Tag: kucing

  • 5 Cara Membasmi Kutu Kucing, Ampuh dan Cepat

    5 Cara Membasmi Kutu Kucing, Ampuh dan Cepat

    Kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang banyak disukai orang karena tingkahnya lucu, menggemaskan, dan bisa menjadi teman yang menyenangkan di rumah.

    Namun, di balik sifat menggemaskannya, ada masalah yang sering membuat para pemilik kucing pusing yaitu serangan kutu.

    Kutu kucing adalah parasit kecil yang hidup dengan menghisap darah, sehingga bisa menimbulkan rasa gatal luar biasa pada kucing.

    Selain menimbulkan rasa tidak nyaman, kutu juga bisa menyebabkan bulu kucing rontok, kulitnya iritasi, bahkan berpotensi menularkan penyakit kulit.

    Jika dibiarkan terlalu lama, kutu dapat berkembang biak dengan sangat cepat karena satu ekor kutu betina mampu bertelur puluhan butir setiap harinya.

    Karena itu, membasmi kutu kucing harus dilakukan dengan cara yang benar agar hasilnya maksimal dan kutu tidak kembali lagi.

    Cara Membasmi Kutu Kucing

    Berikut ini beberapa cara membasmi kutu kucing yang ampuh, cepat, dan bisa kamu coba di rumah.

    1. Menggunakan Shampo Anti Kutu

    Shampo anti kutu merupakan cara yang paling umum digunakan oleh pemilik kucing. Produk ini mengandung bahan khusus yang dapat membunuh kutu sekaligus membersihkan tubuh kucing dari kotoran.

    Cara penggunaannya cukup mudah, yaitu dengan memandikan kucing menggunakan shampo ini lalu membilasnya dengan air bersih.

    Namun, penting diingat bahwa tidak semua kucing suka dimandikan. Jika kucingmu termasuk yang takut air, lakukan secara perlahan agar tidak membuatnya stres. Setelah dimandikan, pastikan kucing dikeringkan dengan baik agar tidak masuk angin.

    2. Memberikan Suntikan Kutu

    Suntikan kutu biasanya dilakukan oleh dokter hewan dengan menggunakan obat bernama ivermectin atau sejenisnya.

    Metode ini cukup efektif karena dapat membasmi kutu hingga ke telurnya. Suntikan ini bekerja dari dalam tubuh kucing dan hasilnya bisa lebih cepat terlihat dibandingkan cara lain.

    Namun, metode ini tidak bisa dilakukan sembarangan. Kamu harus membawa kucing ke dokter hewan agar dosisnya sesuai dan tidak membahayakan kesehatan kucing.

    3. Menggunakan Obat Kutu Kucing

    Selain suntikan, ada juga obat kutu dalam bentuk oral maupun topikal. Obat oral biasanya berupa tablet atau cairan yang diminumkan langsung, sedangkan obat topikal biasanya berupa cairan yang diteteskan di bagian tengkuk kucing.

    Obat ini bekerja dengan menghentikan siklus hidup kutu sehingga kutu tidak bisa berkembang biak lagi. Dalam beberapa hari saja, kamu bisa melihat perubahan pada kucing karena kutu akan mati secara bertahap.

    Obat jenis ini banyak dijual di petshop atau klinik hewan, tetapi penggunaannya harus sesuai aturan agar aman.

    4. Menggunakan Bedak Kutu Kucing

    Bedak kutu juga bisa menjadi alternatif. Cara ini terbilang praktis karena cukup ditaburkan di tubuh kucing, terutama pada area yang sering menjadi sarang kutu seperti leher, punggung, dan perut.

    Kelebihan bedak kutu adalah penggunaannya yang mudah. Namun, ada juga risiko yang perlu diperhatikan yaitu bedak bisa terhirup atau tertelan oleh kucing, sehingga harus digunakan dengan hati-hati.

    Sebaiknya jangan gunakan terlalu berlebihan dan pastikan kucing tidak menjilat tubuhnya sesaat setelah diberi bedak.

    5. Menggunakan Bahan-Bahan Alami

    Bagi kamu yang ingin cara yang lebih aman, bahan-bahan alami bisa dijadikan pilihan. Beberapa bahan alami yang dikenal ampuh membasmi kutu antara lain:

    • Lemon yang memiliki kandungan asam alami untuk membunuh kutu.
    • Minyak kelapa yang dapat melumasi tubuh kucing sekaligus membuat kutu sulit bertahan hidup.
    • Cuka apel yang bisa digunakan sebagai semprotan alami untuk mengusir kutu.
    • Lidah buaya yang dapat menenangkan kulit kucing yang iritasi akibat gigitan kutu.
    • Air garam yang bisa digunakan untuk membersihkan area tempat tidur kucing dari telur kutu.

