetti (Julang Sumba)

    24. Aceros plicatus (Julang Irian)

    25. Aceros undulatus (Julang Emas)

    71. Aramidopsis plateni (Mandar Sulawesi)

    72. Archboldia papuensis (Namdur Archbold)

    73. Ardea picata (Kuntul Belang)

    74. Argusianus argus (Kuau Besar, Kuau Raja)

    75. Astrapia nigra (Astrapia arfak)

    26. Actenoides concretus (Cekakak Hutan Melayu)

    27. Actenoides monachus (Cekakak Hutan Tunggir Hijau)

    28. Actenoides princeps (Cekakak Hutan Dada Sisik)

    29. Aepypodius arfakianus (Maleo Gunung)

    30. Aepypodius bruijnii (Maleo Waigeo)

    31. Aethopyga duyvenbodei (Burung madu Sangihe)

    32. Aethopyga eximia (Burung madu gunung)

    33. Aethopyga mystacalis (Burung Madu Jawa)

    34. Aethopyga siparaja (Burung Madu Sepah Raja)

    35. Aethopyga temminckii (Burung Madu Ekor Merah)

    36. Ailuroedus buccoides (Burung-Kucing Kuping Putih)

    37. Ailuroedus melanotis (Burung Kucing Tutul)

    38. Alcedo atthis (Raja Udang Erasia)

    39. Alcedo azurea (Raja Udang Biru Langit)

    40. Alcedo coerulescens (Raja Udang Biru Langit)

    41. Alcedo euryzona (Raja Udang Kalung Biru)

    42. Alcedo meninting (Raja Udang Meninting)

    43. Alcedo pusilla (Raja Udang Kecil)

    44. Alcippe pyrrhoptera (Brencet wergan)

    45. Amblyornis flavifrons (Namdur-Dahi Emas)

    46. Amblyornis inornatus (Namdur Polos)

    47. Amblyornis macgregoriae (Namdur Jambul Emas)

    48. Anhinga melanogaster (Pecuk ular)

    49. Anorrhinus galeritus (Enggang Klihingan)

    50. Anous minutus (Camar Angguk Hitam)

    51. Anous stolidus (Camar Angguk Coklat)

    52. Anthracoceros albirostris (Kangkareng Perut Putih)

    53. Anthracoceros malayanus (Kangkareng Hitam)

    54. Anthreptes malacensis (Burung Madu Kelapa)

    55. Anthreptes rhodolaema (Burung Madu Leher Merah)

    56. Anthreptes simplex (Burung Madu Polos)

    57. Anthreptes singalensis (Burung Madu Belukar)

    58. Apalharpactes mackloti (Luntur Sumatera, Luntur Gunung)

    59. Apalharpactes reinwardtii (Luntur Jawa, Luntur Gunung)

    60. Aquila audax (Rajawali Ekor-baji)

    61. Aquila clanga (Rajawali Totol)

    62. Aquila gurneyi (Rajawali Kuskus)

    63. Arachnothera affinis (Pijantung Gunung)

    64. Arachnothera chrysogenys (Pijantung Telinga Kuning)

    65. Arachnothera crassirostris (Pijantung Kampung)

    66. Arachnothera everetti (Pijantung Kalimantan)

    67. Arachnothera flavigaster (Pijantung Tasmak)

    68. Arachnothera juliae (Pijantung Kepala Putih)

    69. Arachnothera longirostra (Pijantung Kecil)

    70. Arachnothera robusta (Pijantung Besar)

    76. Astrapia splendidissima – Astrapia cemerlang

    77. Aviceda jerdoni – Baza Jerdon

    78. Aviceda leuphotes – Baza Hitam

    79. Aviceda subcristata – Baza Pasifik

    80. Bubulcus ibis – Kuntul, Kuntul kerbau, Bangau putih

    81. Buceros bicornis – Rangkong Papan

    82. Buceros rhinoceros – Rangkong Badak

    83. Butastur indicus – Elang Kelabu

    84. Butastur liventer – Elang Sayap-coklat

    85. Buteo buteo – Elang Buteo

    86. Cacatua galerita – Kakatua putih besar jambul kuning

    87. Cacatua goffini – Kakatua gofin

    88. Cacatua moluccensis – Kakatua Seram

