Tag: indonesia

  • Sumber historis identitas nasional Indonesia adalah?

    Sumber historis identitas nasional Indonesia adalah?

    Sumber historis identitas nasional Indonesia adalah?

    Jawaban:

    Sumber historis identitas nasional Indonesia adalah masa Kebangkitan Nasional ketika munculnya kesadaran rakyat Indonesia sebagai bangsa yang sedang dijajah oleh asing pada tahun 1908.

    Identitas nasional Indonesia tidak lahir secara tiba-tiba, melainkan melalui proses panjang yang penuh perjuangan. Salah satu sumber historis identitas nasional Indonesia adalah masa Kebangkitan Nasional yang dimulai pada tahun 1908. Periode ini menandai titik penting dalam sejarah, ketika rakyat yang sebelumnya terpecah dalam kelompok-kelompok kecil dengan identitas kedaerahan mulai menyadari bahwa mereka merupakan satu bangsa yang sedang berada di bawah penjajahan asing.

    Kebangkitan Nasional ditandai dengan berdirinya Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908. Organisasi ini menjadi tonggak awal lahirnya kesadaran nasional di kalangan rakyat Indonesia, khususnya kaum terpelajar. Dari organisasi ini, lahir semangat persatuan, rasa senasib sepenanggungan, serta cita-cita untuk membebaskan diri dari belenggu penjajahan. Boedi Oetomo kemudian menginspirasi lahirnya berbagai organisasi lain yang bersifat kebangsaan, seperti Sarekat Islam (1911) dan Indische Partij (1912).

    Peristiwa-peristiwa penting lainnya juga turut memperkuat identitas nasional. Misalnya, Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, yang menegaskan tiga ikrar utama: bertumpah darah satu, tanah air Indonesia; berbangsa satu, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Sumpah Pemuda menjadi bukti konkret bahwa kesadaran kolektif rakyat Indonesia semakin kuat, menggeser identitas kedaerahan menuju identitas kebangsaan.

  • Apabila pemilihan umum di Indonesia dapat dilaksanakan sesuai dengan pancasila maka pancasila telah berfungsi sebagai?

    Apabila pemilihan umum di Indonesia dapat dilaksanakan sesuai dengan pancasila maka pancasila telah berfungsi sebagai dasar berdirinya dan tegaknya negara.

    Pembahasan:

    Pemilihan umum adalah salah satu kegiatan yang berdasarkan Pancasila, maka setiap warga terlibat di dalam menentukan berdirinya dan tegaknya negara.

    Pemilihan umum (pemilu) merupakan salah satu sarana penting bagi rakyat untuk menyalurkan hak politiknya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

    Apabila pemilu di Indonesia dilaksanakan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, maka hal itu menunjukkan bahwa Pancasila benar-benar berfungsi sebagai dasar berdirinya dan tegaknya negara.

    Pemilu yang berlandaskan Pancasila akan mencerminkan prinsip keadilan, demokrasi, persatuan, serta penghargaan terhadap hak asasi manusia. Dengan begitu, penyelenggaraan pemilu tidak hanya sebatas prosedur politik, tetapi juga menjadi wujud nyata pelaksanaan nilai-nilai luhur bangsa.

    Dalam konteks sila keempat, “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan,” pemilu merupakan perwujudan kedaulatan rakyat.

    Setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk memilih maupun dipilih, tanpa adanya diskriminasi. Sementara itu, sila kedua dan kelima, yang menekankan nilai kemanusiaan dan keadilan sosial, menuntut agar pemilu dijalankan secara jujur, adil, transparan, dan bebas dari kecurangan.

    Jika pemilu dijalankan dengan cara yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, misalnya melalui politik uang, manipulasi suara, atau diskriminasi terhadap kelompok tertentu, maka keberadaan negara sebagai perwujudan cita-cita rakyat akan melemah.

    Dengan demikian, pemilu yang berlandaskan Pancasila tidak hanya memperkuat legitimasi pemerintah, tetapi juga menjaga persatuan bangsa.

    Rakyat merasa memiliki peran dalam menentukan arah pembangunan negara, sementara pemerintah yang terpilih mendapatkan mandat secara sah. Inilah yang menjadikan Pancasila sebagai dasar berdirinya dan tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

  • Sejarah Panjat Pinang, Permainan Khas di Hari Kemerdekaan

    Sejarah Panjat Pinang, Permainan Khas di Hari Kemerdekaan

    Untuk merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia, ada banyak cara yang dilakukan oleh masyarakat, seperti mengadakan lomba-lomba.

