Tag: doa

  • Doa Nabi Yunus, Arti, Manfaat Untuk Rezeki, dan Cara Mengamalkannya

    Kisah Nabi Yunus merupakan salah satu kisah yang penuh hikmah dalam Al-Quran.

    Beliau diutus kepada kaum yang ingkar dan durhaka. Setelah melewati perjuangan yang panjang, Nabi Yunus memutuskan meninggalkan kaumnya karena merasa putus asa.

    Singkat cerita, dperjalanan tersebut beliau menaiki perahu yang kemudian diterjang badai.

    Para penumpang bersepakat untuk mengundi siapa yang harus dikorbankan untuk meredakan amukan laut.

    Alhasil, Nabi Yunus yang terundi akhirnya dengan ikhlas menerima keputusan tersebut.

    Beliau pun dicampakkan ke laut dan ditelan oleh ikan paus yang besar.

    Di dalam perut ikan paus yang gelap dan mencekik, Nabi Yunus merasakan kegelapan dan keputusasaan.

    Namun, dalam situasi tersebut beliau tidak lupa untuk berdoa kepada Allah SWT.

    Doa Nabi Yunus disebutkan dalam surah Al-Anbiya ayat 87 yang berbunyi:

    Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: “Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim”.

    Doa Nabi Yunus

    Doa yang dipanjatkan oleh Nabi Yunus inilah yang kemudian dikenal sebagai doa Nabi Yunus. Doa tersebut berbunyi:

    لا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

    Latin: Laa ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minadh dhalimin

    Artinya: “Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau (ya Allah), Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk di antara orang-orang yang berbuat zalim.”

    Doa ini singkat, namun sarat dengan makna. Doa ini mengandung:

    • Penegasan tauhid: Nabi Yunus menyatakan bahwa Allah SWT adalah Tuhan yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya.
    • Pengagungan Allah SWT: Nabi Yunus memuji kesucian Allah SWT, mengakui kebesaran dan keagungan-Nya.
    • Pengakuan kesalahan: Nabi Yunus dengan rendah hati mengakui kezaliman yang telah dilakukannya, memohon ampunan dari Allah SWT.

    Dengan penuh ketulusan dan keimanan, doa Nabi Yunus diijabah oleh Allah SWT, beliau selamat dari perut ikan paus dan kembali ke daratan.

    Kisah dan doa Nabi Yunus memberikan pelajaran berharga bagi kita semua bahwa seberat apapun cobaan dan sebesar apapun kesalahan yang kita lakukan, pintu taubat selalu terbuka lebar.

    Datanglah kepada Allah SWT dengan penuh ketulusan dan keimanan, mohon ampunan dan pertolongan-Nya. InsyaAllah, doa kita akan dikabulkan.

    Khasiat Doa Nabi Yunus

    Doa Nabi Yunus dikenal sebagai doa yang penuh dengan khasiat dan keutamaan.

    Di saat kita merasa kesulitan, putus asa, atau membutuhkan pengampunan, doa ini menjadi pegangan yang kuat untuk memohon pertolongan Allah SWT.

    Meski sudah banyak kisah dan anjuran amalan doa Nabi Yunus lantaran khasiatnya sangat dahsyat, tapi masih sering muncul pertanyaan tentang doa Nabi Yunus untuk apa.

    Doa nabi yunus dalam perut ikan paus memiliki banyak manfaat, seperti rezeki, menuntaskan hajat mendesak, bahkan untuk melunasi hutang.

    Syekh Ali Jaber, dikutip dari akun Tiktok @pemudahijrah pernah berkata jika doa Nabi Yunus bisa menuntaskan hajat mendesak.

    Syekh Ali Jaber juga mengajarkan cara mengamalkan doa Nabi Yunus agar mendapat khasiat dan manfaat perihal hajat.

    “Barang siapa yang membaca doa Nabi Yunus selama 40 malam, minimal 1 malam 100 kali, Allah akan tuntaskan hajatnya,” ucap Syekh Ali Jaber.