    89. Cacatua sulphurea – Kakatua kecil jambul kuning

    90. Cairina scutulata – Itik liar, Mentok Rimba

    91. Caloenas nicobarica – Junai Emas, Burung mas, Minata

    92. Caridonax fulgidus – Cekakak Tunggir Putih

    93. Casmerodius albus – Kuntul Besar

    94. Casuarius bennetti – Kasuari kecil

    95. Casuarius casuarius – Kasuari

    96. Casuarius unappenddiculatus – Kasuari gelambir satu, Kasuari leher kuning

    97. Ceyx erithacus – Udang Merah Api

    98. Ceyx fallax – Udang Merah Sulawesi

    99. Ceyx lepidus – Udang Merah Kerdil

    100. Ceyx rufidorsa – Udang Punggung Merah

    101. Chalamydera cerviniventris – Namdur Coklat

    102. Chlamydera lauterbachi – Namdur Dada-Kuning

    103. Chlidonias hybrida – Dara Laut Kumis

    104. Chlidonias leucopterus – Dara Laut Sayap Putih

    105. Cicinnurus magnificus – Cendrawasih belah rotan

    106. Cicinnurus regius – Cendrawasih raja

    107. Cicinnurus respublica – Cendrawasih botak

    108. Ciconia episcopus – Bangau hitam, Sandanglawe

    109. Circaetus gallicus – Elang Ular Jari-pendek

    110. Circus aeruginosus – Elang Rawa Katak

    111. Circus approximans – Elang Rawa Coklat

    112. Circus assimilis – Elang Rawa Tutul

    113. Circus melanoleucos – Elang Rawa Tangling

    114 Circus spilonotus – Elang Rawa Timur

    115 Cittura cyanotis – Raja Udang Pipi Ungu

    116 Clytoceyx rex – Raja Udang Paruh Sekop

    117 Cnemophilus loriae – Cendrawasih Loria

    118 Colluricincla megarhyncha – Burung sohabe coklat

    119 Colluricincla sanghirensis – Sohabe coklat

    120 Conopophila albogularis – Penghisap-Madu Kalung-Coklat

    121 Crocias albonotatus – Burung matahari

    122 Cyornis ruckii – Burung kipas biru, Sikatan Aceh

    123 Dacelo gaudichaud – Kukabura Perut Merah

    124 Dacelo leachii – Kukabura Sayap-Biru

    125 Dacelo tyro – Kukabura Aru

    126 Ducula whartoni – Pergam raja

    127 Eclectus roratus – Nuri Bayan

    128 Egretta eulophotes – Kuntul cina

    129 Egretta garzetta – Kuntul kecil

    130 Egretta novaehollandiae – Cangak Australia

    131 Egretta sacra – Kuntul karang

    132 Elanus caeruleus – Elang Tikus

    133 Eos histrio – Nuri Sangir

    134 Epimachus albertisi – Paruh-sabit ekor-kuning

    135 Epimachus bruijnii – Paruh-sabit-ekor-putih

    136 Epimachus fastuosus – Paruh-sabit-kurikuri

    137 Epimachus meyeri – Paruh-sabit coklat

    138 Esacus magnirostris – Wili-wili, Uar, Bebek laut

    139 Eulipoa wallacei – Gosong Maluku

    140 Eutrichomyias rowleyi – Seriwang Sangihe

    141 Falco berigora – Alap-alap Coklat

    142 Falco cenchroides – Alap-alap layang

    143 Falco longipennis – Alap-alap Australia

    144 Falco moluccensis – Alap-alap sapi

    145 Falco peregrinus – Alap-alap kawah

    146 Falco severus – Alap-alap macan

    147 Falco subbuteo – Alap-alap walet

    148 Falco tinnunculus – Alap-alap Erasia

    149 Fregata andrewsi – Burung gunting, Bintayung

    150 Garrulax rufifrons – Burung kuda

    151 Glycichaera fallax – Penghisap-Madu Palsu

    152 Goura cristata – Burung dara mahkota, Mambruk

    153 Goura scheepmakeri – Mambruk selatan

    154 Goura victoria – Mambruk victoria

