Tag: kecantikan

  • 7 Manfaat Daun Karet Kebo untuk Kesehatan dan Kecantikan

    7 Manfaat Daun Karet Kebo untuk Kesehatan dan Kecantikan

    Daun karet kebo adalah daun yang berasal dari pohon karet kebo (Ficus elastica) yang tumbuh di Indonesia.

    Pohon karet kebo merupakan salah satu jenis pohon karet yang memiliki batang besar dan daun yang besar pula.

    Daun karet kebo memiliki warna hijau gelap dan biasanya berukuran sekitar 15-30 cm panjangnya.

    Manfaat Daun Karet Kebo

    Selain digunakan sebagai bahan baku untuk produksi karet, daun karet kebo juga memiliki manfaat kesehatan dan kecantikan yang beragam.

    Berikut adalah beberapa manfaat daun karet kebo untuk kesehatan dan kecantikan.

    1. Menurunkan gula darah

    Daun karet kebo mengandung senyawa aktif yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah dalam tubuh yang bermanfaat untuk penderita diabetes.

    2. Menjaga kesehatan jantung

    Daun karet kebo juga mengandung senyawa yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan menurunkan risiko terkena penyakit jantung.

    3. Mengatasi infeksi

    Daun karet kebo mengandung senyawa antibakteri dan antivirus yang dapat membantu mengatasi infeksi pada tubuh.

    4. Meningkatkan daya tahan tubuh

    Senyawa aktif dalam daun karet kebo juga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan melindungi tubuh dari serangan penyakit.

    5. Membantu meredakan peradangan

    Daun karet kebo mengandung senyawa anti-inflamasi yang dapat membantu meredakan peradangan pada tubuh.

    6. Menjaga kesehatan kulit

    Manfaat daun karet kebo juga dapat membantu menjaga kesehatan kulit dan melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar UV.

    7. Menjaga kesehatan pencernaan

    Senyawa aktif dalam daun karet kebo juga dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan dan mengatasi masalah pencernaan seperti diare.

    Namun, perlu diingat bahwa penggunaan daun karet kebo sebagai obat atau suplemen harus dilakukan dengan hati-hati dan dalam dosis yang tepat.

    Konsultasikan dengan dokter atau ahli kesehatan sebelum mengonsumsi daun karet kebo untuk tujuan pengobatan atau kesehatan.

  • Cara Membuat Masker Alpukat dan Manfaatnya

    Cara Membuat Masker Alpukat dan Manfaatnya

    Cara Membuat Masker Alpukat

    Masker alpukat adalah salah satu jenis masker wajah alami yang terbuat dari bahan alpukat. Bahan ini kaya akan vitamin dan nutrisi yang baik untuk kulit wajah.

    Masker alpukat biasanya digunakan untuk menjaga kelembapan kulit, menghilangkan kulit kering, mengurangi kerutan, dan memberi nutrisi pada kulit.

    Berikut adalah cara membuat masker alpukat beserta bahan-bahan yang dibutuhkan.

    Bahan:

    • 1/2 buah alpukat matang
    • 1 sendok makan madu
    • 1 sendok makan minyak kelapa

    Cara membuat:

    • Ambil daging alpukat, lalu haluskan dengan garpu atau blender hingga halus.
    • Campurkan madu dan minyak kelapa ke dalam daging alpukat yang telah dihaluskan. Aduk rata.
    • Oleskan masker alpukat ke seluruh wajah, hindari area mata dan bibir.
    • Biarkan masker alpukat selama 10-15 menit agar bahan aktif dapat meresap ke dalam kulit.
    • Bilas wajah dengan air bersih hingga bersih dan keringkan wajah dengan handuk lembut.
    • Masker alpukat siap digunakan.
    • Gunakan masker ini secara rutin 1-2 kali seminggu untuk mendapatkan kulit wajah yang lebih sehat dan lembut.

    Manfaat Masker Alpukat

    Masker alpukat mengandung vitamin dan nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan kulit dan kecantikan.

    Alpukat mengandung vitamin E, asam lemak omega-3, dan antioksidan yang dapat membantu mencegah kerusakan kulit dan memperbaiki kerusakan yang telah terjadi.

    Sedangkan madu dan minyak kelapa dapat memberikan kelembapan yang dibutuhkan oleh kulit.

    Selain itu, masker alpukat juga dapat membantu mengurangi inflamasi pada kulit dan mengurangi tanda-tanda penuaan seperti keriput dan garis halus.

    Masker ini sangat cocok untuk digunakan pada semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif.