    Selain itu, menurut Ustaz Adi Hidayat, manfaat doa Nabi Yunus mampu menghilangkan kesulitan, baik dalam urusan pribadi maupun urusan pekerjaan.

    Kemudian Ustaz Adi Hidayat juga menerangkan jika doa Nabi Yunus dapat digunakan untuk memulai hal-hal yang baik, misalnya saat ingin menghapal Al Quran.

    Sehingga, doa ini dianjurkan sebagai bagian dari munajat kita kepada Allah SWT, terlebih di saat-saat sulit dan membutuhkan limpahan rahmat-Nya.

    Dan yang perlu dipahami bahwa doa Nabi Yunus berisi pengakuan kesalahan dan permohonan ampun.

    Membaca doa ini dengan ikhlas bisa menjadi sarana untuk memohon dibukakan pintu maaf oleh Allah SWT atas dosa dan kesalahan yang kita lakukan.

  • Doa Naik Kendaraan Laut: Bahasa Arab, Latin, dan Artinya

    Doa naik kendaraan laut adalah doa yang dibaca ketika akan naik kapal, perahu atau kendaraan laut lainnya.

    Doa ini dibaca untuk memohon keselamatan dan perlindungan dari Allah SWT selama perjalanan.

    Berikut adalah bacaan doa naik kendaraan laut:

    بِسْمِ اللَّهِ مَجْرِيْهَا وَمُرْسَاهَا إِنَّ رَبِّي لَغَفُوْرٌ رَحِيْمٌ

    Bismillahi majreehaa wa mursaahaa inna robbi laghafoorur rohiim

    Artinya:

    “Dengan nama Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya. Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

    Doa ini diambil dari Al-Qur’an, Surat Hud Ayat 41. Doa ini dibaca untuk memohon perlindungan dari Allah SWT agar perjalanan berjalan lancar dan selamat sampai tujuan.

    Selain doa tersebut, kita juga dapat membaca doa-doa lainnya untuk memohon keselamatan dan perlindungan dari Allah SWT. Berikut adalah beberapa doa yang dapat dibaca:

    Doa memohon keselamatan

    اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِى سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِى السَّفَرِ وَالْخَلِيفَةُ فِى الأَهْلِ اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِى الْمَالِ وَالأَهْلِ

    Allahumma innaa nas’aluka fii safarinaa hadza al birro wat taqwa wa minal ‘amali ma tardho. Allahumma hawwin ‘alainaa safaronaa hadza, wathwi ‘anna bu’dahu. Allahumma antash shoohibu fis safar, wal kholiifatu fil ahli. Allahumma inni a’udzubika min wa’tsaa-is safari wa ka-aabatil manzhori wa suu-il munqolabi fil maali wal ahli.

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kebaikan, taqwa dan amal yang Engkau ridhai dalam perjalanan kami ini. Ya Allah mudahkanlah perjalanan kami ini, dekatkanlah bagi kami jarak yang jauh. Ya Allah, Engkau adalah rekan dalam perjalanan dan pengganti di tengah keluarga. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesukaran perjalanan, tempat kembali yang menyedihkan, dan pemandangan yang buruk pada harta dan keluarga)”

    Doa memohon perlindungan

    سُبْحٰنَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هٰذَا وَمَا كُنَّا لَهٗ مُقْرِنِيْنَۙ

    Subhaanallazii sakhkhara lanaa haazaa wa maa kunnaa lahu muqriniin.

    Artinya: “Maha suci Allah yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya.”

    Semoga dengan membaca doa-doa tersebut, perjalanan kita dapat berjalan lancar dan selamat sampai tujuan.

  • Doa Qunut Arab dan Latin Beserta Artinya

    Doa Qunut Arab dan Latin Beserta Artinya

    Doa Qunut adalah doa yang berisi permohonan, pujian, dan penyerahan diri kepada Allah SWT, memohon perlindungan, rahmat, dan petunjuk-Nya.

