Tag: harjaba

  • Saestwo Cafe Siap Jadi Ruang Kreativitas Memperingati Harjaba ke-254

    Saestwo Cafe Siap Jadi Ruang Kreativitas Memperingati Harjaba ke-254

    Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-254 pada 18 Desember 2025 sekaligus sebagai bentuk penghormatan terhadap Perang Puputan Bayu 1771, sejumlah komunitas dan pelaku usaha lokal berkolaborasi menggelar rangkaian kegiatan bertajuk Lomba Literasi Gotong Royong Harjaba 2025.

    Kegiatan yang akan digelar pada 19–20 Desember 2025 di Saestwo Cafe, Jl. Jembrana, Perum BGM Klarak–Kalipuro ini diinisiasi oleh Saestwo Cafe bersama Komunitas Gotong Royong 45 dan Penerbit Lintang yang menerbitkan Antologi Gotongroyong sebagai materi Lomba Baca Puisi.

    Tujuannya ialah menyediakan wadah ekspresi positif bagi generasi muda agar mereka memiliki ruang yang sehat untuk menyalurkan gagasan, menumbuhkan kreativitas, serta membangun rasa percaya diri.

    “Harjaba adalah momentum penting untuk merayakan kebersamaan, kreativitas, dan kecintaan pada daerah. Melalui lomba ini, kami ingin memberi ruang bagi anak-anak dan remaja untuk menampilkan potensi mereka sekaligus menumbuhkan rasa bangga pada seni dan budaya Banyuwangi,” ujar Bung Aguk Darsono dari EO Senyum Agmadina, salah satu inisiator kegiatan.

    Kateogori Lomba

    Lomba ini mengusung tema Gotong Royong untuk Banyuwangi Berdaya (Lestarikan Bahasa Daerah, Bangga Bahasa Indonesia, dan Kuasai Bahasa Asing), dengan kategori sebagai berikut:

    • Pidato Dai Cilik (SD/MI/TQA)
    • Story Telling Bahasa Inggris (SD/MI)
    • Bercerita Bahasa Using (usia 10–15 tahun)
    • Melukis di Kanvas (usia 10–17 tahun)
    • Baca Puisi Antologi Gotong Royong (umum)

    Ketua Panitia HM. Shodiqin, S.Pd., MM mengajak berbagai pihak untuk bersinergi, mulai dari para pegiat seni, LKSA yatim-dhuafa, pesantren, BKPRMI, hingga emak-emak pegiat lingkungan dari komunitas Green Jasmine.

    HM Shodiqin

    “Seluruh pemenang dan guru pendamping yang beruntung bisa mendapatkan voucher umroh dua juta dari H. Tulus,” ujar guru SMKN 1 Kalipuro yang baru tiga bulan lalu pulang dari Baitullah.

    Pada hari pertama setelah salat Jumat, selain lomba pildacil dan melukis, panitia juga menghadirkan para pelukis seperti Ben Hendro, Wega Averina, MH Basoeki, Momo, dan Mbah Eko untuk melukis langsung di tempat dengan objek yang ada di kafe.

    Tak ketinggalan, penyair Pramoe Soekarno, Mayor Saimah, dan veteran IGM Sudharma turut tampil membawakan karya mereka.

    Dukungan Mengalir Deras

    Sejumlah dukungan pun mengalir, menambah hangatnya suasana kebersamaan dalam gelaran ini, mulai dari dari PT Tulus Hijrah Baitullah, Koppiwangi (Komunitas Pegiat Peduli Pendidikan Banyuwangi), Yayasan Aura Lentera Indonesia, serta sejumlah media partner seperti sastrawacana.id/, Jurnal News, Menaramadinah.com, JRKBB, dan kanal YouTube Ha Pe Aja.

    “Alhamdulillah, bersamaan dengan satu dasawarsa perjalanan kami, relawan Koppiwangi juga mengadakan tasyakuran tumpengan setelah lomba pildacil,” tutur H. Mujiono, SH, selaku founder dari Koppiwangi.

    Sementara itu, Ketua Umum BKPRMI, Ahmad Sururudin, SE., M.Si., pun turut mendukung dengan memberi hadiah spesial untuk pemenang lomba Pildacil.

    “Juara 1 pildacil beserta orang tuanya akan mendapat bonus menginap di hotel atau homestay yang memiliki kolam renang,” terangnya.

    Untuk kategori story telling, finalis mendapatkan bonus voucher discount English Language Course (ELC) Sibon Mandar.

    Sementara Toko Seragam & Bordir Tiga Jaya Star (081336275599) menyediakan plakat untuk kategori Baca Puisi Gotongroyong.