    Salah satu lomba yang selalu ada di setiap perayaan HUT RI adalah panjat pinang.

    Lantas, tahukah kamu kenapa panjat pinang selalu ada di setiap acara agustusan? Tentu saja hal tersebut tidak luput dari aspek historis di dalamnya.

    Alasan utama kenapa lomba panjat pinang menjadi tradisi ketika Hari Kemerdekaan adalah karena ada nilai sejarah yang lekat dengan kisah perjuangan para pahlawan bangsa.

    Sejarah Panjat Pinang

    Dinukil dari buku Indonesia Poenja Tjerita yang menceritakan tentang sejarah perjuangan, termasuk sejarah panjat pinang, disebutkan bahwa permainan panjat pinang memang sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda.

    Banyak versi tentangnya, termasuk siapa yang lebih dulu memainkan.

    Namun dalam buku ini dijelaskan bahwa rakyat pribumi telah mengenal panjat pinang jauh lebih dulu daripada orang Belanda.

    Pada masa penjajahan Belanda, permainan ini sering digunakan saat orang Belanda mengadakan pesta atau acara penting.

    Misalnya hajatan, pernikahan, dan sebagai peringatan hari ulang tahun Ratu Belanda, Wilhelmina setiap tanggal 31 Agustus.

    Panjat pinang dikenal dengan nama de Klimmast yang artinya memanjat tiang.

    Konsepnya sama. Sebuah batang pohon pinang dipasang dengan dilumuri pelicin berupa minyak.

    Hanya saja yang berbeda adalah hadiah yang direbutkan.

    Dulu, hadiah dari permainan panjat pinang adalah sembako seperti beras, gula, roti, tepung, pakaian.

    Semua hadiah tersebut adalah sebuah kemewahan bagi masyarakat Indonesia yang mayoritas hidup dalam kondisi kekurangan.

    Pada saat itu, ketika masyarakat Indonesia sedang gotong-royong mendapatkan sembako untuk bertahan hidup, para petinggi Belanda justru menertawakan.

    Apalagi jika sampai ada yang terjatuh. Itu dianggap lelucon, padahal tidak bagi masyarakat Indonesia.

    Oleh karenanya, tradisi panjat pinang sempat menimbulkan kontroversi.

    Ada beberapa pihak yang tidak setuju permainan panjat pinang diadakan untuk peringatan HUT RI.

    Sebab dianggap hanya membawa kenangan buruk di masa penjajahan, yang mana saat itu masyarakat pribumi ditindas dan ditertawakan.

    Tapi di satu sisi, ada juga pihak yang mendukung terselenggaranya acara ini karena ada berbagai nilai positif.

    Salah satunya adalah mengukuhkan strata sosial di kalangan masyarakat.

    Selain itu, panjat pinang juga dianggap bisa sebagai tonggak sejarah untuk mengingatkan generasi muda akan perjuangan para pendahulu sang pahlawan bangsa.

  • 7 Pasar Seni Terbaik di Indonesia, Sudah Tahu Belum?

    7 Pasar Seni Terbaik di Indonesia, Sudah Tahu Belum?

    Indonesia adalah salah satu negara dengan budaya dan kesenian yang melimpah.

    Dari Sabang sampai Merauke, ada segudang kesenian dengan keindahan masing-masing.

    Dengan seni yang melimpah, tak heran jika terdapat banyak pasar seni di Indonesia.

    Nah, bicara tentang pasar seni, kali ini sastrawacana.id/ telah merangkum 7 pasar seni terbaik di Indonesia yang bisa kamu kunjungi.

    Pasar Seni Terbaik Indonesia

    Apa saja pasar seni terbaik di Indonesia? Berikut diantaranya.

    1. Pasar Seni Sukawati Bali

    Bali adalah salah satu daerah potensial yang dimiliki oleh Indonesia. Selain kaya akan tempat wisata, Bali juga terkenal dengan keseniannya.

    Ada banyak pasar seni di Bali, salah satunya adalah pasar seni Sukawati yang terletak di Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar.

    Di pasar ini tersedia berbagai macam hasil seni setempat, seperti patung tradisional, lukisan, topeng, pernak-pernik, kain motif Bali, dan masih banyak lagi.

    2. Pasar Triwindu Surakarta

    Pasar Triwindu Surakarta termasuk sebagai salah satu pasar seni terbaik di Indonesia.

    Usia pasar ini cukup tua hingga pada tahun 1939 dibangun kembali dan hingga saat ini tidak pernah sepi.

    Di sini, kamu akan melihat beragam barang seni mulai dari pernak-pernik, aneka keris Jawa, barang kuno, mesin tik kuno, lukisan, motor tua, hingga kain dengan batik khas Surakarta.

