Tag: fabel

  • Bagian yang berisi pengenalan tokoh latar dan tema dalam cerita fabel disebut?

    Bagian yang berisi pengenalan tokoh latar dan tema dalam cerita fabel disebut orientasi.

    Orientasi adalah bagian pengenalan tentang penokohan, tema, dan alur cerita kepada pembacanya.

    Pengertian Cerita Fabel

    Cerita fabel adalah sebuah cerita fiksi yang lebih banyak menggunakan imajinasi dalam penciptaannya.

    Cerita fabel sendiri selalu mengangkat cerita tentang hewan atau tumbuhan yang dikatikan dengan kehidupan nyata.

    Dimana dalam setiap cerita fabel, penulis akan memberikan nilai, moral, dan pesan yang positif.

    Contoh Cerita Fabel

    Pada zaman dahulu kala ada seekor burung yang selalu membersihkan kutu di tubuh kerbau. Hingga

    pada suatu hari si burung tidak datang lagi dan si kerbau sedih mencari sahabatnya.

    Kerbau datang mengunjungi angsa untuk bertanya keadaan burung, “wahai angsa, tahukah kamu di mana burung sahabatku?”

    Angsa pun menjawab, “Dia sekarang sedang pergi ke suatu tempat yang jauh.”

    Si kerbau pun pulang dengan sedih.

    Keesokan harinya si burung datang dan kerbau langsung bahagia. Kerbau bertanya “kamu selama ini ke mana?”

    Burung menjawab, “aku mencari tumbuhan untuk mengobati luka di tubuhmu karena kutu.”

    Mendengar itu, kerbau terharu dan merekapun bersahabat selamanya.

  • Naskah Drama Fabel Dibuat dalam Bentuk?

    Naskah Drama Fabel Dibuat dalam Bentuk?

    Naskah drama fabel dibuat dalam bentuk dialog.

    Pengertian Cerita Fabel

    Cerita fabel adalah sebuah cerita fiksi yang lebih banyak menggunakan imajinasi dalam penciptaannya.

    Cerita fabel sendiri selalu mengangkat cerita tentang hewan atau tumbuhan yang dikatikan dengan kehidupan nyata.

    Dimana dalam setiap cerita fabel, penulis akan memberikan nilai, moral, dan pesan yang positif.

    Cerita fabel lebih dipersembahkan untuk anak-anak karena sifat dari cerita fabel yang sangat imajinatif dan terkesan ringan.

    Cerita fabel juga dilengkapi dengan gambar yang komplit, artinya jumlah kalimat dan gambar hampir setara. Jadi, sangat mudah dipahami oleh anak-anak.

    Contoh Cerita Fabel

    Dulu hidup seekor harimau dan singa. Mereka adalah teman akrab, sampai suatu ketika mereka diuji oleh hewan hutan untuk saling membunuh.

    Maka singa berkata “mengapa aku harus membunuh temanku?”, hewan hutan berkata “karena raja hutan hanya satu”.

    Harimau berkata kepada sang singa “jika hanya ada satu raja hutan, maka kaulah yang tepat.”

    Singa pun menjawab “apakah kau tidak apa apa wahai temanku?”

    Harimau pun menjawab lagi, “Peran raja bagiku tidak penting, yang paling penting adalah persahabatan kita jangan sampai putus hanya karena kedudukan.”

    Pada akhirnya mereka tidak saling bunuh, tapi menjalin kesepakatan, sang singa menjadi raja dan sang harimau menjadi pendamping.

    Mereka pun bersahabat sampai akhir hayat.

  • Pengertian Cerita Fabel dan Contohnya

    Pengertian Cerita Fabel dan Contohnya

    Pengertian Cerita Fabel

    Cerita fabel adalah sebuah cerita fiksi yang lebih banyak menggunakan imajinasi dalam penciptaannya. Cerita fabel sendiri selalu mengangkat cerita tentang hewan atau tumbuhan yang dikatikan dengan kehidupan nyata, di mana dalam setiap cerita fabel, penulis akan memberikan nilai, moral, dan pesan yang positif.

    Cerita fabel lebih dipersembahkan untuk anak-anak karena sifat dari cerita fabel yang sangat imajinatif dan terkesan ringan.

    Cerita fabel juga dilengkapi dengan gambar yang komplit, artinya jumlah kalimat dan gambar hampir setara. Jadi, sangat mudah dipahami oleh anak-anak.

    Contoh Cerita Fabel

    Kelinci dan Siput

    Pada jaman dahulu kala, hiduplah dua binatang di hutan yang luas. Binatang itu ialah kelinci dan siput.

    Kelinci memiliki sifat sangat sombong dan pemarah. Bahkan sang kelinci sering meremehkan hewan hewan lainnya.

    Ketika ia berjalan jalan disekitar hutan, kelinci itu bertemu sang siput berjalan dengan sangat lambat.

    Kelinci berkata, β€œhei Siput, apa yang kamu lakukan di sini?” Siput menjawab,” Aku sedang mencari penghidupan.”

    Kelinci tersebut malah marah karena ia berpikir sang siput hanya berlagak mencari penghidupan.

    Si siput berusaha menjelaskan maksud jawabannya tadi, namun kelinci tetap saja marah bahkan ia juga mengancam akan menginjak tubuh siput.

    Akhirnya siput menantang adu kecepatan dengan kelinci. Mendengar tantangan tersebut, sang kelinci marah besar.

    Ia menerima tawaran siput dan berkata dengan keras agar hewan hewan lain menjadi saksi perlombaan lari antara kelinci dengan siput.

    Hari perlombaan itu tiba, kelinci dan siput tadi berlomba lari untuk mencapai garis finish.

    Siput tentu saja akan kalah jika diadu lari dengan kelinci. Namun, siput punya ide cemerlang.

    Sebelum perlombaan dimulai, si siput memiliki akal untuk meminta siput siput lainnya berada di titik titik jalur lomba lari sampai ke finish.

    Hal ini dikarenakan cangkang semua siput memiiliki kesamaan, dengan begitu hewan-hewan lain, dan kelinci itu tidak akan curiga. Saat lomba dimulai, si kelinci dengan bangganya berlari kencang meninggalkan siput.

    Akhirnya rencana siput berjalan lancar dan akhirnya siput tadi menjadi pemenang walaupun sebenarnya yang memasuki finish ialah temannya. Dengan kemenangan siput membuat kelinci menjadi tidak sombong dan tidak pemarah lagi.

    Nah itulah pengertian dan contoh cerita fabel. Sekarang sudah paham, kan? Semoga artikel ini bermanfaat.