    Saestwo Cafe sebagai Ruang Kolaborasi

    Owner Saestwo Cafe, Vonny Lagenia Suhendi, mengatakan bahwa tempat usahanya memang dirancang sebagai ruang kolaborasi yang nyaman dan strategis.

    Selama ini Saestwo menjadi tempat berkumpul berbagai komunitas, mulai dari Corolla Club & Mercy BWI, komunitas lagu nostalgia, resepsi pernikahan, hingga mahasiswa yang membutuhkan suasana tenang untuk menulis karya fiksi maupun skripsi dengan dukungan Wi-Fi.

    “Bulan depan, jelang puasa, komunitas barista kopi juga berencana mengadakan event di Saestwo Cafe,” ujarnya sambil tersenyum.

    Lomba Harjaba Saestwo Cafe

    Informasi Pendaftaran

    Untuk calon peserta, pendaftaran dibuka hingga 15 Desember 2025 pukul 11.45 WIB.

    Pendaftaran dapat dilakukan langsung di Saestwo Cafe & Creative Space, Klatak, menemui peracik menu Romi (WA 082131497260) atau secara online melalui tautan bit.ly/HarjabaFest2025.

    Biaya pendaftaran untuk tiap peserta sebesar Rp 35.000.

    Informasi lengkap mengenai petunjuk teknis masing-masing lomba dapat ditemukan dengan mengetik kata kunci “lomba Harjaba 2025 di Saestwo Cafe” pada mesin pencarian Google yang terhubung dengan aplikasi GATA.

  • SMK PGRI Rogojampi Rayakan HARJABA ke-253 dengan Lomba Celatu Using, Nguri-nguri Budaya dan Semangat Kebersamaan

    SMK PGRI Rogojampi Rayakan HARJABA ke-253 dengan Lomba Celatu Using, Nguri-nguri Budaya dan Semangat Kebersamaan

    Dalam rangka memperingati Hari Jadi Banyuwangi (HARJABA) yang ke-253, SMK PGRI Rogojampi mengadakan Classmeeting Lomba Celatu Using & Dongeng Using dan beberapa lomba ketangkasan.

    Classmeeting dilaksanakan mulai tanggal 16 – 18 Desember 2024 di kampus SMK PGRI Rogojampi Pusat Keunggulan yang diikuti oleh peserta didik kelas X-XI.

    Di hari sebelumnya, Sabtu tanggal 14 Desember 2024 ada kegiatan P5 untuk kelas XI, yaitu lomba paduan suara dengan lagu wajib Umbul-Umbul Blambangan dan lagu pilihan lagu Banyuwangi.

    Para peserta kompak serta mengenakan pakaian adat Banyuwangi melantunkan lagu Umbul-Umbul Blambangan dengan merdunya sebagai simbol semangat lare-lare Banyuwangi.

    Classmeeting dimulai hari Senin tanggal 16 Desember 2024 diawali dengan upacara pembukaan dilanjutkan lomba Celatu Using dari peserta kelas X-XI di Aula SMK PGRI Rogojampi.

    Pada lomba celatu perdana ini, sangat luar biasa antusias dari peserta yang mewakili kelas masing-masing dengan menggunakan pakaian adat khas Banyuwangi.

    Lomba Celatu Using dan dongeng Bahasa Using mengambil tema ‘Membangun Kebersamaan Diri Lestarikan Budaya Banyuwangi.’

    Seluruh peserta lomba celatu fasih dalam menggunakan dialog Using. Hal ini terlihat dari dialog yang dipakai selama lomba berlangsung.

    Dimana logat Using dari masing-masing daerah memiliki ciri khas yang berbeda. Sesekali peserta melontarkan wangsalan dan basanan (pantun Bahasa Using).

    Hadir dalam acara lomba celatu sebagai juri, yaitu Andi Budi Setiawan selaku Ketua Komunitas Pecinta Literasi Banyuwangi (KOPI WANGI) dan Eko Wahyudi (Cak Ndut Arweter) dari Komunitas Osing Pelestari Adat dan Tradisi (KOPAT).

    Pada tanggal 17 Desember 2024 kegiatan lomba dongeng Bahasa Osing yang diselingi dengan lomba-lomba ketangkasan siswa.

    Tepat di akhir kegiatan tanggal 18 Desember 2024 nanti, akan diadakan acara pentas seni dan pengumuman juara classmeeting.

    “Momen classmeeting kali ini kita manfaatkan untuk nguri-nguri bahasa osing lewat lomba celatu dan dongeng bahasa osing. Ini sebagai bentuk komitmen SMK PGRI Rogojampi dalam melestarikan budaya bahasa osing. Kalau tidak kita siapa lagi. Kalo tidak sekarang kapan lagi” jelas Qomaruzzaman (Gus Qomar) selaku ketua panitia.