Tag: kahlil gibran

  • Biografi Kahlil Gibran: Kisah Hidup Sang Penyair dan Filsuf Dunia

    Biografi Kahlil Gibran: Kisah Hidup Sang Penyair dan Filsuf Dunia

    Kahlil Gibran lahir pada tanggal 6 Januari 1883 di Beshari, Lebanon. Beshari sendiri merupakan daerah yang kerap disinggahi badai, gempa serta petir.

    Tak heran bila sejak kecil, mata Gibran sudah terbiasa menangkap fenomena-fenomena alam tersebut. Inilah yang nantinya banyak mempengaruhi tulisan-tulisannya tentang alam.

    Pada usia 10 tahun, bersama ibu dan kedua adik perempuannya, Gibran pindah ke Boston, Amerika Serikat.

    Tak heran bila kemudian Gibran kecil mengalami kejutan budaya, seperti yang banyak dialami oleh para imigran lain yang berhamburan datang ke Amerika Serikat pada akhir abad ke-19.

    Keceriaan Gibran di bangku sekolah umum di Boston, diisi dengan masa akulturasinya maka bahasa dan gayanya dibentuk oleh corak kehidupan Amerika.

    Namun, proses Amerikanisasi Gibran hanya berlangsung selama tiga tahun karena setelah itu dia kembali ke Bairut, di mana dia belajar di Madrasah Al-Hikmat (School of Wisdom) sejak tahun 1898 sampai 1901.

    Selama awal masa remaja, visinya tentang tanah kelahiran dan masa depannya mulai terbentuk.

    Tirani kerajaan Ottoman, sifat munafik organisasi gereja, dan peran kaum wanita Asia Barat yang sekadar sebagai pengabdi, mengilhami cara pandangnya yang kemudian dituangkan ke dalam karya-karyanya yang berbahasa Arab.

    Gibran meninggalkan tanah airnya lagi saat ia berusia 19 tahun, namun ingatannya tak pernah bisa lepas dari Lebanon. Lebanon sudah menjadi inspirasinya.

    Di Boston dia menulis tentang negerinya itu untuk mengekspresikan dirinya. Ini yang kemudian justru memberinya kebebasan untuk menggabungkan 2 pengalaman budayanya yang berbeda menjadi satu.

    Gibran menulis drama pertamanya di Paris dari tahun 1901 hingga 1902. Tatkala itu usianya menginjak 20 tahun.

    Karya pertamanya, “Spirits Rebellious” ditulis di Boston dan diterbitkan di New York, yang berisi empat cerita kontemporer sebagai sindiran keras yang meyerang orang-orang korup yang dilihatnya.

    Akibatnya, Gibran menerima hukuman berupa pengucilan dari gereja Maronite. Akan tetapi, sindiran-sindiran Gibran itu tiba-tiba dianggap sebagai harapan dan suara pembebasan bagi kaum tertindas di Asia Barat.

    Masa-masa pembentukan diri selama di Paris cerai-berai ketika Gibran menerima kabar dari Konsulat Jendral Turki, bahwa sebuah tragedi telah menghancurkan keluarganya. Adik perempuannya yang paling muda berumur 15 tahun, Sultana, meninggal karena TBC.

    Gibran segera kembali ke Boston. Kakaknya, Peter, seorang pelayan toko yang menjadi tumpuan hidup saudara-saudara dan ibunya juga meninggal karena TBC.

    Ibu yang memuja dan dipujanya, Kamilah, juga telah meninggal dunia karena tumor ganas. Hanya adiknya, Marianna, yang masih tersisa, dan ia dihantui trauma penyakit dan kemiskinan keluarganya.

    Kematian anggota keluarga yang sangat dicintainya itu terjadi antara bulan Maret dan Juni tahun 1903. Gibran dan adiknya lantas harus menyangga sebuah keluarga yang tidak lengkap ini dan berusaha keras untuk menjaga kelangsungan hidupnya.

    Di tahun-tahun awal kehidupan mereka berdua, Marianna membiayai penerbitan karya-karya Gibran dengan biaya yang diperoleh dari hasil menjahit di Miss Teahan’s Gowns.

    Berkat kerja keras adiknya itu, Gibran dapat meneruskan karier keseniman dan kesasteraannya yang masih awal.

    Pada tahun 1908 Gibran singgah di Paris lagi. Di sini dia hidup senang karena secara rutin menerima cukup uang dari Mary Haskell, seorang wanita kepala sekolah yang berusia 10 tahun lebih tua namun dikenal memiliki hubungan khusus dengannya sejak masih tinggal di Boston.

    Dari tahun 1909 sampai 1910, dia belajar di School of Beaux Arts dan Julian Academy. Kembali ke Boston, Gibran mendirikan sebuah studio di West Cedar Street di bagian kota Beacon Hill. Ia juga mengambil alih pembiayaan keluarganya.

    Pada tahun 1911 Gibran pindah ke kota New York. Di New York Gibran bekerja di apartemen studionya di 51 West Tenth Street, sebuah bangunan yang sengaja didirikan untuk tempat ia melukis dan menulis.

