Tag: gaya hidup sehat

  • Mahasiswa UM Sulap Daun Mangga Jadi Teh Herbal Sehat, Warga RW 15 Lowokwaru Antusias Ikuti Pelatihan

    Mahasiswa UM Sulap Daun Mangga Jadi Teh Herbal Sehat, Warga RW 15 Lowokwaru Antusias Ikuti Pelatihan

    Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) melalui mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan yang dibimbing oleh Dr. Ajeng Putri Pratiwi, M.Pd., sukses menggelar pelatihan produksi teh daun mangga di RW 15 Kelurahan Lowokwaru, Kota Malang.

    Kegiatan ini menarik perhatian warga karena menghadirkan solusi kesehatan berbasis bahan alami sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif yang menjanjikan.

    Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut diketuai oleh Stevanus Purbadirja dari Departemen Biologi bersama tim mahasiswa lintas program studi Universitas Negeri Malang.

    Tim tersebut terdiri atas Talita Armitya Fahrsya Suhadi dari Departemen Matematika, Jalilatul Hikmah dan Rahel Andini Dwi Sasmita dari Departemen Biologi, serta Louis Giatra dari Departemen Teknik Industri.

    pengabdian masyarakat Mahasiswa Universitas Negeri Malang

    Melalui semangat kolaborasi dan kepedulian sosial, tim mahasiswa menghadirkan pelatihan inovatif yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat sekaligus pemanfaatan sumber daya lokal menjadi produk bernilai ekonomi.

    Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat pun mendapat apresiasi positif dari warga setempat.

    Ketua PKK RW 15, Ibu Iin, menyampaikan apresiasinya saat memberikan sambutan pada Sabtu (10/05).

    “Ini merupakan inovasi baru dan menarik sehingga ibu-ibu semuanya yang hadir bisa mengikuti dan mengimplementasikannya di lingkungan kita,” ujarnya.

    Pelatihan tersebut mengusung konsep pemanfaatan daun mangga sebagai bahan minuman herbal yang kaya antioksidan.

    Selama ini, daun mangga kerap dianggap sebagai limbah yang kurang bernilai.

    Namun, di tangan mahasiswa UM, daun mangga diolah menjadi teh sehat dengan cita rasa khas dan manfaat yang baik bagi tubuh.

    Daun mangga diketahui mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, mangiferin, dan polifenol yang dipercaya dapat membantu menjaga daya tahan tubuh.

    Kandungan tersebut juga berpotensi menjadikan teh daun mangga sebagai alternatif minuman herbal preventif di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat.

    Kegiatan berlangsung meriah dan mendapat sambutan hangat dari warga RW 15 Lowokwaru.

    Puluhan peserta yang terdiri atas ibu rumah tangga hingga pelaku UMKM lokal tampak antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan, mulai dari pemilihan daun mangga berkualitas hingga teknik penyeduhan dan pengemasan produk agar memiliki nilai jual tinggi.

    Tidak sedikit warga yang mengaku baru mengetahui bahwa daun mangga dapat diolah menjadi produk herbal yang menarik dan berpotensi dipasarkan.

    “Saya kira daun mangga hanya sekadar daun biasa, ternyata bisa dijadikan teh. Ini inovasi yang baru dan keren, dan pelatihan ini bermanfaat karena membuka pengetahuan baru bagi warga,” ujar Ibu Ulla, Ketua RT 04/RW 15, dalam wawancara pada Sabtu (10/05).

    Pengabdian masyarakat Mahasiswa Universitas Negeri Malang

    Pendapat serupa juga disampaikan Ketua PKK RW 15 Lowokwaru yang mengapresiasi kreativitas mahasiswa UM dalam menghadirkan program inovatif yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.

    “Kegiatan ini sangat positif karena tidak hanya memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama warga RW 15. Kegiatan ini sangat diapresiasi oleh warga, terlihat dari antusiasme peserta yang hadir, di mana setiap RT memiliki perwakilan untuk mengikuti kegiatan,” terangnya.

    Sementara itu, Stevanus Purbadirja selaku ketua pelaksana menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata implementasi pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan melalui aksi sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.