    Namun, sebaiknya hindari penggunaan masker ini jika memiliki alergi terhadap salah satu bahan yang terkandung dalam masker alpukat.

    Jika terjadi iritasi atau reaksi alergi, segera hentikan penggunaan dan konsultasikan dengan dokter kulit.

  • 10 Manfaat Masker Kunyit dan Madu Beserta Cara Membuatnya

    10 Manfaat Masker Kunyit dan Madu Beserta Cara Membuatnya

    Manfaat Masker Kunyit dan Madu

    Masker kunyit dan madu adalah salah satu masker wajah alami yang populer digunakan oleh banyak orang.

    Masker kunyit dan madu dapat diaplikasikan dengan cara mengoleskan campuran tersebut ke seluruh wajah dan leher, lalu biarkan selama beberapa menit sebelum dibilas dengan air bersih.

    Berikut adalah beberapa manfaat dari masker kunyit dan madu untuk kecantikan kulit:

    1. Mencerahkan kulit wajah

    Kunyit mengandung senyawa curcumin yang dapat membantu mencerahkan kulit dan mengurangi tampilan noda hitam dan jerawat pada kulit.

    Madu juga memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi yang dapat membantu meredakan peradangan pada kulit.

    2. Menghilangkan bekas jerawat

    Masker kunyit dan madu dapat membantu menghilangkan bekas jerawat pada kulit wajah karena kandungan pada kunyit dapat mempercepat penyembuhan kulit bekas jerawat. Sedangkan madu dapat membantu melembapkan kulit dan mempercepat regenerasi sel kulit.

    3. Mengecilkan pori-pori

    Senyawa pada kunyit dipercaya dapat membantu membersihkan pori-pori, sedangkan kandungan asam lemak pada madu dapat membantu mengurangi produksi minyak berlebih pada kulit.

    4. Menjaga kelembapan kulit

    Madu mengandung banyak vitamin dan mineral yang dapat membantu menjaga kelembapan kulit dan membuat kulit terlihat lebih sehat dan bercahaya.

    5. Mencegah penuaan dini

    Masker kunyit dan madu juga dapat membantu mencegah penuaan dini pada kulit wajah. Senyawa antioksidan pada kunyit dan madu dapat membantu melindungi kulit dari radikal bebas yang dapat merusak sel-sel kulit.

    6. Mengatasi kulit kering

    Madu memiliki sifat melembapkan alami yang dapat membantu melembapkan kulit yang kering dan kasar. Kunyit juga dapat membantu mengurangi tampilan kulit kering dan bersisik.

    7. Mengurangi inflamasi

    Kandungan anti-inflamasi pada kunyit dan madu dapat membantu meredakan peradangan pada kulit dan mengurangi tampilan jerawat dan kulit yang meradang.

    8. Menjaga elastisitas kulit

    Masker kunyit dan madu juga dapat membantu menjaga elastisitas kulit dan mencegah tampilan keriput pada kulit.

    9. Mengurangi produksi minyak berlebih

    Kandungan asam lemak pada madu dapat membantu mengurangi produksi minyak berlebih pada kulit, sehingga membantu mengurangi tampilan kulit berminyak dan berjerawat.

    10. Mengurangi bintik-bintik hitam

    Masker kunyit dan madu dapat membantu mengurangi tampilan bintik-bintik hitam pada kulit, terutama pada area wajah dan leher.

    Cara Membuat Masker Kunyit dan Madu

    Untuk membuat masker kunyit dan madu cukup simpel dan bahan-bahannya juga sederhana. Simak langkahnya berikut ini.
    • Campurkan kunyit bubuk dan madu asli dalam sebuah mangkuk kecil hingga tercampur rata.
    • Pastikan kulit wajah dalam keadaan bersih dan kering sebelum mengaplikasikan masker.
    • Ambil campuran kunyit dan madu dan oleskan secara merata ke seluruh wajah, hindari area mata dan bibir.
    • Diamkan masker selama 15-20 menit.
    • Setelah itu, bilas wajah dengan air hangat dan keringkan dengan handuk bersih.

    Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari masker kunyit dan madu, disarankan untuk menggunakan masker ini secara rutin dan teratur.

    Namun, sebelum menggunakan masker kunyit dan madu, pastikan untuk memperhatikan jenis kulit dan menghindari penggunaan masker ini jika memiliki alergi terhadap kunyit atau madu.

    Jika kamu memiliki kondisi kulit yang serius atau memperhatikan perubahan kulit yang tidak normal setelah menggunakan masker ini, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter kulit.