    Sebelum tahun 1912 “Broken Wings” telah diterbitkan dalam Bahasa Arab. Buku ini bercerita tentang cinta Selma Karami kepada seorang muridnya.

    Namun, Selma terpaksa menjadi tunangan kemenakannya sendiri sebelum akhirnya menikah dengan suami yang merupakan seorang uskup yang oportunis. Karya Gibran ini sering dianggap sebagai otobiografinya.

    Pengaruh “Broken Wings” terasa sangat besar di dunia Arab karena di sini untuk pertama kalinya wanita-wanita Arab yang dinomorduakan mempunyai kesempatan untuk berbicara bahwa mereka adalah istri yang memiliki hak untuk memprotes struktur kekuasaan yang diatur dalam perkawinan. Cetakan pertama “Broken Wings” ini dipersembahkan untuk Mary Haskell.

    Gibran sangat produktif dan hidupnya mengalami banyak perbedaan pada tahun-tahun berikutnya. Selain menulis dalam bahasa Arab, dia juga terus menyempurnakan penguasaan bahasa Inggrisnya dan mengembangkan kesenimanannya.

    Ketika terjadi perang besar di Lebanon, Gibran menjadi seorang pengamat dari kalangan nonpemerintah bagi masyarakat Syria yang tinggal di Amerika.

    Ketika Gibran dewasa, pandangannya mengenai dunia Timur meredup. Pierre Loti, seorang novelis Perancis, yang sangat terpikat dengan dunia Timur pernah berkata pada Gibran, kalau hal ini sangat mengenaskan! Disadari atau tidak, Gibran memang telah belajar untuk mengagumi kehebatan Barat.

    Sebelum tahun 1918, Gibran sudah siap meluncurkan karya pertamanya dalam bahasa Inggris, “The Madman”, “His Parables and Poems”. Persahabatan yang erat antara Mary tergambar dalam “The Madman”.

    Setelah “The Madman”, buku Gibran yang berbahasa Inggris adalah “Twenty Drawing”, 1919; “The Forerunne”, 1920; dan “Sang Nabi” pada tahun 1923, karya-karya itu adalah suatu cara agar dirinya memahami dunia sebagai orang dewasa dan sebagai seorang siswa sekolah di Lebanon, ditulis dalam bahasa Arab, namun tidak dipublikasikan dan kemudian dikembangkan lagi untuk ditulis ulang dalam bahasa Inggris pada tahun 1918-1922.

    Sebelum terbitnya “Sang Nabi”, hubungan dekat antara Mary dan Gibran mulai tidak jelas. Mary dilamar Florance Minis, seorang pengusaha kaya dari Georgia.

    Ia menawarkan pada Mary sebuah kehidupan mewah dan mendesaknya agar melepaskan tanggung jawab pendidikannya.

    Walau hubungan Mary dan Gibran pada mulanya diwarnai dengan berbagai pertimbangan dan diskusi mengenai kemungkinan pernikahan mereka, namun pada dasarnya prinsip-prinsip Mary selama ini banyak yang berbeda dengan Gibran.

    Ketidaksabaran mereka dalam membina hubungan dekat dan penolakan mereka terhadap ikatan perkawinan dengan jelas telah merasuk ke dalam hubungan tersebut. Akhirnya Mary menerima Florance Minis.

    Pada tahun 1920 Gibran mendirikan sebuah asosiasi penulis Arab yang dinamakan Arrabithah Al Alamia (Ikatan Penulis).

    Tujuan ikatan ini merombak kesusastraan Arab yang stagnan. Seiring dengan naiknya reputasi Gibran, ia memiliki banyak pengagum.

    Salah satunya adalah Barbara Young. Ia mengenal Gibran setelah membaca “Sang Nabi”.

    Barbara Young sendiri merupakan pemilik sebuah toko buku yang sebelumnya menjadi guru bahasa Inggris. Selama 8 tahun tinggal di New York, Barbara Young ikut aktif dalam kegiatan studio Gibran.

    Gibran menyelesaikan “Sand and Foam” tahun 1926, dan “Jesus the Son of Man” pada tahun 1928. Ia juga membacakan naskah drama tulisannya, “Lazarus” pada tanggal 6 Januari 1929. Setelah itu Gibran menyelesaikan “The Earth Gods” pada tahun 1931.

    Karyanya yang lain “The Wanderer”, yang selama ini ada di tangan Mary, diterbitkan tanpa nama pada tahun 1932, setelah kematiannya. Juga tulisannya yang lain “The Garden of the Propeth”.

    Pada tanggal 10 April 1931 jam 11.00 malam, Gibran meninggal dunia. Tubuhnya memang telah lama digerogoti sirosis hati dan TBC, tapi selama ini ia menolak untuk dirawat di rumah sakit. Pada pagi hari terakhir itu, dia dibawa ke St. Vincent’s Hospital di Greenwich Village.

    Hari berikutnya Marianna mengirim telegram ke Mary di Savannah untuk mengabarkan kematian penyair ini. Meskipun harus merawat suaminya yang saat itu juga menderita sakit, Mary tetap menyempatkan diri untuk melayat Gibran.