    155 Gracula religiosa – Beo Flores, Beo Nias, Beo Sumbawa

    156 Grus rubicunda – Janjang Brolga

    157 Gygis alba – Dara Laut Putih

    158 Halcyon coromanda – Cekakak Merah

    159 Halcyon cyanoventris – Cekakak Jawa

    160 Halcyon pileata – Cekakak Cina

    161 Halcyon smyrnensis – Cekakak Belukar

    162 Haliaeetus leucogaster – Elang Laut Perut-putih

    163 Haliastur indus – Elang Bondol

    164 Haliastur sphenurus – Elang Siul

    165 Harpactes diardii – Luntur Diard

    166 Harpactes duvaucelii – Luntur Putri

    167 Harpactes erythrocephalus – Luntur Kepala Merah

    168 Harpactes kasumba – Luntur Kasumba

    169 Harpactes oreskios – Luntur Harimau

    170 Harpactes orrhophaeus – Luntur-Tunggir Coklat

    171 Harpactes whiteheadi – Luntur Kepala Putih

    172 Harpyopsis novaeguineae – Rajawali Papua

    173 Henicopernis longicauda – Elang Ekor-panjang

    174 Hieraaetus fasciatus – Elang Bonelli

    175 Hieraaetus kienerii – Elang Perut-karat

    176 Hieraaetus morphnoides – Elang Kecil

    177 Hieraaetus pennatus – Elang Setiwel

    178 Himantopus himantopus – Trulek lidi, Lilimo

    179 Hypogramma hypogrammicum – Burung Madu Rimba

    180 Ichthyophaga humilis – Elang Ikan Kecil

    181 Ichthyophaga ichthyaetus – Elang Ikan Kepala-kelabu

    182 Ictinaetus malayensis – Elang Hitam

    183 Lacedo pulchella – Cekakak Batu

    184 Leptoptilos javanicus – Marabu, Bangau tongtong

    185 Leucopsar rothschildi – Jalak Bali

    186 Lichenostomus obscurus – Penghisap Madu Daun

    187 Lichenostomus subfrenatus – Penghisap-Madu leher Hitam

    188 Lichenostomus versicolor – Penghisap-Madu kepodang

    189 Lichmera alboauricularis – Penghisap-Madu Anis

    190 Lichmera argentauris – Penghisap-Madu Zaitun

    191 Lichmera deningeri – Penghisap-Madu Buru

    192 Lichmera flavicans – Penghisap-Madu Timor

    193 Lichmera indistinct – Penghisap-Madu Australia

    194 Lichmera limbata – Burung sesap pengisap madu

    195 Lichmera lombokia – Penghisap-Madu Topi Sisik

    196 Lichmera monticola – Penghisap-Madu Seram

    197 Lichmera notabilis – Penghisap-Madu Wetar

    198 Lichmera squamata – Penghisap-Madu Babar

    199 Limnodromus semipalmatus – Blekek Asia

    200 Loboparadisea sericea – Cenderawasih Sutera

    201 Lophorina superba – Cenderawasih Kerah

    202 Lophozosterops javanicus – Burung kacamata leher abu-abu

    203 Lophura bulweri – Beleang ekor putih

    204 Loriculus catamene – Serindit Sangihe

    205 Loriculus exilis – Serindit Sulawesi

    206 Lorius domicellus –Nori merah kepala hitam

    207 Lorius lory – Nuri kepala hitam

    208 Lorius roratus – Bayan

    209 Lycocorax pyrrhopterus – Cendrawasih gagak

    210 Macgregoria pulchra – Penghisap-madu elok

    211 Macheiramphus alcinus – Elang Kelelawar

    212 Macrocephalon maleo – Maleo

    213 Manucodia atra – Manukodia Kilap

    214 Manucodia chalybata – Manukodia leher-keriting

    215 Manucodia jobiensis – Manukodia Jobi

    216 Manucodia keraudrenii – Manukodia trompet

    217 Megalaima armillaris – Cangcarang

    218 Megalaima corvina – Haruku, Ketuk-ketuk

    219 Megalaima javensis – Tulung tumpuk, Bultok Jawa