    3. Pasar Beringharjo Yogyakarta

    Pasar seni yang satu ini terletak di jantung kota Yogyakarta.

    Kabarnya, pasar Beringharjo sudah menjadi pusat perbelanjaan sejak tahun 1758 dan hingga kini masih dipadati oleh masyakarat, baik setempat maupun pelancong.

    Selain sebagai pusat seni, pasar Beringharjo juga menjadi ikon bersejarah yang dimiliki oleh Yogyakarta.

    4. Pasar Gede Hardjonagoro Surakarta

    Selain menjadi pusat perbelanjaan yang menjual karya seni, pasar ini juga menjadi sorotan banyak orang karena bentuk bangunannya yang penuh histori.

    Pasar ini menggabungkan beberapa unsur budaya, seperti Eropa, Tiongkok, dan Jawa.

    Selain banyak karya seni, Pasar Gede Hardjonagoro, Surakarta juga menyediakan aneka kuliner lokal.

    5. Pasar Baru Jakarta

    Tidak seperti namanya, pasar Baru Jakarta bukanlah pusat perbelanjaan yang baru berdiri, tapi sudah ada sejak tahun 1800-an.

    Sampai sekarang, pasar ini tidak pernah sepi karena diserbu oleh pengunjung setiap hari.

    Di pasar Baru, kamu bisa membeli aneka ragam barang seni, mulai dari aksesoris, bahan tekstil, elektronik, pakaian, hingga barang antik dengan unsur seni tinggi.

    6. Pasar Seni Banyumulek Lombok

    Pasar seni Banyumulek Lombok adalah salah satu pasar seni terbaik yang ada di Pulau Lombok.

    Desa setempat memang dipenuhi oleh masyarakat dari golongan seni sehingga hasil karya mereka dijual secara resmi melalui pasar seni.

    Ada banyak barang seni yang bisa kamu temukan di sini, salah satu yang paling menarik adalah perlengkapan dapur dengan bentuk yang unik.

    7. Pasar Seni Ubud Bali

    Nama pasar seni Ubud sudah mendunia. Tidak hanya pelancong lokal saja, tapi pelancong mancanegara juga sering mengunjungi pasar ini untuk membeli oleh-oleh khas Bali.

    Lokasinya pun dekat dengan pusat kota Ubud sehingga sering digunakan sebagai persinggahan bagi bus pariwisata atau rombongan yang liburan ke Bali.

    Nah, itulah beberapa pasar seni terbaik di Indonesia. Ada yang mau nambahin lagi? Jangan lupa share artikel ini untuk berbagi manfaat kepada orang lain.

  • Letak Astronomis, Geografis dan Geologis Indonesia

    Letak Astronomis, Geografis dan Geologis Indonesia

    Letak Astronomis Indonesia

    Letak astronomis adalah letak suatu tempat dilihat dari posisi garis lintang dan garis bujur.

    Garis lintang merupakan garis imajiner yang membentang horisontal melingkari bumi sedangkan garis bujur merupakan garis imajiner yang melingkari bumi secara vertikal.

    Garis Lintang dan Bujur dibagi menjadi dua yaitu Garis Lintang Utara dan Garis Lintang Selatan yang dibatasi oleh garis ekuator (khatulistiwa) dan Garis Bujur Barat dan dan Bujur Timur yang dibatasi oleh Greenwich Mean Time.

    Letak Astronomis Indonesia adalah 6o LU (Lintang Utara) – 11o LS (Lintang Selatan) dan antara 95o BT (Bujur Timur) – 141o BT (Bujur Timur).

    Jika dilihat dari posisi astronomis Indonesia terletak di kawasan iklim tropis dan berada di belahan timur bumi.

    Indonesia berada di kawasan tropis, hal ini membuat Indonesia selalu disinari matahari sepanjang tahun.

    Di Indonesia hanya terjadi dua kali pergantian musim dalam setahun yaitu musim kemarau dan hujan.

    Negara-negara yang memiliki iklim tropis pada umumnya dilimpahi alam yang luar biasa. Curah hujan tinggi akan membuat tanah menjadi subur. Flora dan fauna juga sangat beraneka ragam.

    Sedangkan pengaruh dari letak dilihat dari garis bujur, maka Indonesia memiliki perbedaan waktu yang dibagi menjadi tida daerah waktu yaitu Indonesia bagian timur (WIT), Indonesia bagian tengah (WITA), dan Indonesia bagian barat (WIB).

