Tag: lomba

  • Saestwo Cafe Siap Jadi Ruang Kreativitas Memperingati Harjaba ke-254

    Saestwo Cafe Siap Jadi Ruang Kreativitas Memperingati Harjaba ke-254

    Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-254 pada 18 Desember 2025 sekaligus sebagai bentuk penghormatan terhadap Perang Puputan Bayu 1771, sejumlah komunitas dan pelaku usaha lokal berkolaborasi menggelar rangkaian kegiatan bertajuk Lomba Literasi Gotong Royong Harjaba 2025.

    Kegiatan yang akan digelar pada 19–20 Desember 2025 di Saestwo Cafe, Jl. Jembrana, Perum BGM Klarak–Kalipuro ini diinisiasi oleh Saestwo Cafe bersama Komunitas Gotong Royong 45 dan Penerbit Lintang yang menerbitkan Antologi Gotongroyong sebagai materi Lomba Baca Puisi.

    Tujuannya ialah menyediakan wadah ekspresi positif bagi generasi muda agar mereka memiliki ruang yang sehat untuk menyalurkan gagasan, menumbuhkan kreativitas, serta membangun rasa percaya diri.

    “Harjaba adalah momentum penting untuk merayakan kebersamaan, kreativitas, dan kecintaan pada daerah. Melalui lomba ini, kami ingin memberi ruang bagi anak-anak dan remaja untuk menampilkan potensi mereka sekaligus menumbuhkan rasa bangga pada seni dan budaya Banyuwangi,” ujar Bung Aguk Darsono dari EO Senyum Agmadina, salah satu inisiator kegiatan.

    Kateogori Lomba

    Lomba ini mengusung tema Gotong Royong untuk Banyuwangi Berdaya (Lestarikan Bahasa Daerah, Bangga Bahasa Indonesia, dan Kuasai Bahasa Asing), dengan kategori sebagai berikut:

    • Pidato Dai Cilik (SD/MI/TQA)
    • Story Telling Bahasa Inggris (SD/MI)
    • Bercerita Bahasa Using (usia 10–15 tahun)
    • Melukis di Kanvas (usia 10–17 tahun)
    • Baca Puisi Antologi Gotong Royong (umum)

    Ketua Panitia HM. Shodiqin, S.Pd., MM mengajak berbagai pihak untuk bersinergi, mulai dari para pegiat seni, LKSA yatim-dhuafa, pesantren, BKPRMI, hingga emak-emak pegiat lingkungan dari komunitas Green Jasmine.

    HM Shodiqin

    “Seluruh pemenang dan guru pendamping yang beruntung bisa mendapatkan voucher umroh dua juta dari H. Tulus,” ujar guru SMKN 1 Kalipuro yang baru tiga bulan lalu pulang dari Baitullah.

    Pada hari pertama setelah salat Jumat, selain lomba pildacil dan melukis, panitia juga menghadirkan para pelukis seperti Ben Hendro, Wega Averina, MH Basoeki, Momo, dan Mbah Eko untuk melukis langsung di tempat dengan objek yang ada di kafe.

    Tak ketinggalan, penyair Pramoe Soekarno, Mayor Saimah, dan veteran IGM Sudharma turut tampil membawakan karya mereka.

    Dukungan Mengalir Deras

    Sejumlah dukungan pun mengalir, menambah hangatnya suasana kebersamaan dalam gelaran ini, mulai dari dari PT Tulus Hijrah Baitullah, Koppiwangi (Komunitas Pegiat Peduli Pendidikan Banyuwangi), Yayasan Aura Lentera Indonesia, serta sejumlah media partner seperti sastrawacana.id/, Jurnal News, Menaramadinah.com, JRKBB, dan kanal YouTube Ha Pe Aja.

    “Alhamdulillah, bersamaan dengan satu dasawarsa perjalanan kami, relawan Koppiwangi juga mengadakan tasyakuran tumpengan setelah lomba pildacil,” tutur H. Mujiono, SH, selaku founder dari Koppiwangi.

    Sementara itu, Ketua Umum BKPRMI, Ahmad Sururudin, SE., M.Si., pun turut mendukung dengan memberi hadiah spesial untuk pemenang lomba Pildacil.

    “Juara 1 pildacil beserta orang tuanya akan mendapat bonus menginap di hotel atau homestay yang memiliki kolam renang,” terangnya.

    Untuk kategori story telling, finalis mendapatkan bonus voucher discount English Language Course (ELC) Sibon Mandar.

    Sementara Toko Seragam & Bordir Tiga Jaya Star (081336275599) menyediakan plakat untuk kategori Baca Puisi Gotongroyong.

    Saestwo Cafe sebagai Ruang Kolaborasi

    Owner Saestwo Cafe, Vonny Lagenia Suhendi, mengatakan bahwa tempat usahanya memang dirancang sebagai ruang kolaborasi yang nyaman dan strategis.

    Selama ini Saestwo menjadi tempat berkumpul berbagai komunitas, mulai dari Corolla Club & Mercy BWI, komunitas lagu nostalgia, resepsi pernikahan, hingga mahasiswa yang membutuhkan suasana tenang untuk menulis karya fiksi maupun skripsi dengan dukungan Wi-Fi.

    “Bulan depan, jelang puasa, komunitas barista kopi juga berencana mengadakan event di Saestwo Cafe,” ujarnya sambil tersenyum.

    Lomba Harjaba Saestwo Cafe

    Informasi Pendaftaran

    Untuk calon peserta, pendaftaran dibuka hingga 15 Desember 2025 pukul 11.45 WIB.

    Pendaftaran dapat dilakukan langsung di Saestwo Cafe & Creative Space, Klatak, menemui peracik menu Romi (WA 082131497260) atau secara online melalui tautan bit.ly/HarjabaFest2025.