    220 Megapodius affinis – Gosong Kelam

    221 Megapodius bernsteinii – Burung Gosong

    222 Megapodius cumingii – Gosong

    223 Megapodius freycinet – Gosong Kelam

    224 Megapodius geelvinkianus – Gosong Biak

    225 Megapodius reintwardtii – Burung gosong

    226 Megapodius reinwardt – Gosong kaki merah

    227 Megapodius tenimberensis – Gosong Tanimbar

    228 Melidectes belfordi – Melidektes Belford

    229 Melidectes fuscus – Penghisap-madu Jelaga

    230 Melidectes leucostephes – Melidektes Vogelkop

    231 Melidectes nouhuysi – Penghisap-Madu Jenggot Pendek

    232 Melidectes ochromelas – Melidektes Alis Coklat

    233 Melidectes rufocrissalis – Melidektes Alis Kuning

    234 Melidectes torquatus – Melidektes Elok

    235 Melidora macrorrhina – Raja Udang Paruh Kait

    236 Meliletes megarhynchus – Long-billed Honeyeater

    237 Meliphaga albonotata – Meliphga Semak

    238 Meliphaga analoga – Meliphaga Analoga

    239 Meliphaga aruensis – Meliphaga Aru

    240 Meliphaga flavirictus – Meliphaga Paruh Kuning

    241 Meliphaga gracilis – Meliphaga Anggun

    242 Meliphaga mimikae – Meliphaga Mimika

    243 Meliphaga montana – Meliphaga Rimba

    244 Meliphaga orientalis – Melipgaha Gunung

    245 Meliphaga reticulata – Meliphaga Dada lurik

    246 Melipotes fumigates – Melipotes Pipi Kuning

    247 Melipotes gymnops – Melipotes Arfak

    248 Melithreptus albogularis – Penghisap-Madu Leher Putih

    249 Melitograis gilolensis – Cikukua Halmahera

    250 Mesophoyx intermedia – Kuntul Perak

    251 Microhierax fringillarius – Alap-alap capung

    252 Milvus migrans – Elang Paria

    253 Musciscapa ruecki – Burung kipas biru

    254 Mycteria cinerea – Bluwok, Walangkadak

    255 Mycteria leucocephala – Bluwok berwarna

    256 Myza celebensis – Cikarak Sulawesi

    257 Myza sarasinorum – Cikarak Telinga Putih

    258 Myzomela adolphinae – Myzomela Gunung

    259 Myzomela blasii – Myzomela Seram

    260 Myzomela boiei – Myzomela Banda

    261 Myzomela chloptera – Myzomela Sulawesi

    262 Myzomela cruentata – Myzomela Merah

    263 Myzomela dammermani – Myzomela Sumba

    264 Myzomela eques – Myzomela Leher Merah

    265 Myzomela erythrocephala – Myzomela Kepala Merah

    266 Myzomela kuehni – Myzomela Wetar

    267 Myzomela nigrita – Myzomela Hitam

    268 Myzomela obscura – Myzomela Remang

    269 Myzomela rosenbergii – Myzomela Hitam-Merah

    270 Myzomela vulnerata – Myzomela Timor

    271 Myzomela wakoloensis – Myzomela Wakolo

    272 Nectarinia aspasia – Burung Madu, Jantingan, Klaces

    273 Nectarinia buettikoferi – Burung Madu Sumba

    274 Nectarinia calcostetha – Burung Madu Bakau

    275 Nectarinia jugularis – Burung Madu Sriganti

    276 Nectarinia solaris – Burung Madu Matari

    277 Nectarinia sperata – Burung Madu Pengantin

    278 Nisaetus alboniger – Elang Gunung

    279 Nisaetus bartelsi – Elang Jawa

    280 Nisaetus cirrhatus – Elang Brontok

    281 Nisaetus floris – Elang Flores

    282 Nisaetus lanceolatus – Elang Sulawesi

    283 Nisaetus nanus – Elang Wallace

    284 Numenius arquata – Gajahan Besar

    285 Numenius madagascariensis – Gajahan Timur