    “Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga mampu menghadirkan solusi kreatif yang bermanfaat bagi kesehatan dan ekonomi masyarakat secara langsung, sesuai dengan program UM saat ini yang harus berdampak dan beraksi nyata,” jelasnya.

    Suasana pelatihan semakin hidup ketika peserta mencoba langsung hasil seduhan teh daun mangga yang telah dibuat bersama. Aroma khas dan rasa unik dari teh tersebut membuat banyak warga tertarik untuk mengembangkan produk secara mandiri.

    Bahkan, beberapa peserta mulai berdiskusi mengenai peluang pemasaran produk melalui media sosial dan kemungkinan menjadikannya sebagai produk unggulan yang dapat dikembangkan di RW 15.

    Program ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi melalui inovasi berbasis sumber daya lokal.

    Kehadiran mahasiswa UM di tengah masyarakat membuktikan bahwa generasi muda tidak hanya berperan sebagai pelajar di ruang kelas, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan ide kreatif dan solusi nyata bagi lingkungan sekitar.

  • JANGAN SAMPAI BURNOUT! 5 Trik Teknis Manajemen Waktu Biar Tetap Produktif dan Anti Stres di Tahun 2026

    JANGAN SAMPAI BURNOUT! 5 Trik Teknis Manajemen Waktu Biar Tetap Produktif dan Anti Stres di Tahun 2026

    sastrawacana.id/ – Di tengah gempuran informasi dan tuntutan hidup yang serba cepat, banyak anak muda terjebak dalam fenomena hustle culture yang tidak sehat.

    Tanpa manajemen waktu yang teknis dan terukur, kamu hanya akan berlari di tempat, merasa lelah setiap hari, namun tidak ada hasil nyata yang dicapai.

    Secara psikologis, ketidakmampuan mengelola waktu bukan hanya soal malas, tapi soal kegagalan mengatur prioritas.

    Baca juga: Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras! Mengenal Teknik Deep Work untuk Meningkatkan Fokus dan Selesaikan Tugas 2 Kali Lebih Cepat

    Jika dibiarkan, ini akan berdampak pada kesehatan mental yang buruk. Sebagai anak muda yang beretika dan memiliki visi masa depan, kamu harus menguasai kendali atas waktumu sendiri.

    Berikut adalah 5 trik teknis manajemen waktu untuk menjaga produktivitas sekaligus kesehatan mental kamu:

    1. Terapkan Teknik Time Blocking di Kalender Digital

    Jangan hanya mengandalkan ingatan untuk daftar tugas. Gunakan kalender digital untuk menerapkan time blocking, yaitu mengalokasikan blok waktu khusus untuk satu tugas spesifik.

    Misalnya, blok pukul 09.00 – 11.00 hanya untuk mengerjakan tugas kuliah atau laporan kantor tanpa gangguan.

    Secara teknis, ini melatih otak untuk fokus secara mendalam (deep work) dan mencegah energi terkuras habis karena sering berpindah-pindah fokus (task switching).

    2. Gunakan Matriks Eisenhower untuk Menentukan Prioritas

    Banyak anak muda terjebak mengerjakan hal yang “mendesak” tapi tidak “penting”.

    Gunakan Matriks Eisenhower untuk membagi tugas menjadi empat kuadran: Mendesak & Penting (Kerjakan segera), Penting & Tidak Mendesak (Jadwalkan), Mendesak & Tidak Penting (Delegasikan), dan Tidak Keduanya (Hapus).

    Strategi ini sangat teknis dalam membantu kamu memilah mana yang benar-benar berkontribusi pada masa depanmu dan mana yang hanya gangguan.

    3. Teknik Digital Minimalism Sebelum Tidur

    Salah satu pencuri waktu terbesar adalah doomscrolling di media sosial.

    Secara teknis, paparan sinar biru (blue light) dari layar HP menghambat produksi hormon melatonin, yang membuat kualitas tidurmu menurun.

    Terapkan aturan teknis: jauhkan semua perangkat digital minimal 60 menit sebelum tidur.

