Tag: inovasi

  • Kembangkan Teh Antioksidan dari Daun Mangga, Tim UM Sabet Juara 2 LKTI KSM FEST UI

    Kembangkan Teh Antioksidan dari Daun Mangga, Tim UM Sabet Juara 2 LKTI KSM FEST UI

    Universitas Negeri Malang (UM) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

    Tim mahasiswa UM berhasil meraih Juara Dua dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) KSM FEST yang diselenggarakan oleh Universitas Indonesia tahun 2025.

    Kompetisi yang mengangkat tema “Investing in a Green Future: Empowering Economic Independence Through Sustainable Solutions” ini diikuti perguruan tinggi ternama dari seluruh Indonesia dan berlangsung secara daring pada 21 Oktober–23 November 2025.

    Ajang ini menjadi wadah bergengsi bagi mahasiswa untuk menunjukkan kreativitas, inovasi, serta kemampuan riset di bidang sains berkelanjutan.

    Tim CIPTA HERBA NUSANTARA dari FMIPA UM yang beranggotakan Khezia Rachel D.P (S1 Bioteknologi), IZ Fathma Agmadina (S1 Bioteknologi), dan Stevanus Purbadirja (S1 Pendidikan Biologi) membawa karya penelitian berjudul “Inovasi Teh Herbal Fungsional: Mengubah Limbah Daun Mangga Varietas Alpukat Menjadi Sumber Antioksidan Potensial untuk Kesejahteraan Berkelanjutan.”

    Teh Daun Mangga Universitas Negeri Malang

    Penelitian ini mengangkat isu pemanfaatan limbah pertanian daun mangga varietas alpukat yang melimpah sebagai sumber antioksidan alami untuk diolah menjadi teh herbal fungsional.

    Inovasi tersebut tidak hanya menawarkan potensi ekonomi hijau, tetapi juga mendukung upaya pengurangan limbah agroindustri. Selama proses penelitian, tim dibimbing oleh Dr. Frida Kunti Setiowati, ST, M.Si.

    Keberhasilan meraih Juara Dua ini merupakan hasil kerja keras, komitmen, dan kolaborasi seluruh anggota tim dalam menyusun riset hingga menyiapkan presentasi akhir.

    Bagi mereka, kompetisi ini menjadi pengalaman penting untuk mengasah kemampuan penelitian, komunikasi ilmiah, dan kerja tim.

    “Kami sangat bersyukur bisa meraih Juara 2 di kompetisi seprestisius ini. Proses dimulai dari penyusunan abstrak, kemudian lolos ke tahap KTI full paper, hingga presentasi final di depan dewan juri Universitas Indonesia. Dukungan tim dan bimbingan Ibu Dr. Frida Kunti Setiowati membuat semuanya mungkin,” ungkap Stevanus Purbadirja, ketua tim.

    Hal senada disampaikan Khezia Rachel D.P, yang menambahkan, “Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu dosen pembimbing yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan bimbingannya hingga kami bisa meraih prestasi ini.”

    Dr. Frida Kunti Setiowati

    Dosen pembimbing, Dr. Frida Kunti Setiowati, juga menyampaikan kebanggaannya.

    “Prestasi ini semakin menguatkan posisi Universitas Negeri Malang sebagai institusi pendidikan tinggi yang siap mencetak lulusan berkompeten dan peduli terhadap isu lingkungan serta pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” tutupnya.

  • Menyongsong Era Society 5.0, SD Negeri 2 Pakistaji Inisiasi Program Sabernet (Sehari Bersama Internet)

    Menyongsong Era Society 5.0, SD Negeri 2 Pakistaji Inisiasi Program Sabernet (Sehari Bersama Internet)

    Perkembangan teknologi yang semakin masif telah menyentuh hampir seluruh lini kehidupan. Semua sektor dituntut untuk beradaptasi, tak terkecuali dunia pendidikan yang merupakan fondasi utama dalam membentuk masa depan bangsa.

    Di era Internet of Things (IoT) ini, internet bukan hanya alat bantu untuk mempermudah berbagai urusan, melainkan telah menjadi kebutuhan pokok dalam kehidupan sehari-hari.

    Berangkat dari tantangan dalam proses pembelajaran yang mengharuskan guru dan murid memanfaatkan perangkat serta platform digital, Rohmaniyah, S.Pd., guru kelas VI saat itu, menginisiasi sebuah inovasi pembelajaran dengan mengintegrasikan internet ke dalam kegiatan belajar-mengajar.