    Biaya pendaftaran untuk tiap peserta sebesar Rp 35.000.

    Informasi lengkap mengenai petunjuk teknis masing-masing lomba dapat ditemukan dengan mengetik kata kunci “lomba Harjaba 2025 di Saestwo Cafe” pada mesin pencarian Google yang terhubung dengan aplikasi GATA.

  • Lomba Cipta Baca Puisi dan Menulis Cerpen DWP Banyuwangi 2025

    Lomba Cipta Baca Puisi dan Menulis Cerpen DWP Banyuwangi 2025

    Dalam rangka HUT Dharma Wanita Persatuan ke 26, DWP Kabupaten Banyuwangi menggelar Lomba Cipta Baca Puisi dan Menulis cerpen dengan tema: “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045″

    Syarat dan Ketentuan Lomba Cipta Baca Puisi

    • Lomba khusus untuk anggota DWP SMAN, SMKN, dan SLBN Kabupaten Banyuwangi.
    • Peserta menulis puisi karya sendiri, original, tidak plagiat, dan sesuai tema.
    • Penampilan lomba baca puisi pada 13 Desember 2025, dimulai pukul 08.00 WIB di SMKN 1 Glagah Banyuwangi.
    • Peserta membawa salinan puisi untuk diserahkan ke dewan juri saat penampilan.
    • Penampilan baca puisi maksimal 7 menit, tanpa pengeras suara, tidak diperkenankan mengeluarkan aksi teatrikal puisi yang berlebihan, misalnya: begulung-gulung di lantai, melompat, berlari, dsb.
    • Peserta tidak diperkenankan menggunakan iringan musik dan atau property yang terindikasi sebagai senjata tajam.
    • Kriteria Penilaian: Pemilihan Diksi, Kedalaman Makna, dan Penampilan.
    • Juara lomba diambil dari juara 1, 2, 3, harapan 1, harapan 2, harapan 3.
    • Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

    Syarat dan Ketentuan Lomba Menulis Cerpen

    • Lomba khusus untuk anggota DWP SMAN, SMKN, dan SLBN Kabupaten Banyuwangi
    • Menulis cerpen karya sendiri, tidak plagiat, tidak menggunakan AI, dan sesuai tema.
    • Panjang cerpen minimal 1000 kata, maksimal 3000 kata.
    • Pengiriman karya mulai terakhir tanggal 4 Desember 2025.
    • Cerpen dikumpulkan melalui link yang telah disediakan atau klik disini.
    • Kriteria penilaian: struktur dan isi cerita (tema, alur, perwatakan, latar), keindahan bahasa (diksi, gaya bahasa, keefektifan kalimat), aspek teknis (tata bahasa, ejaan, tanda baca, kerapian tulisan).
    • Juara lomba diambil dari juara 1, 2, 3, harapan 1, harapan 2, harapan 3.
    • Juara diumumkan pada tanggal 6 Desember 2025, di SMKN 1 Glagah Banyuwangi.
    • Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

    Hadiah

    Masing-masing juara (juara 1 sampai harapan 3) akan mendapatkan:

    • Thropy
    • Sertifikat
    • Hadiah berupa barang

    Informasi

    081332162448 (Indah Utami)

    Dewan Juri

    • Siti Nurjanah Slamet Riyadi, S.E
    • Andi Budi Setiawan, S.Pd
    • Maulana Affandi, S.S
  • Tim DKV SMK PGRI Rogojampi Raih Juara 3 Lomba Video Kreatif Kesehatan RS PKU Muhammadiyah

    Tim DKV SMK PGRI Rogojampi Raih Juara 3 Lomba Video Kreatif Kesehatan RS PKU Muhammadiyah

    SMK PGRI Rogojampi kembali menorehkan prestasi di bidang Desain Komunikasi Visual (DKV).

    Tim Threefource, yang terdiri dari siswa kelas XI DKV, Mohammad Farhan, Mohammad Rifan, dan Aris Raditiya, berhasil meraih Juara 3 Lomba Video Kreatif Kesehatan kategori umum yang diselenggarakan oleh RS PKU Muhammadiyah Rogojampi.

    Lomba Video Kreatif ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia dengan tema seputar dunia kesehatan.

    Lomba terbagi menjadi dua kategori, yaitu Program Unggulan untuk pegawai internal RS PKU Muhammadiyah Rogojampi, dan Kesehatan untuk umum yang diikuti puluhan peserta dari berbagai instansi kesehatan, praktisi, generasi milenial, hingga masyarakat umum.

    Kegiatan lomba berlangsung sejak 15 Agustus hingga 15 September 2025 dan pemenangnya diumumkan pada Selasa, 23 September 2025 di Aula RS PKU Muhammadiyah Rogojampi.

    Penilaian dilakukan oleh tiga juri berkompeten, yaitu Heri Iskandar (konten kreator), Rangga (desainer grafis dan editor video), serta Maulana Affandi (Pemimpin Redaksi media online dan Direktur Penerbit Lintang Banyuwangi), dengan kriteria kreativitas, manfaat, dan kualitas teknis.

    “Alhamdulillah, rasa syukur tiada terkira. Dengan persiapan kurang dari setengah bulan, melalui proses yang berat dan usaha luar biasa, akhirnya konten kami selesai dan dapat dikirim. Sungguh di luar dugaan, kami bisa meraih prestasi ini,” ujar Farhan, salah satu anggota Threefource.

    Rifan menambahkan, “Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu guru pendamping SMK PGRI Rogojampi atas waktu dan pemikiran yang diberikan hingga kami sampai di titik ini. Terima kasih juga kepada Kepala SMK PGRI Rogojampi beserta jajaran yang telah memberi kesempatan kepada kami untuk berkembang dan mengharumkan nama almamater. Tidak lupa kepada RS PKU Muhammadiyah Rogojampi dan dewan juri atas apresiasinya.”

