Tag: mengatur keuangan

  • Jangan Boros, Berikut 4 Alasan Mengapa Wanita Harus Bisa MengaturKeuangan

    Wanita sejatinya dikenal memiliki sifat konsumtif alias boros dalam menggunakan uang.

    Bahkan, sifat tersebut terkadang sulit untuk dikendalikan sehingga pengaturan keuangan mereka berantakan, terlebih sesaat setelah gajian. Pasti, mereka akan mengeluarkan uang tanpa berpikir panjang.

    Sifat tersebut sebenarnya tidaklah baik dan harus segera dirubah. Pasalnya, wanita harus memiliki kemampuan dalam mengatur keuangan sehingga kebiasaan menghamburkan uang dengan percuma bisa dihindari.

    Namun, ada beberapa alasan lainnya yang perlu kamu ketahui mengapa wanita harus memiliki kemampuan mengatur keuangan. Beberapa alasan tersebut diantaranya:

    1. Agar Bisa Lebih Mandiri

    Wanita mandiri tidak hanya dilihat dari kebiasaan mereka dalam melakukan segala sesuatunya sendiri, melainkan juga dalam mengatur keuangan.

    Mengapa demikian?

    Sebab, ketika kamu sedang mengalami kesulitan keuangan secara tiba-tiba, kamu tidak akam merasa panik lagi. Sebab, kamu telah pandai dalam mengatur keuanganmu.

    2. Agar tidak Menyusahkan Orang Lain

    Tujuan utama wanita bekerja sendiri adalah agar bisa hidup mandiri dan tidak bergantung pada orang lain, khususnya orang tua.

    Akan tetapi, tidak sedikit dari mereka yang masih mengalami kesulitan ekonomi walau telah bekerja.

    Alasannya adalah karena upah bulanan telah habis sebelum waktunya akibat tidak punya kemampuan dalam mengatur keuangan.

    Sehingga, mereka kembali menyusahkan orang lain dengan cara meminjam atau meminta uang dari orangtua. Oleh sebab itu, wanita harus bisa mengatur keuangan agar terhindar dari masalah tersebut.

    3. Agar Bisa Membedakan Antara Kebutuhan Pokok dan Keinginan

    Saat memiliki banyak uang, kamu pasti ingin segera membeli barang yang telah lama kamu idam-idamkan.

    Walaupun sebenarnya barang itu tidaklah terlalu penting dan bukan termasuk  ke dalam kebutuhan pokokmu. Alhasil, kamu akan menghamburkan uang dengan percuma.

    Nah, ketika kamu sudah bisa mengatur keuangan sendiri, maka kamu akan jadi lebih pintar dalam membedakan mana kebutuhan pokok dan mana yang hanya berupa nafsu atau keinginanmu saja.

    4. Agar Bisa Menghargai Barang yang Dimiliki

    Alasan terakhir mengapa wanita wajib belajar mengatur keuangan adalah agar kamu bisa menghargai setiap barang yang kamu punya.

    Biasanya, kamu suka membeli barang yang tidak begitu penting dan terkadang juga suka merusak barang-barang tersebut dalam waktu yang singkat.

    Oleh karenanya, saat kamu bisa mengatur keuangan, maka kamu akan selalu menjaga semua barang yang kamu miliki, khususnya barang yang kamu beli dengan hasil keringat sendiri.

    Author  : Eva
    Editor   : Maulana Affandi

  • 5 Tips Mengatur Keuangan Bagi Pasangan yang Baru Menikah

    Menikah adalah salah satu impian bagi setiap pasangan, khususnya wanita. Sebab, kebanyakan wanita menganggap bahwa menikah adalah sebuah bentuk keseriusan pria terhadap hubungan  yang sedang dijalaninya.

    Banyak yang mendamba-dambakan bisa berbahagia setelah menikah. Adapula yang menganggap bahwa menikah adalah sebuah hal yang mudah dilakukan dan dijalani.

    Apakah benar demikian? Ya, menikah memang mudah dijalani ketika kedua belah pihak memiliki komitmen dan kesadaran diri akan tanggung jawab masing-masing.

    Sebab, tidak sedikit pasangan suami istri yang mengalami keretakan hubungan rumah tangga hanya dikarenakan hal-hal sepele, salah satunya adalah masalah keuangan.

    Biasanya, masalah keuangan ini akan dialami oleh pasangan baru yang belum memiliki pengalaman. Namun, sebelum hal itu terjadi alangkah baiknya kita memersiapkan diri terlebih dahulu dengan mengetahui bagaimana cara mengatur keuangan yang baik dan benar bagi sebuah hubungan suami istri agar tidak terjadi konflik di kemudian hari.

    Agar lebih jelas, berikut adalah beberapa poin yang harus diperhatikan.

    1. Kejujuran

    Hal pertama yang harus diperhatikan oleh pasangan baru adalah kejujuran. Terapkan kejujuran dalam hal apapun, termasuk dalam keuangan. Ketika suami dan istri berkomitmen untuk sama-sama bekerja, lebih baik jujur dengan hasil atau gaji yang didapatkan. Hal ini dilakukan untuk menghindari rasa curiga dari salah satu pihak. Sebaiknya saling terbuka dan transparan daripada harus menutup-nutupi yang ujung-ujungnya membuat keretakan hubungan.

    2. Membuat Rancangan Pengeluaran

    Selanjutnya, suami dan istri harus sama-sama membuat rancangan pengeluaran, baik untuk makan, kebutuhan sehari-hari, transportasi, atau untuk sekedar jalan-jalan di akhir pekan. Semua rancangan itu harus jelas. Sebab, sering terjadi pasangan yang tidak membuat rancangan merasa uangnya selalu habis-habis terus dan mereka tidak tahu ke mana larinya uang tersebut.

    3. Menentukan Prioritas

    Hal penting lainnya adalah menentukan prioritas. Sebagai pasangan yang baru saja menikah, tentu memiliki beberapa impian yang besar, misalnya memiliki rumah, mobil, dan perabotan yang lengkap. Untuk itu, tentukan prioritas pengeluaran. Jangan sampai mengeluarkan uang untuk hal-hal yang bukan prioritas dan ujung-ujungnya membuat menyesal. Ingat, prioritas utama adalah makanan dan tempat tinggal yang harus dipenuhi.

    4. Saling Mengerti

    Usahakan untuk membuang kebiasan-kebiasaan yang sering dilakukan saat masih lajang. Misalnya suka nongkrong, suka ngemall, suka belanja, sebaiknya dikurangi atau bahkan dihindari. Sebagai pasangan yang baik harusnya saling mengerti dan jangan meninggikan ego. Ingat, mencari nafkah bukanlah hal yang mudah jadi hargailah jirih payahnya dengan berhemat.

    5. Sisihkan untuk Ditabung

    Hal ini sangat penting untuk dilakukan oleh pasangan yang baru saja menikah. Jangan terlalu boros, usahakan sehemat mungkin dan menyisihkan uang untuk ditabung. Pada akhirnya, tabungan ini bisa digunakan untuk keperluan yang penting, misalnya biaya melahirkan atau uang muka rumah.