    Letak Geografis Indonesia

    Letak geografis ditentukan berdasarkan posisi nyata dibanding posisi daerah lain. Indonesia terletak diantara Benua Asia dan Benua Australia, serta Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.

    Posisi Indonesia sangat setrategis dan penting dalam kaitannya dengan perekonomian. Indonesia berada persimpangan lalu lintas dunia.

    Letak geografis merupakan salah satu determinan yang menentukan masa depan dari suatu negara dalam melakukan hubungan internasional.

    Meski untuk sementara waktu diacuhkan, kondisi geografis suatu negara sangat menentukan peristiwa-peristiwa yang memiliki pengaruh secara global.

    Robert Kaplan menuturkan bahwa geografi secara luas akan menjadi determinan yang mempengaruhi berbagai peristiwa lebih dari pada yang pernah terjadi sebelumnya (Foreign Policy, May/June, 09).

    Letak Geologis Indonesia

    Letak geologis adalah letak suatu wilayah melihat keadaan geologinya. Berdasarkan keadaan geologinya, kepulauan di Indonesia dapat dikategorikan menjadi 3 daerah, yaitu :

    1. Daerah dangkalan Sunda
    2. Daerah dangkalan Sahul
    3. Daerah antara dangkalan Sunda dan dangkalan Sahul

    Indonesia bagian barat merupakan bagian dari Benua Asia, Indonesia bagian timur merupakan bagian dari Benua Australia, sedangkan Indonesia bagian tengah merupakan peralihan yang disebut daerah Wallace.

    Dilihat dari segi jalur pegunungan yang ada, kepulauan Indonesia terletak di antara dua rangkaian pegunungan muda.

    Pegunungan di Indonesia bagian barat merupakan bagian dari rangkaian pegunungan Sirkum Mediterania, sedangkan pegunungan Indonesia bagian timur merupakan bagian dari rangkaian pegunungan Sirkum Pasifik.

    Akibat dari letak geologis Indonesia tersebut adalah:

    1. Kepulauan Indonesia memiliki banyak gunung api yang aktif.
    2. Laut di bagian Indonesia barat dan lndonesia timur dangkal, di Indonesia tengah lautnya dalam.
    3. Indonesia menyimpan banyak barang tambang mineral
    4. Wilayah Indonesta termasuk daerah yang labil dan sering mengalami gempa bumi tektonik dan vulkanik
    5. Pegunungan di Indonesia merupakan rangkaian pegunungan muda Sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik.
  • Sejarah Tanah Jawa dan Unsur Gaib di Dalamnya

    Sejarah Tanah Jawa dan Unsur Gaib di Dalamnya

    Sejarah Tanah Jawa

    Tanah Jawa atau Bhumi Jawa dan Daerah Jawa, merupakan beberapa daerah di pulau Jawa yang lebih condong ke wilayah Timur. Yang identik dengan Suku Jawa dan Adat istiadat Jawa.

    Pulau Jawa adalah pulau terbesar dan memiliki penduduk terbanyak di Indonesia. Kamu bisa menemukan Ibukota negara di pulau ini, sehingga menjadikan kota-kota sekitarnya lebih berkembang daripada kota yang berada di luar Pulau Jawa.

    Namun, apakah kamu mengetahui tentang asal muasal munculnya pulau ini? Berikut adalah sejarah tanah jawa yang kental dengan unsur gaib dan mistisnya.

    1. Proses Kemuculan Pulau Jawa

    Menurut ahli geologi menyebutkan proses terjadinya daratan yang terjadi di belahan Asia bagian selatan adalah akibat dari proses pergerakan anak benua India ke utara yang bertabrakan dengan lempengan sebelah utara. Pergerakan lempeng bumi inilah yang melahirkan gunung Himalaya.

    Konon, pada zaman dahulu anak benua di selatan sebagian terendam air laut, sehingga yang muncul di permukaan air adalah gugusan pulau yang merupakan mata rantai gunung berapi. Gugusan pulau itu adalah di Asia Tenggara salah satunya adalah Nuswantoro (Nusantara).

    2. Ditemukannya Pulau Jawa

    Setelah kemunculannya. Ternyata, tidak banyak warga dunia yang mengetahui keberadaan pulau ini. Hingga salah seorang peziarah dari china (Fa Hien) yang menemukannya pada tahun 414 Masehi.

    Menurut dari salah satu sumber menyebutkan bahwa pada 2.000 tahun sebelum Masehi. Pulau Jawa masuk dalam koloni bangsa Atlantis. Lalu, setelah Atlanstis hancur, hanya tinggal Jawa yang seperti sekarang ini.