    Gunakan waktu ini untuk membaca buku atau refleksi diri agar kesehatan mentalmu tetap terjaga dan kamu bangun dengan energi penuh di pagi hari.

    4. Metode Pomodoro yang Dimodifikasi (50:10)

    Fokus manusia memiliki batas. Gunakan teknik Pomodoro yang disesuaikan dengan ritme kerja modern: 50 menit fokus penuh, diikuti dengan 10 menit istirahat total (tanpa layar).

    Selama 10 menit istirahat, lakukan peregangan fisik atau minum air mineral. Secara teknis, jeda ini berfungsi sebagai “reset” bagi sistem saraf agar kamu tidak cepat mengalami kelelahan mental (mental fatigue) di tengah hari.

    5. Praktikkan Daily Review Sebagai Bentuk Akuntabilitas Diri

    Setiap malam sebelum mengakhiri hari, lakukan tinjauan singkat selama 5 menit.

    Apa yang berhasil diselesaikan? Apa kendalanya? Apa yang harus diperbaiki besok?

    Menuliskan evaluasi ini secara teknis akan memberikan rasa penutupan (closure) pada hari tersebut, sehingga pikiranmu tidak terus-menerus memikirkan pekerjaan yang belum selesai saat mencoba beristirahat. Ini adalah bentuk disiplin dan etika terhadap diri sendiri.

  • 7 Trik Rahasia Cegah Bau Mulut Saat Puasa, Dijamin Ampuh!

    7 Trik Rahasia Cegah Bau Mulut Saat Puasa, Dijamin Ampuh!

    sastrawacana.id/ – Salah satu tantangan terbesar saat menjalankan ibadah puasa, selain menahan lapar, adalah masalah bau mulut atau halitosis.

    Buat kamu anak muda dengan mobilitas tinggi yang harus presentasi di kampus atau bertemu klien, aroma napas yang kurang sedap bisa menghancurkan rasa percaya diri dalam sekejap.

    Secara medis, bau mulut saat puasa terjadi karena produksi air liur (saliva) menurun drastis. Padahal, air liur adalah “pembersih alami” yang membilas bakteri.

    Tanpa air liur, bakteri berkembang biak dengan cepat dan menghasilkan gas sulfur yang berbau busuk.

    Baca juga: Sering Pusing dan Mata Lelah? Waspada “Digital Strain 2026”, Ini 5 Cara Ampuh Melindungi Penglihatan Kamu Tanpa Harus Berhenti Main HP!

    Agar kamu tetap tampil pede saat berinteraksi, terapkan 7 cara mencegah bau mulut berikut ini mulai dari waktu sahur:

    1. Teknik Tongue Scraping

    Banyak orang merasa sudah aman hanya dengan menyikat gigi secara lama.

    Padahal, faktanya 80% bakteri penyebab bau mulut justru tidak berada di gigi, melainkan bersarang di permukaan lidah.

    Lidah memiliki struktur yang tidak rata (papila),yang menjadi tempat persembunyian sempurna bagi sisa-sisa protein dan jutaan bakteri.

    Lapisan putih atau kekuningan yang kamu lihat di lidah adalah biofilm bakteri yang jika dibiarkan akan membusuk dan mengeluarkan aroma menyengat.

    Mulailah gunakan tongue scraper (alat pembersih lidah) atau sikat lidah khusus setiap habis sahur.

    Tarik alat dari pangkal lidah paling belakang menuju ujung depan sebanyak 3-5 kali.

    Membersihkan lidah secara total jauh lebih efektif menghilangkan bau mulut daripada menyikat gigi berkali-kali.

    2. Hindari Menu Sahur Tinggi Protein dan Lemak Jenuh secara Berlebihan

    Pilihan menu sahur kamu sangat menentukan kualitas napas kamu 12 jam kemudian.

    Makanan yang tinggi protein (seperti daging merah yang berlebihan) atau lemak jenuh (seperti gorengan dan makanan bersantan) membutuhkan proses metabolisme yang lebih berat di dalam tubuh.