    Walaupun alami, penggunaan bahan-bahan ini tetap harus hati-hati. Jangan sampai kucing menjilat bahan yang berbahaya baginya.

    Perawatan Lingkungan untuk Mencegah Kutu Kembali

    Selain merawat kucing secara langsung, kamu juga harus memperhatikan kebersihan lingkungan. Kutu biasanya tidak hanya hidup di tubuh kucing, tetapi juga bisa berkembang di karpet, sofa, tempat tidur kucing, hingga sudut-sudut rumah.

    • Karena itu, lakukan pembersihan rutin dengan cara:
    • Mencuci kain, selimut, atau bantal tempat tidur kucing dengan air panas.
    • Menyapu dan mengepel rumah setiap hari.
    • Menyemprotkan disinfektan khusus untuk membasmi telur dan larva kutu di lantai maupun perabot.
    • Menjemur kucing dan peralatannya di bawah sinar matahari.

    Jika langkah ini tidak dilakukan, kutu bisa kembali menyerang kucing meskipun tubuhnya sudah dibersihkan.

  • 9 Mitos Tentang Kucing, Nomor 4 Menyeramkan!

    Kucing adalah salah satu jenis hewan peliharaan yang diminati banyak orang tak mengenal usia dan jenis kelamin. Hal tersebut dikarenakan hewan yang satu ini memang menggemaskan juga lucu.

    Mitos Kucing

    Namun, di balik tingkah yang menggemaskan, beredar mitos yang cukup mengerikan.

    Ya, ada banyak sekali mitos tentang kucing yang membuat orang harus berpikir dua kali untuk mengasuh kucing. Apa saja mitos kucing tersebut? Berikut diantaranya.

    1. Kucing Hitam Pembawa Sial

    Beredar kabar yang mengatakan bahwa kucing sial membawa sial sehingga tak sedikit orang yang enggan merawatnya karena takut ketiban sial.

    Parahnya lagi, ada anggapan lebih ekstrem yang mengatakan jika memelihara kucing hitam membuat pemiliknya cepat meninggal.

    2. Kucing Hitam Jelmaan Tukang Sihir

    Masih soal kucing hitam. Ada juga mitos yang mengatakan bahwa kucing hitam adalah jelmaan tukang sihir.

    Maka banyak orang-orang yang takut ketika bertemu kucing hitam di malam hari, apalagi saat melihat matanya yang berkilau.

    3. Musibah Datang Saat Kucing Menjilat Tangan

    Pernah dengar mitos yang satu ini? Banyak kabar seliweran yang mengatakan bahwa kucing memiliki kemampuan untuk membaca masa depan, salah satunya adalah musibah yang akan terjadi.

    Mitosnya, jika kucing menjilat-jilat tangannya sendiri, akan ada hujan badai datang.

    4. Jenazah Bisa Hidup Lagi Jika Dilangkahi Kucing

    Mitos yang satu ini cukup mengerikan. Bagaimana tidak, dikatakan bahwa jenazah yang dilangkahi akan hidup kembali untuk beberapa saat.

    Seramnya lagi, jenazah tersebut akan refleks memeluk orang terdekat dengan erat. Hiii ngeri!

    5. Kucing Punya 9 Nyawa

    Mitos yang satu ini sudah ada sejak zaman Mesir kuno. Bahkan saking populernya mitos ini, banyak percobaan dilakukan untuk membuktikannya.

    6. Menabrak Kucing Bisa Bawa Sial

    Mitos selanjutnya adalah ketika kita menabrak kucing, maka kita akan mendapat kesialan bertubi-tubi. Untuk membatalkan kesialan itu, kita harus menguburnya secara benar.

    7. Kucing Bisa Melihat Hantu

    Mitos tentang kucing ini merupakan mitos yang paling populer. Dikatakan bahwa kucing bisa melihat hantu.

    Ketika melihat hantu, maka ia akan bertingkah aneh dengan mengeluarkan suara seolah-olah sedang mengusir hantu tersebut.

    8. Kucing Bisa Buat Kualat

    Wanita hamil dilarang berlaku kasar pada kucing karena bisa kualat dan kembali pada anak yang sedang dikandung. Misalnya saat hamil menyiram kucing, mitosnya nanti anak lahir dengan warna belang.