    Jenazah Gibran kemudian dikebumikan tanggal 21 Agustus di Ma Sarkis, sebuah biara Carmelite di mana Gibran pernah melakukan ibadah.

    Sepeninggal Gibran, Barbara Younglah yang mengetahui seluk-beluk studio, warisan dan tanah peninggalan Gibran. Juga secarik kertas yang bertuliskan, “Di dalam hatiku masih ada sedikit keinginan untuk membantu dunia Timur, karena ia telah banyak sekali membantuku.”

  • Kumpulan Puisi Kahlil Gibran yang Menyentuh Hati

    Kumpulan Puisi Kahlil Gibran yang Menyentuh Hati

    Terdiam

    Ku terdiam dalam ruang sepi tak berteman
    Terlintas bayangmu bermain dalam pikiran
    Ku larut dalam hayalku tentang tak bertepiaan
    Mengapa aku bisa menyayangimu
    Walau ku tahu kau tak mempedulikanku

    Apakah ini hanya perasaanku sesaat
    Atau karena pikiran ini telah penat
    Rasa sayang ini telah ada
    Pada saat yang tidak pernah kuminta
    Tapi hati ini terus membara
    Menanti cinta yang tak pernah ada

    Wahai dewi cinta
    Tepatkah kau menembakan panah asmara
    Membuat hati terluka
    Menunggu cinta tak kunjung tiba

    Wahai kau yang disana
    Sadarkah kau disini kumencinta
    Dirimu terlalu kupuja
    Bagaikan sebuah mahakarya

    IBU

    Ibu merupakan kata tersejuk yang dilantunkan oleh bibir -bibir manusia.
    Dan “Ibuku” merupakan sebutan terindah.
    Kata yang semerbak cinta dan impian,
    manis dan syahdu yang memancar dari kedalaman jiwa. .

    Ibu adalah segalanya.
    Ibu adalah penegas kita dilaka lara, impian kta dalam rengsa, rujukan kita dikala nista.
    Ibu adalah mata air cinta, kemuliaan, kebahagiaan dan toleransi.

    Siapa pun yang kehilangan ibunya, ia akan kehilangan sehelai jiwa suci yang senantiasa merestui dan memberkatinya.

    Alam semesta selalu berbincang dalam bahasa ibu.
    Matahari sebagai ibu bumi yang menyusuinya melalui panasnya.
    Matahari tak akan pernah meninggalkan bumi sampai malam merebahkannya dalam lentera ombak, syahdu tembang beburungan dan sesungaian.

    Bumi adalah ibu pepohonan dan bebungaan.
    Bumi menumbuhkan, menjaga dan membesarkannya.
    Pepohonan dan bebungaan adalah ibu yang tulus memelihara bebuahan dan bebijian.
    Ibu adalah jiwa keabadian bagi semua wujud. Penuh cinta dan kedamaian.

    Cinta Yang Agung

    Adalah ketika kamu menitikkan air mata
    dan masih peduli terhadapnya..
    Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu masih
    menunggunya dengan setia..

    Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain
    dan kamu masih bisa tersenyum sembari berkata ‘Aku
    turut berbahagia untukmu..

    Apabila cinta tidak berhasil
    …Bebaskan dirimu…
    Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya
    dan terbang ke alam bebas lagi..
    Ingatlah…bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan
    kehilangannya..

    Tapi..ketika cinta itu mati..
    kamu tidak perlu mati bersamanya
    Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu menang..
    MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika
    mereka jatuh.

    Aku Bicara Perihal Cinta

    Apabila cinta memberi isyarat kepadamu, ikutilah dia.
    Walau jalannya sukar dan curam.
    Dan pabila sayapnva memelukmu menyerahlah kepadanya.
    Walau pedang tersembunyi di antara ujung-ujung sayapnya bisa melukaimu.

    Dan kalau dia bicara padamu percayalah padanya.
    Walau suaranya bisa membuyarkan mimpi-mimpimu bagai angin utara mengobrak-abrik taman.
    Karena sebagaimana cinta memahkotai engkau, demikian pula dia
    kan menyalibmu.

    Sebagaimana dia ada untuk pertumbuhanmu,
    demikian pula dia ada untuk pemangkasanmu.
    Sebagaimana dia mendaki kepuncakmu,
    dan membelai mesra ranting-rantingmu nan paling lembut yang bergetar dalam cahaya matahari.

    Demikian pula dia akan menghunjam ke akarmu,
    dan mengguncang-guncangnya di dalam cengkeraman mereka kepada kami.
    Laksana ikatan-ikatan dia menghimpun engkau pada dirinya sendiri.

    Dia menebah engkau hingga engkau telanjang.
    Dia mengetam engkau demi membebaskan engkau dari kulit arimu.
    Dia menggosok-gosokkan engkau sampai putih bersih.
    Dia merembas engkau hingga kau menjadi liar;
    Dan kemudian dia mengangkat engkau ke api sucinya.

    Sehingga engkau bisa menjadi roti suci untuk pesta kudus Tuhan.
    Semua ini akan ditunaikan padamu oleh Sang Cinta,
    supaya bisa kaupahami rahasia hatimu,
    dan di dalam pemahaman dia menjadi sekeping hati Kehidupan.