    Sisa-sisa protein yang terselip di mulut akan diurai oleh bakteri menjadi asam amino yang kemudian menghasilkan senyawa sulfur volatil (VSC) yang baunya sangat tajam.

    Selain itu, makanan berminyak seringkali meninggalkan lapisan lemak di kerongkongan yang memicu naiknya asam lambung (reflux).

    Bau yang berasal dari masalah pencernaan ini tidak bisa hilang hanya dengan sikat gigi, karena aromanya keluar langsung dari saluran pernapasan kamu.

    3. Hindari Kafein Saat Sahur

    Kafein yang terkandung dalam kopi dan teh kental memiliki sifat diuretik, yang artinya ia merangsang ginjal untuk membuang cairan tubuh lebih cepat melalui urine.

    Jika kamu meminum kopi saat sahur, tubuh kamu akan mengalami dehidrasi lebih awal sebelum waktu Dzuhur tiba.

    Kondisi dehidrasi ini akan langsung menghentikan produksi air liur, membuat mulut menjadi kering kerontang (xerostomia).

    Dalam kondisi kering, bakteri penyebab bau mulut akan berpesta pora.

    Ganti konsumsi kafein kamu dengan air mineral minimal 3 gelas besar secara bertahap (teknisnya: satu gelas saat bangun, satu gelas setelah makan, dan satu gelas sebelum imsak) untuk memastikan kelembapan mulut bertahan lebih lama.

    4. Konsumsi Buah “Self-Cleaning” yang Merangsang Saliva

    Pilihlah buah-buahan yang kaya akan serat kasar dan Vitamin C seperti apel, pir, atau stroberi sebagai penutup makan sahur kamu.

    Serat pada buah apel bertindak sebagai “sikat alami” yang membantu membersihkan plak dan sisa makanan di permukaan gigi saat dikunyah.

    Selain itu, rasa asam alami dari buah-buahan ini merangsang kelenjar ludah untuk bekerja lebih aktif. Vitamin C juga sangat penting untuk menjaga kesehatan gusi dan mencegah infeksi bakteri.

    Gusi yang tidak sehat atau berdarah seringkali menjadi sumber bau mulut yang tersembunyi. Dengan gusi yang sehat, aroma mulut kamu akan jauh lebih segar secara alami.

    5. Penggunaan Mouthwash Non-Alkohol (Berbasis Air)

    Banyak produk obat kumur di pasaran yang mengandung alkohol tinggi untuk memberikan sensasi “pedas” dan segar sesaat.

    Namun, bagi orang yang berpuasa, alkohol adalah musuh besar.

    Alkohol bersifat menguap dan menarik kelembapan jaringan mulut, yang pada akhirnya justru membuat mulut kamu semakin kering setelah sensasi segarnya hilang.

    Gunakan obat kumur yang berlabel alcohol-free.

    Obat kumur jenis ini biasanya menggunakan bahan aktif seperti cetylpyridinium chloride atau chlorhexidine yang bekerja membunuh bakteri tanpa merusak keseimbangan cairan di rongga mulut.

    Gunakan setelah flossing dan sikat gigi untuk memberikan perlindungan antibakteri selama berjam-jam.

    6. Manfaatkan Natural Deodorizer dari Bahan Rempah

    Dapur kamu menyimpan rahasia napas segar yang luar biasa. Jika kamu membuat minuman hangat saat sahur, cobalah tambahkan sedikit kayu manis atau rebusan daun mint asli.

    Kayu manis mengandung minyak esensial yang disebut cinnamic aldehyde, yang menurut penelitian mampu membunuh bakteri penyebab bau mulut secara efektif, bukan hanya sekadar menutupi baunya dengan aroma wangi.

    Mengunyah sedikit daun peterseli atau daun mint saat sahur juga bisa membantu menetralisir senyawa sulfur yang dihasilkan bakteri.

    Ini adalah cara tradisional yang sangat ilmiah untuk menjaga kesegaran napas tanpa bahan kimia tambahan.

    7. Teknik Dental Flossing untuk Membuang Sampah Tersembunyi

    Menyikat gigi hanya mampu menjangkau sekitar 60% permukaan gigi kamu.