    286 Numenius minutes – Gagahan

    287 Numenius phaeopus – Gajahan Pengala

    288 Nycticorax caledonicus – Kowak merah

    289 Oreornis chrysogenys – Penghisap-Madu Pipi Jingga

    290 Otus beccarii – Burung hantu Biak

    291 Pandion haliaetus – Elang Tiram

    292 Papasula abbotti – Gangsa batu aboti

    293 Paradigalla brevicauda – Paradigalla ibinimi

    294 Paradigalla carunculata – Paradigalla ekor panjang

    295 Paradisaea apoda – Cendrawasih besar

    296 Paradisaea minor – Cendrawasih kecil

    297 Paradisaea reggiana – Cendrawasih

    298 Paradisaea rubra – Cendrawasih merah

    299 Parotia carolae – Parotia carola

    300 Parotia sefilata – Parotia arfak

    301 Pavo muticus – Merak Hijau

    302 Pelargopsis capensis – Pekaka Emas

    303 Pelargopsis melanorhyncha – Pekaka Bua-bua

    304 Pelecanus conspicillatus – Gangsa laut

    305 Pelecanus onocrotalus – Udan Putih

    306 Pelecanus philippensis – Udan Paruh Totol

    307 Penelopides exarhatus – Kangkareng Sulawesi

    308 Pernis celebensis – Sikepmadu Sulawesi

    309 Pernis ptilorhynchus – Sikepmadu Asia

    310 Philemon brassi – Cikukua Mamberano

    311 Philemon buceroides – Cikukua Tanduk

    312 Philemon citreogularis – Cikukua Kecil

    313 Philemon corniculatus – Cikukua Lantang

    314 Philemon fuscicapillus – Cikukua Hitam

    315 Philemon inornatus – Cikuku Timor

    316 Philemon meyeri – Cikukua Kerdil

    317 Philemon moluccensis – Cikukua Maluku

    318 Philemon novaeguineae – Cikukua Tanduk

    319 Philemon subcorniculatus – Cikukua Seram

    320 Pitta arquata – Paok Kalung Biru

    321 Pitta baudii – Paok Kepala Biru

    322 Pitta caerulea – Paok Sintau

    323 Pitta dohertyi – Paok Sula

    324 Pitta elegans – Paok La’us

    325 Pitta erythrogaster – Burung Paok, Burung Cacing

    326 Pitta granatina – Paok Delima

    327 Pitta guajana – Paok Pancawarna

    328 Pitta irena – Paok Malaya

    329 Pitta maxima – Paok Halmahera

    330 Pitta megarhyncha – Paok Bakau

    331 Pitta moluccensis – Paok Hujan

    332 Pitta nympha – Paok Bidadari

    333 Pitta schneideri – Paok Schneider

    334 Pitta schwaneri – Paok Borneo

    335 Pitta sordida – Paok Hijau

    336 Pitta venusta – Paok Topi Hitam

    337 Pitta versicolor – Paok Lantang

    338 Plegadis falcinellus – Ibis hitam, Roko-roko

    339 Polyplectron chalcurum – Kuau Kerdil Sumatera

    340 Polyplectron malacense – Merak kerdil

    341 Polyplectron schleiermacheri – Kuau-kerdil Kalimantan

    342 Probosciger aterrimus – Kakatua raja, Kakatua hitam

    343 Psaltria exilis – Glatik kecil, Cerecet Jawa

    344 Pseudibis davisoni – Ibis hitam punggung putih

    345 Psittrichas fulgidus – Kasturi raja, Betet besar

    346 Pteridophora alberti – Cendrawasih panji

    347 Ptiloprora erythropleura – Penghisap-Madu Panggul Merah

    348 Ptiloprora mayri – Penghisap- Madu Punggung Merah

    349 Ptiloprora meekiana – Penghisap Madu Kuning

    350 Ptiloprora perstriata – Penghisap-Madu Tunggir Hitam

    351 Ptiloprora plumbea – Penghisap-Madu Kelam

    352 Ptiloris magnificus – Toowa cemerlang

    353 Pycnopygius cinereus – Penghisap-Madu Pualam