    Sementara itu, Andi Budi Setiawan, S.Pd selaku guru pendamping sekaligus Ketua Komunitas Literasi di SMK PGRI Rogojampi (SMKPRO) menuturkan bahwa torehan prestasi tersebut merupakan buah dari kerja keras siswa yang terlibat.

    “Awalnya saya melihat pamflet Lomba Video Kreatif yang diadakan RS PKU Muhammadiyah Rogojampi. Deadline lomba kurang dari setengah bulan lagi, sehingga saya harus mengonfirmasi kepada perwakilan siswa jurusan DKV yang juga merupakan peserta Event Literasi Sekolah Nasional Tahun 2025. Meskipun hanya satu kali bertemu untuk membahas konsep yang akan diangkat menjadi konten, mereka tetap bersemangat menyelesaikan tugas tersebut. Alhasil, kerja keras mereka terbayar dengan meraih Juara 3 Lomba Video Kreatif kategori umum, mewakili generasi milenial,” jelas Andi.

    Prestasi Threefource menambah daftar keberhasilan SMK PGRI Rogojampi di bidang DKV dan menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berkarya dan berprestasi.

  • RS PKU Muhammadiyah Rogojampi Gelar Lomba Video Kreatif Bertema Kesehatan untuk Rayakan HUT RI ke-80

    RS PKU Muhammadiyah Rogojampi Gelar Lomba Video Kreatif Bertema Kesehatan untuk Rayakan HUT RI ke-80

    Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, PKU Muhammadiyah Rogojampi menggelar sebuah kegiatan istimewa yang menggabungkan semangat kemerdekaan dengan kepedulian terhadap kesehatan.

    Kegiatan tersebut adalah Lomba Video Kreatif bertema kesehatan yang berlangsung mulai 20 Agustus hingga 20 September 2025.

    Acara ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan, tetapi juga sarana untuk mengajak masyarakat lebih peduli pada gaya hidup sehat.

    Menurut panitia, tujuan utama lomba ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan dalam kehidupan sehari-hari sekaligus mendorong kontribusi positif dari berbagai kalangan, terutama generasi muda.

    Tema dan Subtema

    Video Kreatif RS PKU Muhammadiyah Rogojampi

    Tema Umum:

    “Semangat hidup sehat dalam memaknai kemerdekaan”

    Subtema (Pilihan):

    • “Gaya Hidup Sehat” semangat menjaga kesehatan individu / kesehatan perorangan.
    • “Kesehatan keluarga” cara pola hidup sehat keluarga
    • “Inovasi Kesehatan” misal teknologi kesehatan, perkembangan teknologi.
    • “Peran Generasi Muda” misalnya bagaimana pemuda bisa berkontribusi dalam menjaga kesehatan.
    • “Semangat menjaga kesehatan lingkungan” misalnya,kebersihan lingkungan, menjaga kelestarian alam.

    Ketentuan Lomba

    Video Kreatif RS PKU Muhammadiyah Rogojampi

    • Peserta: Terbuka untuk Umum (Individu/Kelompok)
    • Durasi Video: Maksimal 90 Detik
    • Format Video: Postingan Video (Reels/Tiktok) dikirim ke link pengumpulan karya https://bit.ly/PKU17SIP
    • Wajib follow akun media social RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi (IG:@rsupku_rogojampi dan TikTok:@rsupku_rogojampi)
    • Like postingan terbaru
      di akun media social RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi (IG dan TikTok)
    • Tidak mengandung unsur SARA, pornografi, perjudian, kekerasan, dan ujaran kebencian, unsur politik praktis.
    • Karya orisinal dan belum pernah diikutsertakan dalam lomba lain.
    • Buat caption yang menarik sesuai Tema yang diambil.
    • Wajib menggunakan hastag #SehatIndonesiakuMerdeka80Tahun #AyokePKU dan #PKURogojampiSIP
    • Wajib unggah story dan highlight sampai perlombaan usai
    • Seluruh konten video yang masuk menjadi milik RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi

    Pengumuman dan Hadiah

    Hadiah Lomba Video Kreatif RS PKU Muhammadiyah Rogojampi

     

    Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan hadiah dengan total senilai jutaan rupiah.

    Hadiah ini tidak hanya menjadi daya tarik, tetapi juga penghargaan bagi peserta yang mampu menyampaikan pesan kesehatan dengan cara kreatif, inspiratif, dan menyentuh hati.

    Pemenang akan diumumkan setelah proses penjurian selesai pada akhir September 2025.

    Pemenang diumumkan melalui zoom pada tanggal Senin, 22 September 2025 pukul 13.00 WIB Keputusan Dewan Juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

    1. Juara Pertama mendapat uang Tunai Rp. 1.000.000 + E-Sertifikat
    2. Juara Kedua mendapatkan uang Tunai Rp. 750.000 + E-Sertifikat
    3. Juara Ketiga mendapatkan uang Tunai Rp. 500.000+ E-Sertifikat

    Ajang Kreativitas dan Kepedulian

    Lomba Video Kreatif ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyalurkan ide-ide segar melalui karya visual.

    Video yang dihasilkan diharapkan tidak hanya menarik secara estetika, tetapi juga sarat dengan pesan edukatif yang mampu menginspirasi banyak orang.

    Panitia berharap karya yang terkumpul mampu menjadi sarana penyebaran informasi kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat.

    Adapun tema lomba yang ditetapkan meliputi lima kategori utama, yaitu gaya hidup sehat, kesehatan keluarga, inovasi kesehatan, peran generasi muda, dan semangat menjaga kesehatan lingkungan.

    Setiap peserta dapat memilih salah satu tema untuk dikembangkan menjadi sebuah video inspiratif yang mencerminkan kepedulian terhadap isu-isu kesehatan di sekitarnya.