    3. Ajaran Yang Ditinggalkan Bangsa Atlantis

    Sejarah gaib tanah jawa tak lepas dari pengaruh bangsa Atlantis yang berkuasa. Ketika pulau Jawa masih dikuasai oleh bangsa Atlantis, ajaran gaib dan mistis mulai mereka ajarkan kepada rakyat Jawa yang tinggal di sini. Sehingga menjadikan rakyat Jawa pada kala itu memuja para dewa.

    Raja pada waktu itu meminta pagar gaib untuk melindungi Pulau Jawa. Selain itu, tujuannya adalah agar pengaruh ajaran gaib hitam ini tetap berlanjut dari abad ke abad. Tentu saja hal tersebut cukup merusak tatanan kehidupan yang ada saat itu.

    4. Datangnya Agama Hindu Yang Penuh Lika Liku

    Sekitar 1.200 tahun sebelum masehi, Raja Vaivasvata yang beragama Hindu datang secara damai ke Tanah Jawa. Awalnya, mereka membuat perdagangan kecil kemudian seiring berjalannya waktu pendatang Hindu meningkat pesat dan akhirnya mereka menjadi dominan dalam komunitas.

    Meskipun ajaran agama Hindu sudah bisa diterima di kalangan rakyat Jawa. Namun, mereka kembali ke ajaran lama yaitu ajaran ilmu hitam yang semakin menjadi-jadi.

    Setelah itu, datang lah seorang pemimpin Ekspedisi yaitu Aji Saka yang diemban tugaskan oleh Raja Vaivasvata untuk memberantas aliran hitam di pulau ini.

    Aji Saka menanamkan jimat yang memiliki magnet kuat yang ditanam di titik Pulau Jawa untuk memusnahkan aliran hitam di pulau ini. Saat itu juga Aji Saka dianggap melambangkan kedatang Dharma (ajaran dan peradaban Hindu-Budha).

    5. Aliran Sesat Yang Kembali Di Tanah Jawa

    Setelah penanaman jimat dari Aji Saka, memang bertahan hingga ratusan tahun. Namun setelahnya, keadaan kembali seperti semula. Di mana jin mulai berkuasa dan bencana merajalela. Pada masa itu ajaran sesat semakin berkembang. Dibuktikan dengan munculnya kejawen, klenik, dan juga kebatianan.

    6. Kedatangan Syekh Subakir

    Hingga pada abad ke 13, seorang ulama yang dikirm oleh Turki Utsmaniah ke Tanah Jawa untuk memberantas dari pengaruh buruk ajaran sesat, yaitu Syekh Subakir.

    Ia mengetahui bahwa pengaruh ilmu gaib sangat kuat di sini. Sehingga ia membawakan batu hitam dari Arab yang telah dirajah.

    Kemudian, Syekh Subakir memasangnya di Puncak Gunung Tidar, Magelang. Konon di puncak inilah titik pertengahan dan paku dari Tanah Jawa. Sehingga pengaruh gaib dapat dihalau.

    Setelah masa Syekh Subakir yang memagarai pengaruh gaib berakhir, kemudian perjuangan ini dilanjutkan oleh Wali Songo. Para wali ini berjuang dengan cara menyebarkan Agama Islam kepada seluruh Rakyat di Tanah Jawa.

    Nah, itulah sejarah asal muasal terbentuknya Pulau Jawa hingga masuknya beberapa Agama di pulau ini. Sungguh penuh perjuangan para pendahulu-pendahulu yang ingin menyelamatkan Tanah Jawa dari Pengaruh Negatif hingga menjadi pulau yang seperti ini sekarang.

    Sumber :

    Sindonews (https://daerah.sindonews.com/read/998989/29/kisah-sejarah-gaib-tanah-jawa-1431076748)

  • Contoh Proposal 17 Agustus dan Rincian Biayanya

    Contoh Proposal 17 Agustus dan Rincian Biayanya

    Hari Kemerdekaan IndonesiaTanggal 17 Agustus adalah Hari Kemerdekaan Indonesia.

    Semua masyarakat menyambut dengan suka cita dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan mengadakan lomba-lomba yang dikenal dengan lomba Agustusan.

    Ya, lomba Agustusan sudah menjadi sebuah tradisi yang dilakukan sejak dulu hingga sekarang.

    Ada begitu banyak jenis permainan yang dilombakan, seperti lomba futsal, lomba mancing, panjat pinang, makan kerupuk, tarik tambang, dan masih banyak lagi.

    Selain itu, ada juga yang memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia dengan kegiatan pengajian yang dimaksudkan untuk mengucap syukur kepada Allah S.W.T atas lindungan dan pertolongan-Nya.