    Sisa makanan yang terselip di sela-sela gigi yang rapat (interdental) tidak akan pernah bisa dijangkau oleh bulu sikat gigi secanggih apapun.

    Sisa makanan ini, terutama daging atau serat sayuran, akan membusuk dalam hitungan jam karena suhu mulut yang hangat.

    Lakukan dental flossing (menggunakan benang gigi) dengan teliti setelah makan sahur sebelum kamu menyikat gigi.

    Membuang “sampah” tersembunyi ini secara rutin adalah bentuk perilaku beretika dan disiplin diri dalam menjaga kebersihan.

    Dengan sela gigi yang bersih, kamu tidak perlu khawatir ada aroma busuk yang keluar saat kamu berbicara dengan teman atau rekan kerja.

  • Sering Pusing dan Mata Lelah? Waspada “Digital Strain 2026”, Ini 5 Cara Ampuh Melindungi Penglihatan Kamu Tanpa Harus Berhenti Main HP!

    Sering Pusing dan Mata Lelah? Waspada “Digital Strain 2026”, Ini 5 Cara Ampuh Melindungi Penglihatan Kamu Tanpa Harus Berhenti Main HP!

    sastrawacana.id/ – Di tahun 2026, ketergantungan kita pada layar ponsel dan laptop sudah berada di titik tertinggi.

    Mulai dari urusan kerjaan, cek saldo Bansos, hingga mencari update kesehatan, semua dilakukan lewat layar.

    Namun, pernahkah kamu merasa pusing yang tak kunjung hilang, mata terasa kering, atau penglihatan sedikit kabur setelah menatap layar terlalu lama?

    Jika iya, kamu mungkin sedang mengalami Digital Eye Strain.

    Di era layar super jernih namun penuh radiasi biru ini, menjaga kesehatan mata bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan agar produktivitasmu tidak tumbang di tengah jalan.

    Baca juga: Update Peta Sebaran Virus Nipah 2026: Daftar Wilayah Zona Merah di Asia yang Wajib Diwaspadai, Simak Protokol Perjalanan Terbaru Sebelum Bepergian!

    Berikut adalah 5 langkah cerdas untuk melindungi mata kamu tanpa harus membuang gadget kesayanganmu:

    1. Terapkan Aturan “20-20-20” Secara Disiplin

    Ini adalah aturan emas yang sering dilupakan. Setiap 20 menit sekali, istirahatkan mata kamu dengan melihat benda yang berjarak sekitar 20 kaki (6 meter) selama 20 detik. Ini membantu otot mata untuk relaksasi dan mencegah kekakuan yang memicu sakit kepala.

    2. Aktifkan Mode “Dark Mode” dan Filter Cahaya Biru

    Di tahun 2026, hampir semua aplikasi sudah memiliki fitur Dark Mode. Selain menghemat baterai HP, mode gelap sangat membantu mengurangi kontras yang tajam bagi mata.

    Pastikan juga fitur Blue Light Filter di HP kamu aktif secara otomatis mulai jam 6 sore untuk menjaga kualitas tidurmu.

    3. Atur Pencahayaan Ruangan (Jangan Main HP di Gelap!)

    Kesalahan terbesar banyak orang adalah bermain HP di ruangan yang gelap total sebelum tidur.

    Kontras antara layar yang terang dan ruangan yang gelap memaksa mata bekerja 3 kali lebih keras. Pastikan ada cahaya lampu yang cukup di sekitarmu agar beban kerja mata berkurang.

    4. Jaga Jarak Pandang Ideal

    Seringkali tanpa sadar kita mendekatkan HP ke wajah saat sedang fokus membaca artikel. Jarak ideal antara mata dan layar adalah sekitar 50-60 cm (sepanjang lengan).

    Jika tulisan terlalu kecil, gunakan fitur Zoom atau perbesar ukuran font di pengaturan, jangan korbankan jarak pandangmu.