    Ajak Masyarakat Bergerak Lebih Sehat

    Selain menjadi ajang lomba, kegiatan ini juga diharapkan mampu menggugah kesadaran kolektif masyarakat untuk lebih memperhatikan pola hidup sehat.

    Melalui karya video, pesan-pesan kesehatan dapat tersampaikan secara lebih luas, baik kepada kalangan muda maupun orang dewasa.

    Hal ini sejalan dengan visi PKU Muhammadiyah Rogojampi yang berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan sekaligus mengedukasi masyarakat.

    Informasi dan Partisipasi

    Bagi masyarakat yang tertarik mengikuti lomba, informasi lengkap mengenai syarat dan ketentuan dapat diperoleh melalui media sosial resmi PKU Muhammadiyah Rogojampi.

    Panitia mengimbau agar peserta segera menyiapkan karya terbaiknya dan mengirimkan sesuai batas waktu yang telah ditentukan.

    Dengan hadirnya lomba ini, peringatan HUT RI ke-80 di Rogojampi tidak hanya dirayakan dengan semarak, tetapi juga memberi nilai tambah yang bermanfaat bagi masyarakat.

    Melalui kreativitas generasi muda, semangat kemerdekaan diharapkan dapat terus hidup dalam wujud kepedulian terhadap kesehatan dan masa depan bangsa.

  • Meriahkan Hari Anak Nasional, TBM Al-Djawahir Gelar Lomba Puitisasi Alquran, Bercerita, dan Mewarnai Se-Kabupaten Banyuwangi

    Meriahkan Hari Anak Nasional, TBM Al-Djawahir Gelar Lomba Puitisasi Alquran, Bercerita, dan Mewarnai Se-Kabupaten Banyuwangi

    Memaknai setahun berdirinya Taman Baca Masyarakat (TBM) Al-Djawahir sekaligus menyambut Hari Anak Nasional, digelar serangkaian lomba kreatif dan literatif yang meliputi puitisasi Alquran, bercerita, serta menggambar dan mewarnai pada Ahad (20/7/2025) di kawasan kompleks TBM Al-Djawahir, Gambiran, Banyuwangi.

    Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi lintas komunitas yang melibatkan TBM Al-Djawahir, Mak'E Mart, Posyandu Desa, komunitas Gotong Royong 45, Sanggar Merah Putih'45, Jaringan Rumah Kita Banyuwangi (JRKBB), media literasi sastrawacana.id/, media online jurnalnews, event organizer Senyum Agmadina, serta komunitas-komunitas literasi lainnya di Kabupaten Banyuwangi.

    Dalam sambutan pembukaan, Djawahir selaku pendiri TBM Al-Djawahir menyampaikan sejarah singkat berdirinya taman baca tersebut.

    Sambutan Pendiri TBM Al Djawahir

    Ia menuturkan bahwa TBM ini lahir dari semangat menyediakan ruang alternatif belajar bagi masyarakat, khususnya anak-anak di wilayah Gambiran dan sekitarnya, agar lebih dekat dengan budaya membaca.

    Pengalaman beliau saat di perpustakaan sekolah membekas untuk diteruskan iqro’ membaca ke anak cucu.

    Ketua panitia, Dafik Ismail, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan ini perdana yang juga sebagai tasyakuran mendapatkan hibah 1000 buku dari Perpustakaan Nasional berikut rak bukunya.

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dari berbagai wilayah di Banyuwangi yang telah ikut berpartisipasi, serta kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini seperti Perpustakaan Nasional, Enggal Modified beserta pegiat literasi dan seniman yang jadi juri serta media partner. Semoga kegiatan ini bisa menjadi semangat bersama dalam membumikan literasi di kalangan generasi muda,” ujar aktivis dakwah dalam naungan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) ini.

    Sambutan juga diberikan oleh Yeti Chotimah yang turut menyemarakkan acara dengan membagikan sejumlah buku hasil karyanya sebagai hadiah bagi para pemenang lomba.

    Kehadiran hadiah buku ini diharapkan menjadi motivasi tersendiri bagi peserta untuk terus berkarya dan mencintai literasi. Antara lain buku Sejarah seni budaya, bathokan, cerpen bisikan manis serta yang baru diluncurkan Penerbit Erlangga Jakarta, yakni cerita rakyat maupun adat tradisi Banyuwangi seperti Keboan, Puter Kayun dan Mantu Kucing. Rencana akan terbit 11 judul buku.

    Rangkaian lomba untuk kategori puitisasi Alquran dan bercerita, pelaksanaan lomba dilakukan dalam dua tahap, yaitu seleksi video secara daring dan penampilan langsung di lokasi acara bagi tiga finalis terpilih di masing-masing kategori.

    juri lomba puitisasi alquran
    juri lomba puitisasi alquran (Dok. Fathma/Syifa)

    Dewan juri lomba puitisasi dan bercerita terdiri dari tiga tokoh literasi dan seni yang berpengalaman, yakni Maulana Affandi (penulis dan pemimpin redaksi Penerbit Lintang) sebagai ketua juri, Syaiful Anwar (guru SMK Muhammadiyah 1 Genteng sekaligus penulis aktif ), dan R. Ayu Pudjiati (seniman teater asal Madura).

    Ketiganya tak hanya menilai, tetapi juga memberikan masukan langsung kepada peserta yang tampil di panggung.

    Mereka menyoroti pentingnya penguasaan panggung, ekspresi wajah, gestur, hingga pemilihan diksi yang tepat agar pesan cerita atau puisi tersampaikan secara kuat dan menyentuh.

    Dalam penjelasannya, Maulana Affandi menyampaikan bahwa seluruh peserta yang tampil langsung di lokasi adalah anak-anak terbaik yang telah lolos proses seleksi ketat dari seluruh peserta yang mengirim video.

