Tag: kerajaan sriwijaya

  • 6 Alasan Mengapa Kerajaan Sriwijaya Disebut Sebagai Kerajaan Maritim

    6 Alasan Mengapa Kerajaan Sriwijaya Disebut Sebagai Kerajaan Maritim

    Kerajaan Sriwijaya dianggap sebagai kerajaan maritim karena posisinya yang strategis dan kuat dalam penguasaan wilayah maritim di wilayah Asia Tenggara pada masa kejayaannya.

    Ada beberapa alasan mengapa Sriwijaya dijuluki sebagai kerajaan maritim, antara lain:

    1. Lokasi Geografis

    Kerajaan Sriwijaya terletak di Sumatera, dekat dengan perairan Selat Malaka yang merupakan salah satu jalur perdagangan utama di Asia Tenggara.

    Posisi ini memungkinkan Kerajaan Sriwijaya untuk mengendalikan perdagangan maritim yang melintasi Selat Malaka, sehingga kerajaan ini memiliki kendali ekonomi yang kuat atas lalu lintas perdagangan.

    2. Kendali Terhadap Pelabuhan-Pelabuhan Strategis

    Kerajaan Sriwijaya memiliki kendali terhadap pelabuhan-pelabuhan penting di pulau-pulau sekitarnya. Hal ini membuat Sriwijaya dapat mengumpulkan pajak dari kapal-kapal yang berlabuh di pelabuhan-pelabuhan ini.

    3. Kekuatan Angkatan Laut

    Kerajaan Sriwijaya membangun angkatan laut yang kuat untuk menjaga keamanan perairan dan mendukung proses perdagangan.

    Angkatan laut yang tangguh tersebut juga untuk mempertahankan kekuasaan dan menghadapi ancaman.

    4. Pengaruh Budaya dan Agama

    Selain perdagangan, Sriwijaya juga menyebarkan pengaruh budaya dan agama, terutama agama Buddha, melalui rute-rute perdagangan maritim. Hal ini memperkuat sebagai kerajaan maritim yang berpengaruh di wilayah tersebut.

    5. Pencapaian Navigasi

    Kerajaan Sriwijaya memiliki pengetahuan yang cukup maju dalam bidang navigasi dan teknologi perkapalan karena mampu mengembangkan kapal-kapal yang cocok untuk berlayar di perairan yang sulit.

    6. Perdagangan Antar Bangsa

    Sriwijaya menjadi pusat perdagangan yang menghubungkan berbagai bangsa dan budaya di Asia Tenggara, Tiongkok, India, dan Arab. Sehingga menjadi kerajaan yang makmur dan berpengaruh secara ekonomi.

    Karena beberapa faktor tersebut, Kerajaan Sriwijaya dianggap sebagai salah satu kerajaan maritim yang paling berpengaruh dalam sejarah Asia Tenggara.

    Peran penting dalam perdagangan dan pengaruh budaya membuat Kerajaan Sriwijaya diingat sebagai salah satu kerajaan terbesar di wilayah maritim Asia Tenggara pada masa kejayaannya.

  • Sejarah Kerajaan Sriwijaya dan Peninggalannya

    Sejarah Kerajaan Sriwijaya dan Peninggalannya

    Sejarah Kerajaan Sriwijaya

    Kerajaan Sriwijaya adalah kerajaan yang cukup berjaya dan sangat kaya pada masanya.

    Hal tersebut dibuktikan dengan wilayah kekuasaan kerajaan Sriwijaya yang sangat luas.

    Bahkan digadang hampir menguasai seluruh wilayah Asia Tenggara.

    Nama Sriwijaya sendiri diambil dari dua suku kata, yaitu Sri yang artinya gemilang dan wijaya yang artinya adalah kemenangan.

    Jika digabungkan, nama Sriwijaya artinya adalah kemenangan yang bergemilang.

    Namun, mengingat bahwa kerajaan Sriwijaya sangat terkenal di Asia Tenggara, maka tak heran jika Sriwijaya memiliki sebutan yang berbeda-beda dari setiap negara.

    Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

    Karena daerah kekuasaan yang sangat luas, peninggalan kerajaan Sriwijaya tak hanya ditemukan di Indonesia saja, tapi juga di negara tetangga yang masih dalam lingkup Asia Tenggara.

    Prasasti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

    Adapun beberapa prasasti peninggalan kerajaan Sriwijaya adalah sebagai berikut:

    1. Prasasti Kedukan Bukit

    Prasasti kerajaan Sriwijaya ini ditemukan di wilayah pinggiran kota Palembang.

    Menurut para ahli, diperkirakan jika prasasti Kedutan Bukit sudah ada sejak tahun 683 Masehi.

    Isinya sendiri menceritakan tentang perjalanan raja Sriwijaya.

    2. Prasasti Telaga Batu

    Prasasti Telaga Batu ditemukan di Palembang oleh para arkeolog sekitar tahun 1935.

    Peninggalan kerajaan Sriwijaya ini berisi tentang kutukan atau mantra jahat yang berani berkhianat atau tidak patuh dengan aturan raja.

    3. Prasasti Talang Tuo

    Prasasti talang tuo ditemukan di wilayah bagian barat Palembang.

    Menurut para ahli sejarah, peninggalan kerajaan ini diperkirakan sudah ada sejak tahun 684 Masehi yang berisi tentang pembangunan Taman Sriseta oleh raja Sriwijaya.

    4. Prasasti Karang Berahi

    Menurut para pengamat sejarah, prasasti peninggalan kerajaan Sriwijaya ini diperkirakan sudah ada dari tahun 868 Masehi silam.

    Adapun isinya tentang doa-doa yang ditujukan kepada dewa.

    5. Prasasti Kota Kapur

    Pemberian nama Prasasti Kota Kapur dikarenakan prasasti ini ditemukan di Kota Kapur, pesisir barat laut Pulau Bangka.

    Diperkirakan jika prasasti Kota Kapur sudah ada sejak tahun 686 Masehi.

    Prasasti Sriwijaya ini berisi tentang cerita upaya penyerangan kerajaan Sriwijaya yang ingin menguasai pulau Jawa.

    6. Prasasti Bukit Siguntang

    Prasasti Bukit Siguntang berisi cerita tentang suatu peperangan yang banyak memakan korban jiwa.

    Peninggalan Sriwijaya ini juga ditemukan bersamaan dengan peninggalan Budha Sakyamurni yang sedang mengenakan jubah.

    7. Prasasti Amoghapasa

    Prasasti Amoghapasa adalah prasasti yang tertulis pada bagian belakang stela patung batu yang disebut pāduka Amoghapāśa sebagaimana disebutkan dalam prasasti Padang Roco.

    8. Prasasti Hujung Langit

    Prasasti Hujung Langit atau yang sering disebut sebagai Prasasti Bawang adalah sebuah prasasti batu peninggalan Sriwijaya yang ditemukan di desa Haur Kuning, Lampung, Indonesia.

    Aksara yang digunakan pada prasasti ini adalah Pallawa dengan bahasa Melayu Kuno.

    Candi Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

    Selain prasasti, ditemukan pula candi-candi peninggalan kerajaan Sriwijaya. Adapun beberapa candi tersebut sebagai berikut:

    • Candi Muara Takus
    • Candi Muaro Jambi
    • Candi Biaro Bahal
    • Candi Kota Kapur
    • Gapura Sriwijaya

    Raja Kerajaan Sriwijaya

    Berikut adalah nama-nama raja kerajaan Sriwijaya yang terkenal di seluruh bagian Asia Tenggara.

    • Raja Daputra Hyang
    • Raja Dharmasetu
    • Raja Balaputradewa
    • Raja Sri Sudamaniwarmadewa
    • Raja Sanggrama Wijayattunggawarman

    Nah, itulah sejarah singkat kerajaan Sriwijaya yang meliputi peninggalan dan nama-nama rajanya.

    Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel sejarah lainnya hanya di sastrawacana.id/