    5. Gunakan Tetes Mata “Artificial Tears” Jika Perlu

    Saat kita menatap layar, frekuensi berkedip kita berkurang drastis, yang menyebabkan mata kering. Selalu sediakan tetes mata khusus air mata buatan (tanpa pengawet jika mungkin) untuk menjaga kelembapan mata, terutama jika kamu bekerja di ruangan ber-AC dalam waktu lama.

    Kesehatan Adalah Investasi Terbesar

    Teknologi diciptakan untuk mempermudah hidup, bukan untuk merusak kesehatan. Dengan melakukan langkah-langkah kecil di atas, kamu tetap bisa produktif mengejar target di tahun 2026 tanpa harus mengorbankan penglihatan yang merupakan jendela dunia.

  • RS PKU Muhammadiyah Rogojampi Gelar Lomba Video Kreatif Bertema Kesehatan untuk Rayakan HUT RI ke-80

    RS PKU Muhammadiyah Rogojampi Gelar Lomba Video Kreatif Bertema Kesehatan untuk Rayakan HUT RI ke-80

    Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, PKU Muhammadiyah Rogojampi menggelar sebuah kegiatan istimewa yang menggabungkan semangat kemerdekaan dengan kepedulian terhadap kesehatan.

    Kegiatan tersebut adalah Lomba Video Kreatif bertema kesehatan yang berlangsung mulai 20 Agustus hingga 20 September 2025.

    Acara ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan, tetapi juga sarana untuk mengajak masyarakat lebih peduli pada gaya hidup sehat.

    Menurut panitia, tujuan utama lomba ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan dalam kehidupan sehari-hari sekaligus mendorong kontribusi positif dari berbagai kalangan, terutama generasi muda.

    Tema dan Subtema

    Video Kreatif RS PKU Muhammadiyah Rogojampi

    Tema Umum:

    “Semangat hidup sehat dalam memaknai kemerdekaan”

    Subtema (Pilihan):

    • “Gaya Hidup Sehat” semangat menjaga kesehatan individu / kesehatan perorangan.
    • “Kesehatan keluarga” cara pola hidup sehat keluarga
    • “Inovasi Kesehatan” misal teknologi kesehatan, perkembangan teknologi.
    • “Peran Generasi Muda” misalnya bagaimana pemuda bisa berkontribusi dalam menjaga kesehatan.
    • “Semangat menjaga kesehatan lingkungan” misalnya,kebersihan lingkungan, menjaga kelestarian alam.

    Ketentuan Lomba

    Video Kreatif RS PKU Muhammadiyah Rogojampi

    • Peserta: Terbuka untuk Umum (Individu/Kelompok)
    • Durasi Video: Maksimal 90 Detik
    • Format Video: Postingan Video (Reels/Tiktok) dikirim ke link pengumpulan karya https://bit.ly/PKU17SIP
    • Wajib follow akun media social RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi (IG:@rsupku_rogojampi dan TikTok:@rsupku_rogojampi)
    • Like postingan terbaru
      di akun media social RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi (IG dan TikTok)
    • Tidak mengandung unsur SARA, pornografi, perjudian, kekerasan, dan ujaran kebencian, unsur politik praktis.
    • Karya orisinal dan belum pernah diikutsertakan dalam lomba lain.
    • Buat caption yang menarik sesuai Tema yang diambil.
    • Wajib menggunakan hastag #SehatIndonesiakuMerdeka80Tahun #AyokePKU dan #PKURogojampiSIP
    • Wajib unggah story dan highlight sampai perlombaan usai
    • Seluruh konten video yang masuk menjadi milik RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi

    Pengumuman dan Hadiah

    Hadiah Lomba Video Kreatif RS PKU Muhammadiyah Rogojampi

     

    Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan hadiah dengan total senilai jutaan rupiah.

    Hadiah ini tidak hanya menjadi daya tarik, tetapi juga penghargaan bagi peserta yang mampu menyampaikan pesan kesehatan dengan cara kreatif, inspiratif, dan menyentuh hati.

    Pemenang akan diumumkan setelah proses penjurian selesai pada akhir September 2025.