  • 6 Cara Menghilangkan Mata Sembab, Praktis dan Efektif

    6 Cara Menghilangkan Mata Sembab, Praktis dan Efektif

    Cara Menghilangkan Mata Sembab

    Mata sembab bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti kurang tidur, alergi, dehidrasi, dan faktor lingkungan.

    Namun, kamu tidak perlu khawatir karena ada beberapa cara mudah yang bisa dilakukan untuk menghilangkan mata sembab.

    Berikut adalah beberapa cara menghilangkan mata sembab yang bisa kamu coba:

    1. Kompres dengan air dingin

    Kompres mata sembab dengan air dingin dapat membantu mengurangi pembengkakan.

    Kamu bisa menggunakan kantung teh yang sudah direndam air dingin, handuk kecil yang dicelupkan ke dalam air es, atau menggunakan kain bersih yang dicelupkan ke dalam air dingin.

    Tempatkan pada area mata yang bengkak selama 10-15 menit.

    2. Minum banyak air putih

    Mengonsumsi banyak air putih dapat membantu menghilangkan kelebihan cairan di dalam tubuh yang bisa menyebabkan pembengkakan pada mata.

    Pastikan kamu mencukupi kebutuhan air mineral atau setidaknya minum minimal 8 gelas air putih setiap harinya.

    3. Tidur dengan cukup

    Kurang tidur dapat membuat mata terlihat sembab dan bengkak. Cobalah tidur selama minimal 7-8 jam setiap malam untuk membantu mengurangi mata sembab.

    4. Hindari mengonsumsi garam berlebihan

    Garam dapat menyebabkan penumpukan cairan dalam tubuh, yang bisa menyebabkan pembengkakan pada mata.

    Hindari makanan dan minuman yang mengandung garam berlebihan, seperti makanan siap saji, camilan, dan makanan kalengan.

    5. Gunakan produk perawatan mata yang tepat

    Beberapa produk perawatan mata, seperti krim mata atau tetes mata, dapat membantu mengurangi mata sembab. Pastikan kamu menggunakan produk yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan kamu.

    6. Gunakan irisan mentimun

    Menggunakan irisan mentimun dipercaya mampu menghilangkan mata sembab.

    Hal tersebut karena kandungan enzim dan astringen dari mentimun dapat mengurangi peradangan dan membantu mengencangkan kulit.

    Selain itu, mentimun juga dapat digunakan untuk mengurangi keriput serta menghilangkan lingkaran hitam di sekitar mata.

    Itulah beberapa cara yang bisa kamu coba untuk menghilangkan mata sembab.

    Jangan lupa juga untuk beristirahat dengan cukup dan menjaga kesehatan tubuh kamu secara keseluruhan.

  • Cara Membuat Lulur Alami dari Beras dan Tips Memakainya

    Cara Membuat Lulur Alami dari Beras dan Tips Memakainya

    Lulur beras adalah salah satu perawatan kecantikan alami yang telah digunakan selama berabad-abad di Indonesia.

    Dipercaya, lulur beras dapat membuat kulit jadi lembut dan juga memutihkan secara alami. Sehingga, cara ini disebut sebagai perawatan yang murah dan relatif aman.

    Cara Membuat Lulur Alami dari Beras

    Mau tahu bagaimana cara membuat lulur alami dari beras? Simak informasinya berikut ini.

    Sebelum mengetahui caranya, siapkan terlebih dahulu beberapa bahan yang dibutuhkan untuk membuat lulur alami dari beras.

    Bahan-bahan yang dibutuhkan

    • 1/2 cangkir beras putih
    • 2 sendok makan air mawar atau air jeruk nipis
    • 1 sendok makan madu
    • 1 sendok teh minyak kelapa atau minyak zaitun
    • Air bersih secukupnya

    Cara membuat lulur beras

    1. Rendam beras putih dalam air selama 2-3 jam. Kemudian bilas dan tiriskan.

    2. Haluskan beras yang telah direndam menggunakan blender atau alat penghalus lainnya hingga beras berubah menjadi serbuk halus.

    3. Campurkan serbuk beras, air mawar atau air jeruk nipis, madu, dan minyak kelapa atau minyak zaitun dalam mangkuk besar.

