Tag: kulit

  • Apa Itu Eksfoliasi Wajah? Simak Pengertian, Manfaat, dan Cara yang Benar

    Apa Itu Eksfoliasi Wajah?

    Eksfoliasi wajah adalah proses menghilangkan sel-sel kulit mati dari permukaan kulit untuk mengungkapkan lapisan kulit yang lebih muda dan sehat di bawahnya.

    Eksfoliasi dapat membantu meningkatkan tekstur kulit, mengurangi pori-pori yang tersumbat, dan memberikan kulit tampilan yang lebih cerah.

    Di samping itu, melakukan eksfoliasi wajah secara teratur juga dapat mencegah pori-pori dari tersumbat oleh sel-sel kulit mati, sehingga dapat mengurangi risiko timbulnya jerawat dan komedo.

    Proses ini dapat dilakukan dengan berbagai metode, termasuk menggunakan bahan alami atau produk khusus eksfoliasi.

    Baca juga: 8 Alasan Kenapa Wajah Susah Putih Padahal Sudah Pakai Skincare

    Manfaat Eksfoliasi Wajah

    Berikut ini adalah beberapa manfaat eksfoliasi wajah untuk kecantikan, antara lain:

    1. Menghilangkan Sel Kulit Mati

    Eksfoliasi membantu mengangkat lapisan sel kulit mati, memungkinkan kulit baru untuk muncul.

    2. Meminimalkan Pori Tersumbat

    Dengan membersihkan dan menghilangkan sel kulit mati, eksfoliasi dapat membantu mengurangi pori-pori yang tersumbat.

    3. Meningkatkan Tekstur Kulit

    Proses ini dapat memberikan kulit tampilan yang lebih halus dan bersih dengan meningkatkan tekstur kulit.

    4. Merangsang Regenerasi Kulit

    Eksfoliasi merangsang produksi sel-sel kulit baru, yang dapat memberikan kulit penampilan yang lebih muda.

    5. Meningkatkan Penyerapan Produk Perawatan Kulit

    Kulit yang telah di-eksfoliasi lebih mampu menyerap bahan aktif dari produk perawatan kulit, seperti pelembap atau serum.

    Baca juga: 4 Cara Menghilangkan Bruntusan di Wajah Secara Alami, Semalam Langsung Hilang!

    Cara Eksfoliasi Wajah yang Benar

    Sebelum memulai proses eksfoliasi wajah, penting untuk menentukan jenis kulit wajah dan memilih produk atau bahan eksfoliasi yang sesuai dengan karakteristik kulit tersebut.

    Bagi yang memiliki kulit sensitif, disarankan menggunakan produk eksfoliasi yang mengandung BHA atau scrub wajah dengan bahan seperti oatmeal dan yoghurt.

    Bagi yang memiliki tipe kulit kering, disarankan untuk menggunakan produk eksfoliasi yang mengandung AHA atau scrub wajah berbahan gula merah.

    Sebaliknya, untuk kulit berminyak, lebih cocok menggunakan scrub alami yang terbuat dari apel atau campuran oatmeal dengan madu.

    Baca juga: Mengenal Peeling Wajah dan Beberapa Manfaatnya

    Berikut adalah cara dan urutan eksfoliasi wajah yang benar:

    1. Lakukan Pembersihan Wajah

    Langkah awal dalam rangkaian eksfoliasi wajah adalah membersihkan sisa riasan atau kotoran yang menempel pada kulit wajah.

    Mulailah dengan mencuci wajah dan jika diinginkan, kita dapat melakukan double cleansing dengan menggunakan make up remover untuk memastikan bahwa kotoran pada wajah terangkat secara maksimal.

    2. Aplikasikan Produk Eksfoliasi

    Cara melakukan eksfoliasi dapat berbeda-beda, tergantung jenis kulit, seperti yang dijelaskan sebelumnya.

    Setelah memilih jenis produk eksfoliasi yang tepat, barulah mengaplikasikannya dengan beberapa tetes dan ratakan dengan gerakan melingkar.

    Beberapa eksfoliator mungkin direkomendasikan untuk dituangkan ke kapas dan kemudian diusapkan secara lembut ke kulit.

    Disarankan untuk tidak menggunakan produk eksfoliasi yang mengandung kadar AHA atau BHA yang terlalu tinggi atau scrub dengan butiran yang kasar, karena dapat menyebabkan kerusakan pada lapisan permukaan kulit wajah.