    Namun pabila dalam ketakutanmu,
    kau hanya akan mencari kedamaian dan kenikmatan cinta.
    Maka lebih baiklah bagimu,
    kalau kaututupi ketelanjanganmu,
    dan menyingkir dari lantai-penebah cinta.
    Memasuki dunia tanpa musim tempat kaudapat tertawa,
    tapi tak seluruh gelak tawamu,
    dan menangis,
    tapi tak sehabis semua airmatamu.

    Cinta tak memberikan apa-apa kecuali dirinya sendiri,
    dan tiada mengambil apa pun kecuali dari dirinya sendiri.
    Cinta tiada memiliki,
    pun tiada ingin dimiliki;
    Karena cinta telah cukup bagi cinta.

    Pabila kau mencintai kau takkan berkata,
    TUHAN ada di dalam hatiku,
    tapi sebaliknya, “Aku berada di dalam hati TUHAN”.
    Dan jangan mengira kaudapat mengarahkan jalannya Cinta,
    sebab cinta,
    pabila dia menilaimu memang pantas,
    mengarahkan jalanmu.

    Cinta tak menginginkan yang lain kecuali memenuhi dirinya.
    Namun pabila kau mencintai dan terpaksa memiliki berbagai keinginan,
    biarlah ini menjadi aneka keinginanmu:
    Meluluhkan diri dan mengalir bagaikan kali,
    yang menyanyikan melodinya bagai sang malam.

    Mengenali penderitaan dari kelembutan yang begitu jauh.
    Merasa dilukai akibat pemahamanmu sendiri tenung cinta;
    Dan meneteskan darah dengan ikhlas dan gembira.
    Terjaga di kala fajar dengan hati seringan awan,
    dan mensyukuri hari haru penuh cahaya kasih;
    Istirah di kala siang dan merenungkan kegembiraan cinta yang meluap-luap;
    Kembali ke rumah di kala senja dengan rasa syukur;
    Dan lalu tertidur dengan doa bagi kekasih di dalam hatimu,
    dan sebuah gita puji pada bibirmu.

    Nyanyian Sukma

    Di dasar relung jiwaku Bergema nyanyian tanpa kata;
    sebuah lagu yang bernafas di dalam benih hatiku,

    Yang tiada dicairkan oleh tinta di atas lembar kulit ;
    ia meneguk rasa kasihku dalam jubah yg nipis kainnya,
    dan mengalirkan sayang, Namun bukan menyentuh bibirku.

    Betapa dapat aku mendesahkannya?
    Aku bimbang dia mungkin berbaur dengan kerajaan fana
    Kepada siapa aku akan menyanyikannya?

    Dia tersimpan dalam relung sukmaku
    Kerna aku risau, dia akan terhempas
    Di telinga pendengaran yang keras.
    Pabila kutatap penglihatan batinku

    Nampak di dalamnya bayangan dari bayangannya,
    Dan pabila kusentuh hujung jemariku
    Terasa getaran kehadirannya.
    Perilaku tanganku saksi bisu kehadirannya,
    Bagai danau tenang yang memantulkan cahaya bintang-bintang bergemerlapan.

    Air mataku menandai sendu
    Bagai titik-titik embun syahdu
    Yang membongkarkan rahsia mawar layu.
    Lagu itu digubah oleh renungan,

    Dan dikumandangkan oleh kesunyian,
    Dan disingkiri oleh kebisingan,
    Dan dilipat oleh kebenaran,
    Dan diulang-ulang oleh mimpi dan bayangan,
    Dan difahami oleh cinta,
    Dan disembunyikan oleh kesedaran siang
    Dan dinyanyikan oleh sukma malam.

    Lagu itu lagu kasih-sayang,
    Gerangan ‘Cain’ atau ‘Esau’ manakah Yang mampu membawakannya berkumandang?
    Nyanyian itu lebih semerbak wangi daripada melati:
    Suara manakah yang dapat menangkapnya?
    Kidung itu tersembunyi bagai rahasia perawan suci,
    Getar nada mana yang mampu menggoyahnya?
    Siapa berani menyatukan debur ombak samudra dengan kicau bening burung malam?
    Siapa yang berani membandingkan deru alam, Dengan desah bayi yang nyenyak di buaian?

    Siapa berani memecah sunyi
    Dan lantang menuturkan bisikan sanubari
    Yang hanya terungkap oleh hati?
    Insan mana yang berani melagukan kidung suci Tuhan?

    BAYANG

    Setiap langkah ku ada dia..
    Mengikuti di belakang punggungnya. .
    Gelap dan tak terlihat..
    Kasat mata..

    Terdiam kala banyak yang membicarakannya..
    Seakan tak seorang pun memandang kearah ku..
    Sibuk mengagumi pesonanya..
    Sibuk meminta senyumannya. .

    Akulah sang tak terlihat..
    Saat dia berada di dekat ku..

    Akulah sang gelap..
    Dibalik wajah cerah nya..

    Akulah sang kasat mata..
    Ada namun seakan tak ada..