    4. Aduk rata hingga tercampur sempurna.

    5. Tambahkan air bersih sedikit-sedikit sambil diaduk hingga adonan lulur memiliki konsistensi yang pas.

    6. Oleskan lulur beras ke seluruh tubuh atau bagian-bagian tertentu yang ingin diperawatkan, seperti tangan atau kaki.

    7. Gosok-gosokkan lulur ke kulit dengan gerakan memutar selama 5-10 menit.

    8. Bilas tubuh dengan air bersih hingga bersih.

    9. Gunakan lulur beras secara teratur untuk hasil yang lebih baik.

    Itulah cara membuat lulur alami dari beras dan cara menggunakannya.

    Lulur beras bisa membantu menghilangkan sel-sel kulit mati dan membuat kulit terasa lebih lembut dan halus. Selamat mencoba!

  • Jangan Keliru, Ini Cara Pakai Pashmina Sesuai Jenisnya

    Jangan Keliru, Ini Cara Pakai Pashmina Sesuai Jenisnya

    Pashmina adalah jenis hijab kekinian yang terbuat dari bahan lembut dan hangat, sehingga cocok digunakan untuk berbagai musim.

    Selain itu, pashmina juga menjadi tren hijab karena tersedia dari beraneka macam jenis serta dapat digunakan untuk berbagai model.

    Pashmina juga dapat dijadikan aksesoris yang cocok dengan berbagai pakaian. Kamu dapat melakukan eksperimen dengan berbagai cara pakai pashmina untuk mendapatkan tampilan yang paling sesuai dengan selera.

    Cara pakai pashmina memang cukup mudah, tapi jika salah teknik hasilnya kurang maksimal dan justru terlihat aneh.

    Sebab, cara menggunakan pashmina juga harus disesuaikan dengan bentuk wajah agar hasilnya lebih baik dan menambah aura kecantikan.

    Agar lebih jelas, simak cara pakai pashmina berikut ini.

    Cara Pakai Pashmina Sesuai Jenisnya

    1. Pashmina scarf

    Berikut ini cara pakai pashmina scarf:

    – Lipat pashmina menjadi segitiga.
    – Tempatkan pashmina di atas kepala sehingga bagian ujungnya berada di belakang leher.
    – Bungkus bagian ujung yang lebih panjang ke atas dan di atas kepala dan kencangkan di dahi.
    – Kemudian, ambil bagian ujung yang lebih pendek dan bungkus di belakang leher dan jepitkan di bagian depan bahu.

    2. Pashmina shawl

    Cara memakai pashmina shawl adalah dengan melipat pashmina menjadi setengah. Letakkan di atas bahu dan biarkan ujung-ujungnya menggantung di belakang.

    3. Pashmina neck wrap

    Lipat pashmina menjadi setengah dan gulung menjadi bentuk tabung. Kemudian, letakkan di leher dan jepitkan dengan tusukan atau simpul.

    4. Pashmina turban

    Lipat pashmina menjadi segitiga. tempatkan di atas kepala sehingga bagian ujungnya berada di belakang leher.

    Bungkus bagian ujung yang lebih panjang ke atas kepala dan kencangkan di dahi. Kemudian, bungkus bagian ujung yang lebih pendek ke atas kepala, lalu jepitkan.

    Cara Menggunakan Pashmina Secara Umum

    1. Memakai pashmina sebagai syal

    – Lipat pashmina menjadi dua bagian yang sama panjangnya.
    – Letakkan bagian lipatan di belakang leher.
    – Tarik kedua ujung pashmina ke depan tubuh dan biarkan kain melebar.

    2. Memakai pashmina sebagai hijab

    – Lipat pashmina menjadi dua bagian yang sama panjangnya.
    – Letakkan bagian lipatan di belakang kepala.
    – Tarik kedua ujung pashmina ke depan dan bawah dagu.
    – Ambil salah satu ujung pashmina dan bawa ke sisi atas kepala, kemudian bawa ke sisi belakang kepala dan ikat dengan ujung yang lain.

    3. Memakai pashmina sebagai selendang

    – Letakkan pashmina di bahu dan biarkan ujungnya melebar.
    – Bungkus pashmina ke sekitar bahu dan leher untuk memberikan tampilan yang rapi.

    4. Memakai pashmina sebagai rok

    – Letakkan pashmina di pinggang dan buat simpul di sisi pinggang.
    – Bungkus pashmina ke sekitar pinggang dan tuck bagian ujung di bawah simpul.

    Itulah beberapa cara untuk memakai pashmina. Cobalah bereksperimen dengan cara-cara lain untuk menemukan gaya pashmina yang cocok dengan seleramu.

     

  • Firming Adalah? Simak Penjelasan dan Manfaatnya

    Firming Adalah? Simak Penjelasan dan Manfaatnya

    Firming adalah istilah yang digunakan dalam dunia perawatan kulit untuk menggambarkan proses pengencangan dan penguatan kulit wajah maupun tubuh.