    3. Bilas Wajah

    Jika menggunakan produk eksfoliasi dengan konsentrasi bahan aktif yang rendah, mungkin tidak perlu membilas wajah, dan kita dapat melanjutkan ke langkah eksfoliasi wajah berikutnya.

    Tetapi, jika produk eksfoliasi yang digunakan memiliki konsentrasi bahan eksfoliasi yang tinggi, biarkan produk tersebut bekerja selama 30 detik dan kemudian bilas wajah dengan air hangat.

    Proses pembilasan juga diperlukan ketika menggunakan scrub yang terbuat dari bahan alami.

    Baca juga: 6 Cara Memakai Masker Spirulina yang Benar Agar Hasil Maksimal

    4. Aplikasikan Pelembap

    Rangkaian eksfoliasi wajah tidak hanya berakhir dengan tahap pembilasan, tetapi juga melibatkan penggunaan pelembap setelahnya.

    Proses ini menjadi kunci untuk menjaga kelembapan kulit wajah dan mengurangi potensi iritasi.

    Selain itu, jika eksfoliasi dilakukan pada pagi atau siang hari, disarankan untuk menggunakan tabir surya setelah menggunakan pelembap.

    5. Atur Jadwal yang Tepat

    Seberapa frekuensi eksfoliasi yang diperlukan bergantung pada jenis kulit dan metode yang digunakan. Pada umumnya, semakin intensif proses eksfoliasi, semakin jarang perlu dilakukan.

    Perlu diingat, hindari eksfoliasi berlebihan karena dapat menyebabkan kulit menjadi kemerahan dan teriritasi.

    Demikianlah penjelasan mengenai konsep eksfoliasi dan langkah-langkah aman yang dapat kita praktikkan sendiri di rumah. Semoga bermanfaat!

  • 8 Perbedaan Antara Facial Foam dan Facial Wash, Mana yang Harus KitaPilih?

    Perawatan wajah adalah salah satu hal penting dalam menjaga kesehatan dan penampilan kulit kita.

    Salah satu cara merawat wajah adalah dengan membersihkan kulit dengan benar.

    Ada banyak produk yang tersedia di pasaran untuk membersihkan wajah seperti facial foam dan facial wash.

    Kedua produk kecantikan tersebut sangat populer dan digunakan oleh banyak orang.

    Namun, meski menjadi produk populer, tak sedikit yang masih bingung apa perbedaannya. Bahkan, tak jarang pula yang salah pakai.

    Nah, agar tidak keliru, simak beberapa perbedaan facial foam dan facial wash.

    1. Komposisi dan Tekstur

    Salah satu perbedaan utama antara facial foam dan facial wash adalah komposisi dan teksturnya.

    Facial foam umumnya memiliki tekstur yang lebih kental dan berbusa lebih banyak ketika digunakan.

    Hal tersebut disebabkan oleh adanya bahan tambahan seperti surfaktan yang membuatnya menghasilkan busa yang banyak saat digunakan.

    Sebaliknya, facial wash umumnya memiliki tekstur yang lebih cair dan tidak menghasilkan banyak busa.

    2. Jenis Kulit

    Pilihan antara facial foam dan facial wash seringkali tergantung pada jenis kulit kita. Facial foam sering digunakan untuk kulit berminyak.

    Busa yang dihasilkannya membantu menghilangkan minyak berlebih dan kotoran dari kulit.

    Sebaliknya, facial wash yang lebih lembut dan cair sering disukai oleh pemilik kulit kering atau sensitif.

    Produk ini cenderung tidak mengeringkan kulit sebanyak facial foam.

    3. Kandungan Bahan Aktif

    Bahan aktif yang terkandung dalam facial foam dan facial wash juga dapat berbeda.

    Banyak facial foam mengandung bahan-bahan seperti asam salisilat atau benzoyl peroxide yang baik untuk mengatasi masalah kulit berminyak dan jerawat.

    Sebaliknya, facial wash seringkali mengandung bahan-bahan yang lebih ringan seperti aloe vera atau chamomile yang cocok untuk kulit sensitif.

    4. Efektivitas Pembersihan

    Facial foam, sering dianggap lebih efektif dalam membersihkan kulit, terutama jika mengalami masalah kulit berminyak atau jerawat.

    Namun, facial wash yang lebih lembut juga dapat membersihkan kulit dengan baik, terutama jika tidak memiliki masalah kulit yang serius.