    Akulah sang bayang..
    Sesuatu yang tak dianggap ada..

    menunggu
    Hari terhitung minggu
    Minggu pun menjadi bulan..
    Pagi ku mengingat mu
    Malam ku mengenangmu

    Tetap saja semua sama
    Sejak kau pergi..
    Ku masih saja menanti mu
    Hingga kau kembali
    Dan takkan tinggalkan ku lagi..
    Entah kapan..

    Menunggu mu masih..
    Setia tetap ku janji..
    Hingga ku dapat kau kembali..
    Bersama jalani hari..

    Kisahku

    Dengarkan kisahku…
    Dengarkan,
    tetapi jangan menaruh belas kasihan padaku:
    kerana belas kasihan menyebabkan kelemahan, padahal aku masih tegar dalam penderitaanku..

    Jika kita mencintai,
    cinta kita bukan dari diri kita, juga bukan untuk diri kita.
    Jika kita bergembira,
    kegembiraan kita bukan berada dalam diri kita, tapi dalam Hidup itu sendiri.

    Jika kita menderita,
    kesakitan kita tidak terletak pada luka kita, tapi dalam hati nurani alam.
    Jangan kau anggap bahwa cinta itu datang kerana pergaulan yang lama atau rayuan yang terus menerus.

    Cinta adalah tunas pesona jiwa,
    dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat,
    ia takkan tercipta bertahun-tahun atau bahkan dari generasi ke generasi.
    Wanita yang menghiasi tingkah lakunya dengan keindahan jiwa dan raga adalah sebuah kebenaran,
    yang terbuka namun rahsia;
    ia hanya dapat difahami melalui cinta,
    hanya dapat disentuh dengan kebaikan;
    dan ketika kita mencoba untuk menggambarkannya ia menghilang bagai segumpal uap.

    CINTA SETUBUH PADAS

    Cinta setubuh padas!
    Bergelang waktu menggoda
    sesal anak rahim di kandung celaka.
    Mengunci tabir di buih-buih selaksa doa.

    Mungkin karunia itu berakhir patah, atau
    sekedar mengusap lempeng cumbu
    bertahta angin! Dan cinta kian
    menitik air mata di seanyam arang,
    mantra hati menyusut di susuk semangat.

    “Kembalikanlah amarahku; oh, cermin sangga!”

    Lembut suara angannya mengelus padas,
    agar memeluk kerat penguak duri
    percintaan bersanding ajal.

    Keadilan Cinta
    ketika hati melangkah
    ketika hasrat menggema
    ketika rasa bergetar
    saat itu daya tak kuasa
    menemukan kekasih hati

    Dimanakah posisi cinta
    dikala hati menginginkannya
    apakah cinta hanya sebuah pelampiasan
    dari hasrat diri
    dimanakah rasa
    dikala posisi cinta bergeser

    Cinta,
    adakah cinta untukku
    apakah cinta bisa berbuat adil

    Entahlah…
    dayaku tak kuasa lagi untuk menemukan cinta

    Pandangan Pertama

    Itulah saat yang memisahkan aroma kehidupan dari kesedarannya.
    Itulah percikan api pertama yang menyalakan wilayah-wilayah jiwa.
    Itulah nada magis pertama yang dipetik dari dawai-dawai perak hati manusia.
    Itulah saat sekilas yang menyampaikan pada telinga jiwa tentang risalah hari-hari yang telah berlalu dan mengungkapkan karya kesadaran yang dilakukan malam,
    menjadikan mata jernih melihat kenikmatan di dunia dan menjadikan misteri-misteri keabadian di dunia ini hadir.

    Itulah benih yang ditaburan oleh Ishtar; dewi cinta, dari suatu tempat yang tinggi.
    Mata mereka menaburkan benih di dalam ladang hati, perasaan memeliharanya, dan jiwa membawanya kepada buah-buahan.
    Pandangan pertama kekasih adalah seperti roh yang bergerak di permukaan air mengalir menuju syurga dan bumi.
    Pandangan pertama dari sahabat kehidupan menggemakan kata-kata Tuhan,
    “Jadilah, maka terjadilah ia”

  • Kumpulan Kata Mutiara dan Puisi Kahlil Gibran

    Kumpulan Kata Mutiara dan Puisi Kahlil Gibran

    Kumpulan Kata Mutiara dan Puisi Kahlil Gibran

    KEBEBASAN
    Ada orang mengatakan padaku, “Jika engkau melihat ada hamba tertidur, jangan dibangunkan, barangkali ia sedang bermimpi akan kebebasan.”
    Kujawab,”Jika engkau melihat ada hamba tertidur, bangunkan dia dan ajaklah berbicara tentang kebebasan.”

    BERJALAN SEIRINGAN
    Aku akan berjalan bersama mereka yang berjalan. Kerana aku tidak akan berdiri diam sebagai penonton yang menyaksikan perarakan berlalu.

    ORANG TERPUJI
    Sungguh terpuji orang yang malu bila menerima pujian, dan tetap diam bila tertimpa fitnah.

    DOA
    Doa adalah lagu hati yang membimbing ke arah singgahsana Tuhan meskipun ditingkah oleh suara ribuan orang yang sedang meratap.