    Inovasi tersebut diberi nama Sabernet (Sehari Bersama Internet). Tujuannya sederhana namun berdampak luas, yaitu menghadirkan pembelajaran yang relevan dan adaptif melalui pemanfaatan internet secara produktif.

    Melalui prosedur yang relatif mudah, setiap kelas diarahkan untuk menyisipkan elemen digital dalam pembelajaran sesuai dengan materi yang sedang dipelajari.

    Beragam platform digital dimanfaatkan, mulai dari YouTube, Google Classroom, Quizizz, Canva, Edmodo, Skuling, hingga Platform Merdeka Mengajar (PMM).

    Guru dan murid bersama-sama mempelajari berbagai platform tersebut, sehingga tidak hanya memperkaya proses pembelajaran, namun juga meningkatkan literasi digital warga sekolah secara menyeluruh.

    Pada awal pelaksanaan Sabernet di tahun 2022, kegiatan masih memanfaatkan gawai pribadi milik siswa dan beberapa laptop milik guru.

    Namun sejak SD Negeri 2 Pakistaji mendapatkan bantuan laboratorium komputer lengkap dengan Chromebook dan LCD pada tahun 2024, kegiatan ini terpusat di laboratorium tersebut, sehingga lebih terstruktur dan optimal.

    Dampak positif dari inovasi ini cukup signifikan. Terjadi perubahan pola penggunaan internet oleh warga sekolah, dari yang sebelumnya kurang produktif menjadi lebih bermakna dan mendukung proses pembelajaran.

    Internet bukan lagi sekadar hiburan, tetapi menjadi alat bantu yang memperkaya pengalaman belajar.

    Inovasi Sabernet juga telah mencatatkan sejumlah prestasi membanggakan, antara lain:

    • Masuk nominasi Innovation Government Awards (IGA) 2023,
    • Meraih Terbaik I Sayembara Pendidikan Kabupaten Banyuwangi oleh BBGP Jawa Timur dalam kategori Pemimpin Pembelajaran,
    • Tercantum dalam Peraturan Bupati Banyuwangi Nomor 51 Tahun 2023 tentang Inovasi Daerah.

    Tak hanya di lingkup sekolah, inovasi ini juga telah disosialisasikan ke beberapa sekolah di Kecamatan Kabat.

    Terbaru, Sabernet diikutsertakan dalam Pameran Solusi Pendidikan (PSP) pada ajang Temu Pendidik Nusantara XII yang digelar di SD Negeri Model Kabupaten Banyuwangi pada 8 Juli 2025.

    Rohmaniyah S.Pd bersama dengan Andi Budi Setiawan, S.Pd saat memperkenalkan inovasi Sabernet
    Rohmaniyah S.Pd bersama dengan Andi Budi Setiawan, S.Pd saat memperkenalkan inovasi Sabernet (Dok. sastrawacana.id/)

    Dalam salah satu dokumentasi kegiatan, terlihat Rohmaniyah sedang memperkenalkan inovasi Sabernet kepada Andi Budi Setiawan, S.Pd., redaktur media sastrawacana.id/, sekaligus Ketua Komunitas Pecinta Literasi Banyuwangi (KOPIWANGI).

    Rohmaniyah berharap inovasi ini dapat disebarluaskan kepada komunitas literasi dan pendidikan lainnya agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak pihak.

    Pesan inspiratif darinya yang patut direnungkan dan menjadi motivasi bersama adalah:

    “Kebanyakan dari kita selalu berpikir tentang grand design dan ide-ide besar saat berbicara tentang inovasi. Padahal sejatinya, inovasi bisa lahir dari hal-hal kecil di sekitar kita yang dekat dan kita temui setiap hari. Sebab, yang paling penting dari sebuah inovasi adalah nilai kebermanfaatannya. Semakin mudah sebuah inovasi diterapkan, semakin besar pula peluang manfaatnya untuk dirasakan oleh banyak orang.”

  • TK Muslimat NU Aliyan Luncurkan Program “Sentuh Alamku” untuk Stimulasi Motorik Anak Usia Dini

    TK Muslimat NU Aliyan Luncurkan Program “Sentuh Alamku” untuk Stimulasi Motorik Anak Usia Dini

    TK Muslimat NU Aliyan memperkenalkan inovasi terbaru dalam dunia pendidikan anak usia dini melalui program “Sentuh Alamku”, sebuah metode pembelajaran berbasis stimulasi motorik yang mengintegrasikan unsur-unsur alam dalam aktivitas belajar.

    Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan perkembangan motorik halus dan kasar anak melalui eksplorasi lima elemen utama: batu, kayu, pasir, air, dan angin.

    Latar Belakang Program

    Program “Sentuh Alamku” lahir dari kebutuhan akan metode pembelajaran yang lebih alami dan interaktif dalam mendukung perkembangan anak.

    Studi menunjukkan bahwa banyak anak usia dini mengalami keterlambatan dalam perkembangan motoriknya akibat kurangnya stimulasi yang tepat.

    Dengan pendekatan multisensorik, anak-anak diajak untuk berinteraksi langsung dengan alam, sehingga dapat mengembangkan koordinasi tubuh, kreativitas, keseimbangan emosional, serta kecerdasan intelektual secara lebih optimal.

    Metode dan Aktivitas Program

    Pelaksanaan program “Sentuh Alamku” mencakup berbagai aktivitas inovatif yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna, di antaranya:

    1. Stimulasi Gerakan Lima Jari – Latihan khusus untuk memperkuat otot tangan dan meningkatkan keterampilan motorik halus anak.

    2. SPA Banata (Pijatan Relaksasi) – Terapi sederhana yang dilakukan secara berkala untuk membantu anak lebih rileks, meningkatkan fokus, dan mengurangi stress.

    3. Senam Otak dengan Angin – Aktivitas sensorik yang memanfaatkan angin sebagai elemen stimulasi untuk meningkatkan kesadaran dan kepekaan anak terhadap lingkungan sekitar.

    4. Eksplorasi Elemen Alam – Anak-anak diajak untuk bermain pasir guna melatih kreativitas, menyusun kayu untuk meningkatkan koordinasi motorik kasar, serta berinteraksi dengan air untuk memperkuat keseimbangan tubuh dan stimulasi sensori.

    Program ini juga melibatkan peran aktif orang tua melalui sesi parenting berkala yang bertujuan untuk membekali orang tua dengan pengetahuan tentang perkembangan anak, sehingga pendampingan di rumah dapat selaras dengan pembelajaran di sekolah.

    Pendekatan holistik ini menjadikan “Sentuh Alamku” lebih dari sekadar program edukasi, tetapi juga sebuah langkah untuk membangun harmoni antara anak, orang tua, dan alam.

    Dampak dan Harapan

    Sejak diterapkan pada Januari 2024, program “Sentuh Alamku” telah menunjukkan dampak positif yang signifikan, seperti:

    • Peningkatan daya tahan tubuh anak melalui aktivitas fisik berbasis alam.
    • Perkembangan kreativitas dan eksplorasi anak yang lebih optimal.
    • Lingkungan belajar yang lebih harmonis, aktif, dan menyenangkan.

    Dengan inovasi ini, TK Muslimat NU Aliyan berharap dapat menjadi pelopor dalam penerapan metode pembelajaran berbasis alam yang efektif.

    Program ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam mengembangkan model pendidikan yang lebih alami dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak usia dini.

    Kepala TK Muslimat NU Aliyan, Faridatul Hasanah, S.Pd., menuturkan bahwa alam merupakan guru terbaik yang dapat mengajarkan banyak hal untuk anak didik yang tidak bisa digantikan dengan teknologi.

    “Alam memberikan pengalaman nyata yang tidak bisa digantikan oleh teknologi. Ketika anak-anak menyentuh tumbuhan, merasakan hembusan angin, atau bermain dengan air, mereka belajar tentang tekstur, gerakan, dan keseimbangan secara langsung, sehingga membangun koneksi emosional dan fisik yang sangat bermanfaat bagi perkembangan anak,” tutur Kepala TK Muslimat NU Aliyan.

    Lebih lanjut, Faridatul Hasanah, S.Pd., menambahkan jika metode ini dapat tidak hanya mampu membuat anak-anak menjadi kreatif, tapi juga memiliki sisi emosional yang positif dan humanis.

    “Kami yakin dan ingin anak-anak tidak hanya pintar secara akademis, tetapi juga tumbuh menjadi individu yang sehat, harmonis, dan peduli pada alam sekitar,” tutupnya.

    Untuk informasi lebih lanjut mengenai program ACBK dan TK Muslimat NU Aliyan, silakan hubungi melalui alamat berikut ini:

    Alamat: TK Muslimat NU Aliyan, Desa Aliyan, Dusun Krajan RT 03 RW 01, Desa Aliyan, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi.