    Sangat bermanfaat bagi orang dengan kulit kering atau sensitif.

    5. Harga dan Ketersediaan

    Faktor lain yang perlu dipertimbangkan adalah harga dan ketersediaan produk.

    Sebagian besar facial foam dan facial wash tersedia dalam berbagai merek dan kisaran harga berbeda.

    Kita dapat memilih produk yang sesuai dengan anggaran. Namun, beberapa merek mungkin lebih sulit ditemukan dibandingkan yang lain, tergantung pada lokasi.

    6. Waktu Penggunaan

    Waktu penggunaan juga bisa memengaruhi pilihan kita antara facial foam dan facial wash.

    Facial foam sering digunakan sebagai bagian dari rutinitas perawatan pagi atau malam.

    Busanya membuat kita merasa segar dan membersihkan kulit dengan baik.

    Di sisi lain, facial wash yang lebih ringan sering digunakan sebagai pembersih cepat saat kita memerlukan penyegaran tanpa harus berlama-lama.

    7. Keselamatan dan Reaksi Kulit

    Ketika memilih antara facial foam dan facial wash, penting untuk memperhatikan reaksi kulit.

    Beberapa orang mungkin memiliki reaksi kulit yang berbeda terhadap produk tertentu.

    Facial foam yang mengandung bahan-bahan aktif seperti asam salisilat dapat menyebabkan iritasi pada kulit sensitif, sementara facial wash yang lembut mungkin lebih cocok.

    8. Konsistensi Penggunaan

    Kita juga perlu mempertimbangkan konsistensi dalam penggunaan produk.

    Jika lebih suka produk yang dapat digunakan setiap hari sebagai bagian dari rutinitas perawatan wajah, facial wash mungkin lebih cocok.

    Namun, facial foam yang mengandung bahan aktif mungkin perlu digunakan lebih jarang, tergantung pada kebutuhan kulit kita.

    Kesimpulan

    Dalam memilih antara facial foam dan facial wash, tidak ada jawaban yang benar-benar salah.

    Pilihan tergantung pada jenis kulit, masalah kulit yang hadapi, dan reaksi kulit terhadap produk tertentu.

    Dengan pemahaman yang lebih baik tentang perbedaan antara facial foam dan facial wash, kita dapat membuat keputusan yang lebih bijak dalam perawatan kulit.

    Ingatlah bahwa setiap orang memiliki kebutuhan kulit yang berbeda, jadi penting untuk mencari produk yang paling cocok dan memberikan manfaat terbaik bagi kesehatan dan penampilan kita.

  • Perbedaan Body Serum Body Cream, Temukan yang Cocok untuk Kulitmu

    Perbedaan Body Serum Body Cream, Temukan yang Cocok untuk Kulitmu

    Perawatan kulit adalah bagian penting dari kecantikan sehingga sangat diperhatikan, khususnya bagi wanita.

    Dalam menjaga kualitas dan kesehatan kulit, tak sedikit yang bergantung pada produk kecantikan tertentu.

    Oleh karenanya, banyak jenis produk kecantikan yang hadir saat ini, seperti body serum dan body cream.

    Namun, meski kedua produk tersebut berbeda, tak sedikit yang masih belum tahu perbedaannya.

    Padahal, Keduanya memiliki peran yang berbeda dalam menjaga kelembaban dan kesehatan kulit.

    Maka dari itu, mari kita cari tahu apa saja perbedaan body serum dan body cream untuk menambah pengetahuan tentang produk kecantikan.

    Apa Itu Body Serum?

    Body serum adalah produk perawatan kulit yang dirancang untuk memberikan kelembapan ekstra dan nutrisi pada kulit tubuh.

    Serum ini biasanya memiliki tekstur yang lebih ringan dan lebih cepat menyerap dibandingkan dengan body cream.

    Kandungan utama dalam body serum adalah bahan-bahan aktif yang bertujuan untuk memberikan manfaat khusus pada kulit.

    Manfaat Body Serum

    Beberapa manfaat body serum antara lain:

    1. Melembapkan Kulit

    Body serum dikenal karena kemampuannya memberikan pelembapan ekstra pada kulit sehingga cocok untuk kulit kering.

    2. Perbaikan Warna dan Tekstur

    Banyak body serum mengandung bahan-bahan seperti vitamin C atau asam hialuronat yang dapat membantu meratakan warna kulit dan menghaluskan tekstur kulit.