    Doa Qunut biasanya dibaca ketika salat subuh yang hukumnya sunnah. Tujuan dari doa qunut adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon berbagai kebaikan dalam kehidupan.

    Bacaan Doa Qunut

    اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنِيْ شَرَّمَا قَضَيْتَ فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

    “Allahummahdiniy fiman hadait wa afini fiman afait wa tawallaniy fiman tawallait wa baarikli fimaa a’thait waqiniy syarra maa qadhait fa-innaka taqdhiy wala yuqdha alaika wa innahu laa yadzillu man waalait wa la ya’izzu man aadait tabaarakta Rabbana wata’alait falakal-hamdu ‘ala maa qadhait wa astaghfiruka wa atubu ilaik wa shallallahu ala sayyidina Muhammadin An-Nabiyyil-ummiyi wa ala alihi wa shahbihi wa sallam.”

    Artinya:

    “Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan seperti orang yang telah Engkau beri kesehatan. Pimpinlah aku bersama-sama orang-orang yang telah Engkau pimpin. Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau pimpin.

    Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau berikan kepadaku. Dan peliharalah aku dari kejahatan yang Engkau pastikan. Karena sesungguhnya Engkau-lah yang menentukan dan tidak ada yang menghukum (menentukan) atas Engkau. Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engkau beri kekuasaan.

    Dan tidaklah akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Berkahlah Engkau dan Maha Luhurlah Engkau. Segala puji bagi-Mu atas yang telah Engkau pastikan. Aku mohon ampun dan tobat kepada Engkau. Semoga Allah memberi rahmat dan salam atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW beserta seluruh keluarganya dan sahabatnya.”

  • 2 Doa Mustajab di Malam 1 Suro Agar Terhindar dari Musibah

    Tanggal 1 Suro 2023 jatuh pada hari Rabu, tanggal 19 Juli 2023. Artinya, nanti malam, Selasa (18/7/2023) adalah malam 1 Suro.

    Malam 1 Suro sendiri merupakan malam pertama masuknya bulan Suro pada tanggalan Jawa dan bertepatan dengan 1 Muharram pada kalender Hijriah.

    Menurut kebanyakan masyarakat Indonesia, khususnya di Pulau Jawa, bulan Suro bukan hanya bulan biasa karena diyakini sebagai bulan yang sakral.

    Bahkan, ada yang menganggap jika bulan Suro adalah bulan “sial” sehingga tidak sedikit yang menghindari perayaan atau hajatan di bulan ini, misalnya menghindari pernikahan.

    Tapi di sisi lain, ada beberapa wilayah yang justru mengadakan acara untuk menyambut 1 Suro dan sebagai simbol untuk meminta keselamatan kepada Sang Pencipta.

    Namun, kembali lagi pada kepercayaan masing-masing karena ada juga yang tidak mempercayai mitos tersebut.

    Bagaimanapun persepsi serta anggapan masyarakat tentang bulan Suro, sebagai umat beragama hendaknya kita tetap mawas diri dan memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

    Doa Malam 1 Suro

    Bagi yang beragama Islam, ada beberapa amalan malam 1 Suro yang dapat dibaca, antara lain sebagai berikut:

    1. Doa Akhir Tahun Hijriah

    Doa ini merupakan doa penutup tahun yang dapat dibaca di waktu Ashar.

    اَللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْه وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِي وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِ مِنْكَ يَا كَرِيْ

    Allahumma ma ‘amiltu min ‘amalin fi hadzihis sanati ma nahaitani ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fiha ‘alayya bi fadhlika ba’da qudratika ‘ala ‘uqubati, wa da’autani ilat taubati min ba’di jara’ati ‘ala ma’shiyatik. Fa inni astaghfiruka, faghfirlî wa ma ‘amiltu fiha mimma tardha, wa wa’attani ‘alaihits tsawaba, fa’as’aluka an tataqabbala minni wa la taqtha’ raja’i minka ya karim.