    Perawatan ini bertujuan untuk menjaga kulit tetap kencang, elastis, dan sehat sehingga tanda-tanda penuaan dini seperti keriput, garis halus, atau kulit kendur bisa dicegah dan diminimalisir.

    Dalam praktiknya, firming tidak hanya dilakukan melalui perawatan di klinik kecantikan, tetapi juga bisa melalui penggunaan produk harian seperti krim, serum, masker, maupun alat kecantikan modern.

    Banyak orang mengaitkan firming dengan perawatan anti-aging karena memang manfaat utamanya adalah menjaga penampilan kulit agar terlihat awet muda.

    Saat kulit kehilangan elastisitasnya akibat usia, paparan sinar matahari, atau gaya hidup yang tidak sehat, maka kulit akan lebih cepat mengalami keriput dan kendur.

    Di sinilah perawatan firming hadir untuk membantu mengembalikan kekencangan kulit dan membuat wajah tetap segar.

    Beberapa manfaat firming antara lain:

    1. Mengencangkan kulit

    Perawatan firming mampu membantu kulit yang mulai kendur agar terlihat lebih kencang. Ini membuat wajah tampak lebih muda dan segar meskipun usia terus bertambah.

    2. Mengurangi keriput

    Produk dengan fungsi firming membantu menyamarkan garis-garis halus serta keriput. Dengan pemakaian rutin, kulit akan terlihat lebih halus dan terawat.

    3. Meningkatkan elastisitas kulit

    Salah satu tanda kulit sehat adalah elastisitasnya yang baik. Firming membantu kulit tetap lentur, tidak mudah kendur, dan terlihat lebih sehat.

    4. Menghidrasi kulit

    Kebanyakan produk firming juga dilengkapi bahan pelembap yang menjaga kadar air dalam kulit. Kulit yang lembap akan tampak lebih cerah, segar, dan tidak mudah kusam.

    5. Mencegah tanda penuaan dini

    Dengan menjaga kekencangan dan kelembapan kulit, firming berperan dalam memperlambat munculnya tanda penuaan seperti bintik hitam, garis halus, atau kulit kendur.

    Meski memiliki banyak manfaat, penting untuk diingat bahwa tidak semua produk firming cocok untuk semua jenis kulit.

    Beberapa orang dengan kulit sensitif mungkin akan mengalami reaksi seperti iritasi atau alergi

    Karena itu, sebaiknya lakukan tes pada area kecil kulit sebelum menggunakan produk secara menyeluruh. Konsultasi dengan dokter atau ahli kecantikan juga sangat dianjurkan agar produk yang digunakan benar-benar sesuai dengan kondisi kulit masing-masing.

  • Mengenal Peeling Wajah dan Beberapa Manfaatnya

    Mengenal Peeling Wajah dan Beberapa Manfaatnya

    Pengertian Peeling Wajah

    Peeling wajah adalah salah satu perawatan kulit yang cukup populer dalam dunia kecantikan. Istilah peeling sendiri berasal dari kata to peel yang berarti mengelupas.

    Proses ini bertujuan untuk mengangkat sel-sel kulit mati yang menumpuk di lapisan terluar kulit, membersihkan pori-pori, dan merangsang pertumbuhan sel kulit baru yang lebih sehat. Dengan begitu, kulit wajah bisa terlihat lebih cerah, segar, dan tampak awet muda.

    Peeling wajah bisa dilakukan dengan berbagai metode, mulai dari yang sederhana menggunakan scrub alami berbahan dasar gula atau kopi, hingga metode medis yang lebih intensif seperti chemical peeling yang dilakukan di klinik kecantikan.

    Apapun jenisnya, inti dari peeling wajah adalah melakukan eksfoliasi, yaitu menghilangkan lapisan kulit mati agar kulit bisa bernapas lebih lega dan menyerap nutrisi dari produk perawatan dengan lebih maksimal.

    Tidak heran jika banyak orang menjadikan peeling wajah sebagai salah satu ritual penting dalam rutinitas kecantikan mereka.

    Manfaat Peeling Wajah

    Peeling wajah memberikan banyak sekali manfaat yang dapat dirasakan baik secara langsung maupun dalam jangka panjang. Berikut beberapa manfaat yang bisa diperoleh:

    1. Mencerahkan kulit

    Sel-sel kulit mati yang menumpuk biasanya membuat wajah terlihat kusam dan tidak bercahaya. Melalui peeling, lapisan tersebut akan terangkat sehingga kulit yang baru dan lebih segar bisa terlihat. Hasilnya, wajah tampak lebih cerah dan sehat alami.