    3. Anti-Penuaan

    Beberapa serum juga mengandung antioksidan yang dapat membantu melawan tanda-tanda penuaan seperti kerutan dan kehilangan elastisitas.

    Cara Menggunakan Body Serum:

    Body serum biasanya digunakan setelah mandi atau membersihkan kulit. Oleskan serum ke kulit atau area yang membutuhkan perawatan khusus.

    Tekan perlahan hingga terserap oleh kulit. Kemudian, kita dapat melanjutkan dengan langkah perawatan kulit selanjutnya, seperti penggunaan body lotion atau body cream.

    Apa Itu Body Cream?

    Body cream adalah produk perawatan kulit yang memiliki tekstur yang lebih kaya dan tebal dibandingkan dengan body serum.

    Produk ini memiliki tingkat pelembapan yang tinggi dan biasanya digunakan untuk kulit yang sangat kering atau dalam cuaca yang sangat dingin.

    Manfaat Body Cream

    Berikut ini adalah beberapa manfaat body cream, antara lain:

    1. Pelembapan Ekstra

    Body cream menyediakan pelembapan mendalam yang cocok untuk kulit yang sangat kering atau kasar.

    2. Perlindungan

    Karena teksturnya yang kaya, body cream juga dapat bertindak sebagai lapisan pelindung yang membantu menjaga kulit dari efek buruk cuaca ekstrem atau faktor lingkungan lainnya.

    3. Aroma dan Kelembutan

    Banyak body cream mengandung aroma yang menyenangkan dan bisa memberikan sensasi kelembutan yang nyaman pada kulit.

    Cara Menggunakan Body Cream

    Gunakan body cream setelah mandi atau pembersihan kulit. Oleskan dengan lembut dan pijatkan ke kulit hingga benar-benar meresap.

    Fokuskan pada area yang membutuhkan perawatan tambahan, seperti siku, lutut, dan tumit. Body cream juga bisa digunakan di malam hari sebelum tidur untuk memberikan perawatan ekstra selama tidur.

    Perbedaan Body Serum dan Body Cream

    Lalu, apa perbedaan body cream dan body serum? Berikut diantaranya:

    1. Tekstur

    Body serum memiliki tekstur yang lebih ringan dan cenderung lebih cair, membuatnya mudah menyerap oleh kulit dan tidak meninggalkan rasa lengket.

    Sedangkan body cream memiliki tekstur yang lebih kaya dan tebal, memberikan kenyamanan dan perlindungan ekstra pada kulit.

    2. Kandungan Aktif

    Body serum mengandung bahan-bahan aktif yang dirancang untuk memberikan manfaat khusus pada kulit, seperti vitamin, antioksidan, atau peptida.

    Sedangkan body cream lebih fokus pada pelembapannya dan cenderung mengandung bahan-bahan seperti shea butter, minyak nabati, atau mentega yang memberikan kelembapan mendalam pada kulit.

    3. Tujuan Penggunaan

    Body serum digunakan untuk memberikan perawatan tambahan pada kulit, meratakan warna kulit, atau melawan tanda-tanda penuaan. Cocok untuk digunakan sehari-hari atau sebagai perawatan tambahan sesekali.

    Sedangkan Bbody cream biasanya digunakan untuk kulit yang sangat kering, kasar, atau dalam cuaca yang sangat dingin untuk memberikan pelembapan ekstra dan perlindungan kulit.

    Bagaimana Memilih Antara Body Serum dan Body Cream?

    Memilih antara body serum dan body cream tergantung pada jenis kulit dan kebutuhan perawatan kulit.

    Berikut adalah beberapa panduan untuk memilih yang tepat:

    1. Jenis Kulit

    Jika memiliki kulit kering atau sangat kering, body cream mungkin merupakan pilihan yang lebih baik.

    Namun, jika kulit normal atau cenderung berminyak, body serum dapat memberikan pelembapan yang cukup tanpa terasa berat.

    2. Permasalahan Kulit

    Jika memiliki masalah kulit seperti pigmentasi tidak merata, kerutan, atau tanda-tanda penuaan, body serum yang mengandung bahan aktif tertentu bisa membantu. Body cream lebih fokus pada pelembapan.

    3. Cuaca dan Musim

    Pertimbangkan cuaca tempat tinggal. Jika tinggal di daerah dengan cuaca dingin dan kering, body cream dapat membantu melindungi kulit. Di musim panas atau di lingkungan yang lembap, body serum sudah cukup.