    Artinya:

    “Ya Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini termasuk yang Engkau larang sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Engkau maklumi karena kemurahanMu sementara Engkau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Engkau perintahkan untuk tobat sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakaiMu. Karenanya aku memohon ampun kepadaMu, ampunilah aku. Ya Tuhanku, aku berharap Engkau menerima perbuatanku yang Engkau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahalaMu. Janganlah pupuskan harapanku, wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.”

    2. Doa Malam 1 Muharram

    Doa ini dapat dibaca selepas magrib.

    اَللَّهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهَذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِه، وَالعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

    Allahumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa ‘ala fadhlikal ‘azhimi wa karimi judikal mu’awwal. Hadza ‘amun jadidun qad aqbal. As’alukal ‘ishmata fihi minas syaithani wa auliya’ih, wal ‘auna ‘ala hadzihin nafsil ammarati bis su’i, wal isytighala bima yuqarribuni ilaika zulfa, ya dzal jalali wal ikram.

    Artinya :

    “Ya Tuhanku, Engkau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karuniaMu yang besar dan kemurahanMu yang mulia, Engkau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepadaMu dari bujukan iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolonganMu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. KepadaMu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmatMu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan”.

    Selain doa di atas, kita juga bisa memperbanyak amalan-amalan lain seperti wirid dan membaca Alquran.

  • Doa Setelah Sholat Dhuha dan Artinya

    Doa Setelah Sholat Dhuha dan Artinya

    Shalat Dhuha adalah salah satu shalat sunnah yang dikerjakan pada waktu pagi setelah terbit matahari hingga menjelang waktu Dzuhur.

    Menurut beberapa ulama, shalat Dhuha dilakukan dengan minimal dua rakaat dan maksimal delapan rakaat. Ada juga yang menyebut maksimal 12 rakaat.

    Setiap rakaatnya terdiri dari empat tahap yaitu takbiratul ihram, membaca Al-Fatihah, membaca surat pendek atau ayat-ayat Al-Quran, dan salam.

    Menurut hadis dari Nabi Muhammad SAW, shalat Dhuha memiliki banyak keutamaan dan manfaat bagi yang melaksanakannya.

    Beberapa di antaranya adalah meningkatkan keimanan dan ketakwaan, memberikan rahmat dan berkah dari Allah SWT, dan membantu menghilangkan kegelisahan dan kecemasan dalam diri.

    Meskipun tidak wajib, namun shalat Dhuha sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh umat Islam, terutama bagi yang memiliki waktu luang di pagi hari.

    Selain itu, shalat Dhuha juga bisa dilakukan sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT atas nikmat dan karunia yang diberikan-Nya kepada kita.

    Oleh karena itu, shalat Dhuha sebagai salah satu bentuk ibadah yang dapat mendekatkan kita kepada Allah SWT dan membawa manfaat bagi diri sendiri.

    Berikut adalah doa setelah sholat dhuha dan artinya:

    اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

    Allaahumma innadh dhuhaa-a dhuhaa-uka walbahaa-a bahaa-uka wal jamaala jamaaluka wal quwwata quw watuka wal qudrata qudratuka wal ‘ishmatta ‘ishmatuk. Allaahumma in kaana rizqii fissamaa-i fa anzilhu wa in kaanafil ardhi fa-akhrijhu wa in kaana mu’assaran fayas sirhu wa in kaana haraaman fathahhirhu wa in kaana ba’iidan faqarribhu bihaqqi dhuhaa-ika wa bahaa-ika wa jamaalika wa quuwatika wa qudratika aatinii maa aataita ‘ibaadakash shalihiin.

    Artinya:

    “Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu Dhuha adalah waktu Dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, dan kekuasaan adalah kekuasaan-Mu serta penjagaan adalah penjagaan-Mu. Ya Allah, jika rizqiku masih di atas langit, turunkanlah dan jika ada di dalam bumi, keluarkanlah. Jika sukar mudahkanlah, jika haram sucikanlah, jika masih jauh dekatkanlah, berkat waktu Dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-Mu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh.”