    9. Kucing Keturunan Harimau

    Mitos ini cukup menakutkan karena kucing disebut-sebut sebagai keturunan harimau yang siap menerjang siapa saja ketika perut lapar.

    Nah, itulah beberapa mitos tentang kucing. Bagaimana tanggapan kalian? Percaya atau tidak dengan mitos yang beredar tersebut?

  • Unik, Inilah 7 Kepribadian Wanita Pecinta Kucing

    Unik, Inilah 7 Kepribadian Wanita Pecinta Kucing

    Berbicara mengenai binatang peliharaan, ada berbagai jenis binatang yang kerap dijadikan sebagai binatang peliharaan di rumah, diantaranya seperti kucing, anjing, kelinci, burung, kera dan masih banyak lainnya.

    Biasanya, tujuan mereka memelihara binatang peliharaan adalah sebagai teman untuk menghilangkan rasa kesepian saat berada di rumah.

    Namun, yang paling populer adalah memelihara kucing. Hal tersebut dikarenakan binatang yang satu ini memiliki sifat yang lucu, manja, dan menggemaskan.

    Oleh karenanya, begitu banyak orang yang suka memelihara kucing, khususnya kaum wanita.

    Nah, terlepas dari itu semua, tahukah kamu jika wanita pecinta kucing ternyata memiliki kepribadian yang cukup unik dan menarik untuk diketahui?

    Wanita Pecinta Kucing

    Agar lebih jelas, berikut adalah 5 kepribadian yang dimiliki wanita pecinta kucing, diantaranya:

    1. Suka Tidur

    Kucing dikenal sebagai binatang yang suka bermalas-malasan. Hal itu dapat dilihat dari kebiasaan mereka yang lebih suka tidur sepanjang hari.

    Nah, wanita pecinta kucing pun ternyata cenderung memiliki kebiasaan yang sama dengan binatang peliharaannya, yaitu suka tidur.

    2. Pemalu

    “Jangan malu-malu kucing”. Kata-kata tersebut kerap dilontarkan ketika seseorang merasa malu-malu untuk melakukan sesuatu.

    Kucing memang dianggap sebagai binatang pemalu apalagi saat didekati.

    Wanita pecinta kucing juga cenderung memiliki sifat pemalu loh, khususnya untuk urusan percintaan, walaupun sebenarnya mereka juga ingin diperhatikan.

    3. Mudah Goyah

    Wanita pecinta kucing juga memiliki kepribadian sedikit lemah dalam menentukan pilihan.

    Mereka terkadang merasa kesulitan dalam memilih, apalagi menentukan sesuatu.

    Hal tersebut dikarenakan mereka menginginkan keputusan yang terbaik serta mereka akan berusaha untuk berkomitmen terhadap segala keputusan yang telah diambil.

    4. Tidak Bisa Mengepresikan Kemarahan

    Umumnya, wanita akan mengepresikan kemarahan mereka dengan berteriak, memaki, atau menegur langsung orang yang membuatnya marah.

    Tapi, bagi wanita pecinta kucing, mengepresikan kemarahan sangatlah sulit. Mereka lebih memilih untuk memendamnya dan menangis sendiri di kamar.

    5. Tidak Pelit

    Kebanyakan wanita pecinta kucing selalu rela menyisihkan uangnya untuk keperluan kucing kesayangannya.

    Tidak hanya untuk membeli makanan saja, kadang juga mereka akan membelikan sesuatu yang bermanfaat untuk kucing walau harganya sedikit mahal, seperti vitamin, obat-obatan, bahkan pakaian yang lucu dan cantik.

    6. Cenderung Suka Makan

    Perlu disadari bahwa wanita pecinta kucing memang sangat menggandrungi dunia kuliner.

    Mereka selalu punya hasrat yang tinggi untuk menyantap makanan yang dianggapnya nikmat. Bahkan tidak sedikit pula yang suka mencoba-coba kuliner baru.

    7. Selalu Membawa Aura Positif

    Kepribadian yang dimiliki oleh wanita pecinta kucing adalah selalu membawa aura positif yang membawa kenyamanan pada orang lain.

    Aura positif tersebut bisa dari berbagai hal, seperti ketulusan serta kasih sayang.

    Nah, itulah beberapa kepribadian unik yang dimiliki oleh wanita pecinta kucing. Apakah kamu salah satunya?

    Author  : Eva