    4. Penggunaan Rutin

    Jika menginginkan produk yang ringan dan cepat menyerap, body serum bisa menjadi pilihan. Tetapi jika suka perasaan mewah dan pelembapan ekstra, body cream lebih cocok.

    Nah, itulah beberapa perbedaan body serum dan body cream yang perlu diketahui agar dapat memilih yang tepat dan cocok sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

  • Cara Menghilangkan Bekas Koreng Secara Alami, Dijamin Cepat dan Efektif

    Koreng merupakan bekas luka yang terkadang cukup mengganggu penampilan apalagi sampai menyisakan bekas.

    Tak heran jika banyak orang mencari cara menghilangkan bekas koreng yang mudah dan cepat.

    Cara menghilangkan bekas koreng bisa dilakukan dengan tindakan laser yang dilakukan oleh ahlinya. Namun, tentu saja dengan biaya yang tidak sedikit.

    Lantas, apakah ada cara menghilangkan bekas koreng lainnya yang tidak membutuhkan banyak dana? Tentu saja ada.

    Kamu bisa menggunakan bahan alami yang sudah terbukti ampuh dalam menghilangkan bekas luka.

    Untuk penjelasan lebih lengkapnya, sebaiknya simak artikel ini sampai selesai, ya.

    Cara Menghilangkan Bekas Koreng secara Alami

    Ada banyak bahan alami yang tersedia yang memiliki manfaat untuk kesehatan dan kecantikan.

    Jika kamu ingin menghilangkan bekas luka dengan mudah dan cepat secara alami, maka perhatikan beberapa caranya berikut ini.

    1. Oleskan Madu

    Tak bisa dipungkiri bahwa madu merupakan bahan alami yang memiliki segudang manfaat untuk kesehatan tubuh.

    Tak hanya itu, madu ternyata juga bisa membantu menghilangkan bekas luka, loh.

    Hal tersebut dikarenakan, madu memiliki kandungan sifat anti radang yang dipercaya mampu menghaluskan kulit dan mengangkat sel kulit mati.

    Caranya, siapkan satu sendok makan madu, kemudian oleskan pada bagian kulit yang memiliki bekas luka.

    Tunggu selama 15-30 menit, setelah itu bilas sampai bersih.

    2. Menggunakan Mengkudu

    Mengkudu merupakan salah satu buah yang memiliki kandungan antioksidan cukup tinggi.

    Kandungan tersebut rupanya mampu membantu menghilangkan bekas luka atau koreng yang menghitam.

    Kamu hanya cukup menghaluskan buah mengkudu yang sudah masak. Kemudian, oleskan pada bekas koreng secara merata.

    Selanjutnya, tunggu hingga beberapa menit sampai mengering.

    Setelah itu, bilas dengan air mengalir sampai bersih dan tidak meninggalkan sisa.

    3. Gunakan Mentimun

    Tak hanya memiliki rasa yang enak dan segar, buah mentimun ternyata juga memiliki manfaat untuk kesehatan dan kecantikan, loh.

    Kamu tentu sudah tidak asing lagi dengan manfaat mentimun dalam menghilangkan kantung mata karena mengandung zat silica di dalamnya.

    Rupanya, zat tersebut juga dipercaya mampu menghilangkan bekas luka pada kulit dengan membantu meningkatkan produksi kolagen sehingga bisa mengatasi bekas koreng.

    Caranya cukup mudah, kamu hanya perlu menyiapkan beberapa irisan tipis mentimun yang masih segar.

    Tempelkan irisan tersebut ke bagian kulit yang memiliki bekas luka selama 30 menit, lalu bilas dengan air bersih.

    4. Oleskan Minyak Zaitun

    Minyak zaitun sudah terbukti memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan kecantikan tubuh.

    Di dalamnya terdapat kandungan vitamin K dan vitamin E yang sangat bagus untuk kesehatan kulit.

    Tak haya itu, minyak zaitun juga mengandung antioksidan dan zat linoleic yang mampu membantu menghilangkan bekas luka atau koreng secara efektif.

    Campurkan minyak zaitun dengan baking soda. Kemudian, gosokkan secara merata pada bekas luka.

    Tunggu sampai kering, lalu bilas dengan air mengalir.

    5. Basuh dengan Air Kelapa

    Air kelapa memiliki kandungan ion tinggi sehingga sangat bagus untuk menjaga tubuh agar tetap terhidrasi dengan baik.