    “Anak-anak yang hadir di panggung ini adalah mereka yang terpilih, bukan sembarang peserta. Maka dari itu, orang tua patut berbangga karena putra-putrinya menunjukkan kualitas dan semangat yang luar biasa,” ujarnya dengan semangat.

    Syaiful Anwar juga menegaskan bahwa proses ini diibaratkan sebagai menjajaki anak tangga yang harus dilalui untuk mencapai puncak.

    “Jadi, anggap saja perlombaan seperti ini sebagai proses anak menaiki anak tangga yang pada waktunya akan sampai di puncak,” jelasnya.

    Sementara itu, lomba menggambar dan mewarnai diperuntukkan bagi siswa TK dan SD, dan diikuti oleh puluhan peserta dari seluruh penjuru Kabupaten Banyuwangi.

    Suasana lomba tampak semarak karena para peserta datang bersama orang tua yang setia mendampingi.

    Sorak semangat, tawa anak-anak, serta dukungan dari para pendamping menambah hangat suasana kegiatan.

    Dewan juri untuk lomba mewarnai dan menggambar juga menghadirkan para praktisi seni dan pendidikan.

    lomba mewarnai dan menggambar
    lomba mewarnai dan menggambar (Dok. Fathma/Syifa)

    Ketua juri adalah Muhammad Taufik, S.Sn yang biasa dipanggil Oklek guru kesenian di SMP Muhammadiyah 1 (Muhi) Genteng.

    Ia didampingi oleh dua juri lainnya, yakni Indriana Laily dan Qurrota Ninin yang juga aktif dalam kegiatan seni dan pengembangan kreativitas anak.

    Dalam proses penilaian, Oklek tak lupa berpesan kepada segenap orang tua yang hadir agar terus mendampingi anak-anaknya untuk mengasah bakat seni yang dimiliki.

    “Anak-anak di sini sudah memiliki bakat seni yang luar biasa, jadi hendaknya didampingi terus, kalau bisa dihadirkan guru seni untuk mengasah bakatnya,” papar Oklek.

    Di akhir acara, para pemenang dari tiap kategori diumumkan dan diberikan penghargaan, berupa trofi, piagam, serta hadiah menarik.

    Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara para pemenang dan dewan juri sebagai penanda kebersamaan dan semangat literasi yang terus tumbuh di tengah masyarakat Banyuwangi.

  • Ruang Pintar Gelar Olimpiade Pendidikan untuk Siswa PAUD hingga SD se-Banyuwangi

    Ruang Pintar Gelar Olimpiade Pendidikan untuk Siswa PAUD hingga SD se-Banyuwangi

    Dalam rangka mendorong peningkatan mutu pendidikan dasar sekaligus menggali potensi peserta didik sejak usia dini, Bimbingan Belajar Ruang Pintar yang dipimpin oleh Mufti Syafri Alfariziqi, S.Pd, akan menggelar ajang bergengsi bertajuk “Olimpiade Ruang Pintar 2025”.

    Kompetisi ini diperuntukkan bagi siswa PAUD/TK dan SD/MI se-Kabupaten Banyuwangi dan akan dilangsungkan pada Minggu, 27 Juli 2025, bertempat di Kampus SMK PGRI Rogojampi.

    Dengan mengusung konsep edukatif sekaligus kompetitif melalui tema “Belajar Pintar, Kompetisi Hebat! Bersama Ruang Pintar”, olimpiade ini akan menghadirkan empat bidang lomba utama, yaitu Matematika, Bahasa Inggris, Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) untuk jenjang SD/MI kelas 1 hingga 6, serta lomba Mewarnai khusus bagi peserta dari jenjang PAUD/TK.

    “Kegiatan ini dirancang sebagai ruang tumbuh bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan akademik dan non-akademik, sekaligus melatih keberanian serta sportivitas sejak usia dini,” ujar salah satu perwakilan panitia dari Ruang Pintar.

    Untuk menjaga keadilan dan relevansi materi lomba, peserta akan dikelompokkan ke dalam beberapa kategori sesuai jenjang pendidikan sebagai berikut:

    • Kategori A: SD/MI kelas 1–2
    • Kategori B: SD/MI kelas 3–4
    • Kategori C: SD/MI kelas 5–6
    • Kategori Mewarnai: khusus untuk siswa PAUD/TK

    Rangkaian kegiatan akan dimulai pukul 07.30 hingga 12.00 WIB, dengan sistem ujian berbasis digital untuk bidang studi.

    Setiap peserta wajib membawa perangkat gawai (smartphone) beserta paket data sebagai media ujian.

    Khusus peserta lomba mewarnai akan difasilitasi dengan lembar gambar manual, dan diharapkan membawa alat mewarnai sendiri dari rumah.

    Biaya Terjangkau, Hadiah Menggiurkan

    Olimpiade ini terbuka bagi seluruh siswa PAUD/TK dan SD/MI se-Banyuwangi, dengan biaya pendaftaran yang sangat terjangkau: cukup Rp25.000 untuk satu bidang lomba, atau memilih paket hemat Rp60.000 untuk tiga bidang lomba sekaligus.

    Pembayaran dapat dilakukan dengan mudah melalui sistem QRIS yang telah disediakan.

    Selain menambah pengalaman dan wawasan, peserta juga berkesempatan meraih trofi kejuaraan dan sertifikat resmi tingkat kabupaten.

    Trofi dan sertifikat akan diberikan kepada juara 1, 2, dan 3 dari masing-masing kategori. Bahkan peserta yang belum berhasil meraih juara pun tetap akan mendapatkan sertifikat partisipasi sebagai bentuk apresiasi atas semangat mereka.

    Pendaftaran dan Informasi Lebih Lanjut

    Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan berikut:

    https://forms.gle/QirKZgG6dG39VMWC8

    Peserta juga dapat mendaftar dengan memindai QR Code yang tercantum pada pamflet resmi kegiatan.