    PENYIKSAAN
    Penyiksaan tidak membuat manusia tak bersalah jadi menderita: penindasan pun tak dapat menghancurkan manusia yang berada di pihak Kebenaran: Socrates tersenyum ketika disuruh minum racun, dan Stephen tersenyum ketika dihujani dengan lemparan batu. Yang benar-benar menyakitkan hati ialah kesedaran kita yang menentang penyiksaan dan penindasan itu, dan terasa pedih bila kita mengkhianatinya.

    KATA-KATA
    Kata-kata tidak mengenal waktu. Kamu harus mengucapkannya atau menuliskannya dengan menyedari akan keabadiannya.

    BICARA WANITA
    Bila dua orang wanita berbicara, mereka tidak mengatakan apa-apa; tetapi jika seorang saja yang berbicara, dia akan membuka semua tabir kehidupannya.

    KESEDARAN
    Aku tidak mengetahui kebenaran mutlak. Tetapi aku menyedari kebodohanku itu, dan di situlah terletak kehormatan dan pahalaku.

    ILMU DAN AGAMA
    Ilmu dan agama itu selalu sepakat, tetapi ilmu dan iman selalu bertengkar.

    NILAI BURUK
    Alangkah buruknya nilai kasih sayang yang meletakkan batu di satu sisi bangunan dan menghancurkan dinding di sisi lainnya.

    MENUAI CINTA
    Manusia tidak dapat menuai cinta sampai dia merasakan perpisahan yang menyedihkan, dan yang mampu membuka fikirannya, merasakan kesabaran yang pahit dan kesulitan yang menyedihkan.

    KEHIDUPAN
    Sebab kehidupan tidak berjalan mundur, pun tidak tenggelam dimasa lampau.

    KERJA
    Kerja adalah wujud nyata cinta. Bila kita tidak dapat bekerja dengan kecintaan, tapi hanya dengan kebencian, lebih baik tinggalkan pekerjaan itu. Lalu, duduklah di gerbang rumah ibadat dan terimalah derma dari mereka yang bekerja dengan penuh suka cita.

    SELAMATKAN AKU
    Selamatkan aku dari dia yang tidak mengatakan kebenaran kecuali kalau kebenaran itu menyakiti; dan dari orang yang berperilaku baik tetapi berniat buruk; dan dari dia yang memperoleh nilai dirinya dengan mencela orang lain.

    CINTA
    Salahlah bagi orang yang mengira bahwa cinta itu datang kerana pergaulan yang lama dan rayuan yang terus menerus.

    Cinta adalah tunas pesona jiwa, dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat, ia takkan tercipta bertahun-tahun atau bahkan abad.

    CINTA
    Ketika cinta memanggilmu maka dekatilah dia walau jalannya terjal berliku, jika cinta memelukmu maka dakaplah ia walau pedang di sela-sela sayapnya melukaimu.

    CINTA
    Cinta tidak menyadari kedalamannya dan terasa pada saat perpisahan pun tiba. Dan saat tangan laki-laki menyentuh tangan seorang perempuan mereka berdua telah menyentuh hati keabadian.

    CINTA
    Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia kerana cinta itu membangkitkan semangat- hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak mampu mengubah perjalanannya.

    CINTA
    Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini, pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang

    ATAS NAMA CINTA
    Jangan kau kira cinta datang dari keakraban yang lama dan pendekatan yang tekun. Cinta adalah kesesuaian jiwa dan jika itu tak pernah ada, cinta tak akan pernah tercipta dalam hitungan tahun bahkan abad.

    CINTA YANG BERLALU
    Cinta berlalu di depan kita, terbalut dalam kerendahan hati; tetapi kita lari daripadanya dalam ketakutan, atau bersembunyi di dalam kegelapan; atau yang lain mengejarnya, untuk berbuat jahat atas namanya.

    CINTA LELAKI
    Setiap lelaki mencintai dua orang perempuan, yang pertama adalah imaginasinya dan yang kedua adalah yang belum dilahirkan.

    TAKDIR CINTA
    Aku mencintaimu kekasihku, sebelum kita berdekatan, sejak pertama kulihat engkau. Aku tahu ini adalah takdir. Kita akan selalu bersama dan tidak akan ada yang memisahkan kita.

    CINTA PERTAMA
    Setiap orang muda pasti teringat cinta pertamanya dan mencuba menangkap kembali hari-hari asing itu, yang kenangannya mengubah perasaan direlung hatinya dan membuatnya begitu bahagia di sebalik, kepahitan yang penuh misteri.

    LAFAZ CINTA
    Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu… Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.

    LAFAZ CINTA
    Jangan menangis, Kekasihku… Janganlah menangis dan berbahagialah, kerana kita diikat bersama dalam cinta. Hanya dengan cinta yang indah… kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan.

    KALIMAH CINTA
    Apa yang telah kucintai laksana seorang anak yang tak henti-hentinya aku mencintai… Dan, apa yang kucintai kini… akan kucintai sampai akhir hidupku, kerana cinta ialah semua yang dapat kucapai… dan tak ada yang akan mencabut diriku dari padanya

    CINTA DAN AIRMATA
    Cinta yang dibasuh oleh airmata akan tetap murni dan indah sentiasa.