    Tak hanya untuk menghilangkan dahaga, air kelapa ternyata juga dapat menghilangkan bekas koreng atau luka karena memiliki kandungan vitamin C di dalamnya.

    Kamu bisa menggunakannya untuk menghilangkan bekas koreng yang menghitam dan sulit untuk dihilangkan.

    Caranya, basuhkan air kelapa pada bekas luka secukupnya saja. Diamkan sampai kering, lalu bilas dengan air sampai bersih.

    Nah, itulah beberapa cara menghilangkan bekas koreng dengan menggunakan bahan-bahan alami yang ada di sekitar.

    Author: Eva

  • 5 Cara Menghilangkan Mata Ikan Secara Alami, Gak Perlu Operasi!

    5 Cara Menghilangkan Mata Ikan Secara Alami, Gak Perlu Operasi!

    Sebagian besar orang menganggap bahwa operasi merupakan cara menghilangkan mata ikan yang paling cepat dan terbukti ampuh.

    Namun, perlu diketahui bahwa cara tersebut tentu saja membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

    Mata ikan merupakan gangguan pada kulit terutama di bagian telapak kaki yang akan terasa sakit ketika berjalan.

    Rasa sakit tersebut diakibatkan oleh benjolan yang muncul sebagai gejala sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman ketika menapakkan kaki.

    Meski tidak berakibat buruk pada kesehatan, namun rasa sakit yang ditimbulkan tentu saja membuat tidak nyaman bahkan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.

    Oleh sebab itu, mata ikan harus segera diatasi dengan cepat. Tidak hanya dengan operasi, rupanya ada beberapa cara alami untuk mengatasi masalah kulit tersebut.

    Cara Menghilangkan Mata Ikan

    Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa menghilangkan mata ikan akan lebih ampuh bila dilakukan operasi. Akan tetapi, itu hanya berlaku bagi mereka yang memiliki cukup banyak uang.

    Bagi kamu yang ingin menghilangkan mata ikan namun ingin menghilangkannya secara alami, maka sebaiknya perhatikan beberapa cara mudah berikut ini.

    1. Gunakan air hangat

    Air hangat menjadi salah satu bahan alami yang ternyata ampuh menghilangkan mata ikan yang mengganggu. Caranya, kamu hanya perlu menyiapkan air hangat dalam satu wadah.

    Rendam kaki yang terkena mata ikan ke dalam air hangat yang sudah disiapkan. Jangan lupa campurkan sabun terlebih dahulu.

    Namun, sebaiknya pilih sabun yang mengandung bahan alami dan bersifat lembut.

    2. Jaga kebersihan

    Salah satu penyebab mata ikan adalah kurangnya menjaga kebersihan, terutama pada bagian telapak kaki. Tidak hanya itu, kebersihan kuku kaki juga wajib diperhatikan.

    Oleh sebab itu, untuk mencegah munculnya mata ikan, sebaiknya potong kuku kaki secara rutin, serta bersihkan telapak kaki setiap hari agar kotoran tidak menempel.

    3. Gunakan pelembab kaki

    Pelembab kaki berfungsi untuk mencegah munculya mata ikan.

    Dengan kondisi menggunakan pelembab kaki secara rutin setiap hari, maka kaki akan menjadi lembab sehingga terhindar dari kulit kering dan kasar.

    Kulit kering dan kasar rupanya menjadi salah satu faktor munculnya mata ikan.

    4. Gunakan getah jarak

    Getah pohon jarak ternyata juga bisa digunakan untuk menghilangkan mata ikan secara alami dan terbukti efektif.

    Caranya, ambil getah jarak lalu gosokkan pada daerah kaki yang terkena mata ikan. Gunakan cara ini secara rutin sampai sembuh.

    5. Gunakan getah pepaya

    Getah pepaya dikenal cukup gatal jika terkena kulit sehingga orang akan menghindarinya. Namun, bagi kamu yang memiliki mata ikan di kaki, maka getah pepaya sangat bermanfaat.

    Hal tersebut dikarenakan getah tersebut mampu menghilangkan mata ikan dengan mudah. Caranya, oleskan getah pepaya pada aki yang terkena mata ikan secara merata.

    Perlu diingat bahwa getah yang dapat digunakan hanya ada pada pepaya yang masih muda.

    Nah, itulah 5 cara menghilangkan mata ikan secara alami tanpa harus melakukan operasi