    Pemenang diumumkan melalui zoom pada tanggal Senin, 22 September 2025 pukul 13.00 WIB Keputusan Dewan Juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

    1. Juara Pertama mendapat uang Tunai Rp. 1.000.000 + E-Sertifikat
    2. Juara Kedua mendapatkan uang Tunai Rp. 750.000 + E-Sertifikat
    3. Juara Ketiga mendapatkan uang Tunai Rp. 500.000+ E-Sertifikat

    Ajang Kreativitas dan Kepedulian

    Lomba Video Kreatif ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyalurkan ide-ide segar melalui karya visual.

    Video yang dihasilkan diharapkan tidak hanya menarik secara estetika, tetapi juga sarat dengan pesan edukatif yang mampu menginspirasi banyak orang.

    Panitia berharap karya yang terkumpul mampu menjadi sarana penyebaran informasi kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat.

    Adapun tema lomba yang ditetapkan meliputi lima kategori utama, yaitu gaya hidup sehat, kesehatan keluarga, inovasi kesehatan, peran generasi muda, dan semangat menjaga kesehatan lingkungan.

    Setiap peserta dapat memilih salah satu tema untuk dikembangkan menjadi sebuah video inspiratif yang mencerminkan kepedulian terhadap isu-isu kesehatan di sekitarnya.

    Ajak Masyarakat Bergerak Lebih Sehat

    Selain menjadi ajang lomba, kegiatan ini juga diharapkan mampu menggugah kesadaran kolektif masyarakat untuk lebih memperhatikan pola hidup sehat.

    Melalui karya video, pesan-pesan kesehatan dapat tersampaikan secara lebih luas, baik kepada kalangan muda maupun orang dewasa.

    Hal ini sejalan dengan visi PKU Muhammadiyah Rogojampi yang berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan sekaligus mengedukasi masyarakat.

    Informasi dan Partisipasi

    Bagi masyarakat yang tertarik mengikuti lomba, informasi lengkap mengenai syarat dan ketentuan dapat diperoleh melalui media sosial resmi PKU Muhammadiyah Rogojampi.

    Panitia mengimbau agar peserta segera menyiapkan karya terbaiknya dan mengirimkan sesuai batas waktu yang telah ditentukan.

    Dengan hadirnya lomba ini, peringatan HUT RI ke-80 di Rogojampi tidak hanya dirayakan dengan semarak, tetapi juga memberi nilai tambah yang bermanfaat bagi masyarakat.

    Melalui kreativitas generasi muda, semangat kemerdekaan diharapkan dapat terus hidup dalam wujud kepedulian terhadap kesehatan dan masa depan bangsa.

  • Mengenal Habit Tracker, Manfaat, dan Cara Menerapkannya

    Mengenal Habit Tracker, Manfaat, dan Cara Menerapkannya

    Apa Itu Habit Tracker?

    Habit tracker adalah alat atau metode yang digunakan untuk melacak dan memantau kebiasaan sehari-hari yang ingin diubah atau ditingkatkan dalam hidup seseorang.

    Biasanya, habit tracker dilakukan dengan mencatat atau memasukkan informasi ke dalam daftar atau aplikasi yang terstruktur, sehingga memudahkan seseorang untuk mengamati dan mengevaluasi kemajuan mereka.

    Dengan menggunakan habit tracker, kita dapat mengidentifikasi kebiasaan-kebiasaan sehingga kita tahu bagaimana porsi kebiasaan baik dan buruk yang kita lakukan.

    Maka, kita dapat mengurangi kebiasaan buruk dan meningkatkan kebiasaan baik demi mencapai tujuan yang telah kita buat.

    Manfaat Habit Tracker

    Manfaat habit tracker dapat membantu kita dalam meningkatkan kualitas hidup, diantaranya:

    1. Meningkatkan produktivitas

    Dengan melacak rutinitas sehari-hari, kita dapat mengidentifikasi waktu yang kita gunakan untuk melakukan tugas-tugas tertentu.

    Kita dapat memanfaatkan waktu tersebut dengan lebih efektif untuk meningkatkan produktivitas.