    354 Pycnopygius ixoides – Penghisap-Madu Polos

    355 Pycnopygius stictocephalus – Penghisap-Madu Kepala Coreng

    356 Ramsayornis modestus – Penghisap-Madu Punggung-Coklat

    357 Rhinoplax vigil – Rangkong gading

    358 Rhipidura euryura – Burung kipas perut putih, Kipas gunung

    359 Rhipidura javanica – Burung kipas

    360 Rhipidura phoenicura – Burung kipas ekor merah

    361 Seleucidis melanoleuca – Cendrawasih mati-kawat

    362 Semioptera wallacei – Bidadari Halmahera

    363 Sericulus aureus – Namdur Api

    364 Spilornis cheela – Elang Ular Bido

    365 Spilornis kinabaluensis – Elang Ular Kinabalu

    366 Spilornis rufipectus – Elang Ular Sulawesi

    367 Stachyris grammiceps – Burung tepus dada putih

    368 Stachyris melanothorax – Burung tepus pipi perak

    369 Sterna albifrons – Dara Laut Kecil

    370 Sterna aleutica – Dara Laut Aleutian

    371 Sterna anaethetus – Dara Laut Batu

    372 Sterna bengalensis – Dara Laut Benggala

    373 Sterna bergii – Dara laut berjambul

    374 Sterna bernsteini – Dara Laut Cina

    375 Sterna caspia – Dara Laut Kaspia

    376 Sterna dougallii – Dara Laut Jambon

    377 Sterna fuscata – Dara Laut Sayap Hitam

    378 Sterna hirundo – Burung dara laut

    379 Sterna lunata – Dara Laut Fiji

    380 Sterna nilotica – Dara Laut Tiram

    381 Sterna sumatrana –Dara laut sumatera, Dara laut leher hitam

    382 Sturnus melanopterus – Jalak putih, Kaleng putih

    383 Sula dactylatra – Gangsa batu muka biru

    384 Sula leucogaster – Gangsa batu

    385 Sula sula – Gangsa batu kaki merah

    386 Syma megarhyncha – Cekakak Gunung

    387 Syma torotoro Cekakak Torotoro

    388 Talegalla cuvieri – Maleo Kamur

    389 Talegalla fuscirostris – Maleo Paruh Hitam

    390 Talegalla jobiensis – Maleo Kerah Coklat

    391 Tanygnathus sumatranus– Nuri Sulawesi

    392 Tanysiptera carolinae – Cekakak Pita Numfor

    393 Tanysiptera ellioti – Cekakak Pita Biasa

    394 Tanysiptera galatea – Cekakak Pita Biasa

    395 Tanysiptera hydrocharis – Cekakak-Pita Dada-Jingga

    396 Tanysiptera nympha– Cekakak-Pita Bidadari

    397 Tanysiptera riedelii – Cekakak Pita Biasa

    398 Tanysiptera sylvia –Cekakak-Pitta Dada-Jingga

    399 Thalasseus bernsteini (Dara laut berjambul)

    400 Threskiornis aethiopicus (Ibis putih, Platuk besi(

    401 Timeliopsis fulvigula (Olive Straightbill)

    402 Timeliopsis griseigula (Tawny Straightbill)

    403 Todiramphus australasia Cekakak Kalung Coklat

    404 Todiramphus chloris (Cekakak Sungai)

    405 Todiramphus diops (Cekakak Biru-Putih)

    406 Todiramphus enigma (Cekakak Talaud)

    407 Todiramphus funebris (Cekakak Murung)

    408 Todiramphus lazuli (Cekakak Lazuli)

    409 Todiramphus macleayii (Cekakak Rimba)

    410 Todiramphus nigrocyanea (Cekakak Biru-Hitam)

    411 Todiramphus sancta (Cekakak Suci)

    412 Todiramphus saurophaga (Cekakak Pantai(

    413 Trichoglossus ornatus (Kasturi Sulawesi)

    414 Tringa guttifer (Trinil tutul)

    415 Vanellus macropterus (Trulek ekor putih, Trulek Jawa)

    416 Xanthotis flaviventer (Penghisap-Madu Dada Coklat)

    417 Xanthotis polygramma (Penghisap-Madu Tutul)