    WANITA
    Seorang wanita telah dilengkapi oleh Tuhan dengan keindahan jiwa dan raga adalah suatu kebenaran, yang sekaligus nyata dan maya, yang hanya bisa kita fahami dengan cinta kasih, dan hanya bisa kita sentuh dengan kebajikan.

    BANGSA
    Manusia terbahagi dalam bangsa, negara dan segala perbatasan. Tanah airku adalah alam semesta. Aku warganegara dunia kemanusiaan.

    KESENANGAN
    Kesenangan adalah kesedihan yang terbuka bekasnya. Tawa dan airmata datang dari sumber yang sama.
    Semakin dalam kesedihan menggoreskan luka ke dalam jiwa semakin mampu sang jiwa menampung kebahagiaan;

    WARISAN
    Manusia yang memperoleh kekayaannya oleh kerana warisan, membangun istananya dengan yang orang-orang miskin yang lemah.

    RESAH HATI
    Jika manusia kehilangan sahabatnya, dia akan melihat sekitarnya dan akan melihat sahabat-sahabatnya datang dan menghiburkannya. Akan tetapi apabila hati manusia kehilangan kedamaiannya, dimanakah dia akan menemukannya, bagaimanakah dia akan bisa
    memperolehinya kembali?

    JIWA
    Tubuh mempunyai keinginan yang tidak kita ketahui. Mereka dipisahkan kerana alasan duniawi dan dipisahkan di hujung bumi. Namun jiwa tetap ada di tangan cinta… terus hidup… sampai kematian datang dan menyeret mereka kepada Tuhan.

    LUAHAN
    Setitiss airmata menyatukanku dengan mereka yang patah hati; seulas senyum menjadi sebuah tanda kebahagiaanku dalam kewujudan… Aku merasa lebih baik jika aku mati dalam hasrat dan kerinduan…dari aku hidup menjemukan dan putus asa.

    LAGU KEINDAHAN
    Jika kamu menyanyikan lagu tentang keindahan, walau sendirian di puncak gurun, kamu akan didengari.

    DIRI
    Dirimu terdiri dari dua; satu membayangkan ia mengetahui dirinya dan yang satu lagi membayangkan bahawa orang lain mengetahui ia.

    TEMAN MENANGIS
    Kamu mungkin akan melupakan orang yang tertawa denganmu, tetapi tidak mungkin melupakan orang yang pernah menangis denganmu.

    PEMAHAMAN DIRI
    Orang-orang berkata, jika ada yang dapat memahami dirinya sendiri, ia akan dapat memahami semua orang. Tapi aku berkata, jika ada yang mencintai orang lain, ia dapat mempelajari sesuatu tentang dirinya sendiri.

    HATI LELAKI
    Ramai wanita yang meminjam hati laki-laki; tapi sangat sedikit yang mampu memilikinya.

    PENULIS
    Kebanyakan penulis menampal fikiran-fikiran mereka yang tidak karuan dengan bahan tampalan daripada kamus.

    HARTA BENDA
    Harta benda yang tak punya batas, membunuh manusia perlahan dengan kepuasan yang berbisa. Kasih sayang membangunkannya dan pedih peri nestapa membuka jiwanya.

    OBOR HATI
    Tuhan telah menyalakan obor dalam hatimu yang memancarkan cahaya pengetahuan dan keindahan; sungguh berdosa jika kita memadamkannya dan mencampakkannya dalam abu.

    KESEPIAN
    Kesepianku lahir ketika orang-orang memuji kelemahan-kelemahanku yang ramah dan menyalahkan kebajikan-kebajikanku yang pendiam.

    KEABADIAN PANTAI
    Aku berjalan selalu di pantai ini. Antara pasir dan buih, Air pasang bakal menghapus jejakku. Dan angin kencang menyembur hilang buih putih. Namun lautan dan pantai akan tinggal abadi

    MEMAHAMI TEMAN
    Jika kamu tidak memahami teman kamu dalam semua keadaan, maka kamu tidak akan pernah memahaminya sampai bila-bila.

    MANUSIA SAMA
    Jika di dunia ini ada dua orang yang sama, maka dunia tidak akan cukup besar untuk menampung mereka.

    MENCINTAI
    Kekuatan untuk mencintai adalah anugerah terbesar yang diberikan Tuhan kepada manusia, sebab kekuatan itu tidak akan pernah direnggut dari manusia penuh berkat yang mencinta.

    CERMIN DIRI
    Ketika aku berdiri bagaikan sebuah cermin jernih di hadapanmu,
    kamu memandang ke dalam diriku dan melihat bayanganmu. Kemudian kamu berkata,
    Aku cinta kamu.
    Tetapi sebenarnya, kamu mencintai dirimu dalam diriku

    KEBIJAKSANAAN
    Kebijaksanaan tidak lagi merupakan kebijaksanaan apabila ia menjadi terlalu angkuh untuk menangis, terlalu serius untuk tertawa, dan terlalu egois untuk melihat yang lain kecuali dirinya sendiri.