    Nah, dari serangkaian acara tersebut, tentunya panitia atau pihak penyelenggara membutuhkan modal agar acara bisa berlangsung sebagaimana mestinya.

    Modal yang dikeluarkan ketika lomba 17 an memang tidak sedikit.

    Apalagi antusias warga atau pesertanya membludak, maka modal yang diperlukan juga akan semakin banyak.

    Maka dari itu, iuran panitia saja tidak cukup untuk memenuhi semua kebutuhan dan persiapan dalam melangsungkan lomba 17 Agustus.

    Salah satu solusi untuk menutupi kekurangan modal adalah mencari donatur yang siap memberi bantuan modal atau menjadi sponsor dalam acara.

    Untuk mendapatkan bantuan modal, panitia harus menyiapkan proposal yang nantinya akan diajukan ke donatur.

    Proposal Agustusan tersebut akan berisi serangkaian kegiatan 17 agustus, mulai dari susunan acara, anggaran biaya, tempat, waktu, dan panitia.

    Contoh Proposal 17 Agustus

    Lantas, bagaimana cara membuat proposal 17 Agustusan?

    Jangan khawatir, kali ini sastrawacana.id/ akan memberikan cara membuat dan contoh proposal 17 Agustus yang baik dan benar. Mari disimak!

    I. PENDAHULUAN

    Tanggal 17 Agustus adalah Hari Kemerdekaan Indonesia yang dirayakan oleh setiap warga dan masyarakat dengan penuh suka cita.

    Hal tersebut dimaksudkan untuk mengenang jasa pahlawan yang telah berjuang mempertaruhkan nyawa dalam memerdekakan Negara kita tercinta ini.

    Oleh karenanya, Hari Kemerdekaan adalah tonggak sejarah yang harus tetap dikenang oleh setiap warga Negara Indonesia.

    Dalam memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia, kita selaku generasi muda ingin mengadakan kegiatan-kegiatan positif yang tujuannya tidak lain adalah menghibur dan menumbuhkan semangat serta gotong-royong masyarakat.

    Dengan demikian, kami selaku panitia yang terbentuk dari Organisasi Pemuda Indonesia ingin mengadakan Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia di Lapangan Umum Kota Surabaya.

    II. TUJUAN

    Ada beberapa tujuan dari terselenggaranya acara ini, yaitu:

    • Bentuk syukur kepada Allah S.W.T atas nikmat kemerdekaan yang telah diberikan.
    • Menumbuhkan rasa persatuan dan kekeluargaan antar sesama masyarakat.
    • Mengenang jasa pahlawan yang telah berjuang dan mengorbankan nyawa untuk Kemerdekaan Indonesia.
    • Menumbuhkan semangat juang kepada para pemuda.
    • Menghibur masyarakat dengan kegiatan yang positif.
    • Mengingatkan generasi muda akan semangat juang para pahlawan bangsa.
    • Meningkatkan rasa cinta kepada Tanah Air Indonesia.

    III. TEMA

    Menumbuhkan persatuan para pemuda untuk menggapai satu tujuan.

    IV. PESERTA

    Acara ini diperuntukkan kepada semua warga Desa yang ingin dan turut meramaikan serta memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia.

    V. JENIS KEGIATAN

    Adapun jenis kegiatan yang akan diselenggarakan adalah sebagai berikut:

    • Pembukaan
    • Sambutan-sambutan
    • Lomba makan kerupuk
    • Lomba balap karung
    • Lomba tusuk bola
    • Lomba futsal
    • Panjat Pinang
    • Pembagian hadiah
    • Penutup dan doa

    VI. WAKTU DAN TEMPAT

    Peringatan HUT RI akan diselenggarakan di Lapangan Umum Desa pada hari Sabtu, 17 Agustus 2019 mulai pukul 09.00 WIB – selesai.

    VII. SUSUNAN KEPANITIAAN

    Pembina : H. Makhrus Imam
    Penanggung jawab : Abdullah
    Ketua Panitia : Andi Rahman
    Wakil Ketua : Ramdan
    Sekertaris : Desi Alfrida
    Bendahara : Siti Romlah
    Seksi Acara : Gofur
    Seksi Konsumsi : Putri Ayu
    Seksi Peralatan : Hendra
    Seksi Humas : Linda

    VIII. RENCANA ANGGARAN BIAYA

    Peralatan Lomba : Rp1.000.000,-
    Konsumsi : Rp1.500.000,-
    Panggung : Rp1.000.000,-
    Banner : Rp150.000,-
    Seragam : Rp400.000,-
    TOTAL : Rp4.050.000,-

    IX. PENUTUP

    Demikian proposal 17 Agustus ini kami buat, semoga dapat menjadi gambaran atas garis besar acara yang akan kami selenggarakan.