    2. Mengubah kebiasaan buruk

    Jika kita memiliki kebiasaan buruk, seperti merokok atau mengonsumsi alkohol secara berlebihan, habit tracker dapat membantu kita mengubah kebiasaan tersebut.

    Dengan memantau kebiasaan secara teratur, kita dapat melihat kemajuan dalam mencapai tujuan serta memotivasi diri sendiri untuk terus berusaha.

    3. Menjaga kesehatan

    Habit tracker juga dapat membantu kita dalam menjaga kesehatan. Kita dapat melacak pola makan, olahraga, dan kegiatan sehari-hari lainnya untuk memastikan bahwa kebiasaan yang kita lakukan tepat.

    4. Meningkatkan kualitas tidur

    Jika kita sering mengalami masalah tidur, habit tracker juga dapat membantu mengatasi masalah ini.

    Kita dapat melacak jam tidur dan kebiasaan lainnya yang memengaruhi kualitas tidur. Setelah teridentifikasi, kita bisa membuat perubahan yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas tidur.

    Bagaimana Cara Menggunakan Habit Tracker?

    Berikut adalah beberapa langkah yang dapat kita lakukan untuk memulai menggunakan habit tracker:

    1. Tentukan kebiasaan yang ingin diubah

    Sebelum memulai menggunakan habit tracker, pertama-tama tentukan kebiasaan yang ingin kita ubah atau tingkatkan.

    Misalnya, jika kita ingin meningkatkan produktivitas, maka kita dapat memasukkan kebiasaan seperti bangun lebih pagi atau mengurangi waktu yang dihabiskan untuk menonton TV ke dalam daftar.

    2. Buat daftar kebiasaan

    Setelah menentukan kebiasaan yang ingin diubah atau tingkatkan, selanjutnya buatlah daftar kebiasaan.

    Pastikan daftar tersebut spesifik dan terukur. Misalnya, daripada hanya menulis “membaca buku”, buatlah daftar spesifik seperti “membaca 10 halaman buku setiap hari”.

    Dengan begitu, kita akan terbiasa membaca 10 halaman buku setiap hari yang tentunya akan menambah wawasan serta pengetahuan kita.

    3. Tentukan jangka waktu yang tepat

    Tentukan jangka waktu yang tepat dan proporsional untuk mencapai tujuan.

    Misalnya, jika kita ingin mengurangi waktu menonton TV, maka kita dapat menetapkan tujuan untuk hanya menonton TV selama satu jam per hari.

    Jika dalam seminggu pertama berhasil, kita dapat meningkatkannya dengan hanya menonton TV setengah jam setiap hari, dan seterusnya.

    4. Gunakan habit tracker

    Setelah menentukan daftar kebiasaan dan jangka waktu yang tepat, gunakan habit tracker untuk memantau kemajuan yang kita peroleh.

    Ada banyak aplikasi habit tracker yang dapat membantu kita melacak kebiasaan, seperti Trello, Habitica, atau Google Sheets. Pilihlah yang paling sesuai dengan kebutuhan kita.

    5. Periksa kemajuan Anda secara teratur

    Periksa kemajuan secara teratur untuk memastikan bahwa kita tetap berada di jalur yang benar.

    Jika kita melihat bahwa ada kebiasaan yang sulit diubah atau memerlukan lebih banyak waktu, pertimbangkan untuk menyesuaikan tujuan atau jangka waktu.

    6. Teruslah berusaha dan komitmen

    Jangan berhenti berusaha meskipun ada kebiasaan yang sulit untuk diubah atau kita gagal mencapai tujuan pada awalnya.

    Ingatlah bahwa perubahan memerlukan waktu dan kesabaran. Teruslah mencoba dan memperbaiki diri dan jangan lupa untuk merayakan kemajuan yang telah kita buat.

    Nah, itulah pengertian habit tracker beserta manfaat dan cara menerapkannya. Secara keseluruhan, habit tracker adalah alat yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup seseorang.

    Dengan menggunakan habit tracker, seseorang dapat mencapai tujuan mereka dengan lebih efektif dan teratur, serta meningkatkan diri mereka secara berkelanjutan.