    Doa ini dapat dibaca setelah menunaikan sholat dhuha, sebagai ungkapan syukur atas nikmat dan keberkahan hidup yang diberikan oleh Allah SWT.

    Selain itu, doa ini juga dapat membantu untuk melapangkan pintu rezeki.

    Semoga Allah senantiasa memberikan kita petunjuk dan kekuatan untuk selalu beribadah kepada-Nya dengan tulus dan ikhlas. Aamiin.

  • Kumpulan Doa untuk Orang Sakit Supaya Cepat Sembuh

    Kumpulan Doa untuk Orang Sakit Supaya Cepat Sembuh

    Dalam mengarungi kehidupan, tentu kita akan mengalami berbagai macam ujian, termasuk sakit.

    Sakit sebenarnya sebuah ujian dan bentuk kasih sayang Allah SWT kepada hambanya.

    Sebab, ketika seorang hamba sedang sakit, maka seketika itu pula Allah menggugurkan dosa-dosa hamba tersebut.

    "Tidaklah menimpa seorang Muslim suatu penyakit, keletihan, kepedihan, kesedihan, hingga kecemasan yang dirasakannya, melainkan dengan semua itu Allah akan menghapuskan kesalahan-kesalahannya." (HR Muslim).

    "Tidaklah menimpa seorang Muslim suatu bencana berupa penyakit dan yang lainnya melainkan dengan Allah akan menggugurkan kesalahan-kesalahannya sebagaimana pohon menggugurkan daun-daunnya." (HR Al. Bukhari)

    Namun, bagaimanapun juga ketika sedang sakit, kita harus berikhtiar untuk kesembuhan.

    Ikhtiar bisa dilakukan dengan upaya medis dan tentu saja berdoa kepada Allah SWT untuk memohon kesembuhan.

    Sebab, tiada yang mampu mengangkat penyakit, kecuali Allah SWT.

    Maka dari itu, berikut ini adalah beberapa kumpulan doa untuk orang sakit supaya cepat sembuh yang sastrawacana.id/ rangkum dari berbagai sumber.

    Kumpulan Doa untuk Orang Sakit Supaya Cepat Sembuh

    اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شَافِيَ إلَّا أَنْتَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقْمًا

    Allāhumma rabban nāsi, adzhibil ba’sa. Isyfi. Antas syāfi. Lā syāfiya illā anta syifā’an lā yughādiru saqaman.

    “Tuhanku, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit. Berikanlah kesembuhan karena Kau adalah penyembuh. Tiada yang dapat menyembuhkan penyakit kecuali Kau dengan kesembuhan yang tidak menyisakan rasa nyeri”

    أَسْأَلُ اللهَ العَظِيْمَ رَبَ العَرْشِ العَظِيْمِ أَنْ يَشْفِيَكَ

    As’alullāhal azhīma rabbal ‘arsyil ‘azhīmi an yassfiyaka.

    Artinya, “Aku memohon kepada Allah yang agung, Tuhan arasy yang megah agar menyembuhkanmu”

    شَفَى اللهُ سَقَمَكَ، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَعَافَاكَ فِي دِيْنِكَ وَجِسْمِكَ إِلَى مُدَّةِ أَجَلِكَ

    Syafākallāhu saqamaka, wa ghafara dzanbaka, wa ‘āfāka fī dīnika wa jismika ilā muddati ajalika.

    Artinya, “Wahai (sebut nama orang yang sakit), semoga Allah menyembuhkanmu, mengampuni dosamu, dan mengafiatkanmu dalam hal agama serta fisikmu sepanjang usia,”

    Nah, itulah beberapa kumpulan doa untuk orang sakit supaya cepat sembuh. Semoga bermanfaat.

    Sumber: https://islam.nu.or.id/doa/ini-sejumlah-doa-rasulullah-untuk-kesembuhan-orang-sakit-Ltkv2