    Semoga sebagala bentuk bantuan Bapak/Ibu dicatat sebagai amal dan bermanfaat bagi masyarakat setempat, khususnya kami selaku panitia.

    Ketua Panitia,

    Andi Rahman

    Nah, itulah contoh proposal HUT RI yang bisa kalian gunakan sebagai referensi.

    Jangan lupa untuk mengadakan lomba 17 an kreatif agar masyarakat terhibur dan semakin semangat.

    Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya hanya di sastrawacana.id/ ya!

  • 7 Kegiatan yang Cocok Dilakukan Saat Hari Pahlawan

    7 Kegiatan yang Cocok Dilakukan Saat Hari Pahlawan

    Hari Pahlawan diperingati setiap tanggal 10 November setiap tahunnya. Hari dimana masyarakat seluruh Indonesia memiliki kesemptan untuk mengenang jasa Para Pahlawan yang telah mendahului kita.

    Semua kegiatan yang dilakukan bukan hanya untuk senang-senang tapi didalamnya harus selalu ada suatu pelajaran yang dapat mengingatkan dan mengajarkan kepada para penerus bangsa agar memiliki semangat juang seperti para pendahulu kita.

    Nah, kegiatan seperti apa sih, yang bisa dilakukan untuk menyambut Hari Pahlawan? Yuk. Kita simak ulasan yang berikut ini.

    1. Kerja Bakti

    Kegiatan ini dapat di selenggarakan dari pihak desa atau sekolah dan instansi. Kegiatan yang sangat umum ini dapat menumbuhkan rasa gotong royong dan peduli terhadap lingkungan yang dapat dikerjakan secara bersamaan.

    2. Upacara Bendera

    Inilah hal yang paling penting, yaitu mengadakan upacara. Upacara khusus ini menyimbolkan kehormatan dari bangsa kepada Para Pahlawan yang telah gugur setelah berjuang demi kemerdekaan RI.

    3. Berkunjung Ke Museum

    Mungkin bagi kamu yang tidak suka berdiam diri dirumah, atau panas-panas an. Kamu dapat mengunjungi museum di kota terdekat kamu, selain mendapatkan hiburan kamu juga bisa mendapatkan wawasan tambahan tentang sejarah. Sungguh bermanfaat bukan.

    4. Teatrikal

    Nah, kegiatan inilah yang paling seru. kamu bisa mengadakan acara atau mengikuti teatrikal untuk menyambut Hari Pahlawan. Kamu bisa beradu akting dengan kawan mu. Kamu juga bisa mengasah skill terpendam kamu yang ternyata kamu jago dalam akting.

    5. Ziarah Ke Makam Pahlawan

    Salah satu kegiatan sakral bisa kamu lakukan dengan cara berziarah ke Makam Pahlawan guna memperingati Hari Pahlawan. Kamu bisa memanjatkan doa dan memberikan taburan bunga di atas makam.

    6. Nonton film perjuangan

    Memang benar ya, semua kegiatan bisa dilakukan untuk menyambut hari besar ini. salah satunya adalah dengan memutar dan menonton film perjuangan bersama. Kegiatan ini akan sangat lengkap jika kamu mengajak orang terdekat, teman dan keluarga untuk menonton film ini. wahh, pasti seru nih.

    7. Baca buku biografi pahlawan

    Terakhir nih, Bagi para kutu buku atau pecinta novel. Yuk, sebentar saja coba baca buku biografi Pahlawan terdahulu atau sejarah RI. Hal sederhana ini ternyata bermanfaat untuk menumbuhkan rasa cinta, kekaguman dan semangat yang ditularkan oleh Para Pejuang melalui suatu buku.

    Nah, itulah 7 kegiatan seru, sakral dan menarik yang bisa kamu lakukan untuk menyambut Hari Pahlawan. Gunakanlah kesempatan ini sebaik mungkin, dan ingatlah selalu bahwa terdapat hal yang bisa dicontoh dari para pejuang dahulu yang selalu memiliki semangat juang hingga akhir nafas.

  • Makna Kemerdekaan dari Sudut Pandang Pendidikan

    Tepat pada tanggal 17 Agustus, kita semua wajib berbahagia untuk merayakan kemerdekaan yang telah berhasil direbut oleh para pahlawan, puluhan tahun lalu.