    2. Membersihkan pori-pori

    Pori-pori yang tersumbat oleh kotoran, minyak berlebih, dan sisa make-up seringkali menjadi penyebab munculnya komedo maupun jerawat. Peeling membantu membersihkan pori-pori secara mendalam, sehingga kulit terasa lebih bersih dan bebas dari sumbatan.

    3. Merevitalisasi kulit

    Peeling juga dapat merangsang produksi kolagen di dalam kulit. Kolagen inilah yang berperan menjaga elastisitas dan kekenyalan kulit. Dengan rutin melakukan peeling, kulit akan tampak lebih segar, kenyal, dan terhidrasi dengan baik.

    4. Mengurangi jerawat dan bekasnya

    Salah satu masalah kulit yang sering dikeluhkan adalah jerawat. Peeling bisa membantu mengurangi jerawat aktif sekaligus menyamarkan bekasnya. Hal ini karena proses eksfoliasi membantu mempercepat regenerasi sel kulit baru yang lebih sehat.

    5. Meregenerasi kulit

    Proses regenerasi kulit secara alami memakan waktu sekitar 28 hari. Namun dengan peeling, proses tersebut bisa lebih cepat, sehingga kulit selalu terlihat segar dan lebih muda. Peeling juga membantu menyamarkan garis halus yang biasanya muncul akibat penuaan dini.

    Jenis-jenis Peeling Wajah

    Secara umum, peeling wajah terbagi menjadi dua jenis, yaitu peeling alami dan peeling kimia.

    Peeling alami biasanya menggunakan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di rumah, seperti madu, kopi, oatmeal, atau gula. Cara ini cocok untuk perawatan ringan dan dilakukan secara rutin 1–2 kali seminggu.

    Peeling kimia menggunakan zat tertentu seperti asam glikolat, asam salisilat, atau asam laktat yang bekerja lebih dalam pada kulit. Peeling jenis ini sebaiknya dilakukan oleh tenaga profesional karena risikonya lebih tinggi, tetapi hasilnya juga lebih cepat terlihat.

    Risiko Peeling Wajah

    Meski menawarkan banyak manfaat, peeling wajah juga memiliki risiko jika tidak dilakukan dengan benar. Beberapa risiko yang mungkin terjadi antara lain iritasi kulit, kemerahan, rasa perih, bahkan reaksi alergi. Pada kulit yang sensitif, peeling bisa membuat wajah lebih mudah terbakar sinar matahari.

    Karena itu, penting sekali untuk memahami jenis kulit sebelum mencoba peeling. Jika kulit cenderung sensitif atau memiliki riwayat alergi, sebaiknya lakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter kulit atau ahli kecantikan. Selain itu, jangan melakukan peeling terlalu sering karena justru bisa merusak lapisan pelindung alami kulit.

  • Mengenal Sleepy Eyes, Make Up yang Viral di TikTok

    Mengenal Sleepy Eyes, Make Up yang Viral di TikTok

    Sleepy eyes pernah viral di Tiktok dan membuat beberapa content creator berlomba-lomba membuatnya.

    Apa itu sleepy eyes?

    Dalam bahasa Indonesia, arti sleepy eyes adalah mata mengantuk, dimana kelopak mata bagian atas yang terlihat turun.

    Bentuk mata seperti itu seringkali terjadi ketika mata alami kelelahan karena kurang tidur atau terlalu banyak menatap layar ponsel dalam waktu yang lama.

    Namun, kendati demikian tidak selalu mata sayu menggambarkan bahwa seseorang tersebut dalam keadaan yang mengantuk tetapi lebih menampilkan seolah-olah memamerkan tampilan mata lelah.

    Ada trik riasan mata yang bisa kamu lakukan untuk bisa menampilkan bentuk mata sleepy eyes.

    Bagaimana cara membuat sleepy eyes? Simak ulasannya berikut ini.

    Cara Membuat Riasan Sleepy Eyes

    Riasan sleepy eyes challenge yang sempat viral sebelumnya mendapatkan lebih dari 175 juta tayangan.

    Artinya, banyak orang yang tertarik untuk membuat penampilan mata seperti mengantuk.

    Jika kamu ingin mencoba lagi membuat make up tampak sayu, caranya tidak begitu sulit.

    Untuk membuat riasannya terdapat gabungan antara teknik siren eyes dan teknik doe eyes.