    KEBENARAN
    Diperlukan dua orang untuk menemui kebenaran; satu untuk mengucapkannya dan satu lagi untuk memahaminya.

    NYANYIAN PANTAI
    Apakah nyanyian laut berakhir di pantai atau dalam hati-hati mereka yang mendengarnya?

    PERPISAHAN
    Ketika tiba saat perpisahan janganlah kalian berduka, sebab apa yang paling kalian kasihi darinya mungkin akan nampak lebih nyata dari kejauhan – seperti gunung yang nampak lebih agung terlihat dari padang dan dataran.

    KATA TERINDAH
    Kata yang paling indah di bibir umat manusia adalah kata ‘Ibu’, dan panggilan paling indah adalah ‘Ibuku’. Ini adalah kata penuh harapan dan cinta, kata manis dan baik yang keluar dari kedalaman hati.

    SAHABAT SEJATI
    Tidak ada sahabat sejati yang ada hanya kepentingan.

    PERSAHABATAN
    Persahabatan itu adalah tanggungjawaban yang manis, bukannya peluang.

    SULUH HIDUP
    Tuhan telah memasang suluh dalam hati kita yang menyinarkan pengetahuan dan keindahan;berdosalah mereka yang mematikan suluh itu dan menguburkannya ke dalam abu.

    PENYAIR
    Penyair adalah orang yang tidak bahagia, kerana betapa pun tinggi jiwa mereka, mereka tetap diselubungi airmata.

    Penyair adalah adunan kegembiraan dan kepedihan dan ketakjuban, dengan sedikit kamus.

    Penyair adalah raja yang tak bertakhta, yang duduk di dalam abu istananya dan cuba membangun khayalan daripada abu itu.

    Penyair adalah burung yang membawa keajaiban. Dia lari dari kerajaan syurga lalu tiba di dunia ini untuk berkicau semerdu-merdunya dengan suara bergetar. Bila kita tidak memahaminya dengan cinta di hati, dia akan kembali mengepakkan sayapnya lalu terbang kembali ke negeri asalnya.

    SUARA KEHIDUPANKU
    Suara kehidupanku memang tak akan mampu menjangkau telinga kehidupanmu; tapi marilah kita cuba saling bicara barangkali kita dapat mengusir kesepian dan tidak merasa jemu.

    KEINDAHAN KEHIDUPAN
    Keindahan adalah kehidupan itu sendiri saat ia membuka tabir penutup wajahnya. Dan kalian  adalah kehidupannya itu, kalianlah cadar itu. Keindahan adalah keabadian yag termangu di depan cermin. Dan kalian; adalah keabadian itu, kalianlah cermin itu.

    RUMAH
    Rumahmu tak akan menjadi sebuah sangkar, melainkan tiang utama sebuah kapal layar.

    PUISI
    Puisi bukanlah pendapat yang dinyatakan. Ia adalah lagu yang muncul daripada luka yang berdarah atau mulut yang tersenyum.

    NILAI
    Nilai dari seseorang itu di tentukan dari keberaniannya memikul tanggungjawab, mencintai hidup dan pekerjaannya.

    SAHABAT
    Sahabat adalah keperluan jiwa yang mesti dipenuhi.
    Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau subur dengan penuh rasa terima kasih.
    Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu. Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa memerlukan kedamaian.

    SIKAP MANUSIA
    Jauhkan aku dari manusia yang tidak mahu menyatakan kebenaran kecuali jika ia berniat menyakiti hati, dan dari manusia yang bersikap baik tapi berniat buruk, dan dari manusia yang mendapatkan penghargaan dengan jalan memperlihatkan kesalahan orang lain.

    DUA HATI
    Orang yang berjiwa besar memiliki dua hati; satu hati menangis dan yang satu lagi bersabar.

    HUTANG KEHIDUPAN
    Periksalah buku kenanganmu semalam, dan engkau akan tahu bahwa engkau masih berhutang kepada manusia dan kehidupan.

    INSPIRASI
    Inspirasi akan selalu bernyanyi; kerana inspirasi tidak pernah menjelaskan.

    POHON
    Pohon adalah syair yang ditulis bumi pada langit. Kita tebang pohon itu dan menjadikannya kertas, dan di atasnya kita tulis kehampaan kita.

    FALSAFAH HIDUP
    Hidup adalah kegelapan jika tanpa hasrat dan keinginan. Dan semua hasrat -keinginan adalah buta, jika tidak disertai pengetahuan . Dan pengetahuan adalah hampa jika tidak diikuti pelajaran. Dan setiap pelajaran akan sia-sia jika tidak disertai cinta

    KERJA
    Bekerja dengan rasa cinta, bererti menyatukan diri dengan diri kalian sendiri,dengan diri orang lain dan kepada Tuhan.

    Tapi bagaimanakah bekerja dengan rasa cinta itu ? Bagaikan menenun kain dengan benang yang ditarik dari jantungmu, seolah-olah kekasihmu yang akan memakainya kelak.

    LAGU GEMBIRA
    Alangkah mulianya hati yang sedih tetapi dapat menyanyikan lagu kegembiraan bersama hati-hati yang gembira.