    Telp/Email: 085232678357/[email protected]

    Media sosial:

    Instagram: tkmnualiyan_kbmnualabror
    TikTok: tkmnualiyan_kbmnualabror
    Facebook: Tkm NU Aliyan
    YouTube: TK Muslimat NU Aliyan

  • 10 Pengertian Inovasi Menurut Para Ahli

    10 Pengertian Inovasi Menurut Para Ahli

    Inovasi merupakan salah satu faktor penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kemajuan organisasi dan masyarakat.

    Melalui inovasi, ide-ide baru dapat diwujudkan menjadi produk, proses, atau layanan yang memberikan nilai tambah dan solusi terhadap berbagai permasalahan.

    Inovasi tidak hanya meningkatkan efisiensi dan kualitas, tetapi juga mendorong kreativitas, pertumbuhan ekonomi, dan kemampuan adaptasi dalam menghadapi perubahan lingkungan.

    Oleh karena itu, pemahaman tentang inovasi menjadi penting bagi individu maupun organisasi untuk tetap relevan dan kompetitif.

    Pengertian Inovasi Menurut Para Ahli

    Berbagai ahli memiliki pandangan yang beragam mengenai pengertian inovasi, tergantung pada fokus kajian masing-masing, baik dari perspektif organisasi, bisnis, teknologi, maupun masyarakat.

    Secara umum, inovasi dipahami sebagai proses menghasilkan, menerapkan, atau mengembangkan gagasan baru yang memberikan manfaat praktis dan meningkatkan kualitas hidup atau kinerja suatu sistem.

    Untuk memahami konsep inovasi lebih mendalam, berikut ini beberapa definisi inovasi menurut para ahli.

    1. Everett M. Rogers

    Mendefisisikan bahwa inovasi adalah suatu ide, gagasan, praktek atau objek/benda yang disadari dan diterima sebagai suatu hal yang baru oleh seseorang atau kelompok untuk diadopsi.

    2. Stephen Robbins

    Mendefinisikan, inovasi sebagai suatu gagasan baru yang diterapkan untuk memprakarsai atau memperbaiki suatu produk atau proses dan jasa.

    3. Van de Ven, Andrew H

    Inovasi adalah pengembangan dan implementasi gagasan-gagasan baru oleh orang dimana dalam jangka waktu tertentu melakukan transaksi-transaksi dengan orang lain dalam suatu tatanan organisasi.

    4. Kuniyoshi Urabe

    Inovasi bukan merupakan kegiatan satu kali pukul (one time phenomenon), melainkan suatu proses yang panjang dan kumulatif yang meliputi banyak proses pengambilan keputusan di dan oleh organisasi dari mulai penemuan gagasan sampai implementasinya di pasar.

    5. Pengertian Inovasi menurut UU No. 18 tahun 2002

    Pengertian inovasi adalah kegiatan penelitian, pengembangan, dan/atau perekayasaan yang bertujuan mengembangkan penerapan praktis nilai dan konteks ilmu pengetahuan yang baru, atau cara baru untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah ada ke dalam produk atau proses produksi.

    6. Hardvard’s Theodore Levitt dalam Suryana (2014:43)

    Mengemukakan definisi dari inovasi adalah kemampuan mengaplikasikan solusi yang kreatif terhadap permasalahan dan peluang yang ada untuk lebih memakmurkan kehidupan masyarakat.

    7. Luecke (2003:2)

    Pengertian inovasi adalah suatu proses untuk mewujudkan, mengkombinasikan, atau mematangkan suatu pengetahuan/gagasan ide, yang kemudian disesuaikan guna mendapat nilai baru suatu produk, proses, atau jasa.

    8. Zimmerer dalam Suryana (2014:11)

    Inovasi diartikan sebagai kemampuan menerapkan kreativitas dalam rangka memecahkan persoalan dan peluang untuk meningkatkan atau memperkaya kehidupan (innovation is the ability to apply creativity solutions to those problems and opportunities to enhance or to enrich peoples live).

    9. Drucker (2012)

    Inovasi adalah alat spesifik bagi perusahaan dimana dengan inovasi dapat mengeksplorasi atau memanfaatkan perubahan yang terjadi sebagai sebuah kesempatan untuk menjalankan suatu bisnis yang berbeda.

    10. Makmur dan Thahier (2015, p. 9)

    Inovasi berasal dari Bahasa Inggris innovation yang berarti perubahan sehingga inovasi dapat didefinisikan sebagai suatu proses kegiatan atau pemikiran manusia dalam menemukan sesuatu yang baru yang berkaitan dengan input, proses, dan output, serta dapat memberi manfaat dalam kehidupan manusia.