    Untuk informasi lebih lanjut, pihak penyelenggara dapat dihubungi melalui nomor admin: 0856-4872-2400, yang siap melayani 24 jam.

    Kegiatan ini turut didukung oleh sejumlah mitra lokal, antara lain SMK PGRI Rogojampi, KOPIWANGI, Embun Bening, iTEM Coffee, Penanuluh, GRASS01, serta media partner sastrawacana.id/.

    Diharapkan, ajang ini menjadi stimulus positif dalam memajukan pendidikan dasar di Banyuwangi dan wilayah sekitarnya.

  • Boyong Tiga Piala, TK Kemala Bhayangkari Rogojampi Tampil Gemilang di HAN 2025

    Boyong Tiga Piala, TK Kemala Bhayangkari Rogojampi Tampil Gemilang di HAN 2025

    Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh TK Kemala Bhayangkari Rogojampi dalam perhelatan akbar peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2025.

    Kegiatan ini berlangsung meriah di halaman TK Negeri Model Banyuwangi pada Sabtu (31/05) dan diikuti oleh puluhan lembaga pendidikan Taman Kanak-kanak (TK) dan Kelompok Bermain (KB) seluruh penjuru Kabupaten Banyuwangi.

    Diselenggarakan oleh Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Banyuwangi, ajang ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengekspresikan bakat, kreativitas, serta semangat berkompetisi secara positif dalam suasana yang menyenangkan.

    Tidak hanya menjadi tempat menampilkan talenta, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter anak sejak dini melalui pengalaman langsung di atas panggung.

    Pada kesempatan kali ini, TK Kemala Bhayangkari Rogojampi tampil mencuri perhatian dengan berhasil membawa pulang tiga piala kemenangan dari berbagai cabang lomba, yakni:

    • Juara 1 lomba mewarnai tingkat TK se-Kabupaten Banyuwangi
    • Juara 1 lomba lari rintangan
    • Juara 2 lomba menari bertema “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”

    Capaian ini tentu bukan hasil instan, melainkan buah dari kerja keras para guru dalam membina anak-anak secara konsisten, serta kolaborasi antara sekolah dan orang tua murid yang terus terjalin harmonis.

    Kelompok Tari TK Kemala Bhayangkari
    Kelompok Tari TK Kemala Bhayangkari (Dok. sastrawacana.id/)

    Salah satu momen paling mengesankan dalam kegiatan ini adalah penampilan tim tari TK Kemala Bhayangkari Rogojampi dalam lomba menari yang mengangkat tema “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”.

    Dengan kostum nyentrik yang mencerminkan semangat anak-anak masa kini dan gerakan tari yang enerjik serta terkoordinasi dengan baik, tim ini sukses memukau dewan juri dan penonton.

    Tak heran jika mereka berhasil meraih posisi sebagai Juara 2 tingkat Kabupaten dan menuai banyak pujian.

    Ketua Komite Sekolah, Sugeng, memberikan apresiasi tinggi atas usaha dan kepercayaan diri para peserta didik.

    Ketua Komite TK Kemala Bhayangkari
    Ketua Komite TK Kemala Bhayangkari (Dok. sastrawacana.id/)

    Dalam wawancaranya, beliau menyampaikan rasa bangga atas sinergi yang kuat antara guru, siswa, dan orang tua.

    “Anak-anak menunjukkan performa yang luar biasa. Mereka tampil percaya diri, antusias, dan sudah cukup matang untuk ukuran usia dini. Ini adalah hasil nyata dari semangat kebersamaan serta dukungan luar biasa dari para guru dan orang tua,” ujarnya penuh kebanggaan.

    Kebanggaan serupa juga dirasakan oleh para wali murid, salah satunya Eva, orang tua dari peserta lomba tari yang terharu ketika melihat anak-anak menari di atas panggung.

    “Rasanya haru sekali melihat anak-anak tampil sepenuh hati. Mereka begitu percaya diri, dan sebagai orang tua, itu adalah momen yang sangat menyentuh. Kami sangat bersyukur bisa menyaksikan sendiri proses mereka belajar, berlatih, hingga meraih juara,” tutur Eva dengan penuh haru.

    Yang membuat lomba menari tahun ini semakin spesial adalah kehadiran Subari Sofyan, seorang maestro tari tingkat nasional yang didapuk sebagai juri utama.

    Dengan pengalaman panjang di dunia seni pertunjukan, Subari memberikan penilaian yang mendalam dan menyeluruh terhadap setiap penampilan peserta.

    Ia tidak hanya menilai dari aspek gerakan tari, namun juga memperhatikan kostum, pemilihan musik, ekspresi wajah, penguasaan panggung, serta keselarasan gerak antar anggota tim.

    Subari Sofyan
    Juri dan Tim Tari TK Kemala Bhayangkari (Dok. sastrawacana.id/)

    Tak berhenti di situ, Subari juga menyempatkan diri untuk memberikan edukasi seni kepada peserta dan para pendamping, menjadikan ajang ini tidak hanya kompetitif namun juga edukatif.

    Melalui torehan prestasi ini, TK Kemala Bhayangkari Rogojampi menunjukkan bahwa pembinaan karakter dan bakat anak usia dini harus dilakukan secara menyeluruh dan terarah.

    Lingkungan belajar yang positif, guru-guru yang berdedikasi, serta dukungan penuh dari orang tua menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi masa depan yang unggul, percaya diri, dan berprestasi.

    Ajang Hari Anak Nasional tahun ini menjadi bukti bahwa anak-anak, meskipun masih sangat belia, namun mampu tampil mengesankan bila diberikan kesempatan, bimbingan, dan ruang untuk berkembang.

    Dan TK Kemala Bhayangkari Rogojampi telah membuktikannya dengan beberapa prestasi yang sangat gemilang.