    Teknik doe eyes adalah membuat mata tampak besar dan lebih menonjol.

    Sedangkan, siren eyes yakni menampilkan sudut mata yang runcing sehingga mata terlihat lebih panjang.

    Umumnya, dalam membuat make up sleepy eyes warna yang digunakan lebih gelap.

    Sementara, tampilan sudut mata yang runcing menggunakan teknik siren eyes.

    Perbedaannya terletak pada eyeliner yang dibuat sejajar dengan kelopak mata, lalu pada make up sleepy eyes dibuat miring ke atas.

    Supaya mendapatkan tampilan mata sayu yang sempurna, kamu bisa memilih eyeshadow dengan warna netral smokey.

    Kemudian kamu sapukan ke sepertiga daerah luar kelopak mata memakai brush secara lembut.

    Make up sleepy eyes menggabungkan teknik siren eyes dan doe eyes via unsplash

    Gunakan brush yang lebih kecil dengan ujung yang runcing agar saat mengaplikasikan eyeshadow ke dalam lipatan mata bisa memberikan sentuhan shadow.

    Sentuhan shadow inilah yang membuat mata kamu terlihat lebih sayu atau lelah.

    Apabila riasannya sudah sesuai dengan yang kamu inginkan, selanjutnya pakai eyeliner hitam untuk menggambar garis dari sudut luar mata.

    Lalu bikin lagi garis yang menghubungkan ujung garis tadi ke garis bulu mata atas agar menciptakan bentuk tampilan wing eyeliner.

    Selanjutnya kamu isikan kira-kira tiga perempat garis bulu mata bagian bawah.

    Kamu bisa menggunakan blending brush berukuran kecil, lalu blend garis eyeliner tersebut ke bagian ujung sayap mata untuk menampilkan sentuhan smokey eyes.

    Bagian akhirnya adalah kamu aplikasikan maskara ke bagian bulu mata atas dan bawah sebagai pelengkap tampilan sleepy eyes.

    Selain itu ada cara lain membuat tampilan sleepy eyes tanpa perlu repot-repot memakai make up.

    Caranya adalah memposisikan kepala kamu sedikit menunduk ke bawah, lalu arahkan pandanganmu ke atas.

    Supaya terlihat lebih natural, saat mengarahkan pandangan ke atas, jangan buka kelopak mata terlalu lebar.

    Jika kamu membuka kelopak mata sedikit lebar, itu berarti kamu sedang membuat tampilan doe eyes atau mata rusa.

    Doe eyes sendiri merupakan tampilan bentuk mata yang terlihat besar sehingga diumpamakan sebagai mata rusa yang besar.

    Bagaimana, kamu tertarik membuat make up sleepy eyes?

  • Awas Iritasi, Ini 5 Cara Tepat Memilih Softlens untuk Mendongkrak Kecantikan

    Tampil cantik dan menawan adalah sebuah impian bagi setiap wanita. Berbagai cara dilakukan demi mewujudkan impian itu, mulai dari perawatan fisik hingga menggunakan alat kosmetik, salah satunya adalah menggunakan softlens. Tidak hanya sebagai pembantu penglihatan bagi yang memiliki masalah pada mata, kini softlens juga difungsikan untuk mendongkrak penampilan agar lebih menarik.

    Ya, softlens sudah menjadi tren kosmetik yang dewasa ini cukup digandrungi oleh kaum hawa. Maka tak heran, begitu banyak produk-produk softlens bermunculan dengan menawarkan berbagai kelebihan masing-masing.

    Namun, bicara tentang softlens, tahukah kamu jika ternyata softlens juga cukup berbahaya bagi mata jika terbuat dari bahan yang tidak aman? Faktanya, sampai saat ini, banyak kasus terjadi, penggunaan lensa kontak bukannya menambah kecantikan, justru malah mengancam penggunanya. Mulai dari iritasi, hingga kebutaan.

    Nah, buat kamu yang ingin menggunakan softlens dan terhindar dari segala risiko penggunaannya, alangkah baiknya perhatikan dulu beberapa tips berikut ini.

    1. Perhatikan Material Softlens

    Karena pada dasarnya softlens kontak langsung dengan kornea mata, jadi risikonya pun cukup besar. Maka, yang pertama kali harus kamu perhatikan sebelum membeli atau menggunakan softlens adalah melihat material utama dari softlens tersebut.