    Tidak lupa juga, kita harus mengenang jasa-jasa para pahlawan, sebab tanpa kegigihan dan pengorbanan mereka, kita semua tidak akan bisa merasakan kemerdekaan seperti saat ini.

    Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk menghargai jasa pahlawan yang telah gugur. Salah satunya adalah dengan berprestasi dan berkarya agar Indonesia semakin maju dan diakui di mata dunia. Sebab, bangsa yang besar adalah bangsa yang penuh karya, bukan rekayasa, ataupun drama.

    Oleh karenanya, sebagai generasi muda, tidak seharusnya kita berleha-leha karena menganggap kemerdekaan sudah final.

    Sebab, jika diartikan dengan sudut pandang yang lebih luas, merdeka bukan hanya sekedar terbebas dari belenggu penjajah, tapi masih banyak makna lain di dalamnya.

    Salah satu contoh kemerdekaan di zaman ini adalah terbebas dari kebodohan dan kesenjangan. Jika kita bisa menelaah lebih luas dengan sudut pandang berbeda, maka kita bisa mengartikan kebodohan sebagai penjajah diri, khususnya otak kita.

    Dengan dijajah oleh kebodohan, bagaimana kita bisa mencipta sebuah karya? Padahal, cara agar bangsa menjadi besar dan diakui adalah karena karyanya.

    Maka dari itu, ganyang kebodohan dengan pendidikan. Apapun alasannya, bodoh adalah sebuah alasan. Karena setiap manusia terlahir pintar karena memiliki akal serta pikiran, bukan hanya nafsu belaka.

    Jadi, alangkah sangat disayangkan jika modal kepintaran itu harus hangus dihantam oleh penjajah, yakni kebodohan, bukan?

    Ucapan Hari Kemerdekaan Indonesia

    Nah, untuk meramaikan Hari Kemerdekaan Indonesia, berikut adalah beberapa ucapan kemerdekaan yang bisa kita gunakan untuk saling berbagi kebahagiaan di hari yang penuh makna itu.

    “Tidak ada kata yang lebih pantas terucap selain bangga, tidak ada tindakan yang lebih pantas selain membusungkan dada, dan tidak ada ucapan yang lebih pantas selain syukur kepada sang Maha Pencipta karena telah terlahir sebagai warga Negara Indonesia”

    “Nasib bangsa kita tak akan berubah
    Jika kita tak merubahnya
    Mari sama-sama berjuang
    Memperbaiki diri agar bermanfaat untuk negeri
    Selamat HUT ke-73 Kemerdekaan Indonesia
    Sekali merdeka, tetap merdeka!”

    “17 Agustus itu bukan hanya sekedar balap karung
    main Petasan atau Konvoi di keliling kota,
    Tapi 17 agustus itu persatuan bangsa”

    “Aku Cinta Indonesia.
    Negeri ini adalah negeri yang elok.
    Penuh warna dan keindahan.
    Negeri ini adalah negeri yang makmur.
    Tanah tumpah darahku yang mulia.
    Jayalah Negeriku… Indonesia”

    “Apabila dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”

    “Nasionalis yang sedjati, jang nasionalismenya itu bukan timbul semata-mata suatu copie atau tiruan dari nasionalisme barat akan tetapi timbul dari rasa tjinta akan manusia dan kemanusiaan”

    “Merah darahku adalah ungkapan bahwa semangat yang berkorbar tidak akan padam hingga tetesan darah terakhir, dan putih tulangku adalah mental baja yang tidak akan pernah pudar walau panasnya peluru menembus tubuh”

    “Jasa pahlawan, jasa penuh kenangan.
    Jasa yang tak akan mampu dibeli dengan harta,
    Jasa yang punya tujuan “Merdeka atau Mati”,
    Saudaraku, mari kita bangkit bersama.
    Membangun negeri tercinta”

    “Tetaplah menjadi satu.
    Jangan sampai ingin terpecah.
    Gapai angan dan citamu di masa depan yang cerah.
    Raih prestasi terbaikmu, dan
    Buat bangsa ini pun bangga”

    “Kau tuliskan arti sebuah perjuangan dan arti sebuah kemerdekaan di tanah ibu pertiwi dengan tetesan darah dan keringan penuh rasa cinta, Kau ukirkan dalam benak-benak generasi bangsa tentang pentingnya sebuah kesungguhan dan pengorbanan untuk mencapai kemerdekaan. Walau tubuhmu kini sudah terkubur tanah, namun nama dan jasa mulia tetap hidup dalam hati kami dan dalam berkibarnya sang bendera merah putih tercinta”