  • SMK PGRI Rogojampi Rayakan HARJABA ke-253 dengan Lomba Celatu Using, Nguri-nguri Budaya dan Semangat Kebersamaan

    SMK PGRI Rogojampi Rayakan HARJABA ke-253 dengan Lomba Celatu Using, Nguri-nguri Budaya dan Semangat Kebersamaan

    Dalam rangka memperingati Hari Jadi Banyuwangi (HARJABA) yang ke-253, SMK PGRI Rogojampi mengadakan Classmeeting Lomba Celatu Using & Dongeng Using dan beberapa lomba ketangkasan.

    Classmeeting dilaksanakan mulai tanggal 16 – 18 Desember 2024 di kampus SMK PGRI Rogojampi Pusat Keunggulan yang diikuti oleh peserta didik kelas X-XI.

    Di hari sebelumnya, Sabtu tanggal 14 Desember 2024 ada kegiatan P5 untuk kelas XI, yaitu lomba paduan suara dengan lagu wajib Umbul-Umbul Blambangan dan lagu pilihan lagu Banyuwangi.

    Para peserta kompak serta mengenakan pakaian adat Banyuwangi melantunkan lagu Umbul-Umbul Blambangan dengan merdunya sebagai simbol semangat lare-lare Banyuwangi.

    Classmeeting dimulai hari Senin tanggal 16 Desember 2024 diawali dengan upacara pembukaan dilanjutkan lomba Celatu Using dari peserta kelas X-XI di Aula SMK PGRI Rogojampi.

    Pada lomba celatu perdana ini, sangat luar biasa antusias dari peserta yang mewakili kelas masing-masing dengan menggunakan pakaian adat khas Banyuwangi.

    Lomba Celatu Using dan dongeng Bahasa Using mengambil tema ‘Membangun Kebersamaan Diri Lestarikan Budaya Banyuwangi.’

    Seluruh peserta lomba celatu fasih dalam menggunakan dialog Using. Hal ini terlihat dari dialog yang dipakai selama lomba berlangsung.

    Dimana logat Using dari masing-masing daerah memiliki ciri khas yang berbeda. Sesekali peserta melontarkan wangsalan dan basanan (pantun Bahasa Using).

    Hadir dalam acara lomba celatu sebagai juri, yaitu Andi Budi Setiawan selaku Ketua Komunitas Pecinta Literasi Banyuwangi (KOPI WANGI) dan Eko Wahyudi (Cak Ndut Arweter) dari Komunitas Osing Pelestari Adat dan Tradisi (KOPAT).

    Pada tanggal 17 Desember 2024 kegiatan lomba dongeng Bahasa Osing yang diselingi dengan lomba-lomba ketangkasan siswa.

    Tepat di akhir kegiatan tanggal 18 Desember 2024 nanti, akan diadakan acara pentas seni dan pengumuman juara classmeeting.

    “Momen classmeeting kali ini kita manfaatkan untuk nguri-nguri bahasa osing lewat lomba celatu dan dongeng bahasa osing. Ini sebagai bentuk komitmen SMK PGRI Rogojampi dalam melestarikan budaya bahasa osing. Kalau tidak kita siapa lagi. Kalo tidak sekarang kapan lagi” jelas Qomaruzzaman (Gus Qomar) selaku ketua panitia.

  • Lomba Cipta Puisi Nasional 2023 – Menyongsong Indonesia Emas Lewat Sastra

    DEMI menyukseskan helatan Festival Bahasa dan Sastra 2023, Media Indonesia mengadakan Lomba Cipta Puisi Nasional.

    Tema lomba ialah Menyongsong Indonesia Emas Lewat Sastra. Pemuisi Indonesia, baik di dalam maupun luar negeri, dapat ambil bagian.

    Melalui lomba tahunan ini, diharapkan para peserta mampu menghadirkan karya-karya inspiratif yang akan mendukung pemajuan perpuisian Indonesia ke depannya.

    Juga dapat menyajikan karya yang memiliki nilai kebangsaan, menghibur, dan mengedukasi.

    Dewan juri dalam Lomba Cipta Puisi ini ialah Penyair dan Editor Puisi Media Indonesia Iwan Jaconiah, Penyair Nasional Acep Zamzam Noor, dan Tokoh Senior Diaspora Indonesia Prof. Dr. Sudaryanto. Sedangkan tim kurator, yaitu Renggi Putrima (Produser Metro TV) dan Wandi Yusuf (Editor Medcom.ID).

    SYARAT & KETENTUAN

    • Peserta adalah warga negara Indonesia dan diaspora Indonesia di luar negeri.
    • Pelajar/mahasiswa/umum berusia 17 tahun ke atas. Dibuktikan dengan foto kartu pelajar/ mahasiswa/ KTP/paspor/buku tabungan.
    • Sesuai tema Menyongsong Indonesia Emas 2045 Lewat Sastra.
    • Puisi asli, bukan jiplakan/adaptasi/saduran/terjemahan dari bahasa-bahasa asing.
    • Naskah puisi belum pernah dipublikasi di berbagai media massa nasional/lokal/media sosial, dan medium lainnya.
    • Naskah puisi tidak sedang dikirim ke media atau kompetisi lain.
    • Mengirimkan minimal lima (5) karya puisi sesuai tema lomba.
    • Karya diketik dalam format A4, 12 font size, margin normal, jarak 1,5 spasi, dan tidak dalam versi PDF.
    • Naskah tidak mengandung unsur pornografi dan kebencian, tidak mempertentangkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), juga tidak bias gender.
    • Setiap peserta wajib mengikuti salah satu akun media sosial Media Indonesia (Instagram/Twitter: @mediaindonesia; Youtube/Facebook: Media Indonesia; TikTok: @media_indonesia).
    • Keputusan pemenang lomba tidak dapat diganggu gugat.
    • Pelayanan penerimaan naskah lomba tidak dipungut biaya apa pun alias gratis.