    Dihimpun dari berbagai sumber, softlens yang aman digunakan adalah softlens yang terbuat dari hidrogel atau Silicone Hydrogel (SiHy) dengan water content 49%. Oleh karenanya, salah satu penyedia lensa kontak terbaik yaitu Miacare, selalu menggunakan Silicone Hydrogel (SiHy) dalam setiap produknya sehingga ada jaminan keamanan.

    Lebih dari itu, demi mewujudkan misi menjadi penyedia softlens paling sehat dan cantik alami, Miacare juga menerapkan teknologi baru, Eautrasil Technology yang dapat melindungi mata dari sinar UV sekaligus memberikan efek yang bisa membuat warna menjadi lebih natural dan pandangan lebih jernih.

    2. Perhatikan Fungsinya

    Selanjutnya, kamu juga harus memperhatikan fungsi yang ditawarkan oleh softlens tersebut. Sebab tidak sedikit orang yang mengabaikan fungsi, tapi hanya mementingkan penampilan dan motif warna saja. Ini cukup berisiko.

    Pilihlah lensa kontak yang memiliki fungsi penyerapan atau sirkulasi oksigen dengan baik. Dalam aturan umum, ada parameter standar yang mengatur sirkulasi tersebut, atau yang lebih dikenal dengan Oxygen Transmissibility.

    Salah satu produk lensa kontak terbaik yang direkomendasikan adalah dari Miacare karena memiliki Oxygen Transmissibility: DK/t 193 yang menjadikannya tertinggi di dunia. Kemudian untuk CONFiDENCE Monthly (Flash) dan CONFiDENCE Daily (Shimmer) mencapai DK/t 151, tertinggi pada kelasnya. Dengan sirkulasi oksigen yang sangat baik tersebut, mata akan terhindar dari risiko iritasi. Nyaman dipakai lebih dari 8 jam karena mata tidak akan mudah lelah.

    3. Perhatikan Nomor Registrasi

    Ini penting. Perhatikan bahwa produk yang akan kamu beli memiliki nomor registrasi dari otoritas yang berwenang. Pasalnya, di zaman teknologi saat ini, begitu banyak produk softlens abal-abal bermunculan melalui berbagai platform. Bahkan, tidak sedikit pula yang menjual softlens tiruan yang masih dipertanyakan keamanannya.

    Maka dari itu, sebelum membeli, pastikan bahwa softlens tersebut sudah memiliki nomor registrasi. Cari tahu juga review dan rekam jejaknya sampai kamu mendapat informasi yang valid bahwa produk tersebut memang benar-benar aman digunakan dan legal. Seperti Miacare yang sudah terdaftar Kemenkes RI AKL: 21204021759.

    Jadi, jangan tertipu dengan iming-iming harga terjangkau dan segala janji manis yang diberikan. Ingatlah, kesehatan mata itu penting. Jangan asal beli, ya!

    4. Perhatikan Bahan Warna Softlens

    Selanjutnya yang tak kalah penting juga sebelum memilih softlens adalah memperhatikan bahan warna softlens. Isu beredar, banyak softlens abal-abal menggunakan bahan warna dengan kandungan kimia yang cukup berbahaya bagi mata. Maka, sebelum membeli, perhatikan deskripsi yang tertera atau minimal mencari informasi terlebih dahulu.

    Minimal cari informasi tentang softlens warna SiHy. Misalnya produk dari Miacare yang merupakan satu-satunya softlens berwarna paling aman. Dalam kemasan, tertulis dengan jelas bahwa warna softlens bukan menggunakan cat, melainkan dotting atau titik-titik halus yang diposisikan pada lapisan tengah (3 layer) sehingga aman untuk mata. Dapat dipastikan aman karena Miacare adalah No.1 Healthy and Charming Softlens in the world.

    5. Jangan Lupa Konsultasi

    Dan yang harus diingat adalah kamu harus konsultasi ke dokter sebelum menggunakan softlens. Sebab, kondisi mata setiap orang tentu berbeda dan penanganannya pun berbeda pula. Maka, disarankan sebelum menggunakan lensa kontak, ada baiknya kamu konsultasi ke dokter profesional terlebih dahulu. Dengan konsultasi, kamu akan mendapat pengarahan dan saran yang terbaik sesuai dengan kondisi mata. Maka, kamu pun bisa dengan bijak memilih sotflens yang cocok denganmu.

    Nah, itulah beberapa tips untuk kamu yang berencana menggunakan softlens. Ingat, pilihlah softlens tersehat dan alami yang aman untuk mata dan bisa mendongkrak penampilan menjadi lebih memukau. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya hanya di sastrawacana.id/