    PROSEDUR PENGIRIMAN NASKAH

    • Naskah diterima paling lambat pada 20 Oktober, pukul 23.59 WIB.
    • Naskah dikirim melalui akun email: [email protected].
    • Tidak ada surat-menyurat dengan dewan juri dan tim kurator untuk menjaga independensi.
    • Pengumuman juara dilakukan dalam perhelatan Festival Bahasa dan Sastra 2023 di Grand Studio Metro TV, pada 26-27 Oktober.

    APRESIASI PEMENANG

    • Juara 1 : E-Sertifikat Kejuaraan + Hadiah Rp3,5 juta.
    • Juara 2 : E-Sertifikat Kejuaraan + Hadiah Rp2,5 juta.
    • Juara 3 : E-Sertifikat Kejuaraan + Hadiah Rp1,5 juta.
    • Juara Harapan 1 : E-Sertifikat Kejuaraan + Hadiah Rp800 ribu.
    • Juara Harapan 2 : E-Sertifikat Kejuaraan + Hadiah Rp800 ribu.
    • Juara Harapan 3 : E-Sertifikat Kejuaraan + Hadiah Rp800 ribu.
    • 5 Finalis : E-Sertifikat Finalis.
    • 50 peserta terbaik : Dipublikasikan di Sajak Kofe – Media Indonesia.

    NARAHUBUNG

    Jillian Marcelina (+62 882-1289-4187).

  • 7 Kriteria Penilaian Lomba Pidato yang Umum Digunakan oleh Juri

    Lomba pidato adalah kompetisi dimana peserta berkompetisi untuk menyampaikan pidato yang baik dan persuasif di depan audiens dan juri.

    Lomba ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan berbicara di hadapan umum, kemampuan berargumen, dan kemampuan persuasi peserta.

    Lomba pidato dapat diadakan di berbagai tingkatan, mulai dari tingkat sekolah, universitas, hingga tingkat nasional atau internasional.

    Biasanya, lomba pidato memiliki tema atau topik tertentu yang harus dikuasai peserta.

    Topik-topik tersebut dapat bervariasi, termasuk isu-isu sosial, politik, budaya, atau lingkungan.

    Peserta lomba pidato biasanya akan dinilai oleh sekelompok juri yang terdiri dari para ahli atau praktisi di bidang berbicara di depan umum.

    Para juri akan menggunakan kriteria penilaian yang telah ditentukan.

    Kriteria Penilaian Lomba Pidato

    Nah, apa saja kriteria penilaian lomba pidato yang biasanya digunakan oleh juri? Berikut diantaranya:

    1. Materi Pidato dan Kesesuaian Tema

    Penilaian terhadap isi pidato mencakup kejelasan, kelengkapan, dan kualitas materi yang disampaikan.

    Pidato harus memiliki argumen yang kuat, fakta yang benar, dan ide-ide yang berarti. Isi pidato harus menyampaikan pesan yang jelas dan berbobot.

    Kemudian, pidato yang disampaikan juga harus sesuai dengan tema yang telah ditentukan oleh panitia.

    Semisal lomba pidato dalam acara hari pendidikan, maka peserta hendaknya membacakan pidato seputar pendidikan, bukan hal lain yang melenceng dari tema.

    2. Struktur Pidato

    Penilaian terhadap struktur pidato meliputi pengorganisasian yang baik, alur yang logis, dan penggunaan kerangka berpikir yang teratur.

    Pidato harus memiliki pendahuluan yang kuat, isi yang terstruktur dengan baik, dan kesimpulan yang mengikat.

    Dengan struktur yang baik, audiens akan menjadi lebih mudah memahami apa yang disampaikan oleh orator.

    3. Kemampuan Berbicara dan Presentasi

    Penilaian terhadap kemampuan berbicara dan presentasi mencakup berbagai hal seperti kejelasan suara, artikulasi yang baik, volume, dan penekanan kata yang sesuai.

    Kemampuan menjaga kontak mata, bahasa tubuh yang tepat, serta penggunaan gestur dan intonasi yang efektif juga diperhatikan.

    4. Penggunaan Bahasa

    Penilaian terhadap penggunaan bahasa meliputi kemampuan memilih kata-kata yang tepat, kefasihan dalam berbicara, penggunaan kosa kata yang kaya, dan pemilihan gaya bahasa yang sesuai dengan audiens.

    Pidato harus disampaikan dengan tata bahasa yang benar dan gaya penyampaian yang menarik agar membuat audiens tertarik untuk mendengar pidato hingga akhir.

    5. Daya Tarik dan Kekuatan Penyampaian

    Penilaian terhadap daya tarik dan kekuatan penyampaian mencakup kemampuan pidato untuk menarik perhatian audiens, menjaga minat mereka, dan membuat pesan menjadi berkesan.

    Penggunaan teknik retorika, penggunaan contoh atau anekdot yang relevan, serta penggunaan emosi dan kekuatan persuasi juga dapat dinilai.

    6. Efisiensi Waktu

    Evaluasi terhadap waktu mencakup kemampuan peserta untuk mengatur waktu secara efisien.

    Pidato harus sesuai dengan batas waktu yang ditentukan, baik itu batas waktu minimum atau maksimum yang ditetapkan oleh juri.

    7. Keterampilan Komunikasi Nonverbal

    Penilaian juga dapat mencakup keterampilan komunikasi nonverbal, seperti ekspresi wajah yang sesuai, postur tubuh yang baik, dan penggunaan gestur yang mendukung pesan yang disampaikan.

    Nah, itulah beberapa kriteria penilaian lomba pidato yang biasanya diterapkan oleh juri dan panitia penyelenggara.

    Author: Maulana Affandi